ServerVultr

ServerVultr

January 2, 2026 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Bagi kamu yang ketinggalan atau belum baca cerita bagian kedua dari Football Manager Story of Persipasi SEASON 1 bisa mengunjungi halaman di bawah ini:

Jadwal pertandingan pertama Persipasi Bekasi di Liga 3 First Round akan dimulai pada tanggal 6 Oktober 2024 dengan menghadapi PSGC Ciamis sebagai lawan pertama nanti.

Saya masih memiliki waktu sekitar 3 bulan untuk mempersiapkan tim ini sebelum menghadapi pertandingan pertama pada kompetisi Liga 3 nanti.

Bulan Juli akan menjadi awal masa pramusim kami dimulai. Saya hanya akan menjadwalkan satu pertandingan saja di Bulan Juli nanti untuk bertanding melawan Taruna Persada sebagai lawan ujicoba.

Alasan saya hanya melakukan satu kali ujicoba di Bulan Juli nanti karena saya akan memusatkan latihan fisik terlebih dahulu di dua minggu awal.

Selanjutnya pada minggu ketiga, saya baru akan memulai program latihan taktikal dan di akhiri dengan uji tanding pada minggu keempat Bulan Juli menghadapi Taruna Persada.

PERSIPASI BEKASI U-18 MENGIKUTI TURNAMEN PIALA SOERATIN

Sebelum kami memulai ujicoba pramusim menghadapi Taruna Persada, saya mendapatkan kabar dari Board bahwa Persipasi akan mengikuti turnamen kelompok usia muda yaitu Piala Soeratin.

Piala Soeratin akan dimulai pada bulan Maret 2025. Semua klub yang mengikuti turnamen ini wajib mengirim tim U-18 untuk bertanding nanti.

Berdasarkan hasil drawing, Persipasi Bekasi U-18 akan menghadapi Persip Pekalongan U-18 pada fase First Round.

Saya cukup senang tim muda kami bisa mengikuti turnamen kompetitif resmi.

Tentu bukan tanpa alasan karena tidak ada kompetisi liga usia muda manapun yang diikuti oleh tim Persipasi U-18 dan U-21 musim ini.

Turnamen seperti Piala Soeratin ini tentunya bisa bermanfaat bagi perkembangan para pemain muda Persipasi dan saya juga bisa mengukur kekuatan dari seluruh pemain muda kami nanti.

Selanjutnya saya langsung bergerak untuk mencari Head of Youth Development terlebih dahulu karena sebelumnya staf ini belum ada di Persipasi.

Dan saya juga perlu mencari pelatih kepala untuk tim U-18 Persipasi Bekasi yang akan bertugas untuk menangani tim ini di Piala Soeratin nanti.

Setelah beberapa hari, saya akhirnya menemukan kandidat yang cocok untuk mengisi posisi Head of Youth Development dan juga Head Coach U-18.

Nurul Hermawan (Head of Youth Development)

Nurul Hermawan (Head of Youth Development)

Atribut Working With Youngster [14] dan Level of Discipline [14] yang ia punya menurut saya sudah sangat bagus dan ia juga mempunyai personality yang positif yaitu Sporting.

Atribut Judging Player Ability [4] dan Judging Player Potential [4] dari Nurul Hermawan ini memang terlihat rendah sehingga saya pun tidak akan terlalu berekspektasi banyak tentang hasil Youth Intake nanti.

Jadi untuk sementara saya akan mencoba mempercayai Nurul Hermawan sebagai Head of Youth Development (HoYD) Persipasi selama satu musim ini.

Dan ke depannya saya akan mencari HoYD yang lebih baik lagi mengingat saya cukup kesulitan untuk mencari kandidat terbaik di posisiHoYD.

Viktor Arus (Head Coach U-18)

Viktor Arus (Head Coach U-18)

Viktor Arus memiliki pengalaman sebagai pemain Perseka Kaimana dan Perseman Manokwari.

Ia memiliki atribut yang sangat baik pada Level of Discipline [19] serta Working With Youngster [14] sehingga saya yakin pelatih asal Manokwari ini bisa membantu saya untuk menangani tim Persipasi U-18 di turnamen Piala Soeratin nanti.

Saya mengontrak Coach Viktor selama 1 tahun terlebih dahulu sembari melihat performanya di Persipasi U-18 musim ini.

Board juga memberikan tambahan satu orang staf Sport Scientist yaitu Wildan Wicaksono. Ia akan masuk ke jajaran staf Persipasi U-18 bersama Coach Viktor musim ini.

Persipasi U-18 tidak memiliki sama sekali pemain di dalam skuadnya

Jadi saya akan mengirim beberapa pemain muda Persipasi di tim utama yang usianya masih di bawah 17 tahun untuk melakukan persiapan bersama Coach Viktor Arus (Head Coach U-18) guna menghadapi turnamen Piala Soeratin.

Beberapa pemain ini antara lain adalah:

  • Rahmad Antoh | 16 Tahun | GK
  • Robi Arifin | 16 Tahun | GK
  • David Rizal | 15 Tahun | DF
  • Angga Iswahyudi | 16 Tahun | DF
  • Fajar Halim | 16 Tahun | MF
  • Guntur Ali | 16 Tahun | MF
  • Fajar Ridwan | 16 Tahun | FW
  • Juni Permana | 16 Tahun | FW

Seluruh pemain tersebut tidak akan saya bawa ke dalam skuad utama dalam ujicoba pramusim nanti.

Mereka akan mengikuti ujicoba yang akan dilakukan oleh Persipasi U-18 bersama Coach Viktor Arus selaku Head Coach Persipasi U-18.

Target saya untuk Piala Soeratin ini setidaknya kami bisa menang terlebih dahulu di First Round ketika menghadapi Persip Pekalongan U-18 nanti.

PERIODE BULAN JULI

Transfer Pemain Pada Bulan Juli

Setelah beberapa minggu, Aloysius (Chief Scout) beserta jajarannya memberikan laporan terhadap hasil pemantauan pemain dan mereka memberikan beberapa daftar nama di posisi DM.

Hasilnya saya melihat ada 2 pemain yang sepertinya cocok dengan skema permainan saya.

Kedua pemain ini adalah Faris Saputra dan Aron Setyawan.

Faris Saputra

Faris Saputra

Aron Setyawan

Aron Setyawan

Kedua pemain ini sama-sama berasal dari Persiba Bantul dan kebetulan keduanya berposisi sebagai DM.

Usia mereka juga masih cukup muda (22 tahun) sehingga sesuai dengan kriteria yang saya inginkan.

Tidak ada biaya transfer sama sekali yang saya keluarkan untuk mendatangkan Faris Saputra dan Aron Setyawan dari Persiba Bantul sehingga saya cukup puas dengan kesepakatan ini.

Akhirnya mereka saya kontrak selama 1 tahun tanpa ada opsi perpanjangan.

Sebelum meresmikan keduanya sebagai pemain Persipasi Bekasi, saya telah mendapat kabar terlebih dahulu mengenai adanya daftar pemain muda yang dilepas oleh klub-klub dari seluruh Indonesia di Bulan Juli ini.

daftar pemain muda yang dilepas oleh klub-klub dari seluruh Indonesia di Bulan Juli

Saya memilih untuk mencari pemain dari klub yang memiliki reputasi sedikit lebih baik dari Persipasi.

Di sini saya menemukan bahwa klub Hizbul Wathan FC melepas satu pemain mudanya.

Klub ini kalau tidak salah sempat bermain di Liga 2 beberapa tahun yang lalu dan saya pikir mereka juga punya pengalaman yang baik terhadap pembinaan pemain mudanya.

Jadi saya tertarik dengan pemain muda yang dilepas oleh Hizbul Wathan di Bulan Juli ini.

Pemain muda yang dilepas oleh Hizbul Wathan adalah Nugroho Slamet.

Nugroho Slamet

Nugroho Slamet

Pemain berusia 18 tahun ini merupakan seorang Winger dengan kemampuan teknik dan kecepatan yang cukup bagus. Ia juga memiliki personality yang positif yaitu Fairly Determined.

Saya juga meminta laporan dari para scout untuk memantaunya lebih lanjut dan hasilnya juga lumayan bagus.

Maka itu, tidak mungkin saya melewatkan kesempatan untuk merekrut pemain muda ini terlebih lagi ia bisa didatangkan secara gratis.

Karena berposisi sebagai Winger kiri maka saya mencoba untuk mengubah posisi bermain Nugroho Slamet dengan melatihnya sebagai Inverted Wing Back (IWB).

Dengan ini saya sudah mengamankan 3 pemain baru yakni Faris Saputra, Aron Setyawan, dan Nugroho Slamet

Selanjutnya saya mendapatkan tawaran dari beberapa klub untuk 2 orang pemain yang saya masukkan ke Transfer List sebelumnya yakni Budi Mega dan Risky Mahmud.

Dengan adanya tawaran yang masuk terhadap dua pemain ini maka saya pun menyetujui semua tawaran tersebut.

Hasilnya Budi Mega resmi pindah ke klub PSBL Langsa dan Risky Mahmud ke Benpica FC.

Saya tidak mendapatkan fee transfer sama sekali mengingat kedua pemain tersebut tidak memiliki transfer value sama sekali alias 0.

Tapi saya menyempatkan untuk memberi klausul sell on sebesar 10% terhadap transfer Budi Mega ke PSBL Langsa.

Transfer In Persipasi Bekasi Untuk Bulan Juli:

– Nugroho Slamet (Free Agent)

– Faris Saputra (Persiba Bantul)

– Aron Setyawan (Persiba Bantul)

Transfer Out Persipasi Bekasi Untuk Bulan Juli:

– Budi Mega (PSBL Langsa)

– Risky Mahmud (Benpica FC)

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Taruna Persada

Pemain-pemain yang baru saya datangkan seperti Faris Saputra dan Nugroho Slamet sudah saya ikut sertakan dalam pertandingan ini. Faris bermain sejak menit pertama sedangkan Nugroho bermain di babak kedua.

Untuk Aron Setyawan belum tiba di Bekasi karena ia baru datang pada tanggal 31 Juli sedangkan pertandingan ujicoba ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli.

Saya juga memainkan beberapa pemain muda seperti Rio Muchtar, Sigit Maulana, Syarif Basuki, Ahmad Rais, dan Hendra Rasyid. Peforma Syarif Basuki cukup memuaskan bagi saya selama 90 menit di pertandingan ini.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Taruna Persada

Pertandingan ujicoba pertama melawan Taruna Persada ini berakhir dengan hasil imbang tanpa gol.

Sepanjang permainan kami sangat mendominasi dengan rata-rata Ball Possession sebanyak 71%. Sayangnya kami kurang klinis di sepertiga akhir lapangan.

Hal ini bisa dilihat dari total shots sebanyak 12 namun hanya 2 yang on target. XG Persipasi juga lebih baik daripada Taruna Persada.

Tentu ini masih ujicoba pertama bagi para pemain dan saya tidak mempermasalahkan hal tersebut karena tujuan dari ujicoba pertama ini hanya untuk mengenalkan strategi permainan kepada seluruh pemain terlebih dahulu.

PERIODE BULAN AGUSTUS

Setelah sebelumnya mendapatkan hasil imbang pada pertandingan ujicoba pertama menghadapi Taruna Persada pada bulan Juli maka selanjutnya Persipasi akan menghadapi beberapa klub dalam ujicoba pramusim di bulan Agustus.

Adapun klub-klub yang dihadapi antara lain Bintang Kranggan, Banten Jaya, Persib B, Persikota, dan Bekasi City.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Bintang Kranggan

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Bintang Kranggan


Kami kembali mendapatkan hasil imbang 1-1 pada pertandingan ujicoba kedua ini.

Gol dicetak oleh kapten tim Rio Pratama di babak pertama kemudian kami kecolongan di fase-fase akhir akibat dari kurangnya konsentrasi pemain dalam bertahan.

Saya menurunkan hampir semua pemain yang masih berusia muda. Rahmad Antoh dan Roni Sasongko merupakan pemain muda yang saya jadikan sebagai starter dan mereka bermain selama 90 menit.

Dalam pertandingan ini saya juga langsung memberikan debut juga untuk Nugroho Slamet sebagai pemain baru Persipasi.

Masalah yang sama kembali terjadi yaitu finishing. Beberapa penyerang kami masih bermasalah dalam hal mencetak gol ke gawang lawan.

Melihat kondisi ini terbesit dalam pikiran saya untuk mendatangkan striker baru namun saya masih akan menunggu terlebih dahulu untuk melihat performa striker-striker Persipasi saat ini dalam beberapa pertandingan ujicoba selanjutnya nanti.

Transfer Pemain Pada Bulan Agustus

Pada Bulan Agustus ini, saya kembali mendatangkan 3 pemain baru di bursa transfer.

Budi Handika

Budi Handika


Pemain berusia 24 tahun ini saya datangkan dari klub PS Muaro Jambi tanpa biaya transfer sama sekali. Saya mengontraknya selama satu tahun tanpa opsi perpanjangan.

Kalau dilihat dari atributnya, Budi memiliki kelebihan pada kemampuan mentalitasnya terlebih personality-nya adalah Spirited.

Ada beberapa bek tengah yang lebih bagus dari Budi Handika namun mereka semua memasang standar gaji yang tidak bisa saya penuhi karena tidak sesuai dengan kondisi finansial Persipasi saat ini.

Saya juga tidak bisa berlama-lama dalam melakukan negosiasikarena jendela transfer akan berakhir pada awal bulan September sehingga saya perlu mendatangkan pemain lebih awal.

Mengingat atribut teknik bertahannya biasa saja tapi dengan adanya mentalitas yang kuat, saya yakin Budi Handika masih bisa bermain dengan konsisten di lapangan nanti.

Saya rasa pemain seperti Budi Handika sudah cukup bagus untuk menambah kedalaman skuad di posisi bek tengah.

Tri Ohorella

Tri Ohorella

Kiper ini saya datangkan dari klub Serpong City tanpa biaya transfer apapun.

Tri Ohorella masih berusia 22 tahun dan atribut kemampuannya saya rasa sangat cocok untuk menjadi Sweeper Keeper.Tinggi badannya (188 cm) juga sangat bagus untuk standar sebagai seorang kiper.

Saya mendatangkan kiper baru untuk menambah persaingan dari Elisa Basri yang saat ini berstatus sebagai penjaga gawang utama Persipasi.

Saya ingin memberikan persaingan yang sehat mengingat kiper cadangan lainnya seperti Rahmad Antoh dan Robi Arifin baru berusia 16 tahun.

Persaingan untuk memperebutkan posisi penjaga gawang utama akan menjadi persaingan antara Elisa Basri dan Tri Ohorella. Sedangkan pilihan kiper ketiga akan jatuh kepada Rahmad Antoh.

Ari Yuda Bahtiar

Ari Yuda Bahtiar

Saya mendatangkan pemain ini karena menurut saya posisi DM di tim kami masih terlihat kurang dari segi kedalaman skuad.

Persipasi hanya memiliki 3 orang DM saja yakni Faris Saputra, Aron Setyawan, dan Syarif Basuki sehingga cukup riskan sebenarnya jika saya hanya memiliki tiga pemain DM dalam sistem formasi 5-2-2-1 yang memakai double pivot.

Maka itu, saya mencoba untuk mendatangkan 1 pemain DM lagi dengan status pemain pinjaman yaitu Ari Yuda Bahtiar.

Saya meminjam Ari Yuda Bahtiar dari klub Liga 2 Persijap Jepara dengan durasi kontrak selama 3 bulan. Setidaknya Ari Yuda Bahtiar ini akan bersama kami selama fase First Round di Liga 3.

Transfer In Persipasi Bekasi Untuk Bulan Agustus:

– Budi Handika (PS Muaro Jambi)

– Tri Ohorella (Serpong City FC)

– Ari Yuda Bahtiar (Loan from Persijap Jepara)

Transfer Out Persipasi Bekasi Untuk Bulan Agustus:

– Tidak Ada

Ujicoba Pramusim: Performa Cukup Baik Dalam Menghadapi Tim Kuat

Ujicoba Pramusim: Performa Cukup Baik Dalam Menghadapi Tim Kuat


Kami memainkan 5 pertandingan ujicoba dalam periode Bulan Agustus ini dengan Bintang Kranggan sebagai lawan pertama yang sudah saya ceritakan di awal tadi.

Selanjutnya kami menghadapi Banten Jaya yang bisa dikatakan ini adalah performa terbaik bagi saya di pramusim karena kami bisa mendapatkan kemenangan dengan mencetak banyak gol

Walaupun lagi-lagi kami kebobolan dua gol akibat kurang konsentrasi di menit akhir namun selebihnya kami sangat mendominasi permainan.

Kemudian kami menghadapi 3 lawan yang bisa dikatakan cukup kuat karena kualitas dari tim-tim ini di atas Persipasi semua.

Ujicoba dengan Persib B

Ujicoba dengan Persib B

Di sini kami berhasil mendapatkan kemenangan 1-0 dengan gol semata wayang dari pemain yang baru saja bergabung dengan Persipasi yakni Faris Saputra.

Performanya sangat baik di pertandingan ini.Faris berperan sebagai Regista dengan baik. Ia bisa mengontrol serta mengatur tempo permainan di lapangan tengah.

Penguasaan bola lebih banyak kami lakukan daripada Persib B namun serangan-serangan mereka juga sangat baik terutama dari segi Counter Attack.

Hal positifnya kami bisa bertahan dengan baik dan solid sertakiper Persipasi Tri Ohorella sangat apik dalam menjaga gawangnya di pertandingan ini.

Dalam pertandingan ini Persib B memainkan pemain muda terbaiknya seperti Kakang Rudianto yang merupakan salah satu punggawa Timnas Indonesia U-23.

Ujicoba dengan Persikota

Ujicoba dengan Persikota

Kami berhasil menahan imbang Persikota di pertandingan selanjutnya.

Pertandingan ini sebenarnya cukup seimbang dari sisi permainan namun tentu kualitas Persikota lebih baik dari Persipasi sehingga mereka sangat mendominasi serangan.

Kami sempat mengungguli lawan namun mereka berhasil mencetak dua gol di babak pertama dan kedua.

Saya cukup beruntung dengan determinasi dari para pemain Persipasi yang bagus sehingga kami bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan melalui Budi Handika.

Performa yang cukup memuaskan bagi Budi Handika karena ia merupakan pemain yang baru bergabung dengan Persipasi.

Pemain muda yang menonjol di pertandingan ini adalah Hendra Rasyid. Ia menggantikan peran dari pemain muda lainnya yakni Sigit Maulana di babak kedua.Performanya cukup memuaskan bagi saya sebagai seorang Wing Back kanan.

Ujicoba dengan FC Bekasi City

Ujicoba dengan FC Bekasi City

Ujicoba terakhir di bulan Agustus ini kami mendapatkan kekalahan tipis dari tim Rival sekota lainnya yaitu Bekasi City.

Dalam benak saya hasil imbang nampaknya akan menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini namun apa daya seorang striker muda milik Bekasi City yakni Saddam Gaffar bisa mencetak gol di menit-menit akhir babak kedua.

Dengan dihadiri oleh 10.000 penonton di Stadion Patriot Chandrabhaga, kami sebenarnya bisa menguasai permainan mengingat Ball Possession dari Persipasi cukup unggul daripada Bekasi City.

Bagi saya performa kami sudah sangat baik terutama di babak kedua karena kami bisa menahan beberapa peluang yang dihasilkan oleh Bekasi City.Sayangnya lagi-lagi finishing kami kurang klinis di depan gawang.

Di sini saya cukup mengkritisi penampilan Eddy Gunawan sebagai striker utama Persipasi karena tidak bisa menampilkan performa yang baik di depan gawang untuk mencetak gol. Begitu juga dengan striker-striker yang lain.

Melihat hal ini akhirnya saya membuka opsi untuk mencari striker baru di bursa transfer nanti.

PERIODE BULAN SEPTEMBER

Periode bulan ini sangat krusial bagi persiapan Persipasi sebelum mengarungi kompetisi Liga 3.

Selain menjadi bulan terakhir untuk fase pramusim, jadwal deadlineuntuk bursa transfer dan registrasi pemain untuk Liga 3 akan dilaksanakan di bulan September ini.

Transfer Deadline

Untuk transfer pemain di bulan ini, saya menjual dua pemain Persipasi yang tidak masuk skema permainan saya yakni Bayu Fitrianto dan Bayu Bactiar.

Mereka masing-masing pergi ke klub barunya Persipo Purwakarta dan Benpica FC dengan kesepakatan free transfer.

Selain itu saya juga memutuskan untuk mendatangkan satu pemain menyerang lagi ke Persipasi pada Transfer Deadline mengingat saya kurang puas dengan striker-striker saya saat ini.

Zulkarnain Purba

Zulkarnain Purba


Pemain berasal dari klub Kartanegara FC ini saya datangkan tanpa mengeluarkan biaya transfer apapun alias gratis.

Zulkarnain ini merupakan hasil dari rekomendasi para Scout Persipasi.

Posisi utamanya dalam bermain adalah sebagai seorang Striker namun ia juga bisa bermain sebagai gelandang serang.

Atribut teknik menyerang yang ia tawarkan sangat menarik bagi saya dan mentalitasnya juga sangat baik.

Rasa keyakinan saya cukup tinggi terhadap pemain ini untuk menghadirkan efektivitas yang baik terhadap lini serang bagi Persipasi.

Saya pun mengontraknya selama 1 musim dengan opsi perpanjangan 1 tahun. Saya rasa kesepakatan ini akan sangat bagus bagi Persipasi.

Untuk transfer pemain saya rasa sudah cukup karena bursa transfer juga sudah ditutup.

Berikut hasil rekapan transfer pemain dari Persipasi Bekasi pada bursa transfer periode pertama musim ini:

hasil rekapan transfer pemain dari Persipasi Bekasi pada bursa transfer periode pertama

Registrasi Final Skuad Untuk Liga 3

Regulasi Liga 3 hanya boleh mendaftarkan total 28 pemain dengan minimal adanya 5 pemain U-21 untuk registrasi skuad.

Persipasi memiliki total 36 pemain di dalam tim sehingga saya perlu mencoret 8 nama lainnya.

Berikut 28 nama pemain yang akan saya daftarkan ke kompetisi Liga 3 untuk putaran pertama nanti:

Official Squad Persipasi 2024/2025

Sedangkan 8 nama lain yang saya tidak daftarkan antara lain:

  • Robi Arifin | 16 Tahun
  • David Rizal | 15 Tahun
  • Angga Iswahyudi | 16 Tahun
  • Fajar Halim | 16 Tahun
  • Guntur Ali | 16 Tahun
  • Achmad Pasaribu | 16 Tahun
  • Fajar Ridwan | 16 Tahun
  • Juni Permana | 16 Tahun

Untuk 8 nama pemain yang tidak saya daftarkan ini merupakan pemain-pemain muda yang dinilai belum cukup mampu untuk bermain di tim utama.

Mereka perlu mengembangkan kemampuannya dengan lebih baik lagi sehinggasaya akan mengirim mereka ke tim U-18 untuk persiapan Piala Soeratin nanti.

Saya rasa ini cukup bagus untuk mengembangkan permainan serta kemampuan mereka dengan menjalani uji tanding bersama Persipasi U-18.

Jika ada pemain yang berkembang dengan pesat nantinya maka saya akan mempertimbangkan untuk mempromosikan mereka ke tim senior.

Sedangkan 11 pemain untuk kategori U-21 yang saya daftarkan ke registrasi skuad untuk kompetisi Liga 3 merupakan pemain-pemain muda terbaik yang dimiliki oleh Persipasi saat ini.

Official Staf Persipasi Musim 2024/2025

Berikut Official Staf yang akan menjadi bagian dari Persipasi musim ini:

Staf Tim Senior

Staf Tim Senior

Staf Tim U-18

Staf Tim U-18

Pramusim Terakhir Sebelum Memulai Liga 3

Bulan September akan menjadi periode terakhir dari persiapan pramusim yang akan saya jalani.

Beberapa tim kuat seperti Bekasi City, Perserang, dan Persikab akan menjadi lawan dari Persipasi.

Selain itu Persipasi akan mengikuti turnamen Piala Bekasi Maju 2024 yang akan diadakan di Stadion Patriot Chandrabhaga.

Piala Bekasi Maju 2024 akan diikuti oleh sejumlah seperti Persikab Kab. Bandung, Persitara, dan PSB Bogor.

Turnamen ini tentunya bisa menjadi modal untuk mengukur kekuatan skuad utama dan skuad cadangan dari Persipasi Bekasi sebelum memulai Liga 3.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Dewa United

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Dewa United

Saya senang kami berkesempatan untuk bisa bertanding dengan salah satu tim kuat di Liga 1 yaitu Dewa United.

Walaupun dalam pertandingan ini kami mengalami kekalahan dengan skor 4-2 tapi kami bisa mengimbangi kualitas dari permainan dari Dewa United.

Gol Persipasi dicetak oleh dua pemain kunci yakni Aji Wardana dan Eko Ilham dengan Faris Saputra sebagai pemberi Assist bagi kedua pemain ini.

Sedangkan pemain Dewa United Taisei Marukawa menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan mencetak dua gol. Pemain ini sangat sulit dihentikan karena pergerakan dan teknik bolanya di atas rata-rata dari pemain Persipasi.

Sisi sayap Dewa United menjadi momok mematikan untuk pertahanan Persipasi.

Kombinasi serangan dari Theo Numberi dan Marukawa membuat pemain Wing Back kami tidak cukup bagus untuk menahan gempuran Dewa United di sisi sayap.

Persipasi memang kalah kualitas namun peforma kami tidak buruk-buruk amat melawan tim sekelas Dewa United.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Perserang

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Perserang

Saya menurunkan hampir semua pemain inti dalam pertandingan ini. Kemudian Zulkarnain Purba saya jadikan sebagai starter untuk menggantikan posisi Eddy Gunawan yang tidak memperlihatkan peforma bagus pada ujicoba sebelumnya.

Babak pertama kami menguasai pertandingan dan berhasil mencetak dua gol. Zulkarnain Purba sebagai pencetak gol pertama sedangkan Hendra Rasyid berhasil mencetak gol kedua.

Sayangnya kami mendapatkan penalti akibat tackle telat yang dilakukan oleh Rio Pratama ke pemain Perserang. Skor pun menjadi 2-1 di babak pertama.

Babak kedua saya mengganti beberapa pemain senior dan memasukkan beberapa pemain muda seperti Rio Muchtar, Hasan Permana, Ahmad Rais, dan Syarif Basuki.

Dari sinilah Perserang memanfaatkan momentum dan akhirnya kami kebobolan di menit 80. Skor 2-2 menjadi hasil akhir dari pertandingan ini.

Turnamen Pramusim Piala Bekasi Maju 2024

Turnamen ini diikuti oleh Persikab Kab. Bandung, PSB Bogor, dan Persitara dengan format sistem gugur sehingga masing-masing tim akan bertanding dalam fase semifinal hingga final.

Persipasi bertemu dengan Persikab di semifinal. Lawan yang menurut saya sangat bagus untuk mengukur kekuatan kami.

Semifinal melawan Persikab

Semifinal melawan Persikab

Saya menurunkan semua pemain inti di sini. Kami berhasil mendapatkan kemenangan dengan Zulkarnain Purba sebagai pencetak gol tunggal. Sayangnya ia harus diganti akibat cedera setelah mencetak gol tersebut.

Beberapa kali Persipasi mendapatkan peluang namun sangat disayangkan para pemain kurang klinis di depan gawang.

Persikab hampir tidak bisa menyerang sama sekali dan saya sangat mengapresiasi atas solidnya lini pertahanan Persipasi.

Final Melawan PSB Bogor

Final Melawan PSB Bogor

Setelah mendapatkan kemenangan melawan Persikab di semifinal, kami lolos otomatis ke Final dan akan berhadapan dengan PSB Bogor.

Karena ini hanya turnamen pramusim, saya menurunkan tim cadangan di pertandingan ini dan hasilnya kami masih bisa mendapatkan kemenangan.

PSB Bogor sangat baik dalam bertahan. Setelah mencetak gol di menit 6 melalui sepakan Eddy Gunawan selanjutnya kami cukup kesulitan untuk mencetak gol kembali.

Bahkan kami harus kebobolan di babak kedua melalui serangan balik lawan. Beruntungnya kami masih bisa melakukan gol balasan hingga skor 2-1 berakhir dalam pertandingan ini.

Dua Ujicoba Terakhir Jelang Liga 3

Persipasi Bekasi vs Persitara
Persipasi Bekasi vs Morotai United

Sebelumnya saya pernah mengatakan bahwa seluruh rangkaian ujicoba pramusim akan diadakan semua di Stadion Patriot namun Morotai United datang untuk menawarkan ujicoba dengan kami di kandang mereka.

Melihat hal ini, saya pun menyetujui undangan tersebut mengingat persiapan kami tinggal seminggu lagi sebelum Liga 3 dimulai.

Jadi dua pertandingan terakhir sebelum memulai Liga 3 ini kami akan ujicoba tandang ke Morotaidan menjamu Persitara di Stadion Patriot.

Karena tandang ke Morotai di Maluku Utara itu cukup jauh maka saya membagi dua tim pada dua laga ujicoba tersebut.

Saya menurunkan hampir semua pemain muda ketika bertandang ke Morotai sedangkan pemain inti akan saya turunkan melawan Persitara.

Hasilnya kami bisa mendapatkan kemenangan di dua pertandingan tersebut walaupun banyak sekali catatan dalam dua pertandingan ini karena kami tidak bisa mencetak cleansheet.

Selesai sudah semua rangkaian ujicoba pramusim yang dilakukan oleh Persipasi Bekasi.

Hasil dari 11 laga ujicoba yang dijalani, saya mendapatkan hasil 6 kemenangan, 3 seri, dan 2 kekalahan.

Hasil ini tentu belum memuaskan bagi saya karena masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki oleh tim terutama dari sisi pertahanan.

Berikut rekapan hasil ujicoba Persipasi di pramusim:

rekapan hasil ujicoba Persipasi di pramusim

Sebelumnya saya juga berdiskusi dengan pelatih kepala Persipasi U-18 yakni Coach Viktor Arus untuk membuat serangkaian ujicoba bagi Persipasi U-18 sebelum mengikuti Piala Soeratin.

Dan berikut hasil rekapan ujicoba Persipasi U-18 di bulan Agustus dan September:

hasil rekapan ujicoba Persipasi U-18 di bulan Agustus dan September

Penutup


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 1, 2026 | servervultr

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026


eFootball sekarang memiliki fitur yang disebut dengan Manager. Manager ini merupakan seseorang yang memegang peranan penting dalam taktik dan formasi yang sudah kita atur dalam bermain eFootball entah itu versi Konsol, PC, ataupun Mobile.

Mungkin beberapa playeryang masih pemula dalam bermain gim eFootball baik itu versi Mobile, PC, ataupun Konsol belum terlalu paham mengenai fitur managerdi eFootball ini.

Nah kebetulan dalam artikel ini saya akan menjelaskan tutorialmengenai tips dalam memilih manager terbaik di eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, PC, maupun Konsol.

Pertanyaan-pertanyaan seperti bagaimana cara menggunakan manager, apa saja jenis manageryang ada di eFootball dan adakah tips untuk memilih managerterbaik di eFootball nantinya semua akan saya bahas di dalam artikel ini.

Langsung saja simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Pentingnya Memiliki Manager di eFootball

Ketika memainkan gim eFootball pastinya kamu sudah tahu seperti apa gaya permainan yang ingin kamu mainkan pada saat bertanding nantinya.

Mau kamu bermain dengan cara serangan balik, penguasaan bola, ataupun umpan-umpan panjang itu tidak ada menjadi sebuah permasalahan tentunya karena semua hal tersebut merupakan bagian dari taktik permainan.

Namun, semua gaya permainan yang saya sebutkan di atas tentu tidak akan bisa sama sekali dijalankan kalau kamu tidak memiliki managerdi dalam tim.

Mengapa demikian?

Ibaratnya jika suatu klub sepakbola tidak memiliki seorang manajer atau pelatih kepala maka siapa yang akan memimpin dan mengatur taktik tim tersebut ketika bertanding nanti?

Oleh karena itu, penting memiliki seorang Manager di dalam tim yang berfungsi untuk menerapkan filosofi permainan serta strategi gaya bermain.

Cara Menggunakan Manager di eFootball

Kamu bisa menggunakan Manager yang kamu miliki di eFootball dengan cara di bawah ini:

  1. Pilih bagian Game Plan pada menu awal permainan
  2. Pilih bagian Tactics
  3. Pilih Change Manager
  4. Silahkan untuk memilih managermana yang ingin kamu pakai di dalam tim

Jenis-Jenis Manager Yang Ada di eFootball

Di eFootball terdapat dua jenis manageryang bisa kamu gunakan yakni Manager Packsdan Standard Manager.

Kedua jenis managertersebut tentunya memiliki perbedaan yang cukup signifikan terutama dari segi cara pembeliannya serta seberapa besar pengaruhnya di dalam tim.

Standard Manager

Jenis managerini bisa kamu beli dengan GP. Poin GP ini cukup mudah didapatkan karenakamu bisa mendapatkannya dari hasil rewardataupun melepas pemain (release player).

Kamu bisa membeli jenis Manager List dengan cara di bawah ini:

  • Pilih bagian Contractspada awal menu permainan
  • Pilih bagian Standard Manager
  • Pilih dan belilah manager yang ingin kamu gunakan

Manager Packs

Jenis manager ini hanya bisa dibeli dengan menggunakan eFootball Coins. Umumnya jenis Manager Packs ini bisa kamu beli dengan mengeluarkan 500 Coins. Tapi ada juga yang harganya lebih dari itu namun sudah includedengan packpemain.

Dan yang terbaru dalam eFootball 2026 kali ini adalah terdapat Manajer memiliki kemampuan Link-up Play. Kamu bisa memiliki manajer Link-up Play dengan membelinya seharga 750 koin.

Untuk mendapatkan eFootball Coins ini memang tidak mudah karena kamu harus menyelesaikan beberapa eventdan objectivesdi dalam gim eFootball atau kamu juga bisa membelinya di shopdengan mata uang riil (microtransactions).

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Manager Packs

Kamu bisa membeli jenis Manager Packs dengan cara di bawah ini:

  • Pilih bagian Contractspada awal menu permainan
  • Pilih bagian Packs
  • Pilih dan belilah Manager yang ingin kamu gunakan

Perbedaan Standard Manager (Standard) dan Manager Packs (Special)

Dari kedua jenis managerini tentu memiliki perbedaan terutama dari segi pengaruhnya di dalam tim.

Sebelumnya saya sudah mengatakan kalau Standard Manager bisa dibeli dengan GP sedangkan Manager Packs bisa dibeli hanya dengan eFootball Coins.

Jadi dengan adanya perbedaan dari segi cara pembeliannya maka bisa dikatakan bahwa Standard Manager itu merupakan kumpulan dari Basic Manager sedangkan Manager Packs itu merupakan kumpulan dari Special Manager.

Antara Standard dan Special itu pastinya akan memberikan pengaruh yang berbeda terlebih kedua jenis ini hanya bisa dibeli dengan mata uang in-game yang berbeda juga.

Saya akan memberikan contoh Manager yang saya punya di eFootball yaitu Ruben Amorim.

Ruben Amorim (Standard)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Ruben Amorim (Standard)

Ruben Amorim (Special)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Ruben Amorim (Special)

Kalau kamu lihat dari kedua gambar di atas tentu terdapat perbedaan antara Ruben Amorim yang Standard dan Special bukan?

Pada bagian Team Playstyle Proficiency,rating yang diberikan untuk beberapa gaya bermain dari Amorim cukup berbeda. Hal ini bisa dilihat bahwa jenis Special lebih bagus daripada jenis Standard.

Kemudian di bagian Coaching Affinity juga terlihat berbeda. Ruben Amorim Special mempunyai tambahan berupa Booster untuk menambahkan rating (+1) pada salah satu atribut pemain sedangkan Ruben Amorim Standard tidak punya sama sekali atribut boostertersebut.

Selain itu, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya di atas bahwa dalam updateeFootball 2026 sekarang sudah ada yang namanya fitur Link-up Play sehingga di bagian Manager Packs juga ada penambahan kategori dari manageryang mempunyai atribut Link-up Play.

Adapun di bawah ini merupakan salah satu manajer yang memiliki atribut Link-up Play:

Fabio Capello (Link-up Play)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Fabio Capello (Link-up Play)

Kalau kamu mau memahami lebih dalam tentang apa itu Link-up Play di eFootball maka kamu bisa membaca artikel di bawah ini:

Maka dapat diambil kesimpulan bahwa pilihan untuk memiliki jenis Manager Packs (Special) akan lebih bagus daripada jenis Manager List (Standard) mengingat skilldan abilitydari jenis Manager Packs (Special) lebih banyak daripada jenis Manager List (Standard).

Cara Memilih Manager Terbaik Untuk Tim di eFootball

Kamu tentunya tidak boleh sembarangan dalam memilih atau membeli manageryang akan digunakan dalam tim nanti karena ini bisa mempengaruhi permainanmu ke depannya.

Kamu harus bisa memilih manageryang baik dan tepat bagi tim kamu di eFootball.

Bagaimana caranya?

1. Tentukan Gaya Bermainmu

Kamu perlu menentukan seperti apa gaya bermainmu terlebih dahulu. Entah itu gaya bermain dengan penguasaan bola, umpan-umpan panjang, direct, ataupun serangan balik itu semua tergantung dari preferensi permainanmu di eFootball.

2. Pilih Manager Sesuai Dengan Gaya Bermainmu

Setelah kamu mengetahui gaya permainan seperti apa yang ingin kamu mainkan maka kamu harus memilih Manager yang sesuai dengan gaya permainanmu.

Misalnya saya sebagai playereFootball lebih condong ke gaya bermain Long Ball Counter atau Serangan Balik maka saya akan memilih dan membeli Fabio Capello sebagai manager.

Kebetulan saya membeli jenis Manager Packs jenis Link-up Play sehingga Fabio Capello yang saya punya saat ini termasuk ke dalam jenis Manager Special.

3. Sesuaikan Pemain Dalam Tim Dengan Gaya Bermain Manager-mu

Kamu bisa menyesuaikan pemain yang kamu miliki di dalam tim dengan gaya bermain manager yang sudah kamu punya sebelumnya.

Jika kamu bermain dengan gaya serangan balik cepat maka usahakan untuk memiliki pemain yang bisa bermain dengan gaya bermain tersebut.

Misalnya pemain tersebut perlu memiliki atribut kecepatan, dribbling, serta shootingyang bagus.

Daftar Manager Standard Terbaik di eFootball 2026

Ada sedikit tambahan yang akan saya berikan lagi yaitu daftar Manager Standard terbaik di eFootball 2026.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya jika kamu mau mendapatkan manager dengan rating yang bagus di eFootball maka kamu bisa membelinya dengan jenis Manager Packs (Special) yang tentunya hanya bisa dibeli dengan eFootball Coins.

Daftar Manager Standard Terbaik di eFootball 2026

Namun jika kamu tidak memiliki eFootball Coins atau belum cukup eFootball Coins-nya untuk membeli Manager Packs maka kamu bisa membeli Manager Terbaik yang ada di Manager List (Standard) yang tentunya bisa dibeli dengan GP.

Nah berikut di bawah ini daftar Manager Standard Terbaik di eFootball yang bisa kamu beli:

Luis A. Roman

Manager ini bisa kita sebut sebagai Pep Guardiola. Kamu bisa membelinya dengan harga 460.000 GP. Luis A. Roman ini tipe manager yang bermain dengan gaya berbasis penguasaan bola serta serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [87] dan Quick Counter [72].

Pada bagian Coaching Affinity, Luis A. Roman bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Cristo Valbuena

Manager ini bisa kita sebut sebagai Diego Simeone. Kamu bisa membelinya dengan harga 330.000 GP. Cristo Valbuena merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [85].

Pada bagian Coaching Affinity, Cristo Valbuena bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi DF (Defender) dan GK (Goalkeeper) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Thomas Tuchel

Kamu bisa membeli Thomas Tuchel dengan harga 260.000 GP. Ia merupakan tipe manager dengan gaya bermain menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Out Wide [85].

Pada bagian Coaching Affinity, Thomas Tuchel bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Simone Inzaghi

Kamu bisa membelinya dengan harga 240.000 GP. Simone Inzaghi merupakan tipe manager dengan gaya bermain menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Out Wide [85].

Pada bagian Coaching Affinity, Simone Inzaghi bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi MF (Midfielder) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Thomas Gurpegui

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Luis Enrique. Kamu bisa membelinya dengan harga 140.000 GP.Thomas Gurpeguimerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat, penguasaan bola, dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atributQuick Counter [81], Possession Game [79] dan Out Wide [72].

Pada bagian Coaching Affinity, Thomas Gurpegui bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi MF (Midfielder) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Bart Chilton

Manager ini bisa kita sebut sebagaiAnge Postecoglou. Kamu bisa membelinya dengan harga 130.000 GP.Bart Chiltonmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [82].

Pada bagian Coaching Affinity, Bart Chilton bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi DF (Defender) dan GK (Goalkeeper) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Dino Millesi

Manager ini bisa kita sebut sebagai Carlo Ancelotti. Kamu bisa membelinya dengan harga 120.000 GP. Dino Millesi merupakan tipe manager dengan gaya bermain penguasaan bola dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [80] dan Out Wide [75].

Pada bagian Coaching Affinity, Dino Millesi bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

M. Allegri

Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. M. Allegri merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat dan penguasaan bola.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80] dan Possession Game [75].

Pada bagian Coaching Affinity, M. Allegri bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Giovam Ripa

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Antonio Conte. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Giovam Ripa merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik dan juga menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [80] dan Out Wide [80]

Pada bagian Coaching Affinity, Giovam Ripa bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Jarabe Laporta

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Marcelo Bielsa.Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Jarabe Laporta merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80].

Pada bagian Coaching Affinity, Jarabe Laporta bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang berusia 23 tahun ke bawah jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Giovam Ripa

Manager ini bisa kita sebut juga sebagaiAntonio Conte. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP.Giovam Ripamerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik dan juga menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [80] dan Out Wide [80]

Pada bagian Coaching Affinity, Giovam Ripa bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Ralf Rangnick. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Horst Woehrmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80].

Pada bagian Coaching Affinity, Horst Woehr bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang berusia 23 tahun ke bawah jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Maurizio Sarri

Kamu bisa membelinya dengan harga 100.000 GP. G. P. Gasperinimerupakan tipe manager dengan gaya bermain penguasaan bola.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [80].

Pada bagian Coaching Affinity, Maurizio Sarri bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi FW (Forward) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Sotirio Tellini

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai G. P. Gasperini. Kamu bisa membelinya dengan harga 100.000 GP. G. P. Gasperinimerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80] dan Out Wide [70]

Pada bagian Coaching Affinity, Sotirio Tellini bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi FW (Forward) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenaiTips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memudahkan kamu dalam memilih manager yang tepat bagi tim kamu di eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, PC, maupun Konsol.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 31, 2025 | servervultr

How My Hail Mary Became a Fail Mary – Yet Somehow I Still Won the Gameweek


How My Hail Mary Became a Fail Mary. Yet Somehow I Still Won the Gameweek. A fail Mary that works!

As regular viewers of the FPL Power BI SQL Show and long-time readers of this blog will know, we spend a ridiculous amount of time every week talking strategy. Proper strategy. Not gut-feel punts, but decisions driven by the mountain of data we pull from the FPL API. We digest it, interpret it, shape it, turn it inside out and upside down, all in the hope of turning our respective FPL teams into league winners rather than the mid-table fodder they sometimes like to pretend they are.

And last week’s data was interesting. Very interesting. Looking at fixture difficulty, predicted scores, and the historic performances of certain high-end assets, it felt like the door was cracking open for what I like to call a “bit of play.” And by “bit of play,” I of course mean: this might be the week I try something stupidly brave and hope it pays off. Or, more politely, an opportunity to differentiate my strategy and claw back points on the rivals who have been getting a bit too comfortable above me.

Spotting the Opening: Haaland’s Tough Fixtures

Going into the gameweek, the numbers suggested Haaland was about to enter a tricky spell, away at Liverpool and away at Newcastle either side of the international break. Historically, he hasn’t exactly taken Liverpool to the cleaners, and with that extremely high effective ownership, you know what that means: sometimes the biggest differential is simply not captaining the player everyone else slaps the armband on without thinking.

I had been mulling this over for a while. The thought crossed my mind earlier in the week: If I’m feeling brave… and if the stars align… maybe I take the armband off Haaland for the next two gameweeks and hope for blanks. Not selling him. Not benching him. Just quietly removing that shiny captaincy badge and praying to the FPL gods.

I even mentioned it on the FPL Show. I called it my Hail Mary moment, you know, the one where I make a play that either wins me the gameweek or tanks me beyond recovery. I floated the idea to Justin, who gave me the classic Justin response: “Errr… I dunno,” combined with that face that says he thinks I’ve completely lost the plot. He also mentioned he was quitting Meta, and we need to move our comms to Telegram or Signal — but I’ll let Justin explain that particular life decision.

The Play: Armband to Gabriel

Anyway, I made the play. I took the armband off Haaland… and I gave it to Gabriel at Arsenal.

Now, to be fair, this wasn’t random. Gabriel had the highest predicted score in the dataset that week. Arsenal hadn’t conceded in eight or nine games. And with their “Crazy Gang” style of lump-it-up-and-head-it-in football, he’s always lurking for a goal. Arsenal were playing Sunderland — newly promoted, decent start, but not exactly a side the so-called “title favourites” should be struggling with. If Arsenal really are as good as half the pundits insist they are, this should have been a straightforward put-them-to-the-sword job.

But Arsenal… oh Arsenal. They drew 2–2 with Sunderland. At home. Proving to themselves and the world that perhaps the title trophy isn’t being engraved with their name in November after all, and maybe — just maybe — we need to see how the other 27 games pan out before crowning the “New Crazy Gang” as champions-elect.

Gabriel, in the middle of that absolute circus of a performance, managed a mighty one point. So with the armband, I got two. Glorious.

Bird, of course, immediately messaged me with the perfect summary:

Fail Mary indeed.

All Was Not Lost… Somehow

Here’s the funny thing though: aside from that disgrace of an Arsenal showing, the rest of my squad was actually ticking along pretty nicely. My Crystal Palace and Chelsea assets pulled their weight. My squad players did what they were meant to do. I’d gone into the week deciding not to burn transfers on panic moves and instead wanted to see what my bench could deliver. And to be fair to them — they delivered.

Still, the entire strategy hinged on one thing: Haaland needed to blank.

Fast forward to the final match of the weekend — Man City vs Liverpool. City absolutely destroyed Liverpool. The only reason the scoreline wasn’t uglier was a dodgy decision to disallow Liverpool’s goal. City were dominant. And Haaland scored.

Disaster?

Well… sort of. But not entirely. Because Haaland also missed a penalty before he scored. That dragged his total down. Captainers got 8 points. I got 4. Net loss: 4 points.

Painful? Yes.

Season-ending? Nowhere near.

With the rest of my team performing respectably, it turned out that my Fail Mary… somehow wasn’t a full fail after all.

A Fail Mary that Works

The Final Tally: 51 Points and a Chunk Off Justin

I ended the gameweek on 51 points. On paper, that’s not exactly inspiring. It’s the sort of score that feels like someone’s left the handbrake on.

But here’s the bit that matters:

It was 14 points above the gameweek average.

And more importantly…

It closed the gap on everyone around me — including taking a lovely, satisfying chunk out of Justin’s lead.

So despite producing one of the biggest captain fails of the week, I still won the gameweek in terms of rank movement and rival damage. A reverse Fail Mary. A Fail Mary that works. A statistical miracle delivered courtesy of missed penalties, over-performing bench players, and Arsenal being absolutely incapable of beating Sunderland.

This is exactly why we love (and hate) FPL.

Fail Mary Game Week 11 FPL

Looking Ahead

FPL is back next week. The data machine is already warming up. I’ve got the models running, the dashboards updating, and the FPL API coughing out numbers that will, once again, tempt me into doing something bold, stupid, genius, or all three at once.

I’ll keep you posted — especially if I decide to perform another Hail Mary. Or Fail Mary. Or whatever this strange hybrid version was.

Because if there’s one thing I’ve learned this season:

Sometimes doing the “wrong” thing is the only way to make the right kind of progress.

And sometimes… the Fail Mary works.

Useful Links

What is a data strategy?

Why Every SME Needs a Data Strategy (Even If You Think You’re Too Small)

The Cost of Doing Nothing: How Ignoring Data Strategy Drains SME Growth


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 30, 2025 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Dalam menghadapi tim tuan rumah pada partai pembuka Liga 3 First Round di Grup B ini saya akan menurunkan hampir semua pemain utama.

Hanya Zulkarnain Purba yang belum bisa bermain karena ia baru saja tiba di Bekasi sehingga waktu persiapannya bersama tim belum terlalu cukup.

Dengan fisiknya yang belum terlalu prima karena baru beberapa kali latihan bersama tim maka saya tidak ingin terburu-buru untuk memainkannya.

Jadi untuk pilihan striker di depan saat ini, saya akan memilih antara Muhammad Wiguna atau Eddy Gunawan.

Kebetulan performa Eddy Gunawan tidak cukup memuaskan bagi saya selama pramusim kemarin sehingga Muhammad Wiguna akan saya berikan kesempatan sebagai starter dalam laga melawan PSGC Ciamis.

Disaksikan oleh sekitar 12.000 penonton tuan rumah, kami pun berhasil mendapatkan kemenangan perdana di Liga 3 dalam laga awal menghadapi PSGC Ciamis.

Awal permainan terlihat cukup bagus bagi kami karena Persipasi bisa menguasai bola dengan baik daripada PSGC.

Saya menginisiasi serangan tim melalui sisi sayap untuk bisa menciptakan celah ke pertahanan PSGC karena mereka berfokus untuk merapatkan lini tengah ketika bertahan.

Beberapa kali kami bisa merengsek masuk ke pertahanan PSGC dari sisi sayap namun penyelesaian akhir para penyerang masih kurang klinis di depan.

Dengan segala upaya serangan yang saya lakukan namun pada akhirnya kami malah kebobolan duluan dari tim lawan melalui tendangan corner. Skor 1-0 membuat PSGC unggul terlebih dahulu.

Saya menginstruksikan Nugroho Slamet untuk berperan sebagai Inverted Wing Back supaya ia bisa masuk ke tengah untuk menciptakan overload di lini tengah.

Tekanan demi tekanan kami lancarkan dan hasilnya kami bisa membalas mereka dengan menciptakan dua gol dari Aji Wardana.

Gol pertama dihasilkan melalui solo run yang dilakukan oleh Aji Wardana di tengah dengan memanfaatkan umpan dan pergerakan inverted yang dilakukan oleh Nugroho Slamet 

Lalu gol kedua merupakan hasil umpan terobosan dari Aron Setyawan kepada Aji Wardana berkat pressing-nya yang berhasil merebut bola dari kaki pemain PSGC. Kemudian,Aron Setyawan meneruskan bolanya ke Aji Wardana.

Aji Wardana melakukan penetrasi dari sisi sayap ke tengah kotak penalti lawan. Dan akhirnya ia bisa menyelesaikan peluang tersebut dengan baik dan menghasilkan gol keduanya.

Kami pun unggul 2-1 atas PSGC Ciamis di babak pertama dan skor pertandingan tidak berubah hingga babak kedua selesai.Tiga poin pertama kami dapatkan dari tim tuan rumah Ciamis.

Dalam match ini, Aji Wardana mendapatkan status Player of The Match. Saya pun sangat mengapresiasi performanya dalam pertandingan ini.

Sayangnya pertandingan ini memakan satu korban dari pemain kami yakni Nugroho Slamet. Ia mendapatkan cedera dan harus menepi selama 3 minggu.

Liga 3 First Round Match 2 Menghadapi Persikab Kab. Bandung

Partai selanjutnya adalah melawan Persikab Bandung.

Saya hanya memiliki waktu jeda sekitar 2 hari saja sebelum menghadapi Persikab Bandung sehingga kemungkinan saya akan melakukan sedikit rotasi pemain.


Hal ini untuk menghindari cedera pemain dalam tim akibat faktor kelelahan mengingat waktu jeda hanya 2 hari itu sangat singkat sekali.

Saya merotasi striker dari Muhammad Wiguna ke Eddy Gunawan karena sebelumnya Wiguna tidak bisa mengeluarkan performa yang cukup baik dalam menghadapi PSGC di match pertama lalu.

Muhammad Wiguna tidak saya bawa dalam pertandingan ini sehingga saya akan menggantikannya dengan membawa striker baru Persipasi yaitu Zulkarnain Purba. Tentunya Zulkarnain akan duduk di bangku cadangan terlebih dahulu.

Nugroho Slamet yang mengalami cedera sebelumnya juga saya gantikan dengan memasukkan Wing Back senior kami yaitu Teuku Wahyudi.

Match Highlight

Pertandingan melawan Persikab Bandung ini bisa dikatakan cukup sulit karena mereka senantiasa melakukan pressing yang ketat dengan mengincar lini tengah maupun sisi sayap dari Persipasi.

Serangan-serangan dari Persikab juga cukup berbahaya karena mereka gemar mengincar celah pada ruang di lini belakang pertahanan Persipasi.Permainan umpan-umpan panjang mereka lakukan untuk mengincar celah tersebut.

Beruntungnya, kami bisa menggunguli Persikab dengan mencetak gol melalui sundulan Jefri Darmawan yang berawal dari tendangan sudut. Skor 1-0 membuat Persipasi unggul atas Persikab di babak pertama.

Pada babak kedua, Persikab langsung melancarkan serangan-serangannya dengan lebih cepat dalam mengincar celah yang ada di ruang belakang lini pertahanan Persipasi.

Permainan long ball yang mereka lakukan cukup akurat sehingga hasil umpannya seringkali bisa mereka dapatkan.

Di sini bek tengah Persipasi cukup kewalahan dalam menahan pergerakan dari salah satu pemain senior Persikab yaitu Monieaga Bagus Suwardi.

Ia melakukanpergerakan kombinasi dengan dua hingga tiga rekan penyerangnya di depan. Hasilnya Moniega Bagus Suwardi bisa membawa Persikab Bandung menyamakan skor kedudukan atas Persipasi menjadi 1-1.

Gol Monieaga Bagus Suwardi ke gawang Persipasi


Kami sempat mendapatkan hadiah penalti karena Eko Ilham dijatuhkan oleh salah satu pemain Persikab di kotak penalti. Namun,Eddy Gunawan yang bertindak menjadi algojo penaltigagal menjalankan tugasnya karena tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Persikab.

Skor pun masih sama kuat.

Saya perlu membuat sesuatu supaya keadaan ini bisa berubah secepatnya.Hal ini bukan tanpa alasan karena Persikab cukup kuat dalam melancarkan serangan ke lini pertahanan Persipasi. Bukan tidak mungkin mereka akan segera mencetak gol balasan nanti.

Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pergantian pemain dengan memasukkan beberapa pemain baru seperti Ari Yuda Bahtiar dan Zulkarnain Purba.

Kami akhirnya bisa merubah keadaan permainan dan hasilnya Ari Yuda Bahtiar seorang pemain pinjaman dari Persijap Jepara yang saya masukkan di babak kedua tadi bisa mencetak gol untuk merubah keadaan menjadi 2-1.

Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir dan kami kembali mendapatkan 3 poin.

Liga 3 First Round Match 2 Menghadapi Persikab Kab. Bandung

Partai Sengit Menghadapi PS Beltim dan PSCS Cilacap

Dalam dua pertandingan selanjutnya Persipasi akan berhadapan dengan PS Beltim dan PSCS Cilacap.

PS Beltim bisa dikatakan merupakan tim terlemah di Grup B ini sehingga sudah seharusnya kami bisa menghadapi mereka dengan mudah.

Tapi pernyataan saya ini nampaknya sangat salah karena mereka bisa memberikan perlawanan yang cukup sulit bagi Persipasi.

PS Beltim secara mengejutkan berhasil mencetak gol di menit ke-1 melalui sundulan dari salah satu pemainnya memanfaatkan umpan crossing dari sisi sayap.

Gol PS Beltim ke gawang Persipasi


Saya pun cukup kaget melihat hal itu karena permainan baru saja dimulai. Baru pertama kali saya rasakan gawang Persipasi dibobol secepat itu.

Namun, kami bisa membalikkan keadaan denganberhasil mencetak 3 gol.Dua gol dicetak oleh Zulkarnain Purba dan 1 gol berasal dari Aji Wardana. Ketiga gol ini membuat Persipasi sudah unggul 3-1 dari PS Beltim di babak pertama.

Memasuki babak kedua PS Beltim merubah gaya permainannya dengan lebih condong ke gaya bertahan.

Mereka juga sesekali melakukan Counter Attack dengan cepat dan akhirnya mereka bisa mencetak gol di menit ke-94 sehingga skor pun berubah menjadi 3-2 dan tetap seperti itu hingga pertandingan selesai.

Laga Persipasi melawan PS Beltim


Kemenangan memang kembali kami dapatkan tapi saya cukup prihatin atas tiga pertandingan awal di Liga 3 ini karena Persipasi belum bisa mendapatkan cleansheet sama sekali.

Upaya penguatan dalam hal bertahan terus saya lakukan mengingat pada pertandingan selanjutnya kami akan menghadapi PSCS Cilacap yang merupakan salah satu tim terkuat di Liga 3 dalam Grup B ini.

Dan ini pun terbukti benar ketika kami sudah menghadapi langsung PSCS Cilacap itu sendiri.

Mereka bermain dengan sepakbola direct yang cukup bagus. Walau kami bisa menguasai bola dengan baik namun serangan balik mereka jauh lebih kuat.Kami cukup kesulitan merengsek masuk ke pertahanan PSCS Cilacap.

Kiper PSCS yakni Andika Wisnu terlihat piawai dalam menghalau seluruh tendangan yang dilakukan oleh para pemain Persipasi.

Beberapa pemain muda mereka seperti Salim Akbar Tuharea juga membuat pergerakan yang baik dalam menyerang sehingga ia cukup menyulitkan bagi lini belakang Persipasi.

Laga Persipasi melawan PSCS Cilacap

Namun para pemain kami masih cukup solid untuk terus menghalau serangan-serangan dari PSCS. Apresiasi tinggi saya berikan kepada kiper utama kami yakni Tri Ohorella karena ia bisa menampilkan performa yang sangat baik dalam laga ini.

Skor imbang kacamata menjadi hasil akhir dalam laga melawan PSCS Cilacap.

Hasil pertandingan Persipasi di bulan Oktober


Persipasi berhasil memenangkan 3 dari 4 pertandingan yang sudah dijalani pada periode bulan Oktober ini.

Tentu hasil ini cukup memuaskan bagi saya karena Persipasi bisa mengawali musim di Liga 3 First Round dengan baik.

PERIODE BULAN NOVEMBER

Setelah melalui Bulan Oktober yang cukup memuaskan maka kami akan kembali melanjutkan perjuangan di bulan November.

Periode Bulan November

Pada periode bulan November ini, Persipasi akan menghadapi 5 tim dengan 2 tim di antaranya sudah pernah kami lawan sebelumnya di bulan Oktober lalu yakni Persikab dan PSGC.

Pertandingan pertama pada bulan November akan menjadi pertandingan yang cukup panas dan sengit kalau dilihat-lihat.

Hal ini dikarenakan Persipasi Bekasi harus menghadapi salah satu rival sesama wilayah Bekasi juga yaitu Persikasi Kabupaten Bekasi.

Klub yang tentunya harus bisa saya kalahkan mengingat tuntutan dari para suporter Persipasi musim ini yang menginginkan saya untuk bisa mengalahkan Persikasi.

Bagi saya tidak akan mudah tentunya terlebih lagi mereka akan menjadi tuan rumah di bulan November ini sehingga kami harus bermain di Stadion Wibawa Mukti yang terletak di Kabupaten Bekasi dalam setiap laga pertandingan Liga 3 nanti.

Stadion Wibawa Mukti

Pertarungan Panas Dalam Derby Bekasi

Sebagai manajer, saya sangat bersemangat dalam rangka menghadapi laga bertajuk Derby Bekasi ini.

Bisa dipastikan ini merupakan laga Derby kompetitif pertama saya di Liga 3 musim ini.

Suporter Persipasi tentunya menginginkan kemenangan sebagai harga mati sehingga tekanan itu terus-menerus bisa saya rasakan sebelum pertandingan akan dimulai.

Maka itu, saya selalu menyuntikkan moral yang lebih kepada para pemain untuk mengingatkan mereka betapa pentingnya pertandingan melawan Persikasi musim ini terlebih mereka dilatih olehJoao Bosco Cabral.

Joao Bosco merupakan salah satu mantan pesepakbola Indonesia yang lahir di Dili, Timor Leste.Kalau di real life saat ini, beliau nampaknya sudah berkewarganegaraan Timor Leste namun di semesta FM 24 milik saya ini, ia masih berkewarganegaraan Indonesia.

Karirnya sebagai pesepakbola bisa dikatakan cukup mentereng karena beliau sempat berseragam bersama Persikota Kota Tangerang, PSPS Pekanbaru, hingga Persija Jakarta.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan menghadapi Persikasi, jurnalis asal media Pikiran Rakyat yang sudah akrab dengan saya yakni Zaenal Rizal memberitahu bahwa Joao Bosco saat ini terlihat tidak terlalu mementingkan hasil pertadingan pada partai Derby Bekasi ini.

Konferensi Pers 1


Konferensi Pers 2


Bagi saya ini pernyataan yang sedikit meremehkan untuk Persipasi dan saya rasa ia hanya mencoba untuk meyakinkan dirinya saja sebelum nantinya pertandingan Derby Bekasi dimulai.

Tentu atmosfer pertandingan nanti akan sangat berbeda ketika dijalani dan saya mengatakan di konferensi pers bahwapelatih Joao Bosco bersama Persikasi itu tidak perlu ditakuti walaupun ia merupakan seorang legenda di kancah pesepakbolaan nusantara.

Sebelum partai melawan Persikasi dimulai, kami mendapatkan kabar kurang baik karena beberapa pemain utama mengalami cedera sehingga tidak memungkinkan untuk mereka dalam bermain di Derby Bekasi nanti.

Pemain Persipasi mengalami cedera

Seorang Wingback muda kami yaitu Sigit Maulana diperkirakan harus menjalani perawatan selama 4 bulan sehingga ia tidak akan sama sekali bisa bermain pada putaran pertama Liga 3 musim ini.

Kemudian beberapa pemain kunci kami seperti Aji Wardana dan Eko Ilham dipastikan tidak akan bisa ikut bertanding menghadapi Persikasi nanti karena mereka berdua juga mengalami cedera.

Aji dan Eko merupakan Attacking Midfielder utama dari Persipasi sehingga ini akan menjadi sebuah kehilangan besar bagi diri saya karena kami tidak bisa memainkan mereka berdua pada saat Derby Bekasi nanti.

Namun apa daya saya harus menerima hal tersebut dan mau tidak mau penentuan starting line-up harus tetap dilakukan.

Starting Line Up melawan Persikasi

Dengan Aji Wardana dan Eko Ilham yang saat ini sedang mengalami cedera maka besar kemungkinan posisi starter akan diisi oleh Ahmad Rais.

Pemain muda 16 tahun ini berposisi sebagai Attacking Midfielder dan ia juga sudah sempat bermain pada beberapa laga awal di Liga 3 musim ini sebagai pemain pengganti.

Posisi Aji Wardana akan digantikan oleh Ahmad Rais dan posisi Eko Ilham akan saya gantikan dengan pemain senior lainnya yakni Indra Darmawan (26 tahun).

Saya juga akan memainkan Ari Yuda Bahtiar yang sebelumnya sudah memperlihatkan performa cukup bagus bersama Persipasi.

Match Highlight

Laga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi dengan dihadiri sekitar 26.000 orang penonton.

Kebetulan laga ini juga disiarkan oleh Televisi sehingga kami mendapatkan sejumlah pendapatan hak siar dalam pertandingan ini.

Beruntungnya Persipasi bertindak sebagai tim tuan rumah dalam pertandingan ini sehingga banyak dari penonton yang berasal dari kalangan suporter Persipasi.

Saya melihat atmosfer pertandingan ini sangat luar biasa sekali dengan banyaknya penonton yang hadir di Stadion Wibawa Mukti.

Suasana Derby Bekasi

Pada fase awal pertandingan di babak pertama, kami cukup lancar dalam memegang penguasaan bola. Beberapa kali para penyerang Persipasi dengan mudah bisa masuk ke area pertahanan Persikasi melalui sisi sayap.

Dan akhirnya gawang Persikasi bisa kami jebol pada menit ke-8 melalui sepakan Ahmad Rais.

Yeah! Ahmad Rais sang pemain muda berusia 16 tahun ini mencetak gol debutnya bersama Persipasi dengan menghadapi tim rivalnya yaitu Persikasi.

Sebuah performa yang sangat mengejutkan sekaligus membanggakan bagi saya untuk pemain muda yang satu ini.

Gambar 1: Proses terjadinya gol

Berawal dari pergerakan Teuku Wahyudi yang menyisir area sisi kanan pertahanan Persikasi, ia berhasil memberikan umpan crossing ke tengah yang di mana terdapat dua pemain kami di sana (Zulkarnain Purba dan Ahmad Rais).

Mereka berdua sebenarnya sudah di man marking oleh masing-masing pemain Persikasi namun salah satu pemain Persikasi melepaskan marking-nya dari Ahmad Rais dan ia hanya tertuju ke pergerakan dari Zulkarnain Purba yang niatnya untuk menerima bola.


Gambar 2: Proses terjadinya gol

Beruntung bola malah meluncur ke kaki Ahmad Rais sedangkan dua pemain lawan ikut tertarik dengan pergerakan Zulkarnain Purba.

Dengan mudah, Ahmad Rais bisa menceploskan golnya ke gawang Persikasi. Skor 1-0 pun menjadi keunggulan bagi Persipasi atas Persikasi.

Gambar 3: Proses terjadinya gol

Gambar 4: Proses terjadinya gol


Gol ini membuka keran semangat bagi tim kami sehingga para pemain Persipasi nampak termotivasi untuk bisa menambah keunggulan kembali.

Setelah gol dari Ahmad Rais, kami terus memborbardir pertahanan Persikasi dan akibatnya Persikasi dipaksa untuk terus bertahan.

Mereka bertahan cukup dalam dan akhirnya mulai memainkan permainan Defend Counter dengan gaya bertahan yang cukup agresif.

Tercatat di babak pertama, pemain Persikasi sudah mendapatkan 2 kartu kuning dan mereka hampir saja mencederai pemain kami yakni Faris Saputra.

Walaupun demikian, kontrol pertandingan tetap ada di tangan Persipasi dan hasilnya kami berhasil mencetak gol kembali di menit ke-36 melalui sundulan dari Zulkarnain Purba yang memanfaatkan hasil umpan crossing dari Jefri Darmawan. Skor pun menjadi 2-0.

Hingga pertandingan berakhir, hasil ini tidak berubah sama sekali dan kami berhasil mendapatkan 3 poin penting atas tim rival Persikasi Kabupaten Bekasi.

Laga Persipasi vs Persikasi


Tentu saya merasakan bahwa Derby Bekasi ini bisa dikatakan cukup panas karena wasit sampai mengeluarkan 5 kartu kuning dengan 4 di antaranya diberikan kepada pemain Persikasi.

Statistik juga menunjukkan bahwa Persipasi mendapatkan sebanyak 9 Fouls sedangkan Persikasi sebanyak 16 Fouls. Begitu banyak pelanggaran yang terjadi dalam Derby Bekasi ini.

Namun dengan hasil kemenangan yang kami raih dan tidak ada pemain yang cedera tentu sudah menjadi hasil yang menggembirakan bagi saya dan para pemain

Hal ini juga membuktikan bahwa pernyataan Joao Bosco itu salah karena sudah meremehkan atmosfer dari pertandingan Derby Bekasi.

Hasil ini membuat Persipasi masih belum terkalahkan dari 5 laga yang sudah dijalani di Liga 3.

Persipasi belum terkalahkan dalam 5 laga awal


Publik pun semakin antusias terhadap performa kami dan para fans sepertinya yakin jika performa ini terus berlanjut bukan tidak mungkin kami bisa langsung promosi ke Liga 2 musim depan.

Saya mengingatkan kepada para pemain untuk tetap menjaga fokus mereka karena setelah menghadapi Persikasi ini kami akan kembali bertemu dengan tim yang lebih kuat lagi seperti Persikab dan Perserang.

Perubahan Performa Yang Cukup Drastis

Semua ekspektasi saya rendahkan mengingat kami belum mendapatkan apa-apa walau sedang dalam performa yang cukup fantastis saat ini.

Tentu saya berharap tren kemenangan kami ini akan terus berlanjut setelah perlawanan yang cukup panas dalam menghadapi Persikasi tadi.

Akan tetapi, entah mengapa suasana langsung berubah dalam sekejap.Performa kami yang begitu fantastis dalam 5 pertandingan terakhir langsung berubah drastis ketika kami digebuk oleh Persibangga 5-1 pada match selanjutnya.

Persipasi dibantai Persibangga

Yap, skor kekalahan yang sangat telak didapatkan dari lawan yang baru saja promosi dari Liga Regional musim lalu.

Dalam pertandingan ini, susunan pemain yang saya pakai hampir sama ketika berhadapan dengan Persikasi sebelumnya.

Indra Darmawan dan Ahmad Rais tetap saya mainkan karena Aji Wardana dan Eko Ilham masih belum bisa bermain akibat cedera.

Sebenarnya Persipasi sempat unggul duluan lewat gol dari Indra Darmawan di menit-29. Namun petaka itu datang karena kami harus bermain dengan sepuluh orang selang dari 5 menit setelah Indra Darmawan mencetak gol.

Kartu merah Jefri Darmawan pemain Persipasi


Bek tengah kami yakni Jefri Darmawan mendapatkan kartu kuning kedua akibat tekel agresifnya terhadap pemain Persibangga Purbalingga.

Sepanjang babak pertama kami bermain dengan sepuluh orang dan hasilnya Persipasi sudah tertinggal 3-1 dari Persibangga di babak pertama.

Walaupun saya sudah merubah taktik ke permainan bertahan total namun Persibangga masih bisa berhasil mencatatkan 2 gol lagi di babak kedua dan kami pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Meskipun begitu, saya tetap yakin tim akan bisa bangkit kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan selanjutnya.

Akan tetapi nampaknya harapan saya di atas hanya omong kosong saja karena kami mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan kembali.

4 laga tanpa kemenangan di bulan November


Persipasi tidak bisa kembali ke jalur kemenangan dalam 3 pertandingan berikutnya.

Sejak mendapatkan kemenangan dari Persikasi, performa kami cukup menurun drastis.Kehilangan Aji Wardana juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performa Persipasi selama bulan November ini.

Statistik Aji Wardana

Dengan perannya sebagai pemain kunci di lini serang tentu terasa berat jika harus bermain tanpa Aji Wardana selama satu bulan ini.

Performa pemain lain juga nampak tidak terlalu konsisten semenjak kami dibantai 5-1 oleh Persibangga sehingga hal tersebut juga mempengaruhi permainan dari Persipasi di sepanjang bulan November ini.

PERIODE BULAN DESEMBER

Berkaca dengan performa buruk dari 4 pertandingan terakhir yang sudah kami jalani pada bulan November lalu maka saya menatap dengan penuh keseriusan dalam menghadapi lawan-lawan yang akan dihadapi di bulan Desember ini.

Stadion Si Jalak Harupat

Dalam periode Desember ini, kami akan memainkan 5 pertandingan terakhir sebagai penentu siapa saja tim yang nantinya akan masuk ke zona Playoff Promosi dan Degradasi.

Semua laga akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat yang terletak di Bandung. Beruntung kami tidak harus melawan Persikab Kab. Bandung sebagai tuan rumah di stadion ini mengingat kami sudah dua kali bertemu dengan mereka sebelumnya.

Namun, lawan kami di bulan Desember ini tetap akan jauh lebih sulit karena Persipasi masih akan berhadapan dengan tim-tim kuat lainnya.

Jadwal Bulan Desember

Tim kuat seperti PSCS dan Perserang masih akan menjadi lawan tangguh bagi Persipasi. Begitu pun dengan tim yang sebelumnya sudah pernah membantai kami 5-1 yakni Persibangga masih akan menjadi lawan yang harus dihadapi.

Persikasi Bekasi sebagai tim rival pun masih akan kami hadapi sekali lagi pada bulan Desember ini.

Semua lawan yang akan kami hadapi di bulan Desember ini tidak ada yang mudah sehingga saya tidak ingin Persipasi terpeleset di fase-fase akhir yang menentukan ini dalam lanjutan laga di Liga 3 First Round Group B.

Setelah melakukan evaluasi mengenai performa kami sebelumnya maka saya dengan berat hati memutuskan untuk tidak memainkan Rio Pratama sejak awal pertandingan.

Saya melihat performa permainannya sangat tidak bagus dalam 4 pertandingan terakhir dibanding rekan setim lainnya yang berposisi sebagai bek tengah.

Untuk itu dalam 5 pertandingan terakhir ini saya akan lebih condong untuk memainkan beberapa bek tengah muda seperti Firman Pratama dan Rio Muchtar.

Sebuah keputusan besar tentu harus saya buat. Walau Rio Pratama adalah kapten tim saat ini namun saya lebih mengedepankan kepentingan performa kami sebagai sebuah tim.

Kabar baiknya Persipasi akan kembali diperkuat oleh salah satu pemain utamanya yang sudah kembali dari cedera yaitu Aji Wardana.

Dengan Rio Pratama yang tidak selalu saya masukkan ke dalam starting line-up akhir-akhir ini maka sebagai wakil kapten, Aji Wardana akan menggantikan peran kapten dari Rio hingga Liga 3 First Round ini selesai.

Performa Kembali Membaik Dalam 3 Laga Awal

Pada 3 laga awal di bulan Desember ini, performa Persipasi sudah kembali membaik dengan masuk ke jalur kemenangan.

Dalam menghadapi PS Beltim, PSCS Cilacap, dan tim rival Persikasi Bekasi, di sini kami mendapatkan 3 kemenangan secara berturut-berturut.

Performa Kembali Membaik Dalam 3 Laga Awal


Beberapa pemain langsung menampilkan performa yang sangat baik seperti Zulkarnain Purba yang langsung mencetak hattrick pertamanya di Liga 3 musim ini pada saat kami bertanding menghadapi PS Beltim serta mencetak 2 gol ke gawang tim rival Persikasi Bekasi.

Performa Aji Wardana juga sangat mengesankan terlebih ia baru kembali dari cedera yang cukup panjang. Aji mampu mencetak gol berturut-turut ke gawang PSCS dan Persikasi Bekasi.

Bermodal dari 3 kemenangan beruntun ini, saya menjadi lebih yakin untuk menatap 2 laga akhir yang akan saya anggap sebagai laga final.

Laga melawan Persibangga dan Perserang akan menjadi penentu kami apakah Persipasi bisa bertahan di Liga 3 musim ini atau justru malah harus berjuang kembali di zona playoff degradasi untuk menghindari turun kasta ke Liga Regional musim depan.

Laga Sulit Menghadapi Persibangga Purbalingga

Melawan tim yang telah membantai kami 5-1 sebelumnya membuat saya berkeyakinan untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang kami buat sebelumnya.

Saya tidak ingin Persipasi kembali dengan performa seperti itu lagi.

Perubahan-perubahan tentu saya lakukan terutama dengan merotasi posisi Rio Pratama dalam starting line-up dengan memainkan Rio Muchtar seorang bek tengah muda berusia 16 tahun sebagai starter.

Saya percaya Rio Muchtar merupakan seorang pemain muda dengan potensi yang tinggi sehingga saya cukup yakin dengan kemampuannya saat ini.

Rio Pratama


Rio Muchtar


Atribut antara Rio Muchtar dan Rio Pratama memang cukup berbeda dan saya mengakui bahwa kemampuan Rio Pratama jauh lebih bagus ketimbang Rio Muchtar.

Perbandingan statistik Rio Pratama dan Rio Muchtar

Namun perbedaan statistik dari beberapa pertandingan terakhir terhadap dua pemain ini cukup berbeda di mana Rio Muchtar menurut saya performanya lebih baik daripada Rio Pratama. Alasan inilah yang membuat saya harus memarkir Rio Pratama terlebih dahulu.

Match Highlight

Laga melawan Persibangga pun dimulai dengan ketat sekali karena sedari awal saya sudah menginstruksikan kepada para pemain Persipasi untuk menekan dengan pressing yang tinggi.

Serangan-serangan terus kami lancarkan ke pertahanan Persibangga dan kami cukup dominan dalam mengontrol pertandingan.

Sayangnya kami harus ketinggalan duluan lewat serangan balik yang dilancarkan oleh para pemain Persibangga.

Namun beberapa menit berselang gol balasan akhirnya datang dari pemain muda yang memang saya percaya bahwa ia akan bisa membuat perubahan. Siapa lagi kalau bukan Rio Muchtar.

Gol Rio Muchtar menghadapi Persibangga


Berawal dari umpan corner yang dilesakkan oleh Eko Ilham, Rio Muchtar berhasil menang duel udara dari para pemain Persibangga dan berhasil menciptakan gol lewat sundulannya. Performa yang bagus dari kedua pemain ini.

Sayang 2 menit setelah kami berhasil menyamai kedudukan, lagi-lagi Eko Ilham harus mengalami cedera dan ia terpaksa digantikan oleh Indra Darmawan.Sebuah kerugian tentunya, namun kami masih tetap bisa memegang kendali permainan.

Skor 1-1 tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, saya terus menginstruksikan para pemain untuk tetap menyerang secara total dan hasilnya kami bisa mencetak gol melalui pemain muda kami lagi yaitu Hendra Rasyid.

Dengan tambahan gol ini saya yakin kami bisa meraih kemenangan dan otomatis bisa lolos ke fase Playoff promosi tanpa harus bergantung dengan tim lainnya di Grup B.

Akan tetapi entah mengapa bola belum berpihak kepada kami dan pada akhirnya gawang Persipasi harus kembali kebobolan di menit ke-78 oleh salah satu pemain Persibangga yang berhasil menceploskan bola melalui tendangan Free Kick.

Skor 2-2 pun bertahan hingga akhir permainan.

Persipasi ditahan imbang Persibangga


Persipasi ditahan imbang Persibangga 2-2


Hasil ini tentu tidak saya inginkan karena kami harus bergantung kepada tim lain agar bisa lolos ke fase Playoff Promosi.

Hasil imbang ini memang membuat kami sudah menjauh dari kejaran Persibangga dengan selisih 4 poin sehingga dengansatu laga sisa lagi tentunya mereka tidak akan bisa mengejar poin kami.

Namun permasalahan ada di kubu Perserang di mana mereka hanya terpaut 4 poin saja dari Persipasi di klasemen dan mereka juga masih ada dua laga tersisa yang akan dijalani.

Jadwal 2 laga tersisa dari Perserang Serang


Laga pertama Perserang akan berhadapan PSGC sedangkan laga kedua mereka akan menghadapi Persipasi sebagai lawan terakhir.

Laga Perserang melawan PSGC akan menjadi penentuan karena jika Perserang menang maka dua tempat Playoff promosi tersisa akan diperebutkan oleh tiga tim lagi yakni Persipasi, Perserang, dan Persibangga.

Sebelumnya dua tim teratas di Grup B ini PSCS dan Persikab sudah memastikan terlebih dahulu untuk lolos ke babak playoff promosi.

Jadi jika nanti Perserang menang melawan PSGC maka kami harus menentukan tiket zona Playoff Promosi pada pertandingan terakhir yang kebetulan akan mempertemukan Persipasi dengan Perserang.

Tentu ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami nantinya jika situasi tersebut terjadi mengingat saya cukup kesulitan juga dalam menghadapi Perserang pada pertemuan pertama sebelumnya.

Saya tidak berharap terjadinya situasi seperti ini namun apapun yang terjadi saya akan tetap berjuang semaksimal mungkin sembariberharap PSGC bisa memberi perlawanan terhadap Perserang.

Pada akhirnya keberuntungan sekali lagi berpihak kepada kami karena di luar dugaan PSGC Ciamis bisa menahan imbang Perserang Serang dengan skor 2-2.

PSGC menahan imbang Perserang

Persipasi pun resmi dinyatakan lolos ke fase berikutnya dengan berhak mendapatkan tiket ke babak Playoff Promosi dari Liga 3.

Persipasi lolos ke fase playoff promosi


Walau masih menyisakan 1 pertandingan lagi melawan Perserang di matchday terakhir nanti tentu hal tersebut tidak akan berpengaruh apapun karena poin kami sudah tidak bisa dikejar oleh Perserang maupun Persibangga.

Dengan ini satu tiket lagi akan diperebutkan oleh Persibangga dan Perserang dalam laga terakhir nanti.

Memberikan Kesempatan Kepada Pemain Muda di Laga Terakhir

Melawan Perserang saya memastikan untuk menurunkan mayoritas pemain muda karena laga ini sudah tidak menentukan apapun bagi Persipasi.

Roni Sasongko, Firman Pratama, Syarif Basuki, dan Nugroho Slamet merupakan beberapa pemain muda yang saya turunkan sedari awal. Kiper kedua kami yakni Elisa Basri juga saya jadikan sebagai Starter.

Perserang mengalahkan Persipasi di laga terakhir


Hasilnya sudah dipastikan kami cukup kesulitan untuk meraih kemenangan menghadapi Perserang.

Skor kekalahan 2-1 menjadi penutup perjalanan Persipasi di Liga 3 First Round Group B ini.

Perserang menjadi tim terakhir yang akan menemani kami ke fase playoff promosi karena berhasil mendapatkan 3 poin melalui kemenangannya dalam menghadapi Persipasi di laga akhir.

Walau kami mendapatkan kekalahan, saya masih cukup senang karena pemain muda Persipasi bisa memberikan perlawanan yang cukup bagus dalam menghadapi tim kuat seperti Perserang ini.

Penyerang muda kami seperti Wahyu Fitriadi pun bisa menunjukkan tajinya dengan mencetak satu gol ke gawang Perserang.

Kami mengakhiri klasemen Liga 3 First Round dengan menduduki posisi ketiga sehingga Persipasi tidak akan terdegradasi dari Liga 3 musim ini.

Posisi klasemen akhir Liga 3 First Round Group B

Persikab Kab. Bandung, PSCS Cilacap, dan Perserang Serang juga akan menjadi tim yang lolos ke zona Playoff Promosi dari Grup B ini. Ketiga tim tersebut memang sudah saya prediksi dari awal bahwa mereka akan menjadi tim favorit di Grup B ini.

Dengan semua hasil ini maka saya cukup puas karena kami bisa berkompetisi dengan baik di Grup B ini dengan lolos ke fase selanjutnya.

Saya pun harus memberi apresiasi kepada seluruh pemain Persipasi atas kerja keras mereka semua.

STATISTIK AKHIR PADA LIGA 3 FIRST ROUND

Berikut ini beberapa update statistik akhir yang bisa saya berikan dalam Liga 3 First Round musim 2024/2025:

DRAWING GRUP LIGA 3 PLAYOFF PROMOSI

Keberhasilan saya membawa Persipasi maju ke babak Playoff Promosi membuat kami akan bergabung bersama Perserang, Persikab, dan PSCS dalam Liga 3 Promotion Group B.

DRAWING GRUP LIGA 3 PLAYOFF PROMOSI


Fase ini akan dimulai pada tanggal 6 Februari 2025 sehingga saya akan punya masa persiapan kembali selama 1 bulan sebelum fase playoff promosi dimulai mengingat saat ini kami masih memasuki periode bulan Desember tahun 2024.

Pastinya saya akan mengevaluasi kembali terkait dari beberapa performa seluruh pemain Persipasi selama putaran pertama di Liga 3 ini dan ada kemungkinan besar saya akan kembali aktif mencari pemain baru dalam bursa transfer di bulan Januari nanti.

Penutup

Mungkin cerita dari Bagian 4 untuk Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 ini cukup sampai sini saja.

Untuk kelanjutan cerita Bagian 5 dari Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 bisa kamu baca artikelnya di bawah ini:

>Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1 | Bagian 5 (Final Part)

Jangan lupa kamu bisa follow akunInstagram,X, danFacebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update konten Football Manager Story ini di blog BolaGawai.com

Jika ada hal yang ingin dikomentari mengenai konten ini teman-teman bisa menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.

Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 29, 2025 | servervultr

Understanding Schema Ownership in PostgreSQL: A Practical Guide for DBAs


Understanding Schema Ownership in PostgreSQL: A Practical Guide for DBAs (With StackOverflow Examples)

Database administration involves far more than simply writing queries or maintaining backups. One of the most important concepts, especially in environments with multiple users or applications, is schema ownership. In PostgreSQL, schemas are central to organising your database objects and controlling who can administer them, alter them, or even see them.

For many DBAs, schema ownership becomes an essential tool in managing large systems, especially those with multiple applications, multiple teams, or strict governance requirements. In this post, we explore how schema ownership works, why it matters, and how to manage it effectively — using the popular StackOverflow sample database as a practical example.

What Is a Schema in PostgreSQL?

A schema is a logical container within a database. You can think of it as a folder inside your database, holding objects such as:

  • Tables
  • Views
  • Functions
  • Sequences
  • Types

Schemas help organise objects and avoid naming collisions. For example, two schemas can both contain a table called Users without conflict:

public.Users reporting.Users

When working with a database as large as StackOverflow, which contains tables like Users, Posts, Comments, Badges, and Votes, schemas become even more important. They help group objects, control access, and separate workloads such as:

  • Operational tables
  • Reporting tables
  • ETL staging areas
  • Historical or archival layers

All of this links directly to schema ownership.

Default Ownership: The User Who Creates a Schema Owns It

PostgreSQL uses a simple and predictable rule:

The user who creates a schema automatically becomes its owner.

The owner receives full control over that schema and every object inside it.

For example, imagine you load the StackOverflow database into PostgreSQL and a developer creates a new reporting schema:

CREATE SCHEMA reporting;

That developer now owns the schema and can create objects inside it, such as aggregated reporting tables:

CREATE TABLE reporting.TopTags AS SELECT TagName, COUNT(*) AS PostCount FROM Tags t JOIN PostTags pt ON t.Id = pt.TagId GROUP BY TagName;

This model works well until responsibilities change — a common issue on larger teams.

Transferring Ownership Using ALTER SCHEMA

Ownership can easily be reassigned using a single SQL command:

ALTER SCHEMA reporting OWNER TO dba_team;

Here are practical examples using the StackOverflow dataset.

Example: Moving Reporting Ownership to the DBA Team

Suppose an analyst creates a schema for Power BI models, containing objects such as:

  • reporting.TopAnswerers
  • reporting.WeeklyPostTrends
  • reporting.TopTags
  • reporting.DailyActivity

When the environment moves to production, the DBA team might need to take ownership. A simple transfer command handles this cleanly.

Example: ETL and Staging Schemas

Many data pipelines load raw StackOverflow data into a staging area, such as:

staging.StackOverflowRawPosts

If DevOps originally created the staging schema, transferring ownership to a controlled service account improves governance:

ALTER SCHEMA staging OWNER TO service_etl;

Ownership transfer is safe, predictable, and essential for clean administration.

Administrative Control: Governance and Security

Schema ownership directly influences your permission model. The owner controls:

  • Who can create, drop, or modify objects
  • Who can read or write inside the schema
  • Security policies
  • Permission grants and revocations

This means schema ownership is tightly aligned with:

Security

The StackOverflow dataset contains sensitive fields such as:

  • DisplayName
  • Location
  • EmailHash
  • Optional PII fields in other dumps

Incorrect schema ownership could expose personal data to the wrong team or department.

Governance

It is common to separate environments into logical schemas such as:

  • raw – imported StackOverflow data
  • clean – standardised tables
  • semantic – business modelling layer
  • reporting – analytics-ready datasets

Each requires a clear ownership model to maintain consistency across development, testing, and production.

Operational Risk Reduction

Allowing a developer to own a production schema can lead to accidental changes or dropped objects. Transferring ownership to controlled roles significantly reduces this risk.

Conclusion

Schema ownership is a foundational element of PostgreSQL’s security and administrative model. Whether you’re working with a small application or analysing millions of records using the StackOverflow dataset, the key principles remain consistent:

  • Schemas are owned by their creators by default
  • Ownership can be transferred safely using ALTER SCHEMA
  • Correct ownership improves governance, security, and operational stability

Taking time to review schema ownership, especially in environments with shared ownership or large development teams — can help prevent permissions conflicts, security gaps, and operational risks.

Ready to Learn More?

Contact us for a discssion aroudn your training platform consulting and training needs

Useful Links

Who Wins  Database Connection Limit or Instance Limit?

Querying Data with Microsoft Transact-SQL

Are You Paying Too Much for Your Database Expertise?


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 28, 2025 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Saya akan mengadakan serangkaian laga ujicoba terlebih dahulu mengingat laga pertama Persipasi di fase playoff promosi akan berlangsung pada tanggal 6 Februari 2025 sehinggasaya masih memiliki waktu persiapan selama satu bulan sebelum laga pertama tersebut dimulai nantinya.

Pada bulan Januari hingga awal Februari nanti saya akan melakukan 4 laga ujicoba dengan PSS Sleman, Persita Tangerang, Badak Lampung, dan Dejan FC.

Tim seperti PSS dan Persita akan menjadi lawan yang cukup bagus karena mereka merupakan tim dari Liga 1 sehingga ini akan menguji kemampuan dan mental para pemain Persipasi sebelum menghadapi babak playoff promosi nanti.

Badak Lampung membatalkan laga ujicoba dengan Persipasi

Sayangnya di tengah jalan ada dua klub yang memutuskan untuk batal bertanding dengan kami yakni Badak Lampung dan Dejan FC.

Alasannya karena jadwal ujicoba ini ternyata bertabrakan dengan jadwal kompetisi mereka di liga sehingga kedua laga ini batal dilaksanakan.

Sebagai gantinya saya akan mengundang salah satu tim afiliasi kami yaitu Villa 2000 untuk menggantikan kedua klub tersebut dalam laga ujicoba persahabatan.

Saya putuskan untuk mengadakan sebanyak 3 laga ujicoba saja selama bulan Januari mengingat saya cukup kesulitan dalam mencari lawan yang berkualitas lagi.

Semua laga ujicoba ini akan dimainkan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi.

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi

Kami mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan dengan berhasil mengalahkan PSS Sleman dan menahan imbang Persita Tangerang.Kami juga berhasil mendapatkan kemenangan melawan Villa 2000.

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi 2


Beberapa pemain yang baru saya datangkan di bursa transfer periode kedua ini juga memberikan performa yang cukup memuaskan terutama untuk Ahmad Haikal dan Fairuz Ohorella karena mereka masing-masing bisa mencetak satu gol.

Persiapan ujicoba ini sudah cukup bagus menurut saya namun sayangnya beberapa dari pemain kami mengalami cedera akibat laga ujicoba ini.

Aji Wardana mendapatkan cedera ketika berhadapan dengan PSS Sleman sedangkan Fairuz Ohorella mendapatkan cedera ketika berhadapan dengan Persita.

Untuk Aji Wardana cederanya tidak terlalu parah sehingga ia bisa ambil bagian dalam skuad utama kami yang akan bertanding melawan PSCS di laga pembuka fase playoff promosi nanti.

Sedangkan untuk Fairuz Ohorella sepertinya ia tidak akan bisa ikut bertanding setidaknya untuk 2 laga awal di fase playoff promosi nanti.

Pemain Persipasi Cedera

Dan lagi-lagi kabar buruknya, pemain utama kami yakni Faris Saputra mendapatkan cedera parah ketika latihan sehingga ia harus menepi kurang lebih selama 8 pekan.

Tentu ini menjadi kehilangan yang sangat besar bagi saya karena Faris Saputra merupakan pemain kunci Persipasi di posisi Defensive Midfielder.

Melihat hal ini ada kemungkinan saya akan langsung memberikan kesempatan kepada pemain Defensive Midfielder baru kami yaitu Muhammad Jaya untuk masuk ke starting line-up.

Skuad Untuk Laga Playoff Promosi

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian laga ujicoba maka sudah saatnya saya menentukan kembali 28 pemain yang akan ikut ambil bagian di fase playoff promosi.

Ketentuannya masih sama seperti sebelumnya yakni dari 28 pemain yang akan didaftarkan harus wajib menyertakan 5 pemain U-21.

Berikut 28 nama pemain yang akan saya daftarkan ke kompetisi Liga 3 untuk fase Playoff Promosi:

Skuad Persipasi di Liga 3 Playoff Promotion


Pemain Baru Yang Didaftarkan

  • Robi Arifin
  • Muhammad Andika
  • Fairuz Ohorella
  • Agung Sucipto
  • Faizal Shaifullah
  • Muhammad Jaya
  • Achmad Pasaribu
  • Ahmad Haikal

Pemain Lama Yang Tidak Didaftarkan

  • Rahmad Antoh
  • Randy Slamet
  • Firman Pratama
  • Hasan Permana
  • Indra Darmawan

PERIODE BULAN FEBRUARI

Perlu diketahui bahwa dalam babak Playoff Promosi nanti seluruh tim tidak akan bermain di tempat netral.

Setiap tim akan berkesempatan menjadi tuan rumah di fase grup playoff ini.Dengan begitu maka Persipasi akan menjalani 3 laga kandang dan 3 laga tandang.

PERIODE BULAN FEBRUARI


Untuk periode bulan Februari ini, Persipasi akan berhadapan dengan PSCS (Away),Perserang (Away), dan Persikab (Home-Away).

Pertandingan Pertama di Liga 3 Playoff Promosi Menghadapi PSCS

Pertandingan pertama kami akan berhadapan dengan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma.

Stadion Wijayakusuma


Dalam pertandingan ini saya harus menghadapi PSCS tanpa Faris Saputra dan Fairuz Ohorella karena mereka sedang mengalami cedera.

Beberapa pemain baru akan saya turunkan seperti Muhammad Andika, Muhammad Jaya, Ahmad Haikal, dan Faizal Shaifullah.

Match Hightlight

Dihadapan 10.000 penonton tuan rumah, pertandingan sudah berjalan begitu ketat. Kedua tim saling berbalas serangan. Permainan berjalan dengan agresif sehingga wasit pun sampai mengeluarkan 4 kartu kuning di babak pertama.

Walaupun kami cukup baik dalam hal penguasaan bola dan beberapa kali kami bisa melepaskan tembakan on target ke gawang PSCS akan tetapi lawan yang kami hadapi ini cukup kuat dalam bertahan.

Mereka bukan hanya kuat dalam bertahan namun serangan-serangan yang dilancarkan oleh PSCS juga cukup membahayakan pertahanan Persipasi.

Statistik Shots PSCS vs Persipasi

Beberapa kali pemain PSCS bisa merengsek masuk ke pertahanan Persipasi melalui sisi kiri sehingga pertahanan sebelah kanan Persipasi menjadi titik empuk bagi serangan-serangan PSCS.

Saya pun perlu mengganti beberapa pemain untuk merubah situasi permainan. Beberapa pemain muda saya masukkan seperti Ahmad Rais dan Sigit Maulana.

Walaupun sudah melakukan pergantian pemain tetap saja pertahanan PSCS sangat sulit untuk ditembus.

Namun pada menit ke-93, kami berhasil mencetak gol berkat Sigit Maulana yang berhasil memanfaatkan peluang dengan baik melalui umpan dari Ahmad Rais.

Proses sebelum terjadinya gol tersebut berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Hendra Rasyid kepada Ari Yuda Bahtiar.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 1

Dari bola yang sudah didapatkan dari lemparan ke dalam tadi maka Ari Yuda Bahtiar memberikan passing ke arah Ahmad Rais yang berada di kotak penalti lawan.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 2

Dari sini Ahmad Rais yang sudah dijaga ketat oleh beberapa pemain PSCS langsung memindahkan bola tersebut ke sisi kiri yang ternyata di sana ada Sigit Maulana yang kurang dijaga ketat oleh bek lawan.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 3

Sigit Maulana berhasil memanfaatkan umpan dari Ahmad Rais dengan mengkonversikan tendangannya menjadi sebuah gol.


Proses Gol Persipasi vs PSCS 4

Persipasi berhasil unggul 1-0 dari tim tuan rumah!

Gol ini nampaknya menjadi gol kemenangan bagi kami karena PSCS sudah tidak memiliki kesempatan waktu lagi untuk menyerang mengingat pertandingan sudah memasuki babak akhir.

Kemenangan perdana kami dapatkan di fase playoff promosi ini sehingga tiga poin pertama ada di tangan kami.

Hasil Akhir PSCS vs Persipasi

Rasa Frustasi Ketika Bermain di Bekasi dan Serang

Dua laga selanjutnya adalah melawan Persikab Kab. Bandung di Bekasi dan Perserang Serang di kota Serang.

Dengan membawa rasa kepercayaan diri yang tinggi dalam bertanding sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya di Liga 3 musim ini maka saya cukup yakin kami bisa mengalahkan Persikab di hadapan publik Bekasi sendiri.

Itu juga berkat faktor kemenangan tandang kami sebelumnya ketika berhadapan dengan PSCS Cilacap di pertandingan pertama.

Akan tetapi, rasa kepercayaan diri saya menjadi sulit dipercaya karena ketika berhadapan dengan Persikab di Stadion Patriot kami sangat sulit sekali menjebol gawang mereka.

Persikab bermain sangat defensive dan penampilan lini belakang mereka juga sangat baik sekali terutama performa dari penjaga gawang muda mereka Dwi Raharjo.

Hasil Akhir Persipasi vs Persikab


Dari segi statistik tentunya kami sangat menguasai jalannya pertandingan dan seringkali melakukan serangan secara frontal ke gawang Persikab Kab. Bandung.

Namun, tetap saja bola tidak mau masuk ke gawang sehingga di akhir babak kedua hasil skor kacamata menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini.

Pada matchday selanjutnya, kami harus bertamu ke Stadion Maulana Yusuf di Kota Serang untuk berhadapan dengan Perserang.

Rekor pertemuan Persipasi dengan Perserang tidaklah bagus namun saya tetap yakin kami bisa memberikan perlawanan terhadap Perserang nanti.

Pertandingan berjalan tidak sesuai dengan rencana karena Perserang berhasil mencetak gol melalui pemain seniornya Richard Gilbert Matui di menit ke-3 sehingga kami harus kebobolan terlebih dahulu di awal permainan.

Perserang sangat dominan dalam melakukan serangan namun beruntungnya kami berhasil menyamakan skor kedudukan menjadi 1-1 melalui Aji Wardana.

Sayang seribu sayang sang kapten Rio Pratama malah mendapatkan kartu merah langsung dari wasit akibat tackle buruknya terhadap pemain Perserang.

Dari sinilah kami langsung mulai kehilangan kendali permainan dan Perserang semakin nyaman dalam memegang penguasaan bola.

Hasilnya gawang kami harus kebobolan di menit ke-82 melalui sepakan dari gelandang senior mereka Muhammad Fahri. Skor 2-1 pun tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Perserang mengalahkan Persipasi


Ini membuat posisi Persipasi turun ke peringkat 3 dalam klasemen sementara sehingga kami harus keluar dari zona promosi.


Klasemen Sementara Grup B Liga 3 Playoff Promotion


Walaupun poin kami sama dengan Persikab namun mereka unggul dalam hal selisih gol.

Kebetulan pertandingan selanjutnya akan terjadi di Bandung untuk menghadapi Persikab sehingga saya perlu mendapatkan hasil yang baik di sana sekalipun ini akan sulit mengingat mereka menjadi tuan rumah dalam laga ini.

Gempuran Bandung Sulit Dibendung

Disaksikan oleh 6000 penonton di Stadion Si Jalak Harupat sudah pasti akan menjadi motivasi tambahan bagi tim Persikab Kab. Bandung itu sendiri.

Pertandingan berjalan sangat ketat antar kedua tim. Serangan demi serangan terus dilancarkan baik itu dari Persikab maupun Persipasi.

Alhasil drama 4 gol sudah menghujani Stadion Si Jalak Harupat dan skor 2-2 menjadi hasil akhir di babak pertama.Gol Persipasi di babak pertama dicetak oleh Ahmad Haikal dan Aji Wardana.

Secara permainan, Persikab jauh lebih unggul dari Persipasi dalam aspek hal menyerang. Shots Persikab lebih banyak daripada Persipasi sehingga mereka terus-terusan menggempur gawang kami yang dikawal oleh Tri Ohorella.

Walaupun demikian, saya tidak tidak akan menyerah begitu saja di hadapan publik Bandung ini.

Dengan sabar para pemain Persipasi membangun serangan sebaik mungkin dan kami pun berhasil mencetak gol di menit ke-83 melalui tendangan Aji Wardana.Ini merupakan gol keduanya setelah ia berhasil mencetak gol pertamanya di babak pertama tadi.

Skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir dan kami pun berhasil kembali mendapatkan kemenangan kedua setelah sebelumnya didapatkan dari laga pertama melawan PSCS Cilacap.

Persipasi menang melawan Persikab


Persipasi menang melawan Persikab 2


Tiga poin ini akan menjadi modal berharga bagi Persipasi untuk terus menjaga asa promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi akhirnya bisa kembali naik ke posisi dua klasemen sementara dan unggul 3 poin atas Persikab Bandung.

Posisi Klasemen Sementara 2


Dengan tersisa dua laga terakhir di bulan Maret nanti, maka saya akan sepenuhnya fokus untuk mendapatkan poin di dua laga tersebut mengingat ini bisa menjadi penentuan posisi Persipasi di klasemen akhir dalam memperebutkan tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Jadwal 2 Pertandingan Terakhir

PERIODE BULAN MARET

Dua laga pertandingan terakhir Persipasi di babak Playoff Promosi ini akan berhadapan dengan PSCS dan Perserang yang di mana kedua laga ini akan dimainkan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi.

Dengan status Persipasi sebagai tuan rumah pada 2 laga terakhir ini tentunya akan menjadi keuntungan bagi tim saya dalam misi mendapatkan tiga poin kembali demi mengejar tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Para pemain kunci Persipasi juga tidak ada yang mengalami cedera saat ini kecuali Faris Saputra saja.

Tentu harapannya saya bisa memanfaatkan faktor keuntungan ini dalam menghadapi PSCS dan Perserang nanti.

Optimisme Tinggi Terhadap Laga PSCS Cilacap

Berhadapan dengan PSCS Cilacap tidak selalu mudah walaupun saya harus akui bahwa rekor pertemuan Persipasi ketika melawan PSCS bisa dikatakan sangat baik.

Hasil 2 kemenangan dan 1 kali imbang saya dapatkan ketika berhadapan dengan PSCS selama di Liga 3 musim ini.

Rekor Pertemuan Persipasi melawan PSCS


Kemudian, PSCS saat ini sedang dalam tren yang tidak bagus mengingat mereka hanya mendapatkan 1 kali kemenangan saja dari 4 pertandingan yang sudah dijalani di babak playoff promosi ini.

Posisi Klasemen Sementara 3

Sisanya mereka mengalami kekalahan dan saat ini PSCS sedang terdampar di posisi akhir klasemen sementara. Tentu performa ini cukup mengejutkan bagi tim sekelas PSCS Cilacap.

Hal ini tentunya membuat saya yakin Persipasi bisa mendapatkan 3 poin nanti terlebih kami akan menghadapi mereka di depan suporter kami sendiri.

Akan tetapi, saya sangat heran sekali ketika rasa optimisme yang begitu tinggi untuk memenangkan pertandingan ini mengingat banyaknya faktor keuntungan yang sudah didapatkan oleh Persipasi sebelum laga melawan PSCS menjadi buyar begitu saja.

Mengapa?

Persipasi vs PSCS


Karena saya harus menerima hasil imbang dalam pertandingan ini yang disaksikan oleh 20.000 penggemar kami di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Rasa kecewa tentunya mengalir di dalam diri saya sebagai manajer Persipasi karena hasil tersebut membuat kami harus bergantung pada tim lain jika ingin promosi ke Liga 2 musim depan.

Posisi Klasemen Akhir 4


Sejatinya, Persipasi masih menduduki zona promosi karena masih berada di peringkat kedua.

Namun selisih poin menjadi ganjalan mengingat Persikab yang berada di peringkat ketiga hanya terpaut satu poin saja dari Persipasi di peringkat kedua.

Melihat posisi klasemen sementara, tentu PSCS sudah tidak bisa mengejar kami lagi karena hanya memiliki 4 poin saja sehingga perebutan dalam tiket promosi ke Liga 2 saat ini hanya akan diperebutkan oleh tiga tim yakni Perserang, Persipasi, dan Persikab.

Jarak ketiga tim antara Perserang, Persipasi, dan Persikab ini tidaklah begitu jauh sehingga setiap tim masih mempunyai kesempatan untuk memperebutkan tiket promosi.

Merendahkan Ekspektasi Untuk Promosi Ke Liga 2

Dengan laga terakhir menghadapi Perserang maka saya sangat merendahkan ekspektasi mengenai promosi ke Liga 2 musim ini.

Mengapa?

Karena, rekor saya berhadapan dengan Perserang sangat buruk sekali.

Sebuah kemenangan belum bisa saya berikan untuk Persipasi ketika berhadapan dengan Perserang.

Dua kali kekalahan dan dua kali hasil imbang menjadi rekor pertemuan yang buruk bagi saya ketika berhadapan dengan Perserang.

Rekor Pertemuan Persipasi melawan Perserang


Mau tidak mau di pertandingan terakhir ini saya harus bisa mendapatkan 3 poin jika ingin langsung mendapatkan tiket promosi ke Liga 2 tanpa harus bergantung dengan tim lain.

Persipasi masih bisa berpeluang untuk promosi ke Liga 2 jika kalah ataupun imbang dengan catatanPersikab Bandung tidak boleh menang pada saat melawan PSCS Cilacap di matchday terakhir nanti.

Posisi Klasemen Akhir 5

Kebetulan jadwal pertandingan terakhir akan berjalan berbarengan dan ini semakin membuat saya berpikir untuk melakukan segala cara agar bisa menang melawan Perserang supaya saya tidak perlu bergantung dengan hasil laga Persikab vs PSCS jika ingin promosi ke Liga 2 musim depan.

Pertandingan pun berlangsung di Stadion Patriot yang dihadiri sekitar 20.000 penonton. Dengan keinginan saya untuk bisa menang kali ini dalam melawan Perserang maka saya menerapkan taktik pressing yang cukup tinggi supaya lawan kesulitan dalam memainkan bola.


Match Highlight Persipasi vs Perserang 1


Beberapa pelanggaran harus kami terima dan kartu kuning sering keluar dari kantong wasit untuk para pemain Persipasi.

Namun, secara permainan kami masih terlihat imbang dengan Perserang hingga petaka itu datang dengan sendirinya kepada kami.

Permainan seperti ini nampaknya menjadi bumerang bagi diri saya dan tim sendiri karena Perserang berhasil mendapatkan hadiah penalti dari wasit.

Perserang berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan berhasil mengeksekusi penalti melalui sepakan striker mereka yakni Anto Tampilang.

Melihat situasi ini, saya tetap terus memberikan semangat untuk mengangkat moral dari para pemain di pinggir lapangan. Mereka harus tetap tenang dan percaya diri bahwa kita bisa membalikkan keadaan.

Sayangnya ini bukan hari yang baik bagi Persipasi karena selang beberapa menit setelah kebobolan, pemain kunci kami Aji Wardana mendapatkan kartu merah dari wasit akibat menekel lawan secara keras dari belakang.

Match Highlight Persipasi vs Perserang 2
Match Highlight Persipasi vs Perserang 3

Persipasi terpaksa bermain dengan 10 orang dan hasilnya kami tidak bisa lagi memberikan perlawanan yang cukup baik untuk Perserang.

Skor 1-0 pun bertahan hingga babak kedua usai dan Perserang menang di hadapan 20.000 suporter Persipasi yang memadati Stadion Patriot Chandrabhaga.

Persipasi vs Perserang


Hasil kekalahan di pertandingan ini membuat saya semakin pesimis untuk bisa promosi ke Liga 2 musim depan.

Karena tidak mungkin juga Persikab Bandung tidak bisa mengalahkan PSCS Cilacap di laga terakhirnya yang saat ini sedang berlangsung bersamaan dengan pertandingan ini.

Tentu bukan tanpa alasan karena PSCS sedang dalam performa yang sangat buruk karena beberapa pertandingan terakhir mreka tidak bisa menang.Saya pun pasrah dengan keadaan saat ini.

Walau board dan suporter juga tidak menargetkan klub untuk bisa promosi musim ini namun saya masih merasa bahwa kesempatan Persipasi untuk bisa promosi ke Liga 2 musim ini jauh lebih besar.

Akan tetapi, saya tetap merendahkan ekspektasi sembari menunggu hasil akhir pertandingan antara Persikab vs PSCS.

Kalaupun kami tidak bisa promosi musim ini maka musim depan saya akan berjuang dengan lebih keras lagi bersama Persipasi untuk bisa kembali bersaing dalam memperebutkan tiket promosi ke Liga 2.

Dan…..

DI LUAR DUGAAN PSCS BERHASIL MENGHAJAR PERSIKAB 2-0!!!

DI LUAR DUGAAN PSCS BERHASIL MENGHAJAR PERSIKAB 2-0!!!


Hasil ini cukup mengejutkan bagi saya sekaligus membahagiakan karena dengan ini Persipasi berhasil promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi Bekasi Resmi Promosi Ke Liga 2 Musim Depan

Peringkat satu akan menjadi milik Perserang di Grup B ini sehingga mereka juga akan promosi ke Liga 2 dan berhak lanjut ke Semifinal untuk memperebutkan gelar juara Liga 3 musim ini.

Walaupun kami menduduki peringkat kedua dan tidak bisa ke semifinal untuk berjuang kembali dalam memperebutkan gelar juara Liga 3 namun hasil ini sudah lebih dari cukup bagi saya.

Posisi Klasemen Akhir Liga 3 Grup B Promotion Playoff


Berita ini langsung tersebar ke seluruh penggemar Persipasi dan mereka sangat senang dengan saya dan tidak percaya bahwa saya bisa berhasil membawa Persipasi promosi ke Liga 2 musim depan hanya dalam kurun waktu satu musim saja.

Pihak Board juga mengapresiasi atas pencapaian saya musim ini mengingat mereka tidak memberi target kepada saya di awal musim untuk bisa membawa Persipasi langsung promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi Promosi Ke Liga 2


Persipasi Promosi Ke Liga 2 Berita 2


Reaksi Penggemar Terhadap Promosinya Persipasi Ke Liga 2

Maka dengan semua hasil ini Persipasi Bekasi akan resmi berkompetisi di Liga 2 Indonesia musim depan.

Saya pun sangat mengapresiasi tinggi atas kinerja dari seluruh para pemain dan staff Persipasi musim ini yang sudah memberikan segalanya untuk membawa Persipasi promosi ke Liga 2 musim depan.

Board Menyodorkan Perpanjangan Kontrak Baru

Atas kinerja saya musim ini dengan membawa Persipasi ke Liga 2 musim depan maka pihak board melalui Pak Vicky Sutrisno (Chairperson) langsung menyodorkan tawaran berupa perpanjangan kontrak kepada saya.

Saya pun tidak berpikir dua kali untuk menerima tawaran ini dan saya pun resmi mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim untuk menukangi kembali Persipasi Bekasi di musim depan nanti.

Perpanjangan Kontrak Baru

Dengan ini proyek e-Bekasi milik saya bersama Persipasi dalam rangka membawa tim ini mentas di Liga 1 hingga kompetisi Asia nanti akan terus berjalan setidaknya hingga musim depan nanti.

PERJALANAN PERSIPASI U-18 DI PIALA SOERATIN 2025

Pada episode Bagian 3 sebelumnya, saya sudah menceritakan bahwa Persipasi akan mengikuti kompetisi resmi untuk kategori tim usia muda yaitu Piala Soeratin. Pada turnamen ini, tentunya Persipasi akan mengirim tim U-18.

Turnamen ini akan diadakan pada bulan Maret 2025 dengan Persip Pekalongan sebagai lawan pertama bagi Persipasi nanti.

Saya pastikan bahwa Piala Soeratin ini cukup penting bagi program pembinaan usia muda di Persipasi mengingat saya juga memiliki target yang sudah tertuang dalam proyek e-Bekasi sebelumnya.

Dalam proyek e-Bekasi ini, terdapat salah satu program misi bernama e3-Educate Patriot Muda.

Misi objektif dari program ini adalah mencetak pemain-pemain akademi Persipasi untuk bisa dipanggil bermain bersama Timnas Indonesia.

Maka itu saya perlu mengembangkan para pemain muda dari akademi Persipasi menjadi yang terbaik.

Piala Soeratin tentunya akan menjadi bagian dalam program saya terkait pembinaan pemain muda. Kompetisi ini bisa menjadi salah satu wadah untuk menit bermain bagi para pemain muda.

Mengingat kualitas dari Youth Facilities, Junior Coaching, dan Youth Recruitment belum ada peningkatan yang signifikan maka saya harus memanfaatkan sebaik mungkin pemain muda yang ada saat ini dengan cara memberi mereka menit bermain.

Beberapa pemain muda yang memiliki potensi tinggi saat ini di Persipasi sudah saya berikan mereka berupa menit bermain yang proporsional bersama skuad utama Persipasi di Liga 3.

Untuk pemain muda yang tidak saya ikut sertakan dalam skuad utama musim ini, mereka akan melakukan latihan uji tanding bersama Persipasi U-18 yang dilatih oleh coach Viktor Arus dalam rangka persiapan mengikuti Piala Soeratin 2025.

Coach Viktor Arus

Berikut beberapa ujicoba yang dilakukan oleh Persipasi U-18 bersama Coach Viktor Arus di musim ini:

Ujicoba Persipasi U-18 sebelum Piala Soeratin

Ujicoba Persipasi U-18 sebelum Piala Soeratin 2

Setelah menyelesaikan rangkaian ujicoba sebelum memulai Piala Soeratin, berikut beberapa pemain yang akan mengikuti turnamen Piala Soeratin 2025:

Goalkeeper

Rahmad Antoh | 16 Tahun

Robi Arifin | 17 Tahun

Defender

David Rizal | 16 Tahun

Roni Sasongko | 16 Tahun

Angga Iswahyudi | 17 Tahun

Rio Muchtar | 16 Tahun

Firman Pratama | 16 Tahun

Midfielder

Syarif Basuki | 16 Tahun

Sigit Maulana | 17 Tahun

Fajar Halim | 16 Tahun

Achmad Pasaribu | 17 Tahun

Guntur Ali | 17 Tahun

Ahmad Rais | 16 Tahun

Hasan Permana | 16 Tahun

Forward

Fajar Ridwan | 16 Tahun

Wahyu Fitriadi | 16 Tahun

Juni Permana | 17 Tahun

Skuad Persipasi U-18 di Piala Soeratin

Dan inilah hasil perjalanan Persipasi U-18 di Piala Soeratin 2025:

Persipasi U-18 berhasil mencapai semifinal di kejuaraan Piala Soeratin 2025.

Bagi saya ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa mengingat lawan kami di semifinal merupakan tim dari Liga 1 yaitu Semen Padang. Sebelumnya kami juga sempat menyingkirkan tim kuat seperti Persib Bandung.

Berikut beberapa statistik pemain Persipasi di Piala Soeratin 2025:

Rekapan 4 Persipasi di Piala Soeratin
Rekapan 5 Persipasi di Piala Soeratin

Rekapan 6 Persipasi di Piala Soeratin

Saya cukup senang dengan adanya pemain Persipasi U-18 yang mendapatkan award sebagai topskor Piala Soeratin 2025 yaitu Ahmad Rais dan Hasan Permana yang masing-masing bisa mencetak 4 gol.

Sebelumnya kedua pemain ini sudah terlihat potensinya sehingga saya tidak segan-segan untuk membawa mereka ke dalam skuad utama dan mereka juga beberapa kali saya beri kesempatan untuk bermain di Liga 3.

Dengan adanya hasil ini, saya berharap beberapa pemain kami yang ada di Persipasi U-18 bisa dilirik oleh Timnas Indonesia nantinya.

END OF SEASON

Musim 2024/2025 saya bersama Persipasi saat ini sudah berakhir dan para pemain juga akan berlibur dari sekarang dan mereka akan kembali melakukan latihan kembali bersama tim pada tanggal 16 Juni 2025 nanti untuk memulai musim yang baru.

Sekadar tambahan, berikut saya berikan beberapa cuplikan gambar mengenai seluruh statistik di Liga 3 Indonesia 2024/2025:

Juara Ketiga di Liga 3 2024/2025

REKAPAN 1 END OF SEASON

Juara Liga 3 2024/2025

REKAPAN 2 END OF SEASON

Statistik Liga 3 Musim 2024/2025

REKAPAN 3 END OF SEASON
REKAPAN 4 END OF SEASON

Player Award Liga 3 2024/2025

REKAPAN 5 END OF SEASON
REKAPAN 6 END OF SEASON
REKAPAN 7 END OF SEASON
REKAPAN 8 END OF SEASON

Season Review of Persipasi Bekasi (SEASON 1)

Penutup

Selesai sudah cerita dari Bagian 5 sebagai episode terakhir untuk Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1.

Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya bagi teman-teman yang sudah membaca konten Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 ini dari awal hingga selesai.

Nantikan lagi perjalanan saya selanjutnya bersama Persipasi Bekasi di season berikutnya yang pastinya akan saya tayangkan di blog ini secepatnya.

Kalau temen-temen merasa menikmati tulisan saya ini dan penasaran dengan kelanjutannya nanti teman-teman bisa follow akun Instagram,X, danFacebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update konten Football Manager Story ini di blog BolaGawai.com

Jika ada hal yang ingin dikomentari mengenai konten ini teman-teman bisa menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.

Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 27, 2025 | servervultr

Dataflows Gen2 vs Data Factory Pipelines in Microsoft Fabric: What’s the Difference?


Dataflows Gen2 vs Data Factory in Microsoft Fabric: What’s the Difference? I have been asked this question several times in recent training sessions on Microsoft Fabric, so I jotted some notes down here.

Microsoft Fabric brings together the best of Microsoft’s data engineering, data integration, analytics, and AI capabilities into a single unified platform. For many teams adopting Fabric, one of the first questions that arises is:

“What’s the difference between Dataflows Gen2 and Data Factory Pipelines?”

Both can move, transform, and prepare data. Both live inside the Fabric experience. And both can be scheduled, monitored, and orchestrated. However, they serve different purposes, offer different strengths, and work best in different parts of the modern data lifecycle.

This post explains the key differences and provides practical examples to help you choose the right tool for your scenario.

What Are Dataflows Gen2?

Dataflows Gen2 are Fabric’s low-code data preparation and transformation solution. They are built on Power Query, the same engine used in Power BI and Excel, giving analysts and citizen developers a familiar, friendly interface.

Key Characteristics

  • Low-code / no-code: Drag-and-drop transformation steps rather than writing SQL or Python.
  • Power Query based: Ideal for data wrangling, cleansing, merging, shaping, and enrichment.
  • Works well for mid-volume data: Excellent for business data preparation and M-code transformations.
  • Outputs straight into Fabric: Can load data into Lakehouses, Warehouses, and KQL databases.
  • Accessible to analysts: You don’t need a data engineering background to use it effectively.

When to Use Dataflows Gen2

Dataflows Gen2 shine in scenarios such as:

  • Self-service data preparation for analysts building semantic models.
  • Ingesting business application data (Excel files, SharePoint lists, Dataverse, SQL).
  • Quick transformations such as splitting columns, merging tables, cleaning text, or deduplication.
  • Prototyping datasets before handing them over to engineering teams.

If you know Power Query, you’ll feel at home immediately.

What Is Data Factory (in Fabric)?

Fabric’s version of Data Factory combines two things:

  1. Pipelines – orchestration and data movement.
  2. Dataflows (Power Query) and Notebooks (Spark) – heavy-duty transformation for engineers.

It is Microsoft’s full data integration and ETL/ELT platform, now tightly integrated into Fabric.

Key Characteristics

  • Enterprise-grade orchestration with pipelines, triggers, and dependency management.
  • Powerful connectors for large-scale ingestion, especially from cloud and on-premises systems.
  • Supports Spark notebooks and data engineering workloads.
  • Handles high-volume, complex pipelines.
  • CI/CD friendly and suited for production data engineering.

When to Use Data Factory

Data Factory is designed for more complex engineering tasks, such as:

  • High-volume ingestion from operational systems, APIs, or files landing in cloud storage.
  • ETL/ELT using Spark notebooks, SQL scripts, and pipeline activities.
  • Orchestrating multi-step workflows, including branching, loops, and conditional logic.
  • Copying terabyte-scale datasets from Azure SQL Database, Synapse, ADLS, AWS S3, Oracle, and more.
  • Building production-ready pipelines with monitoring, retries, and error handling.

If you are familiar with Azure Data Factory, this will feel like its next evolution within Fabric.

Dataflows Gen2 vs Data Factory: How to Choose?

Here is a simple way to think about it:

Choose Dataflows Gen2 when:

  • You want low-code data shaping.
  • Business analysts are preparing their own datasets.
  • You need simple ingestion or transformation.
  • The data volumes are small to medium.
  • The source systems are Excel, SharePoint, Dataverse, or SQL.

Choose Data Factory when:

  • You are building enterprise pipelines.
  • You need orchestration, scheduling, and dependencies.
  • You are working with large or complex datasets.
  • You require Spark, notebooks, Data Engineering, or SQL pipeline logic.
  • Data movement needs to be integrated into CI/CD or operated at production scale.

A Combined Approach

In many organisations the best approach is both, working together:

  • Data Factory pipelines handle ingestion from source systems into the Bronze layer.
  • Dataflows Gen2 then apply transformations to shape and enrich the data for the Silver layer or the semantic model.

This layered approach provides scalability, governance, and flexibility while still enabling self-service analytics.

Need help applying this in practice?

If your organisation is using Power BI or Microsoft Fabric and needs clarity around architecture, governance, or next steps,
The Data Platform Accelerator is designed to help.

It’s a focused engagement that assesses your current setup and delivers a practical roadmap you can execute.

👉
Learn more about The Data Platform Accelerator

Summary

While Dataflows Gen2 and Data Factory sit side-by-side in Microsoft Fabric, they target very different users and workloads:

  • Dataflows Gen2 → Best for analysts, low-code transformations, quick data preparation.
  • Data Factory → Best for engineers, enterprise data pipelines, complex ingestion, and orchestration.

Understanding these differences ensures your team uses the right tool for the right job, helping you build efficient, scalable, and well-governed data solutions in Microsoft Fabric.

If you’re teaching or adopting Fabric, this distinction is one of the most important concepts to get right early.


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 26, 2025 | servervultr

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25


Football Club Management 2025 atau FCM 25 merupakan sebuah game simulasi manajemen sepakbolayang di mana kamu bisa berperan sebagai Director of Football, Chairman, ataupun Head Coach.Game ini bisa diunduh secara gratis di Play Store dan App Store.

Bagi kalian yang sudah mengunduh gamenya dan baru pertama kali bermain Football Club Management 2025 ini sehingga belum terlalu paham tentang cara bermainnya maka dalam artikel inisaya akan membagikan beberapa panduan lengkap berupa tips dan trik dalam bermain Football Club Management 2025 (FCM 25) untuk pemula.

Mengingat sampai saat ini sepertinya belum ada artikel berbahasa Indonesia yang membahas lengkap tentang game Football Club Management 2025 maka di blog ini saya akan memberikan penjelasan lengkap mengenai tips dan trik dalam bermain FCM 25 dengan bahasa Indonesia tentunya.

Oke langsung saja, berikut pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Football Club Management 2025?

Football Club Management 2025 atau bisa kita sebut dengan FCM 25 merupakan sebuah game simulasi manajemen sepakbola besutan dari developer game yang bernama Go Play Games.

Kamu bisa mengelola sebuah klub dengan beberapa peran yang bisa kamu mainkan seperti Chairman, Director of Football, ataupun Head Coach (Manager).

Game ini bisa kamu mainkan di semua platform mobile dan tentunya bisa kamu unduh secara gratis di Play Store maupun App Store.

Meskipun kamu bisa mengunduhnya secara gratis namun akan ada beberapa micro transactions yang terdapat di dalam game ini nantinya.

Kamu memerlukan data sebesar 146 MB untuk bisa mengunduh game yang satu ini. Jika sudah terunduh maka total size dari game ini sekitar 300 MB. Jadi game ini masih cukup ramah bagi penyimpanan smartphone milikmu.

Memulai Permainan Awal di Football Club Management 2025

Pada menu tampilan awal, FCM 25 ini menyediakan 2 slot save data. Hal ini memungkinkan kamu hanya bisa menyimpan sebanyak 2 save data selama memainkan game ini.

Kamu tinggal memilih save data mana saja yang ingin kamu simpan progres permainanmu dari kedua pilihan tersebut.

Progres permainan dari save data milikmu bisa tersimpan secara otomatis ataupun manual nantinya.

Game Data

Setelah kamu memilih new game, maka selanjutnya kamu akan diberikan pilihan berupa data mengenai update transfer pemain dari seluruh tim di liga.

Ada 2 data yang bisa dipilih yaitu Data Transfer 30 Juni 2024 atau Data Transfer 30 September 2024 (Terbaru).

Data Pack

Setelah itu, kamu akan lanjut ke menu pemilihan data pack. Data pack ini akan muncul jika kamu sedang menyalakan data internet di smartphone.

Di sini, kamu akan diberi 3 pilihan data pack yaitu Default Names, Real Names Fix, dan August Update Names Fix.

Data pack ini berfungsi untuk membuat semua nama klub dan kompetisi liga di FCM 25 menjadi real names.

Kalau kamu ingin memiliki data pack terbaru ketika bermain game ini maka kamu bisa memilih pilihan Aug Update Names Fix.

Mengatur Profil Pemain

Setelah memilih data pack maka selanjutnya kamu bisa mengatur profilmu seperti nama, kewarganegaraan, negara mana yang ingin dimainkan, hingga bahasa. Kamu juga bisa mengatur penampilan karaktermu dengan bebas.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Mengatur Profil Pemain

Selanjutnya, kamu akan diberikan 3 pilihan peran bermain. Ada peran Director/Chairman, First Team Manager, dan Create A Club.

  • Pilihan Director/Chairman ini akan memungkinkan kamu berperan sebagai direktur sepakbola atau sebagai pemilik klub.
  • Pilihan First Team Manager akan memungkinkan kamu berperan sebagai manajer sepakbola atau pelatih kepala di klub.
  • Create A Club merupakan mode di mana kamu bisa membuat klub kamu sendiri dan nantinya kamu akan berperan sebagai Director Football atau bisa juga sebagai Chairman.

Kedua pilihan selain dari Create a Club akan membuat kamu bisa memilih klub yang ingin kamu tangani sesuai dengan pilihan negara yang sudah kamu pilih di pengaturan profil pemain sebelumnya.

Misalnya, di sini saya memilih negara Inggris. Dengan ini maka saya bisa memilih klub-klub yang ada di Liga Inggris.Semua klub dari berbagai divisi di Liga Inggris bisa kamu pilih tentunya.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Memilih Liga dan Klub

Namun perlu diingatkan bahwa kamu tidak bisa mendapatkan full contract jika kamu memilih klub yang memiliki reputasi tinggi. Hal ini disebabkan kamu masih memiliki rating reputasi yang rendah.

Kamu masih tetap bisa memilih klub tersebut namun dengan tawaran kontrak setahun saja dengan satu bonus di contract offer yaitu Hit Target.

Kalau kamu ingin bonus kontrak yang banyak serta tawaran kontrak lebih dari setahun maka kamu bisa memilih klub dengan reputasi yang rendah. Biasanya klub-klub seperti ini masih bermain di divisi bawah dari negara yang kamu mainkan.

Purchase Club Untuk Menjadi Chairman

Kalau kamu ingin berperan sebagai Chairman maka kamu bisa membeli klub tersebut dengan memilih “Purchase Club.”

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Cara Menjadi Chairman

Tentunya kamu perlu memiliki sejumlah koin untuk membeli klub tersebut jika ingin menjadi Chairman.

Di awal permainan kamu akan diberikan sebanyak 40.000 koin.Jika harga klub senilai dari 40.000 koin atau kurang maka kamu bisa membeli klub tersebut.

Namun jika harganya lebih dari 40.000 koin maka kamu harus menambah koinmu terlebih dahulu untuk membeli klub tersebut.

Di sinilah letak micro transactions dari game FCM 25 ini yang di mana kamu perlu merogoh kocek dompetmu untuk membeli sejumlah koin di dalam game ini.

Tips Bermain Sebagai Director of Football di Football Club Management 2025

Setelah memilih klub yang sudah dipilih maka kamu akan memainkan peran utamamu sebagai Director Of Football.

Mengapa peran utama?

Karena esensi utama dalam game ini sebenarnya adalah kamu berperan sebagai Direktur Klub Bola.

Maka itu, artikel ini akan menyediakan panduan lengkap bermain FCM 25 untuk pemula sebagai Director of Football.

Jika ada waktu luang nanti maka saya akan menulis artikel panduan sebagai Chairman dan 1st Team Manager di FCM 25 ini secara terpisah.

Jadi, untuk saat ini saya akan memberikan tips bermain FCM 25 sebagai Director of Football dulu.

Berikut tips dan triknya di bawah ini:

Pekerjakan Staf Terbaik Untuk Klub

Pastikan kamu memiliki staf klub yang bagus karena merekalah yang nantinya akan menangani sebagian besar manajemen di dalam tim selama musim berjalan.

Di sini kamu bisa mempekerjakan beberapa staf seperti 1st Team Manager, Assistant Manager, Head Coach, U21 Manager, Academy Manager, GK Coach, Commercial Manager, Sport Scientist, Physioterapist, Head Scout, Overseas Scout, dan Youth Scout.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Manajemen Staff

Untuk lebih jelasnya, saya akan membagi semua staf ini sesuai dengan tugasnya masing-masing. Kamu bisa melihatnya di bawah ini:

Coaching Staff

Coaching Staff ini terdiri dari beberapa staf kepelatihan yang tugasnya adalah melatih para pemainmu dan mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi liga.

Coaching Staff ini terdiri antara lain:

  • 1st Team Manager
  • Assistant Manager
  • Head Coach
  • GK Coach
  • U21 Manager
  • Academy Manager

Penting sekali untuk memiliki coaching staff dengan rating yang bagus di dalam timmu karena dengan memiliki staf kepelatihan yang baik maka perkembangan pemainmu akan bisa meningkat dengan baik pula.

Di FCM 25 ini terdapat 4 Playing Style yang bisa kamu pilih yakni Passing, Direct, Counter Attack, dan Long Ball.

Kamu tentunya harus menyesuaikan Playing Style dari masing-masing staf tersebut supaya mereka dapat melatih para pemainmu dengan efektif dan baik.

Misalnya 1st Team Manager memiliki preferensi gaya bermain Counter Attack, maka sebisa mungkin kamu juga merekrut semua Coaching Staff yang memiliki gaya bermain Counter Attack.

Pastikan juga playing style dari manager dan staf milikmu sesuai dengan filosofi permainan yang diusung oleh klubmu.

Biasanya kamu akan ditawarkan oleh board mengenai perubahan filosofi tradisional yang sudah diusung klub sebelumnya.

Kamu akan diberikan pilihan oleh board apakah akan terus melanjut filosofi permainan yang sudah diusung sejak lama oleh klub atau kamu mau memakai filosofi baru.Sesuaikan saja preferensimu mana gaya bermain yang ingin kamu mainkan.

Setelah kamu menentukan filosofi bermain yang ingin kamu usung, maka barulah kamu bisa merekrut 1st Team Manager beserta stafnya sesuai dengan filosofi gaya bermain yang sudah kamu pilih sebelumnya dengan menyesuaikan playing style mereka.

Recruitment Staff

Recruitment Staff ini bertugas untuk memantau pemain-pemain dari seluruh liga di dunia. Mereka akan secara rutin memberikan laporan berupa kemampuan serta potensi dari para pemain yang sudah dipantau.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Recruitment Staff

Kamu bisa mengatur dan menyesuaikan seperti apa kriteria pemain yang kamu inginkan mulai dari posisi, usia, harga pasar, dan lain-lain.

Nantinya para scout akan mencari pemain tersebut dan akan memberikan laporannya secara berkala.Pemain yang sudah dipantau akan dimasukkan ke dalam Shortlist.

Scout juga akan memberikan beberapa laporan pengamatannya terhadap kekuatan dan gaya bermain dari tim lawan sebelum tim kamu bertanding.

Recruitment Staff ini terdiri antara lain:

  • Head Scout
  • Overseas Scout
  • Youthscout

Medical Staff

Medical Staff akan bertugas menangani para pemainmu yang sedang cedera. Mereka juga akan memberikan laporan perkembangan terkait pemain yang sedang tidak fit ataupun cedera.

Penting untuk memiliki Medical Staff yang bagus karena pemainmu yang cedera akan bisa ditangani lebih cepat dan juga mereka akan sebisa mungkin untuk memberikan program recovery terbaik supaya para pemain terhindar dari cedera yang berkepanjangan.

Medical Staff ini terdiri antara lain:

  • Sport Scientist
  • Physioterapist

Commercial Staff

Commercial Staff hanya terdiri dari satu orang saja yaitu Commercial Manager. Staf ini akan mengurus urusan terkait sponsorship.

Commercial Manager ini akan berusaha untuk mencari sponsorship bagi tim kamu. Semakin tinggi rating Commercial Manager yang kamu miliki di dalam tim maka akan semakin bagus tawaran yang datang dari pihak Sponsorship.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Commercial Staff

Maka itu, pastikan semua staf-stafmu itu memiliki rating dan kualitas yang bagus di dalam tim sehingga ini akan memudahkanmu dalam memenuhi target yang sudah diberikan oleh board untuk satu musim nanti.

Mengelola Finansial Klub Secara Efisien

Sebagai Director Football, kamu harus tetap menjaga keuangan klubmu dengan baik.

Jangan sampai finansialmu mengalami kerugian secara terus-menerus sehingga kamu tidak akan memiliki dana yang cukup untuk memulai musim nanti.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Finansial Klub

Kelola Annuak Budget Dengan Tepat

Ketika musim akan dimulai, biasanya board akan memberikan budget tahunan yang bisa dipakai untuk membayar biaya transfer dan gaji pemain. Budget ini disebut sebagai Annual Budget.

Nantinya Total Annual Budget ini akan dikurangi oleh Annual Wages dan Annual Cost sehingga hasilnya akan diperoleh apakah defisit atau surplus.

Usahakan untuk bisa mendapatkan hasil surplus supaya kamu masih bisa mendapatkan sisa dari annual budget tersebut. Jika kamu masih memiliki sisa budget, maka tentunya budget ini bisa diarahkan untuk memperbarui/upgrade fasilitas-fasilitas yang ada di klubmu.

Maka itu, pastikan kamu bisa mengelola gaji pemain dan staf dengan baik karena kurang lebih 50 persen yang membebani keuanganmu itu biasanya adalah gaji.

Jangan sampai ada pemain maupun staf yang memiliki gaji tinggi di atas rekomendasi dari budget keuangan yang sudah ditetapkan oleh Board.

Kamu juga harus memperhatikan pengeluaran dari budget yang akan kamu pakai seperti biaya transfer pemain dan lain-lain.

Jual pemain tua yang tidak terpakai atau yang memiliki gaji tinggi di klub

Kalau di klubmu terdapat pemain berusia 29 tahun ke atas maka kamu perlu mempertimbangkan pemain tersebut untuk dijual.

Biasanya pemain-pemain seperti inisudah tidak bisa mencapai potensi yang lebih tinggi lagi dan beberapa manajer juga biasanya tidak akan memberikan menit bermain yang cukup banyak terlebih jika si pemain yang sudah tua ini memiliki atribut rating yang rendah.

Kamu bisa melepas beberapa pemain yang sudah tua yang sekiranya sudah tidak terpakai di dalam tim. Hal ini bisa mengurangi beban gaji tim juga mengingat biasanya pemain senior rata-rata memiliki gaji yang cukup tinggi.

Pastikan kamu juga memperhatikan kualitas tim terlebih dahulu sebelum kamu menjual pemain-pemain tua tersebut.

Kalau kamu berpikir masih membutuhkan pemain senior tersebut di tim maka kamu bisa mempertahankannya selama satu musim lagi sebelum kamu menemukan pengganti yang sepadan untuk pemain tersebut.

Jika kamu merasa bisa menjalankan musim tanpa pemain tersebut maka kamu bisa menjualnya dan cari penggantinya dengan tepat.

Investasi Dengan Pemain Muda

Cobalah untuk berinvestasi dengan para pemain muda di dalam tim.

Kamu bisa memberikan kesempatan kepada para pemain muda akademi yang sekiranya memiliki potensial sangat bagus untuk bermain di tim utama.

Kamu juga perlu mempertimbangkan untuk mendatangkan pemain dengan usia yang masih muda di bursa transfer.

Kalau pemain muda ini memiliki performa yang konsisten dan baik maka harga pasar dari si pemain tentunya akan meningkat secara drastis sehingga ini akan membuat beberapa klub tertarik untuk menawar pemain muda tersebut.

Hal ini bisa dijadikan sebagai investasi mengingat ada tawaran dari klub lain yang ingin membeli pemain muda di tim kamu.

Kalau klub tersebut menawarkan harga di atas market value dari si pemain maka sudah saatnya kamu perlu mempertimbangkan untuk menjualnya.

Selalu Untuk Bernegosiasi Terhadap Tawaran Sponsorship

Pihak sponsor biasanya akan datang di awal musim ketika klubmu memiliki slot kosong di bagian sponsorship (shirt sponsor, main sponsor, primary sponsor, secondary sponsor, regional sponsor dan stadium advertising).

Kamu juga bisa menambahkan pemasukan bagi klubmu dengan membuka 3 slot yang ada di bagian Premium Advertising dengan koinmu.

Nah, ketika kamu bernegosiasi dengan pihak sponsor yang datang maka cobalah untuk selalu tidak menerima tawaran awal dari pihak sponsorship. Hal ini akan membuat mereka menaikkan tawaran yang lebih tinggi lagi nantinya.

Kamu bisa menolak beberapa tawaran mereka jika sekiranya nilai sponsor yang ditawarkan kurang dari standar valuasimu.

Jika nilai sponsor sudah baik sesuai dengan valuasi yang kamu inginkan maka kamu bisa menerima proposal dari mereka tentunya.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Sponsorship

Bawa Klubmu Meraih Prestasi

Kamu bisa mendapatkan beberapa bonus tambahan uang dengan cara membawa klub meraih beberapa gelar di liga maupun piala domestik.

Peringkat akhir klasemen juga akan memberikan beberapa hadiah yang cukup besar terlebih jika klubmu bisa mencapai babak playoff promosi.

Semisal klubmu bisa mencapai babak playoff promosi maka kamu bisa mendapatkan tambahan uang dari hak siar tv yang biasanya cukup besar.

Maka itu, pastikan kamu mempunyai target tertinggi untuk bisa membawa klubmu meraih kesuksesan dengan cara mendapatkan prestasi di Liga.

Manajemen Skuad

Untuk mengelola skuad yang efektif, kamu memerlukan komposisi pemain yang tepat di dalam klubmu.

Di sini kamu akan diberikan batas maksimal dalam hal jumlah pemain yang ada di klub selama satu musim.Kamu akan diberikan sebanyak 30 slot pemain yang bisa kamu punya di dalam tim.

Sebaiknya kamu tidak perlu untuk memenuhi slot tersebut hingga penuh karena ini akan menyebabkan jumlah pemain di dalam skuad terlalu gemuk.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Manajemen Skuad

Dengan memiliki banyak pemain di dalam tim maka ini juga bisa membebani finansial keuanganmu terutama dari sisi gaji.

Kamu hanya akan meningkatkan pengeluaran keuanganmu dengan terus membayar gaji si pemain selama satu musim sedangkan pemain tersebut bisa saja tidak dimainkan sama sekali oleh manajer.

Ini tentunya hanya akan merugikan finansial klubmu mengingat kamu hanya akan terus mengeluarkan budget gaji untuk membayar gaji si pemain sedangkan si pemain tersebut sama sekali tidak bermain. Inilah yang disebut dengan makan gaji buta.

Maka itu, kamu harus memiliki skuad dengan komposisi yang tepat. Tips dari saya jumlah 22 hingga 25 pemain merupakan komposisi yang cukup ramping bagi sebuah tim dalam menjalani satu musim penuh.

Kamu cukup untuk menyediakan 1 pemain back up dalam setiap posisi. Misalnya kamu punya striker utama yang akan kamu andalkan setiap musimnya maka cari pemain back up di posisi striker tersebut yang sekiranya memiliki kemampuan setara dengan si striker utama.

Perlu diketahui bahwa pemain akademi yang belum kamu promosikan ke tim utama tidak akan dihitung ke dalam slot pemain sehingga mereka bisa kapan saja untuk duduk di bangku cadangan ketika liga dimulai.

Transfer Pemain Yang Efektif

Transfer pemain merupakan kunci bagi keberhasilan klubmu dalam meraih prestasi. Kamu perlu memanfaatkan bursa transfer untuk membeli pemain-pemain yang memang dibutuhkan.

Tips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 - Beginners Guide - Transfer

Beli Pemain Sesuai Dengan Kebutuhan Manajer

Biasanya 1st Team Manager akan memberikan sejumlah daftar nama pemain kepadamu yang akan dijadikan sebagai target transfer pada awal musim.

Di sini kamu tentunya bisa menuruti keinginan sang manajer dengan membeli pemain sesuai daftar nama yang sudah diberikan olehnya.

Namun, pastikan kamu juga perlu mempertimbangkan harga serta gaji dari sang pemain tersebut mengingat target incaran dari 1st Team Manager itu biasanya cukup mahal dari segi harga transfer karena mereka masih dikontrak oleh klubnya.

Tapi ada juga beberapa nama yang biasanya berstatus sebagai free agent sehingga kamu bisa mencoba untuk mengincar para pemain free agent terlebih dahulu dalam melakukan transfer pemain.

Jika kamu tidak setuju dengan sejumlah daftar nama yang dijadikan target transfer oleh manajer maka kamu bisa mencari sendiri pemain-pemain lainnya di bursa transfer.

Jika kamu mencari sendiri pemain yang ingin kamu datangkan maka pastikan kamu juga menyesuaikan posisi pemain yang dibutuhkan oleh manajer saat ini di klub.

Jika sang manajer membutuhkan bek tengah dan ia sudah memberikan daftar target transfernya kepadamu namun kamu tidak setuju dengan nama yang diberikan maka kamu bisa mencari nama lain lagi dengan syarat bahwa posisinya itu juga merupakan pemain bek tengah.

Selalu Perhatikan Pemain Free Agent di Bursa Transfer

Kamu tidak harus selalu membeli pemain dengan harga yang mahal dan menghamburkan uang yang banyak ketika bursa transfer dibuka.

Carilah pemain-pemain free agent yang sesuai dengan kriteria permainan dari 1st Team Manager di klubmu.

Dengan membeli pemain Free Agent maka kamu bisa menghemat pengeluaran klub sebab tidak ada uang transfer yang harus kamu keluarkan. Kamu hanya akan bernegosiasi perihal kontrak pemain seperti signing fee dan wage.

Pada saat negosiasi perihal gaji pemain, biasanya board akan memberikan batasan-batasan untuk menggaji pemain. Di sini usahakan untuk tidak memberikan gaji melebihi batasan yang sudah diberikan oleh board.

Manfaatkan Loan Transfer

Di FCM 25, kamu bisa meminjam pemain-pemain dari klub lain ketika bursa transfer dibuka.

Pertimbangkan untuk selalu memanfaatkan transfer peminjaman pemain (loan transfer). Di sini, kamu akan diberikan kuota sebanyak 5 orang untuk transfer peminjaman pemain selama satu musim.

Dengan memanfaatkan loan transfer, kamu bisa menghemat budget keuanganmu karena kamu hanya akan membayar gaji si pemain saja tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.

Biasanya akan ada dua pilihan transfer peminjaman yakni selama satu musim penuh atau setengah musim dengan proporsi pembayaran gaji yang berbeda-beda.

Sesuaikan saja dengan budget keuanganmu dan pilih proposal mana yang menurutmu paling bagus.

Jadi, usahakan untuk mencari pemain dengan overall rating yang bagus dan tentunya mereka mau untuk dipinjamkan selama semusim.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenaiTips Lengkap Bermain Football Club Management 2025/FCM 25 – Beginners Guide

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memudahkan kamu dalam bermain game Football Club Management 2025 atau FCM 25.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 25, 2025 | servervultr

Power BI & Microsoft Fabric Consulting and Training | 2025 Review


Power BI & Microsoft Fabric Consulting and Training | 2025 Review

As the final working day of 2025 draws to a close here at GRE Towers, it feels like the right time to reflect on what has been another highly successful year for data consulting, Power BI delivery, Microsoft Fabric projects, and technical training.

Throughout 2025, we’ve worked with organisations across the public sector, private sector, fintech, insurance, retail, and not-for-profit space, helping them make better decisions using data.

Data consulting highlights from 2025

Over the past year, our data consulting and advisory services have included:

  • Embedding Power BI dashboards directly into a fuel delivery company’s application
  • Providing a Virtual DBA service to a large software licensing company, managing and optimising their SQL Server estate
  • Delivering ongoing Virtual DBA services for a fast-moving retail organisation
  • Designing and architecting a Microsoft Fabric deployment for a local authority
  • Providing fractional CEO and CTO services to a healthcare startup (more on this in 2026)
  • Delivering fractional CIO / CTO support to NICS Wellbeing
  • Supporting a large insurer with data strategy, business alignment, and BI modernisation, including a roadmap to migrate legacy BI infrastructure to Microsoft Fabric
  • Optimising Power BI and Microsoft Fabric capacity for an insurer, delivering significant cost savings on their F512 capacity
  • Implementing a data engineering solution for risk reporting with a fintech operating in the insurance broker space

These projects reflect a growing demand for modern analytics platforms, cost-effective Fabric capacity planning, and strategic data leadership.

Power BI, Microsoft Fabric, and SQL training delivered in 2025

Training remains a core part of what we do, and in 2025 we delivered a wide range of bespoke and commercial training programmes, including:

  • Bespoke Power BI training for a leading food manufacturer
  • Bespoke Power BI and Paginated Reports training for two leading UK police forces
  • Bespoke Microsoft Fabric training for a large local authority
  • SQL training for a large local authority
  • Authoring a commercial PostgreSQL DBA training course for a major training provider
  • Delivering multiple Microsoft-certified courses for large Microsoft training partners

Our training focuses on real-world use cases, ensuring teams can apply what they learn immediately.

Data consulting and training plans for 2026

Looking ahead, 2026 is already shaping up to be another strong year.

Consulting in 2026

  • Continuing data engineering and risk reporting work with a fintech in the insurance broker space
  • Ongoing Virtual DBA services for a large software licensing company
  • Continued SQL Server and platform support for fast-moving retail
  • Supporting a not-for-profit organisation with Power BI development, focusing on KPI reporting and insight delivery

Training in 2026

You can view our public training schedule on the website, with new dates added regularly.

Looking for Power BI, Microsoft Fabric, or data consulting support in 2026?

If you’re planning to improve your data analytics, reporting, or platform strategy in 2026, now is the ideal time to start the conversation.

Whether you need:

  • Power BI development or optimisation
  • Microsoft Fabric architecture and cost optimisation
  • SQL Server or PostgreSQL DBA support
  • Fractional CIO / CTO or data leadership
  • Tailored training for your team

We can help.


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 24, 2025 | servervultr

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026


Tahukah kamu bahwa di eFootball sekarang sudah ada Timnas Indonesia!

Sekarang kamu sudah bisa menggunakan Timnas Indonesia sebagai base team untuk dream team di eFootball milikmu atau memainkan timnya sendiri dalam pertandingan eksebisi maupun eventdengan tajuk national team.

Timnas Indonesia di eFootball 2026 saat ini sudah menjadi tim yang berlisensi resmi. Terlebih sekarang Konami sudah menjalin kerja sama dengan PSSI sebagai kemitraan lisensi.

Hal ini tentunya akan membuat Timnas Indonesia mendapatkan jersey, perlengkapan hingga real face pemain yang autentik di gim eFootball.

Selain Timnas Indonesia, di eFootball juga ada salah satu klub Liga 1 Indonesia (sekarang Indonesia Super League) yang berlisensi yaitu Persib Bandung.

Mengingat Konami memiliki lisensi Liga Champions Asia dan Persib merupakan perwakilan klub Indonesia di AFC Champions League Two musim 2025/2026 maka eFootball 2026 sekarang sudah bisa menampilkan klub Persib Bandung.

Jadi, Persib juga sudah mendapatkan jerseyyang autentik di eFootball serta ada beberapa pemain Indonesia lainnya di Persib Bandung yang memiliki real face.

Nah, dalam artikel ini saya ingin memberikan beberapa informasi terkait para pemain Indonesia yang memiliki real face di eFootball baik itu dari Persib Bandung, Timnas Indonesia, maupun pemain-pemain Indonesia yang berkarir Abroad di luar negeri.

Mengingat ada juga pemain-pemain Indonesia yang mempunyai real face tapi tidak memiliki klub akan saya tetap masukkan ke dalam daftar real face di artikel ini.

Saya akan memberikan daftar pemain yang mempunyai real face ini berdasarkan kategori kartu jenis standar sehingga kamu bisa berkesempatan untuk membeli pemain Indonesia hanya dengan memakai GP saja di eFootball 2026.

Berikut di bawah ini beberapa pemain Indonesia yang mendapatkan real face di eFootball 2026:

Real FaceseFootball: Pemain Indonesia Abroad

Emil Audero

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Emil Audero

Emil berposisi sebagai penjaga gawang (Goalkeeper). Role-nya di eFootball adalah Attacking Goalkeeper. Pemain ini bisa kamu beli seharga 14.000 GP dengan jenis kartu standar dari club team Cremona GR.

Emil Audero memiliki rating di eFootball dengan jenis kartu standar yaitu 73.

Atribut yang cukup menjadi highlightdari kartu standar Emil ini adalah GK Catching, GK Reflexes, dan GK Awareness mengingat ketiga atribut ini memiliki abilityyang cukup tinggi.Adapun Player Skill dari Emil Audero antara lain GK Low Punt dan GK Long Throw.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Emil Audero sehingga rating ability dari Emil Audero bisa meningkat dan bertambah lagi.

Jay Idzes

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Jay Idzes

Jay berposisi sebagai bek tengah (Center Back). Role-nya di eFootball adalah Build Up. Jay Idzes bisa kamu beli seharga 13.000 GP dengan jenis kartu standar national team Indonesia atau jenis kartu standar dari club team Sassuolo NV dengan harga 14.000 GP.

Rating dari kartu standar club team adalah 73 sedangkan rating dari kartu standar national team adalah 72.

Atribut yang cukup menjadi highlightdari kartu standar Jay Idzes ini adalah Physical Contact, Stamina, dan Aggression mengingat ketiga atribut ini memiliki abilityyang cukup tinggi.

Player Skills yang dimiliki oleh Jay Idzes antara lain Heading, One-touch Pass, Interception, Acrobatic Clearance, dan Fighting Spirit

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Jay Idzes sehingga rating ability dari Jay Idzes bisa meningkat dan bertambah lagi.

Mees Hilgers

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Mees Hilgers

Mees Hilgers bisa kamu dapatkan seharga 13.000 GP dari kartu standarnya bersama FC Twente. Mees yang bermain sebagai bek tengah (Center Back) memiliki role Build Up.

Mees Hilgers memiliki rating 72 dengan beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiTackling dan Physical Contact karena kedua atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Mees Hilgers antara lainBlocker, Sliding Tackle, dan Fighting Spirit.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Mees Hilgers sehingga rating ability dari Mees Hilgers bisa meningkat dan bertambah lagi.

Maarten Paes

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Maarten Paes

Maarten Paes dibanderol seharga 10.000 GP untuk kartu standarnya di Dallas RW dan 9.800 GP di Timnas Indonesia. Maarten Paes bermain sebagai kiper (Goalkeeper) dengan role Defensive Goalkeeper.

Maarten Paes memiliki rating 72 untuk kartunya di klub Dallas sedangkan kartu Timnas Indonesia ia memiliki rating 71.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiGK Reflexes, GK Reach, GK Awareness, dan Physical Contact karena atribut-atribut ini mempunyai nilai ability yang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehMaarten Paes hanya satu saja yaituGK High Punt.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Maarten Paes sehingga rating ability dari Maarten Paes bisa meningkat dan bertambah lagi.

Sandy Walsh

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Sandy Walsh

Sandy Walsh dibanderol seharga 8.000 GP untuk kartu standarnya di Buriram United maupun di Timnas Indonesia. Sandy Walsh bermain sebagai Full-back sebelah kanan (RB) dengan role Attacking Full-back.

Sandy Walsh memiliki rating 70 untuk kartunya di klub Buriram United sedangkan kartu Timnas Indonesia ia memiliki rating 71.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiAggression, Defensive Engagement, Speed, dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehSandy Walsh antara lainRising Shot, Weighted Pass, Low Lofted Pass, Long Throw, dan Interception.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Sandy Walsh sehingga rating ability dari Sandy Walsh bisa meningkat dan bertambah lagi.

Calvin Verdonk

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Calvin Verdonk

Calvin Verdonk dibanderol seharga 10.000 GP untuk kartu standarnya di LOSC Lille maupun di Timnas Indonesia. Calvin Verdonk bermain sebagai Full-back sebelah kiri (LB) dengan role Attacking Full-back.

Calvin Verdonk memiliki rating 72 untuk kartunya di klub Nijmegen dan rating 71 untuk kartunya di Timnas Indonesia. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Lofted Pass, Curl, Speed, Kicking Power, dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai ability yang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehCalvin Verdonk antara lainThrough Passing, Pinpoint Crossing, Interception, dan Fighting Spirit.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Calvin Verdonk sehingga rating ability dari Calvin Verdonk bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ole Romeny

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ole Romeny

Ole Romeny dibanderol seharga 7.500 GP untuk kartu standarnya di Oxford BY. Ole Romeny bermain sebagai penyerang tengah (CF) dengan role Goal Poacher.

Ole Romeny memiliki rating 70 untuk kartunya di klub Oxford BY. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiAttacking Awareness, dan Speedkarena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehOle Romeny antara lainRising Shot, Heel Trick, One-touch Pass, dan Gamesmanship.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ole Romeny sehingga rating ability dari Ole Romeny bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ragnar Oratmangoen

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ragnar Oratmangoen

Ragnar Oratmangoen dibanderol seharga 7.500 GP untuk kartu standarnya di Denderleeuw BZR maupun di Timnas Indonesia. Ragnar Oratmangoen bermain sebagai Winger kiri (LWF) dengan role Creative Playmaker.

Ragnar Oratmangoen memiliki rating 69 untuk kartunya di klub Denderleeuw maupun Timnas Indonesia.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiDribbling, Speed, dan Acceleration karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehRagnar Oratmangoen adalahCut Behind & Turn.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ragnar Oratmangoen sehingga rating ability dari Ragnar Oratmangoen bisa meningkat dan bertambah lagi.

Justin Hubner

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Justin Hubner

Justin Hubner dibanderol seharga 6.500 GP untuk kartu standarnya di Fortuna Sittard.Justin Hubner bermain sebagai bek tengah (CB) dengan role Extra Frontman.

Justin Hubner memiliki rating 68 untuk kartunya di klubFortuna Sittard.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightAggression karena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya. Justin Hubner tidak memiliki atribut tambahan di Player Skills.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Justin Hubner sehingga rating ability dari Justin Hubner bisa meningkat dan bertambah lagi.

Asnawi Mangkualam

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Port FC maupun di Timnas Indonesia. Asnawi Mangkualam bermain sebagai bek kanan (RB) dengan role Attacking Full-back.

Asnawi Mangkualam memiliki rating 67 untuk kartunya di klub Port FC maupun kartu Timnas Indonesia. Adapun atribut yang menjadi highlightadalahSpeedkarena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehAsnawi Mangkualam antara lainOne-touch Pass, Penalty Specialist, Sliding Tackle, dan Captaincy.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Asnawi Mangkualam sehingga rating abilitydari Asnawi Mangkualam bisa meningkat dan bertambah lagi.

Dean James

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Dean James

Dean James dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Go Ahead Eagles. Dean James bermain sebagai bek kiri (LB) dengan role Attacking Full-back.

Dean James memiliki rating 67 untuk kartunya di klub Go Ahead Eagles. Adapun atribut yang menjadi highlightadalah Speed dan Accelerationkarena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehDean James antara lain Pinpoint Crossing,Interception dan Sliding Tackle.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Dean James sehingga rating ability dari Dean James bisa meningkat dan bertambah lagi.

Elkan Baggott

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Elkan Baggott


Elkan Baggott dibanderol seharga 4.500 GP untuk kartu standarnya di Ipswich BW. Elkan Baggott bermain sebagai bek tengah (CB) dengan role Build Up.

Elkan Baggott memiliki rating 66 untuk kartunya di klub Ipswich BW. Adapun atribut yang menjadi highlightadalah Heading dan Physical Contactkarena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehElkan Baggott antara lainInterception dan Aerial Superiority.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Elkan Baggott sehingga rating ability dari Elkan Baggott bisa meningkat dan bertambah lagi.

Pratama Arhan

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Pratama Arhan

Pratama Arhan dibanderol seharga 4.000 GP untuk kartu standarnya di True Bangkok United FC maupun di Timnas Indonesia. Pratama Arhan bermain sebagai bek kiri (LB) dengan role Attacking Full-back.

Pratama Arhan memiliki rating 65 untuk kartunya di klub True Bangkok United FC maupun kartu Timnas Indonesia.

Adapun atribut yang menjadi highlightadalahSpeedkarena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehPratama Arhan adalahLong Throw.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Pratama Arhan sehingga rating ability dari Pratama Arhan bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ivar Jenner

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ivar Jenner

Ivar Jenner dibanderol seharga 5.300 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia atau kartunya di FC Utrecht.Ivar Jenner bermain sebagai gelandang bertahan (DMF) dengan role Anchor Man.

Ivar Jenner memiliki rating 66 untuk kartunya di Timnas Indonesia dan diFC Utrecht. Adapun atribut yang menjadi highlightadalah Staminakarena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Justin Hubner tidak memiliki atribut tambahan di Player Skills.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ivar Jenner sehingga rating ability dari Ivar Jenner bisa meningkat dan bertambah lagi.

Shayne Pattynama

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Shayne Pattynama

Shayne Pattynama dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia dan Buriram United.Shayne Pattynama bermain sebagai bek kiri (LB) dengan role Attacking Full-back.

Shayne Pattynama memiliki rating 66 untuk kartunya di Timnas Indonesia dan rating 67 untuk kartunya di Buriram United. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiSpeed dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehShayne Pattynama antara lainDipping Shot dan One-touch Pass.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Shayne Pattynama sehingga rating ability dari Shayne Pattynama bisa meningkat dan bertambah lagi.

Real FaceseFootball: Pemain Indonesia di Timnas Indonesia

Nathan Tjoe-A-On

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Nathan Tjoe-A-On

Nathan Tjoe-A-On dibanderol seharga 7.000 GP untuk kartu standarnya tanpa klub maupun di Timnas Indonesia. Nathan Tjoe-A-On bermain sebagai Full-back sebelah kiri (LB) dengan role Defensive Full-back.

Nathan Tjoe-A-On memiliki rating 68 untuk kartunya tanpa klub sedangkan kartunya di Timnas Indonesia adalah 69.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Speed dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya. Player Skills yang dimiliki oleh Nathan Tjoe-A-On antara lain Interception dan Fighting Spirit.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Nathan Tjoe-A-On sehingga rating ability dari Nathan Tjoe-A-On bisa meningkat dan bertambah lagi.

Marselino Ferdinan

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan dibanderol seharga 5.300 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia. Marselino Ferdinan bermain sebagai Gelandang Serang (AMF) dengan role Hole Player.

Marselino Ferdinan memiliki rating 67 untuk kartunya di Timnas Indonesia. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Dribbling, Tight Possession, Acceleration, dan Balance karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Marselino Ferdinan antara lain Double Touch, Cut Behind & Turn, Sole Control, Through Passing, Outside Curler, dan Gamesmanship.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Marselino Ferdinan sehingga rating ability dari Marselino Ferdinan bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ricky Kambuaya

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ricky Kambuaya

Ricky Kambuaya dibanderol seharga 4.900 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia atau kartunya yang tanpa klub.Ricky Kambuaya bermain sebagai gelandang tengah (CMF) dengan role Box-to-Box.

Ricky Kambuaya memiliki rating 68 untuk kartunya di Timnas Indonesia atau tanpa klub. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiAcceleration dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehRicky Kambuaya antara lainCut Behind & Turn, Long-range Curler, dan Heel Trick.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ricky Kambuaya sehingga rating ability dari Ricky Kambuaya bisa meningkat dan bertambah lagi.

Egy Maulana Vikri

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Egy Maulana Vikri

Egy Maulana Vikri dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia atau kartunya yang tanpa klub.Egy Maulana Vikri bermain sebagai Winger kanan (RWF) dengan role Prolific Winger.

Egy Maulana Vikri memiliki rating 67 untuk kartunya di Timnas Indonesia atau tanpa klub. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiSpeed, Acceleration, dan Balance karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehEgy Maulana Vikri antara lainDouble Touch dan Cut Behind & Turn.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Egy Maulana Vikri sehingga rating ability dari Egy Maulana Vikri bisa meningkat dan bertambah lagi.

Witan Sulaeman

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Witan Sulaeman

Witan Sulaeman dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia.Witan Sulaeman bermain sebagai RMF dengan role Roaming Flank.

Witan Sulaeman memiliki rating 67 untuk kartunya di Timnas Indonesia atau tanpa klub. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiDribbling, Speed, dan Acceleration karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehWitan Sulaeman antara lainDouble Touch dan Gamemanship.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Witan Sulaeman sehingga rating ability dari Witan Sulaeman bisa meningkat dan bertambah lagi.

Rizky Ridho

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Rizky Ridho

Rizky Ridho dibanderol seharga 4.700 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia atau kartunya yang tanpa klub.Rizky Ridho bermain sebagai bek tengah (CB) dengan role Build Up.

Rizky Ridho memiliki rating 67 untuk kartunya di Timnas Indonesia atau tanpa klub.

Adapun atribut yang menjadi highlightadalahJumping karena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehRizky Ridho antara lainInterception dan Sliding Tackle.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Rizky Ridho sehingga rating ability dari Rizky Ridho bisa meningkat dan bertambah lagi.

Rafael Struick

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Rafael Struick

Rafael Struick dibanderol seharga 4.500 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia maupun kartunya yang tanpa klub.Rafael Struick bermain sebagai Winger kiri (LWF) dengan role Prolific Winger.

Rafael Struick memiliki rating 65 untuk kartunya di Timnas Indonesia maupun tanpa klub. Adapun atribut yang menjadi highlightadalahSpeedkarena atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehRafael Struick adalahScissors Feint, Sole Control, dan Outside Curler.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Rafael Struick sehingga rating ability dari Rafael Struick bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ernando Ari

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ernando Ari

Ernando Ari dibanderol seharga 4.000 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia maupun kartunya yang tanpa klub.Ernando Ari bermain sebagai Goalkeeper (GK) dengan role Attacking Goalkeeper.

Ernando Ari memiliki rating 65 untuk kartunya di Timnas Indonesia maupun tanpa klub. AdapunPlayer Skills yang dimiliki olehErnando Ari adalahGK High Punt dan GK Long Throw.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ernando Ari  sehingga rating ability dariErnando Aribisa meningkat dan bertambah lagi.

Hokky Caraka

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Hokky Caraka

Hokky Caraka dibanderol seharga 4.000 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia. Hokky Caraka bisa bermain sebagai striker (CF) dengan role Goal Poacher.

Hokky Caraka memiliki rating 65 untuk kartunya di Timnas Indonesia. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Speed, dan Acceleration karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Hokky Caraka antara lain Chip Shot Control dan First-time Shot.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Hokky Caraka sehingga rating ability dari Hokky Caraka bisa meningkat dan bertambah lagi.

Ramadhan Sananta

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Ramadhan Sananta

Ramadhan Sananta dibanderol seharga 4.000 GP untuk kartu standarnya di Timnas Indonesia. Ramadhan Sananta bisa bermain sebagai striker (CF) dengan role Goal Poacher.

Ramadhan Sananta memiliki rating 65 untuk kartunya di Timnas Indonesia. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Speed dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Ramadhan Sananta antara lain Dipping Shot, First-time Shot, dan Penalty Specialist.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Ramadhan Sananta sehingga rating ability dari Ramadhan Sananta bisa meningkat dan bertambah lagi.

Real FaceseFootball:Pemain Indonesia di Persib Bandung

Saddil Ramdani

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Saddil Ramdani

Saddil Ramdani dibanderol seharga 5.600 GP untuk kartu standarnya di Persib Bandung. Saddil Ramdani bisa bermain sebagai sayap kanan (RWF) maupun sayap kiri (LWF) dengan role Prolific Winger.

Saddil Ramdani memiliki rating 67 untuk kartunya di klub Persib Bandung. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Dribbling, Speed, dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Saddil Ramdani antara lain Double Touch, Cut Behind & Turn, dan Outside Curler.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Saddil Ramdani sehingga rating ability dari Saddil Ramdani bisa meningkat dan bertambah lagi.

Thom Haye

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Thom Haye

Thom Haye dibanderol seharga 10.000 GP untuk kartu standarnya di Persib Bandung maupun Timnas Indonesia. Thom bermain sebagai gelandang bertahan (Defensive Midfielder) dengan role Anchor Man.

Thom Haye memiliki rating 72 dengan beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiLow Pass, Lofted Pass, Set Piece Taking, Aggression, dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehThom Haye antara lainCut Behind & Turn, Scotch Move, Dipping Shot, Through Passing, Weighted Pass, Pinpoint Crossing, Interception, Aerial Superiority, dan Sliding Tackle.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Thom Haye sehingga rating ability dari Thom Haye bisa meningkat dan bertambah lagi.

Eliano Reijnders

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Eliano Reijnders

Eliano Reijnders ini merupakan adik kandung dari pesepakbola Timnas Belanda yaitu Tijjani Reijnders.

Eliano Reijnders dibanderol seharga 7.500 GP untuk kartu standarnya di Persib Bandung.Eliano Reijnders bermain sebagai gelandang serang (AMF) dengan role Creative Playmaker.

Eliano Reijnders memiliki rating 69 untuk kartunya di klub Persib Bandung. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiBall Control dan Acceleration karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehEliano Reijnders antara lainDouble Touch, Cut Behind & Turn, Sole Control, Dipping Shot, dan One-touch Pass.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Eliano Reijnders sehingga rating ability dari Eliano Reijnders bisa meningkat dan bertambah lagi.

Marc Klok

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Marck Klok

Marc Klok dibanderol seharga 4.900 GP untuk kartu standarnya di Persib Bandung.Marc Klok bermain sebagai gelandang tengah (CMF) dengan role Orchestrator.

Marc Klok memiliki rating 67 untuk kartunya di klub Persib Bandung. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiLow Pass, Lofted Pass, Set Piece Taking, dan Kicking Power karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki olehMarc Klok antara lainWeighted Pass, Pinpoint Crossing, Low Lofted Pass, Penalty Specialist, dan Captaincy.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Marc Klok sehingga rating ability dari Marc Klok bisa meningkat dan bertambah lagi.

Real FaceseFootball:Pemain Indonesia Tanpa Klub

Kevin Diks

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Kevin Diks

Kevin Diks bisa bermain di posisi sebagai bek kanan (Right Back) ataupun bek tengah (Center Back). Role-nya di eFootball adalah Extra Frontman. Kevin Diks bisa kamu beli seharga 14.000 GP dengan jenis kartu standar tanpa klub. Rating dari kartu standarnya adalah 73.

Atribut yang cukup menjadi highlight dari kartu standar Kevin Diks ini adalah Speed, Acceleration, Jumping, Physical Contact, Stamina, Densive Engagement, dan Aggression mengingat ketiga atribut ini memiliki ability yang cukup tinggi.

Player Skills yang dimiliki oleh Kevin Diks antara lain Long Throw, Blocker, Sliding Tackle, dan Acrobatic Clearance.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Kevin Diks sehingga rating ability dari Kevin Diks bisa meningkat dan bertambah lagi.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Marc Klok sehingga rating ability dari Marc Klok bisa meningkat dan bertambah lagi.

Jordi Amat

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Jordi Amat

Jordi Amat dibanderol seharga 8.000 GP untuk kartu standarnya tanpa klub. Jordi Amat bermain sebagai bek tengah (CB) dengan role Build Up.

Jordi Amat memiliki rating 71 untuk kartunya di klub Johor Darul Ta’zim FC. Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Tackling, Aggression, Defensive Engagement, Kicking Power dan Physical Contact karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Jordi Amat antara lain Heading, Acrobatic Clearance, dan Captaincy.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Jordi Amat sehingga rating ability dari Jordi Amat bisa meningkat dan bertambah lagi.

Joey Pelupessy

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Joey Pelupessy

Joey Pelupessy dibanderol seharga 8.000 GP untuk kartu standarnya tanpa klub. Joey Pelupessy bermain sebagai Defensive Midfielder (DMF) dengan role The Destroyer. Joey Pelupessy memiliki rating 70 untuk kartunya tanpa klub.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightseperti Aggression, Defensive Engagement, Kicking Power, Balance, dan Stamina karena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.

Player Skills yang dimiliki oleh Joey Pelupessy antara lain Man Marking, Aerial Superiority, Sliding Tackle, dan Fighting Spirit.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Joey Pelupessy sehingga rating ability dari Joey Pelupessy bisa meningkat dan bertambah lagi.

Dimas Drajad

Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026 - Dimas Drajad

Dimas Drajad dibanderol seharga 4.100 GP untuk kartu standarnya tanpa klub.Dimas Drajad bermain sebagai penyerang tengah (CF) dengan role Goal Poacher.

Dimas Drajad memiliki rating 66 untuk kartunya di klub Persib Bandung.

Adapun beberapa atribut yang menjadi highlightsepertiSpeed dan Accelerationkarena atribut-atribut ini mempunyai nilai abilityyang cukup tinggi dibandingkan dengan atribut lainnya.Player Skills yang dimiliki olehDimas Drajad adalahFirst-time Shot.

Tentu kamu masih bisa melatihnya lagi untuk menambah poin latihan ke kartunya Dimas Drajad sehingga rating ability dari Dimas Drajad bisa meningkat dan bertambah lagi.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Real Faces Pemain dan Timnas Indonesia di eFootball 2026.

Mengingat gim eFootball ini merupakan game yang sering di update versinya, maka real face ini tentunya berdasarkan dari versi 5.1.0 sebagai versi terbaru. Jika nantinya ada pembaruan di eFootball dan real face pemain Indonesia ada yang baru lagi, maka saya akan melakukan update untuk memasukkan nama baru tersebut di artikel ini.

Dan saya pastikan bahwa baik itu eFootball versi konsol, PC, dan Mobile itu sama saja dari segi database-nya sehingga real face dari pemain Indonesia yang ada di PC atau konsol itu juga ada di versi mobile.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin