ServerVultr

ServerVultr

February 5, 2026 | servervultr

IDNGem Scout: Muhamad Sauqi Putra


Masih dalam edisi Piala Soeratin U-17 Nasional 2025, IDNGem Scout kali ini akan mengulas permainan dari salah satu pemain muda potensial yang berposisi sebagai bek tengah.

Pemain ini menampilkan kelugasan serta ketangkasan bermain yang sangat baik ketika bertahan di lini belakang. Lantas siapakah nama pemain tersebut?

Namanya adalah Muhamad Sauqi Putra.

Mengenal Sekilas Tentang Muhamad Sauqi Putra

Muhamad Sauqi Putra merupakan pemain Indonesia asal kelahiran Jakarta, 20 Februari 2009.ÂHingga tulisan ini dimuat maka usianya masih 16 tahun.

Sauqi memiliki tinggi badan sekitar 178 cm dengan posisi bermain sebagai bek tengah atau Centre Back.

Pada tahun 2022, namanya pernah tercatat sebagai pemain Pro Direct U13 dengan bermain di kompetisi Liga RMOL U-13.

Selanjutnya pada musim 2024/2025, Sauqi bergabung dengan Persija Jakarta U16 untuk mengikuti kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16. Ia mencatatkan 6 penampilan bersama Persija di EPA Liga 1 U-16 2024/2025.

Dan pada tahun 2025 lalu, ia bermain bersama Persija Jakarta U17 untuk mengikuti turnamen Piala Soeratin U17 Nasional dan berhasil membawa timnya ke Semi Final dengan predikat sebagai juara ketiga di turnamen tersebut.

Tidak banyak informasi mengenai karir Muhamad Sauqi Putra sebelum ia bergabung dengan Persija yang bisa saya bagikan saat ini.

Jika teman-teman punya informasi tambahan yang lebih lengkap lagi, nanti bisa langsung saja menambahkannya di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah postingan ini.Â

Semua informasi yang saya sebutkan di atas itu berdasarkan beberapa sumber yang saya temukan dan sudah saya olah dari internet. Berikut di bawah ini beberapa sumber informasi yang berasal dari internet:

  • https://www.ligarmol.id/profile/278
  • https://www.ligarmol.id/team/18
  • https://live.lapangbola.com/players/81008
  • https://www.ligaindonesiabaru.com/clubs/singleplayer/epa_liga_1_u16_2024-25/muhamad_sauqi_putra?token=UDAuMTUyNTAyNDI=#

Metode Scouting

Perlu saya beritahu bahwa saya menggunakan metode scouting menggunakan Eye-Test untuk melihat permainan dari Muhamad Sauqi Putra selama bermain di Piala Soeratin U17 Nasional 2025.

Sebenarnya saya ingin sekali menggunakan penggunaan data statistik individu dari Muhamad Sauqi Putra yang lebih mendalam sebagai bahan perbandingan terhadap apa yang sudah saya lihat permainannya di lapangan. Namun, sayangnya saya belum bisa menemukan data statistik tersebut baik itu di website resmi PSSI maupun Piala Soeratin Nasional itu sendiri.

Jadi, untuk saat ini saya akan tetap menonton sekitar 3 pertandingan Persija Jakarta U17 yang kebetulan Muhamad Sauqi Putra bermain di pertandingan tersebut.

Adapun ketiga pertandingan tersebut adalah

  1. Persija Jakarta U17 vs Persebaya Surabaya U17 (Quarter Final) – 13 September 2025
  2. Persija Jakarta U17 vs Persika Karanganyar U17 (Semi Final) – 15 September 2025
  3. Persija Jakarta U17 vs Juang FC Bireun U17 (3th Place) – 17 September 2025

Semua pertandingan tersebut saya tonton secara full match melalui kanal video streaming yang kebetulan menyiarkan pertandingan Piala Soeratin U-17 Nasional 2025.

Nah, berikut hasil dari ulasan dan analisisnya di bawah ini:

Scouting Report: Muhamad Sauqi Putra

Profil Pemain

Foto 1: Muhamad Sauqi Putra


  • Tahun Kelahiran: 21-02-2009
  • Usia: 16 tahun
  • Kebangsaan: Indonesia
  • Posisi: Centre BackÂ
  • Klub:Persija Jakarta U-17
  • Nomor Punggung: 15 (Piala Soeratin U17 Nasional 2025)
  • Tinggi Badan: 178 cm

Scouting Report

Defensive Positioning

Posisi utama permainan dari Muhamad Sauqi Putra di lapangan adalah sebagai Centre Back (CB) atau bek tengah.Â

Di bawah asuhan coach Maman Abdurrahman, Sauqi biasanya akan ditempatkan sebagai CB sebelah kanan dalam formasi 4 bek. Meski begitu, ia juga pernah ditempatkan di posisi CB sebelah kiri pada saat melawan Juang FC Bireun.

Sauqi juga sempat dipasang sebagai CB tengah ketika Persija memainkan skema 3 bek. Hal ini sempat dialami Sauqi ketika ia bermain menghadapi Persika Karanganyar dalam fase Semi Final di Piala Soeratin U17 Nasional 2025.

Foto 2: Posisi Permainan Muhamad Sauqi Putra Bersama Persija di Piala Soeratin U-17 Nasional 2025

Selama bermain di Piala Soeratin U17 Nasional bersama Persija, Positional Play ketika bertahan merupakan salah satu atribut permainan terbaik yang dimiliki oleh Muhamad Sauqi Putra.

Sauqi memiliki spatial awareness yang tinggi terutama pada saat dirinya sedang bertahan di Defensive Third. Keterampilan kognitif Sauqi sangat baik dalam melihat situasi permainan di sekitarnya. Ia sangat cermat dalam melihat arah pergerakan bola maupun lawan di area zona penjagaannya.

Hal ini terlihat dari bagaimana cara Sauqi mengatasi arah serangan yang dilakukan oleh tim lawan pada saat Persija mengalami fase transisi negatif. Ia sering kali menunjukkan kemampuannya dengan baik dalam memotong jalur umpan lawan yang langsung mengarah ke jantung pertahanan dari Persija U17.

Beberapa aksi intersep maupun sapuannya untuk membuang bola dilakukannya secara efektif dalam menetralisir serangan-serangan lawan yang berasal dari umpan jarak jauh maupun crossing.

Reaksi serta ketangkasannya terlihat cukup cepat dalam menanggapi serangan-serangan tersebut di belakang. Body shape serta koordinasi gerak badannya dapat ia atur dengan baik dan stabil dalam menjaga pandangannya ke depan untuk melihat situasi pergerakan maupun arah serangan lawannya.

Selain itu, Sauqi sangatlah disiplin dalam menjaga lawannya 1v1Âserta efektif dalam menutup ruang pergerakan dari lawannya yang sedang menguasai bola.

Baik itu posisi bermainnya sebagai CB dalam skema 4 bek maupun 3 bek, Sauqi terlihat mampu menjaga kedalaman di lini belakang dengan baik.

Seringkali ia menempatkan dirinya di posisi yang lebih dalam di lini belakang sehingga hal tersebut membuat Sauqi terkadang menjadi salah satu pemain terakhir yang harus memotong alur serangan lawan yang mengarah langsung ke lini belakang sebelum serangan tersebut masuk ke dalam jangkauan dari penjaga gawang Persija U17.

Kemampuannya dalam menjaga serta mengatur pola shape dari pertahanan di belakang dapat terkoordinasi dengan baik melalui arahan serta kerja samanya bersama rekan bek tengah lainnya di lini pertahanan.

Terlepas dirinya yang mengemban sebagai kapten tim di Persija U17 selama bermain di Piala Soeratin, terlihat Sauqi cukup membuktikan bahwa dirinya layak memimpin rekan-rekan setimnya di lapangan.

Sauqi terlihat cukup vokal dalam berkomunikasi dengan rekan-rekannya di belakang dalam memimpin lini pertahanan tim.Â

Ia mampu memberikan arahan yang baik dengan gestur yang jelas kepada rekan-rekannya untuk mengontrol ketinggian maupun kedalaman garis pertahanan tim maupun mengatur kerapatan jarak antar lini pemain di belakang.

Video Footage: Defensive Positioning

Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Muhamad Sauqi Putra termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Defensive Positioning di dalam videonya.

Berikut link videonya di bawah ini:

Defensive Duel

Sauqi merupakan pemain yang memiliki agresi serta determinasi tinggi di lapangan terutama ketika ia melakukan aksi individunya pada saat bertahan.

Kedewasaan serta kematangannya bisa ia tunjukkan dengan baik di lapangan terutama dalam melakukan duel-duel di kotak pertahanan sendiri.

Kehadirannya di sepertiga pertahanan (Defensive Third) sendiri sangatlah mendominasi terutama dalam aspek permainan aerial duel.

Duel-duel yang dilakukannya dalam mengantisipasi arah serangan dari udara terlihat sangat solid dan kuat.Â

Sauqi tidak hanya mengandalkan ketinggian dari tubuhnya saja (178 cm) namun timing dari lompatannya yang efektif juga menjadi salah satu keunggulan bagi diri Sauqi ketika ia berhadapan 1v1 dengan penyerang lawan dalam memperebutkan bola di udara.

Spatial Awareness yang cukup tinggi membuat dirinya juga sangat cermat dalam mengantisipasi umpan lambung maupun crossing dari lawannya

Seringkali dirinya cukup lugas dalam melakukan intersep untuk memotong umpan-umpan tersebut dengan baik. Sapuan bola melalui kaki maupun kepalanya juga bisa ia lakukan secara efektif.

Foto 3: Penampilan Muhamad Sauqi Putra bersama Persija Jakarta di laga Piala Soeratin U17 Nasional 2025 - Foto Duel dengan pemain Juang FC Bireun

Sumber Foto Instagram: @persija.ac (Sauqi bernomor punggung 15)

Selain dari aksi bertahannya di udara, Sauqi juga punya kemampuan individu bertahan yang baik di area tanah (ground duel).

Dengan mengandalkan kemampuan reading the game yang baik serta kecermatannya yang bagus ketika menghadapi lawannya dalam situasi 1v1 maka ia mampu melakukan aksi individu bertahan yang sangat baik untuk menutup ruang gerak dari lawan-lawannya terutama para penyerang tengah yang sering ia jaga di belakang.

Pendekatan pressing yang dilakukannya juga terlihat cukup baik dalam menutup ruang dan pergerakan dari lawan di sekitar area penjagaannya.Â

Penggunaan dari posisi tubuhnya dalam mengatur dan mengoordinasikan laju kecepatan serta arah tekanan dalam memberikan suatu pressing kepada lawannya bisa dilakukannya dengan baik dan benar.

Defending 1v1 yang dilakukannya juga terlihat sangat solid dan kuat. Beberapa aksi tekel sederhana maupun sliding tackle yang ia ambil mampu dilakukannya dengan timing pengambilan keputusan yang cermat sehingga ia jarang sekali mendapatkan pelanggaran ketika dirinya ingin mengambil bola langsung dari penguasaan lawannya.

Sauqi juga terkadang akan menggunakan tubuh bagian atasnya untuk melakukan duel badan dalam memperebutkan bola 1v1 dari lawannya. Tampilan postur serta fisik dari tubuhnya terlihat cukup tegap dan kuat.

Sauqi bukan termasuk tipe pemain yang cepat dan lincah dalam melakukan akselerasi. Terkadang ia akan cukup kesulitan jika dirinya berhadapan dengan para penyerang yang memiliki kelincahan serta akselerasi yang bagus dalam menggiring bola.

Meski begitu, ia cukup bisa mengatasi kekurangannya ini dengan melakukan positional play yang baik pada saat transisi negatif serta mengandalkan ketenangan dan kecermatannya dalam melakukan defending 1v1.

Video Footage: Defensive Duel

Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Muhamad Sauqi Putra termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Defensive Duel di dalam videonya.

Berikut link videonya di bawah ini:

Set Piece Duel (Corner Kick)

Dalam situasi attacking corner, Sauqi akan sering melibatkan dirinya untuk masuk ke kotak penalti lawan. Ia akan memosisikan dirinya di area far post atau tiang jauh. Beberapa lompatan maupun heading yang dilakukannya terlihat belum terlalu maksimal.

Sedangkan ketika situasi defending corner, Sauqi akan menempatkan dirinya di area tengah dalam kotak. Terlihat kemampuan duel udaranya dalam mengantisipasi bola udara dari hasil corner kick yang dilakukan oleh tim lawan bisa dihalau dengan baik.

Build-up

Persija U-17 sering kali untuk melibatkan pemain belakangnya agar bisa membangun serangan dari bawah terlebih dahulu. Sauqi menjadi salah satu pemain yang akan cukup banyak terlibat dalam hal tersebut.

Secara garis besar, Sauqi cukup baik untuk bisa melakukan distribusi umpan dengan melakukan sirkulasi melalui umpan-umpan sederhananya di belakang maupun mengarahkan progresinya ke depan maupun sisi kelebaran.

Akan tetapi, ia masih kurang konsisten dalam memberikan umpan progresi dengan baik ke depan terutama melalui umpan panjang vertikalnya.

Jangkauan dari umpan panjang yang diberikan oleh Sauqi terkadang beberapa kali terlihat masih kurang presisi untuk dijangkau dengan baik oleh rekannya.Â

Ia juga akan sedikit kurang nyaman jika dirinya mendapatkan tekanan tinggi dari lawannya sehingga arah jangkauan dari passing yang dilakukannya menjadi tidak stabil dan kurang terarah dengan baik.

Sauqi terkadang juga akan cenderung bermain aman dengan memberikan back pass ke kiper jika ia kesulitan memprogresikan bola ke depan karena pressing tinggi dari lawannya.

Distribusi umpan maupun progresi yang dilakukannya dalam membangun serangan cukup didominasi oleh penggunaan kaki kanannya. Namun, terkadang kaki kirinya bisa juga ia gunakan meski itu terbatas pada umpan-umpan sederhana saja.

Video Footage: Build-up

Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Muhamad Sauqi Putra termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Build-up di dalam videonya.

Berikut link videonya di bawah ini:

Statistik Individu

Muhamad Sauqi Putra mencatatkan waktu 450 menit bermain dari hasil 6 penampilannya bersama Persija Jakarta selama bermain di Piala Soeratin U-17 Nasional 2025.

Sauqi menjadi starting dan bermain selama 90 menit bersama Persija ketika berhadapan dengan Gasman Majene (Fase Grup), Waamanat Bhintuka FC (16 Besar), Persebaya Surabaya (8 Besar), dan Persika Karanganyar (Semi Final).

Sauqi menjadi pemain pengganti di babak kedua dengan bermain sekitar 18 menit ketika berhadapan dengan Berau Marine. Sedangkan pada pertandingan perebutan juara ketiga (3th Place) menghadapi Juang FC, Sauqi bermain sebagai starting dengan waktu bermain sekitar 72 menit.

  • Appearances: 6 (5 Starting/1 Substitute)Â
  • Minutes Played: 450

Untuk statistik individu yang lebih mendalam dari permainan Muhamad Sauqi Putra ketika bermain di Piala Soeratin U-17 Nasional 2025 itu sampai saat ini saya belum bisa menemukan datanya sama sekali di Internet.

Maka itu, saya hanya bisa memberikan data statistik yang sifatnya umum saja di tulisan ini.

Conclusion

Muhamad Sauqi Putra merupakan bek tengah dengan kualitas bertahan yang sangat solid (Defensive Centre Back) terutama dalam aspek permainannya seperti positional defending, spatial awareness, dan duel defensif. Ia menunjukkan kedewasaan bermain yang cukup menonjol di level usianya saat ini.Â

Kemampuannya dalam membaca permainan, menjaga kedalaman di lini belakang, serta memutus alur serangan lawan bisa dilakukannya secara baik dan konsisten melalui intersep dan duel udara.Â

Perannya sebagai kapten tim juga bisa diembannya dengan baik melalui komunikasinya yang aktif di lapangan serta kepemimpinannya yang baik dalam mengorganisasikan struktur pertahanan tim di lini belakang.

Sauqi memiliki keunggulan permainan dalam situasi bertahan 1v1 serta aerial duel. Ia mengandalkan timing, ketenangan, serta pengambilan keputusan yang tepat meskipun bukan tipe pemain yang punya akselerasi kecepatan yang menonjol. Kekurangan dalam akselerasinya tersebut mampu ia imbangi dengan kemampuan positional play serta disiplin bertahan yang baik.

Dalam fase build-up, Sauqi cukup baik dalam melakukan sirkulasi maupun mendistribusikan bola dari bawah. Namun, ia masih perlu meningkatkan konsistensi dalam memberikan umpan progresif yang baik dan efektif lagi terutama ketika ia sedang dalam tekanan tinggi dari lawannya.

Secara keseluruhan, Sauqi adalah Centre Back dengan atribut defensif yang kuat dan solid. Dengan usianya yang masih sangat muda tentu potensi perkembangannya masih sangat besar di masa depan.Â

Tentu beberapa area permainannya masih perlu ada pengembangan yang lebih baik lagi seperti meningkatkan kualitas distribusi bola terutama dalam memberikan umpan progresi yang baik dan efektif serta ia harus lebih tenang lagi jika dirinya sedang menguasai bola di bawah tekanan.

Menurut opini pribadi dari saya, berdasarkan keseluruhan dari hasil analisis yang sudah saya buat di atas maka Muhamad Sauqi Putra saat ini sudah bisa menjadi pemain utama di Elite Pro Academy (EPA) Super League ataupun pemain muda reguler di Liga Nusantara (Liga 3) ke depannya.

Saya juga sangat yakin bahwa bakat dan potensinya saat ini memungkinkan bagi dirinya untuk bisa bermain di level Indonesia Championship (Liga 2) sebagai pemain utama suatu hari nanti.Â

Meski begitu, saya juga meyakini bahwa Sauqi cukup kompeten untuk bisa bermain di level tertinggi lagi seperti Indonesia Super League (Liga 1) dengan catatan ia harus terus menjaga konsistensi dari performa permainannya serta memperbaiki beberapa kekurangannya saat ini.

Berdasarkan gaya bermain dari Sauqi saat ini maka ia akan cocok untuk bermain dengan tim yang mengandalkan gaya permainan bertahan secara terstruktur melalui medium block/low block mengingat atribut bertahan yang dimilikinya itu sangat baik.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel dariIDNGem Scout: Muhamad Sauqi Putra kali ini. Saya sangat tertarik untuk melihat perkembangan lebih lanjut dari permainan Sauqi di masa mendatang menanti.

Harapan dari saya, tentunya ia bisa mendapatkan lingkungan yang tepat bagi perkembangan dirinya saat ini dan ia bisa mendapatkan jam terbang yang lebih tinggi lagi dengan bermain di level kompetisi yang lebih tinggi lagi.

Saya yakin Sauqi bisa mengeluarkan seluruh potensi besar yang ada di dalam dirinya saat ini jika ia dibina secara tepat dan benar.

Selain dari tulisan yang saya tulis di blog ini, saya juga memiliki ulasan dan analisa berdasarkan metode FA 4 Corner Model (Technical, Tactical, Physical, dan Mental) dari permainan Muhamad Sauqi Putra dalam bentuk Player Report. Berikut laporannya di bawah ini:

Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Muhamad Sauqi Putra secara lengkap melalui metode Video Scouting.

Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedbackdari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.

Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.

Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.

Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.

Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.

Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Sekian dan Terima Kasih




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
February 1, 2026 | servervultr

Conferences, Storytelling, and Turning Tech Friction into Impact


Kicking Off the Year on the Road: Conferences, Storytelling, and Turning Tech Friction into Impact

The first quarter of the year is shaping up to be a busy one, and I’m starting it on the road, sharing ideas, learning from others, and having honest conversations about data, technology, and the realities of modern business.

Tomorrow, I’m heading to Copenhagen for my first conference (and talk) of the year, and it feels like a fitting place to kick things off.

Back to Copenhagen for Data Saturday Denmark

This week marks my second time speaking at Data Saturday Denmark, and it’s a conference I’ve really enjoyed being part of. The Data Saturday events consistently attract a great mix of practitioners, leaders, and community voices,  and Denmark is no exception.

Last year, I had the pleasure of speaking alongside David, and this year we’re returning with a brand new session:

Bridging the Gap: Transforming Tech Friction into Startup Success

This talk has grown directly out of lived experience. Over the last year or so, I’ve been actively involved in a technology startup, navigating the realities that lie between great ideas and real-world outcomes. Alongside that, through my role as a Microsoft MVP, I’ve had countless conversations with early-stage and scaling businesses — many of whom are part of the Microsoft Start up Hub.

What’s become clear is that most startups don’t fail because they lack technology. They struggle because of friction:

  • unclear ownership
  • misaligned expectations
  • data that exists but doesn’t inform decisions
  • tools implemented before problems are fully understood

Our session in Copenhagen is all about surfacing that friction and showing how teams can turn it into momentum rather than drag. It’s practical, honest, and grounded in real examples—not glossy slide decks.

If you’re attending Data Saturday Denmark this Saturday, do come and say hello. These events are always better for the conversations that happen between sessions.

A New Talk for 2026: Data-Driven Storytelling with Power BI

Straight after Copenhagen, my focus shifts to a brand-new session I’m very excited about.

On 7th February, I’ll be speaking on Tenerife Winter Sessions 2026 with a talk titled:

Data-Driven Storytelling with Power BI

This is a new session for me, and one that reflects how my thinking around dashboards and reporting has evolved over the last few years.

The core idea is simple: data only creates value when it drives understanding and action.

In this session, I’ll be covering topics such as:

  • identifying your audience’s real needs
  • defining the actual business problem (not just the reporting request)
  • choosing visuals that communicate purpose, not just metrics
  • structuring reports with a clear beginning, middle, and end
  • designing dashboards that lead people towards decisions, not confusion

Although the Tenerife Winter Sessions sounds like a wonderful in-person event, it is actually online. ( I’ll be missing the sunshine this time), this particular session is online, so you’ll be able to join from wherever you are.

Taking the Storytelling Message on the Road

The Data-Driven Storytelling with Power BI talk doesn’t stop there.

In March, I’ll be delivering the same session in person at the Birmingham Power BI User Group, on Wednesday 4th March. User groups are where some of the best discussions happen, practical, opinionated, and grounded in day-to-day work, so I’m really looking forward to bringing this topic into that environment.

And then it’s off to the US.

Chicago and a Personal Favourite: Moneyball with Power BI

Later in March, I’ll be heading to Chicago, where I’ll be delivering one of my most popular — and most enjoyable — talks:

Moneyball – Build a Killer Fantasy Football Team with Power BI

This session blends analytics, storytelling, and a bit of fun, using Fantasy Football as a way to explore how data can challenge assumptions, uncover value, and support better decision-making. It’s always a great reminder that analytics doesn’t have to be dry to be powerful.

Looking Ahead

All of this means Q1 is already looking full, and Q2 is shaping up to be just as busy. There are more conferences, events, and sessions in the pipeline, and I’ll share more details as they are confirmed.

For now, if you’re:

  • Attending Data Saturday Denmark this weekend
  • Joining the Tenerife Winter Sessions online
  • Based around Birmingham in early March
  • Or heading to events in Chicago

…it would be great to connect, have a chat, and compare notes.

Here’s to a strong start to the year, and to turning technology, data, and stories into something that actually makes a difference.

Say hello: If you’re at Data Saturday Denmark this Saturday, come and find me, I’m always up for a chat about startups, Power BI, and making data useful.


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 27, 2026 | servervultr

IDNGem Scout: Izzan Al Nasir


Tri Brata Rafflesia di bawah asuhan M. Nasir akan menggunakan dua pola formasi dasar di dalam skema permainannya yaitu 4-1-3-2 atau 3-4-3.Â

Izzan Al Nasir akan ditempatkan sebagai seorang Centre Back di lini belakang dari pertahanan Tri Brata.Â

Dalam skema formasi 4 bek, Izzan akan ditempatkan sebagai Centre Back sebelah kanan, sedangkan dalam skema formasi 3 bek maka ia akan ditempatkan sebagai Wide Centre Back sebelah kanan.

Izzan memperlihatkan positional play yang sangat baik terkait pemosisian dirinya sebagai Centre Back maupun Wide Centre Back dalam menjaga bentuk shape pertahanan maupun pada saat tim sedang melakukan build-up di lini belakang.Â

Dalam fase penguasaan bola yang dilakukan oleh Tri Brata Rafflesia, Izzan akan sering kali menjadi salah satu pemain pertama yang akan melakukan build-up permainan dari belakang selain kiper. Maka itu, ia akan mendekatkan dirinya ke gawang untuk menyediakan opsi umpan pertama bagi kiper.

Pada saat ia sudah mendistribusikan bola ke depan maupun ke arah rekan terdekatnya maka Izzan tidak akan stay di belakang. Ia akan cenderung langsung bergerak secara perlahan ke depan untuk menaikkan garis pertahanannya ke atas.

Namun, jika ia bermain dalam skema formasi 3 bek maka Izzan akan sedikit bergerak melebar ke kanan terlebih dahulu sembari menaikkan garis pertahanannya ke atas. Bahkan ia terkadang akan bergerak maju hingga setengah lapangan atas.

Hal tersebut ia lakukan karena Tri Brata menerapkan permainan High Defensive Line ketika sedang menguasai bola dan Izzan mampu menerapkan taktik tersebut ke dalam permainannya dengan baik.

Sentuhan pertama (First Touch) dari Izzan dalam menerima bola terlihat baik dan konsisten. Ia mampu mengarahkan dan mengontrol bola yang diterimanya dengan menggunakan kedua kakinya sehingga bola dapat ditempatkan ke ruang yang ia inginkan.

Izzan juga kerap kali membentuk open body shape pada saat menerima bola secara konsisten sehingga hal ini memudahkan dirinya untuk langsung segera melakukan aksi lanjutan seperti melakukan progresi bola maupun distribusi umpan.

Dari segi komunikasi, Izzan termasuk salah satu pemain yang proaktif di belakang dengan sering kali memberikan arahan serta gestur yang jelas terhadap rekan setimnya dalam mengatur dan mengoordinasikan garis pertahanan tim ketika fase build-up maupun transisi.

Foto 1 Izzan Al Nasir bersama Tri Brata Rafflesia FC di Liga Nusantara 2025/2026

Sumber Foto Instagram: @tribratarafflesia.fc

Ball Progression and Distribution

Izzan akan banyak terlibat dalam fase membangun serangan yang dilakukan oleh Tri Brata Rafflesia.Â

Mengingat perannya sebagai salah satu orang pertama yang melakukan build-up di lini belakang maka ia akan sering melakukan sirkulasi bola maupun mengarahkan progresi serangan dari bawah.

Beberapa progresi bola akan dilakukannya dengan cara mendistribusikan bola ke rekan-rekannya melalui permainan umpan pendek maupun umpan panjang.

Izzan tidak hanya sekadar bermain aman dengan memberikan umpan-umpan pendek di belakang untuk melakukan sirkulasi bola saja namun ia kerap kali akan memberikan umpan progresi ke depan yang mampu melewati garis depan dari lini pertama pressure tim lawan.Â

Hal yang dilakukannya ini cukup konsisten dan efektif untuk langsung mengarahkan serangan Tri Brata ke area middle third ataupun ke final third.

Beberapa umpan pendek maupun umpan panjang vertikal bisa diberikan oleh Izzan dengan jangkauan dan akurasi yang baik kepada rekan-rekannya. Ia juga bisa melakukan switch play secara efektif melalui umpan-umpan diagonalnya ke arah wide area.

Izzan tidak akan terlalu terburu-buru dalam memberikan umpan progresi ke depan karena sebelum dirinya memberikan umpan maka ia akan memastikan terlebih dahulu situasi ruang di sekitarnya dan juga melihat arah pergerakan rekan-rekannya di depan.

Izzan akan sering kali menggunakan kaki kanan daripada kaki kirinya dalam mendistribusikan bola. Penggunaan kaki kirinya cukup terbatas dan hanya sesekali dipakai untuk memainkan umpan-umpan yang lebih safe.

Meskipun kecenderungannya dalam memprogresikan bola sering kali melalui distribusi umpannya, namun Izzan terkadang akan berani untuk melakukan pergerakan underlap jika ia menemukan ruang bebas di depannya.Â

Jika dirinya kurang mendapatkan tekanan maupun kawalan dari pemain lawan secara ketat maka ia akan mencoba untuk membawa bola ke sisi half space sebelah kanan lalu dilanjutkan dengan melepaskan umpan diagonal ataupun crossing ke kotak. Izzan terlihat memiliki akselerasi kecepatan yang cukup baik untuk berlari dalam jarak pendek.

Defensive Play

Untuk aspek Defensive Play, saya akan mengulas Positional Defending serta Defensive Duel dari Izzan Al Nasir.

Positional Defending

Izzan mampu bekerja sama serta mengoordinasikan lini belakang bersama rekan setimnya dengan baik terutama dalam mengatur jarak kerapatan antar lini serta ketinggian garis lini pertahan ketika fase out possession.

Dalam skema formasi 3 bek yang di mana ia bermain sebagai Wide Centre Back kanan maka Izzan mampu melakukan covering posisi yang ditinggalkan oleh Wing Back kanan ketika fase transisi bertahan dengan baik.

Ball Recovery ketika bertahan juga terlihat cukup cepat dan solid. Ia bisa membaca arah serangan lawan yang ada di depannya dengan tepat serta cepat dalam memotong jalur umpan dari lawannya dengan banyak melakukan intersep maupun sapuan bola secara efektif dan konsisten di lapangan.

Beberapa pressing yang dilakukannya juga terlihat cukup efektif untuk memberi tekanan dan menutup pergerakan lawannya dalam situasi bertahan 1v1.Â

Hal yang terkadang menjadi isu dalam permainannya adalah kestabilannya dalam melakukan zonal marking masih terlihat kurang konsisten.Â

Beberapa kali Izzan masih melakukan ball watching ketika bertahan tanpa menyadari ruang dan gerak dari pemain lawan yang ada di sekitarnya.

Kesadaran serta konsentrasinya dalam melihat situasi pergerakan lawannya di sekitar area penjagaannya terkadang masih luput dari penglihatannya karena terlalu terfokus pada arah bola saja.Â

Hal ini membuat lawan dengan mudah lepas dari kawalan Izzan dan mampu bergerak secara leluasa untuk melakukan penetrasi ke area pertahanan dari Tri Brata Rafflesia FC.

Defensive Duel

Izzan pemain yang sangat berani dan agresif dalam melakukan ground duel (tanah) maupun aerial duel (udara) ketika bertahan.Â

Tampilan fisik dari postur badannya terlihat cukup tegap dan kuat secara fisik untuk melakukan duel badan terhadap lawannya dalam situasi perebutan bola.Â

Walau tinggi badannya hanya sekitar 176 cm namun Izzan memiliki kemampuan timing melompat serta membaca permainan yang baik dalam mengantisipasi bola-bola di udara.

Foto 2 Izzan Al Nasir bersama Tri Brata Rafflesia FC di Liga Nusantara 2025/2026

Sumber Foto Instagram: @tribratarafflesia.fc

Duel permainan yang ia lakukan di udara terlihat sangat kuat dengan sering kali mampu mengantisipasi serta menghalau aliran umpan panjang dari lawannya melalui sundulannya untuk menyapu bola. Beberapa kali ia juga mampu memenangi perebutan bola secara efektif di udara melalui lompatan serta duel badannya.Â

Aspek permainan dari ground duel yang dilakukannya juga terlihat bagus dan solid. Ia akan bereaksi cepat dalam menghalau maupun menutup gerakan lawan di depannya.

Izzan akan melakukan marking maupun pressing terhadap lawannya dalam 1v1. Ia berani menjatuhkan badannya untuk melakukan sliding tackle maupun duel badan langsung untuk merebut bola dari lawannya.

Namun, agresivitas dalam melakukan tekanan dan tekelnya masih terlihat belum konsisten. Intensitas pressing serta timing tackling yang ditunjukkannya terkadang kurang optimal sehingga upayanya dalam merebut bola langsung dari lawan tidak selalu efektif.

Set Piece Play

Dalam situasi free kick dan corner kick, Izzan biasanya akan memosisikan dirinya di tiang jauh ataupun far post. Ia terkadang akan menjadi target dari rekan-rekannya ketika situasi set piece.

Kemampuan Izzan dalam membuat peluang dari hasil umpan yang diberikan oleh rekannya dalam situasi set piece terlihat kurang dimaksimalkan walaupun ia terlihat beberapa kali memenangi perebutan duel udara.

Beberapa finishing dengan heading yang dilakukannya sudah bisa diarahkan dengan baik ke gawang lawan namun masih kurang klinis. Â

Statistik Individu

Statistik sementara musim ini, Izzan Al Nasir sudah mencatatkan 12 penampilannya bersama Tri Brata Rafflesia FC di Liga Nusantara 2025/2026.Â

Izzan berhasil mencatatkan waktu bermain sebanyak 961 menit serta mendapatkan 1 kartu kuning dan 1 kartu merah dari 12 penampilannya tersebut.

Kartu merah tersebut ia dapatkan pada saat pertandingannya melawan Persikota Tangerang di tanggal 23 Desember 2025 dan membuat dirinya mendapatkan ganjaran hukuman yaitu tidak bermain sebanyak 3 laga.

  • Appearances: 12 (1051 minutes played)
  • Goal: 0
  • Assist: 0
  • Yellow Card: 1
  • Red Card: 1

Saya sudah berusaha penuh untuk mencari data statistik individu yang lebih mendalam mengenai permainan dari Izzan di Liga Nusantara musim ini namun sampai saat ini saya belum bisa menemukannya sama sekali.

Statistik di atas berdasarkan sumber dari website ileague.id dan transfermarkt.co.id yang sudah saya olah sebelumnya.

Conclusion

Izzan Al Nasir merupakan pemain Centre Back atau Wide Centre Back dengan pemahaman taktikal dan positional play yang sangat baik, terutama dalam skema permainan build-up yang dilakukan dari lini belakang. Ia nyaman menjadi progresor pertama di lini belakang dengan memiliki first touch yang konsisten, serta mampu memprogresikan bola secara efektif melalui umpan vertikal, diagonal, maupun switch play.Â

Kemampuan dari agresivitas, timing, serta keberaniannya yang menonjol meskipun postur tubuhnya tidak terlalu tinggi menunjukkan ia memiliki kapasitas yang baik dalam bertahan terutama dalam melakukan duel di lapangan baik itu di tanah maupun udara. Ia juga memiliki kemampuan yang baik dalam mengoordinasikan lini belakang serta antisipasi yang bagus dalam melakukan covering position ketika transisi bertahan.

Namun, konsistensinya dalam melakukan zonal marking, konsentrasi bertahan, serta timing dan intensitas dalam melakukan pressing maupun tackling masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan supaya efektivitas bertahannya menjadi lebih baik dan lebih solid lagi.

Secara keseluruhan, Izzan adalah ball-playing defender yang memiliki potensi tinggi ke depannya mengingat usianya yang masih muda dan masih bisa berkembang dengan lebih baik lagi.

Menurut opini pribadi saya berdasarkan hasil keseluruhan yang sudah saya amati dari permainannya maka Izzan Al Nasir memiliki potensi menjadi pemain utama di level kompetisi Indonesia Championship (Liga 2).Â

Namun saya juga yakin ia bisa kompeten untuk bermain di Indonesia Super League (Liga 1) dengan catatan Izzan mampu secara konsisten untuk meningkatkan area-area kekurangan yang harus ia kembangkan lebih baik lagi ke depannya.

Kemampuan distribusi dan ketenangannya dalam membaca ruang membuatnya cocok bermain dengan tim yang menerapkan sistem permainan high defensive line serta berbasis penguasaan bola.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel dariIDNGem Scout: Izzan Al Nasir kali ini. Saya cukup tertarik untuk melihat perkembangan dari karir Izzan di masa depan nanti.

Saya berharap ia terus mendapatkan kepercayaan berupa menit bermain secara konsisten bersama tim yang ia bela sekarang ini.

Dan tentu saya sangat berharap ia juga bisa mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi seperti bermain di Indonesia Championship (Liga 2) atau Indonesia Super League (Liga 1) suatu hari nanti.

Saya yakin ia sudah cukup kompeten untuk bermain di level permainan tersebut sembari Izzan juga bisa mengembangkan permainannya dengan lebih baik lagi nanti.

Selain tulisan ini, saya juga memiliki ulasan dan analisis berdasarkan metode FA 4 Corner Model (Technical, Tactical, Physical, dan Mental) dari permainan Izzan Al Nasir dalam bentuk Player Report.

Berikut laporannya di bawah ini:

Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Izzan Al Nasir secara lengkap melalui metode Video Scouting.

Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedbackdari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.

Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.

Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.

Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.

Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.

Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Sekian dan Terima Kasih




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 22, 2026 | servervultr

Trik Dasar Corner Kick di eFootball 2025 Mobile Untuk Pemula


Mencetak gol adalah keinginan dari semua player eFootball 2025 Mobile. Tanpa adanya gol, kemenangan tidak akan dapat diraih ketika bertanding.

Apakah kamu tipikal playereFootball Mobile yang seringkali kesulitan dalam mencetak gol lewat skema permainan terbuka atau open play

Jika iya, sudah saatnya kamu memanfaatkan yang namanya tendangan sudut atau biasa disebut dengan Corner Kick.

Kalau kamu bisa memanfaatkan situasi corner kick dengan baik dan efektif, maka kamu akan mendapatkan peluang dengan persentase yang tinggi untuk mencetak gol ke gawang lawan selain dari skema open play

Mungkin kebanyakan dari player eFootball 2025 Mobile di sini cuma sekadar memanfaatkan situasi corner kick dengan cara yang biasa saja tanpa strategi apapun.Â

Misalnya dengan memberikan umpan crossingke salah satu pemain yang mempunyai tinggi badan yang cukup tinggi sembari berharap bola dari hasil crossingtadi dapat disundul masuk ke gawang lawan.Â

Sayang sekali kalau kamu hanya melakukan hal seperti itu saja pada saat mendapatkan situasi Corner Kick.Â

Mengapa demikian?

KarenaÂhal tersebut akan membuat kamu melewatkan peluang yang lebih tinggi untuk mencetak gol melalui corner kick padahal kamu bisa saja meningkatkan peluangmu untuk mencetak gol kalau kamu mau menggunakan strategi atau trik corner kick yang akan saya bagikan dalam artikel ini.

Trik yang saya bagikan ini kemungkinan bisa meningkatkan peluang kamu untuk mencetak gol ke gawang lawan ketika mendapatkan situasi Corner Kick di eFootball 2025 Mobile.

Walaupun tidak selalu 100% akan berhasil mencetak gol lewat Corner Kick, namun persentase peluang untuk terciptanya sebuah gol akan sangat tinggi jika kamu menerapkan trik corner kick ini dibandingkan dengan cara sekedar umpan crossing biasa saja.

Nah, bagaimana caranya?Â

Mari simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

Trik Corner Kick eFootball 2025 Mobile: Mengatur Pemilihan Pemain Untuk Corner Kick

Memanfaatkan situasi corneragar bisa dikonversikan menjadi sebuah gol adalah dengan cara memperhatikan akurasi tendangan.Â

Karena akurasi merupakan salah satu faktor penting yang akan berpengaruh terhadap hasil tendangan corner itu sendiri.Â

Dengan melakukan tendangan corner yang akurat, maka peluang untuk terciptanya sebuah gol dari situasi Corner Kick akan menjadi lebih tinggi.Â

Maka dari itulah kita perlu mengatur pemilihan pemain yang baik dan tepat untuk corner kick terlebih dahulu.

Bagaimana caranya?

  1. Pilih bagian Game Plan pada awal menu permainan
  2. Pilih bagian Logo Klub di sebelah kiri layar kamu
  3. Pilih bagian In-Match Roles
  4. Pada bagian Left CK Taker, pilihlah pemain dengan kaki kanan yang memiliki rating tertinggi dalam mengambil corner kick
  5. Pada bagian Right CK Taker, pilihlah pemain dengan kaki kiri yang memiliki rating tertinggi dalam mengambil corner kick
  6. Pada bagian Player to Join Attack 1, pilihlah pemain berposisi CBdengan ability Headingyang bagus
  7. Pada bagian Player to Join Attack 2, pilihlah pemain berposisi DM
Trik Corner Kick eFootball 2025 Mobile: Mengatur Pemilihan Pemain Untuk Corner Kick

Trik Corner Kick eFootball 2025 Mobile: Mengatur Set Play untuk Corner Kick

Setelah kamu mengatur pemilihan pemainnya, maka selanjutnya adalah membuat sebuah set play untuk Corner Kick yang akan dilakukan.Â

Dalam membuat set play-nya, kamu perlu mendapatkan situasi Corner Kick terlebih dahulu di dalam pertandingan.Â

Setelah mendapatkan situasi corner, maka kamu perlu melakukan pengaturan set play dengan cara di bawah ini.

  1. Gunakan Short Corner Tactic, kemudian pilih salah satu dari keempat taktik tersebut (saran dari saya pilih taktik Touchline)
  2. Setelah salah satu pemain mendekat ke tiang corner, geser layar kamu ke kiri hingga habis (jika corner kick di sebelah kiri). Kalau corner di sebelah kanan, geser layar ke kanan.
  3. Bentuklah kurvamelengkung ke arah kiri gawang lawan (jika corner kick di sebelah kiri). Kalau corner di sebelah kanan, buatlah kurva ke sebelah kanan gawang lawan. (Untuk bentuk kurvanya bisa kamu lihat pada gambar di bawah nomor 3)
  4. Ketika pemain melakukan pergerakan untuk menendang bola dari corner, secepat mungkin kamu sudah menekan tombol shootagar pemainmu segera melakukan heading terhadap bola yang sudah ditendang dari corner kick tadi
  5. Manfaatkan peluang headingtersebut untuk dijadikan sebuah gol
Trik Corner Kick eFootball 2025 Mobile: Mengatur Set Play untuk Corner Kick

Saya katakan sekali lagi bahwa trik corner kick yang saya bagikan ini tidak selalu 100% langsung menjadi gol, namun peluang untuk mencetak gol dengan menggunakan trik ini bisa dipastikan hampir mendekati 100%.Â

Pada saat kamu menerapkan trik corner kick ini di eFootball 2025 Mobile, kamu harus selalu siap dengan situasi yang ada.Â

Ada kemungkinan pemainmu bisa langsung mencetak gol dari corner kick melalui headingataupun melalui situasi kemelut di depan gawang lawan yang tercipta akibat dari tendangan corner.Â

Selalu manfaatkan peluang yang ada di area kotak penalti lawan apapun yang dihasilkan dari trik corner kick ini.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Trik Dasar Corner Kick di eFootball 2025 Mobile Untuk Pemula kali ini.Â

Saya berharap dengan adanya artikel ini, kamu bisa menguasai Corner Kick di eFootball 2025 Mobile dengan baik, meskipun trik yang saya bagikan ini hanya dasarnya saja.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:Â

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 21, 2026 | servervultr

Penjelasan Lengkap Attacking, Defensive, dan Advanced Instructions di eFootball PES



Apa kamu tipe playergim Pro Evolution Soccer (PES) yang seringkali langsung bermain tanpa mengotak-atik instruksi taktik seperti Attacking Instructions, Defensive Instructions, dan Advanced Instructionssebelum bertanding?

Jika iya, maka sayang sekali kamu tidak memanfaatkan instruksi tersebut sebagai suatu strategi tambahan bagi permainan tim-mu.

Mengapa demikian?

Karena kalau kamu mengatur Attacking, Defensive, dan Advanced Instructionsdengan tepat sebelum bertanding, maka hal tersebut akan membuat tim-mu bermain dengan pola menyerang dan bertahan yang jelas.Â

Hasilnya tentu akan membuat permainan menjadi lebih terarah dan kemenangan akan semakin mudah untuk diraih, baik itu melawan komputer (AI) maupun teman bermainmu sendiri.

Attacking, Defensive, dan Advanced Instructionsini mempunyai fungsinya masing-masing terhadap permainan tim kamu di dalam pertandingan.Â

Jadi kamu perlu memahami dengan baik mengenai ketiga instruksi tersebut agar bisa digunakan secara efektif dalam menghadapi lawan-lawanmu di PES.

Nah, pada artikel ini saya akan membagikan penjelasan berupa apa saja yang terdapat di dalam Attacking Instructions, Defensive Instructions, dan Advanced Instructionsdi eFootball PESÂbeserta pengertian dan fungsinya masing-masing.

Perlu diperhatikan bahwa penjelasan ini masih relevan tentunya bagi kamu yang masih bermain PES untuk versi PES 2021 ke bawah seperti PES 2020, PES 2019,  PES 2018, PES 2017 hingga PES 2016.Â

Mungkin perbedaannya hanya terletak di istilah penamaannya saja selebihnya untuk pengertiannya itu sama saja.Â

Jadi artikel ini tentunya bisa digunakan sebagai acuan utama bagi kamu yang ingin memahami lebih dalam mengenai Attacking Instructions, Defensive Instructions, dan Advanced Instructionsdi eFootball PES.

Oke tanpa basa-basi lagi, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

Penjelasan Attacking Instructions di PES

Penjelasan Attacking Instructions di PES


Attacking Instructions atau Instruksi Menyerang merupakan suatu instruksi berupa pola taktik serangan yang akan diterapkan pada formasi ketika tim sedang menguasai bola (fase menyerang).Â

Pengaturan Attacking Instructions akan sangat vital bagi taktik serangan yang ingin kamu terapkan dalam permainan timmu dalam bertanding.Â

Dengan pola menyerang yang jelas dan terarah akan membuat timmu mendapatkan peluang yang tinggi untuk mencetak gol ke gawang lawan.

Terdapat beberapa bagian taktik yang tersedia untuk kamu atur dalam Attacking Instructions. Di antaranya adalah:

  1. Attacking Style
  2. Build Up Â
  3. Attacking Area/Attacking Zone
  4. Positioning
  5. Support Range

Untuk mengaturnya, kamu perlu memahami dulu kelima bagian tersebut.Â

Kamu bisa baca dengan lengkap penjelasan dari kelima bagian Attacking Instructions dalam eFootball PES di bawah ini!

Bagian-Bagian Attacking Instructions di PES

Attacking Style

Attacking Style merupakan taktik permainan berupa gaya serangan yang akan diterapkan oleh pemainmu ketika tim sedang menyerang.

Pada bagian ini, terdapat dua pilihan gaya bermain yang bisa kamu terapkan, yakni Possession Game dan Counter Attack.

Possession Game

Jika kamu memilih taktik Attacking Style dengan pilihan Possession Game, maka baik itu pemain yang berada di lini depan maupun lini belakang akan membentuk pola sebagai kesatuan unit yang kohesif atau padu.Â

Ketika salah satu pemain tim kamu sedang menguasai bola maka rekan setim tentunya akan memberikan dukungan atau support dengan cara mendekatkan diri ke si pemain yang sedang membawa bola tadi.

Â

Hal ini akan membuat para pemainmu bisa memainkan umpan-umpan pendek dengan cepat dalam membangun serangan yang bertahap.Â

Instruksi taktik ini akan berjalan dengan baik dan optimal jika tim memiliki pemain-pemain dengan ability Ball Control dan Passingyang bagus.Â

Contoh tim yang paling bagus ketika menggunakan taktik Possession Game adalah Manchester City dan Barcelona.

Counter Attack

Jika kamu memilih taktik Attacking Style dengan pilihan Counter Attack, maka para pemain akan melakukan progresi serangan secara cepat ketika bola sudah didapatkan.Â

Pemain akan melakukan penetrasi dengan dominasi serangan melalui sisi sayap. Sehingga penggunaan instruksi taktik Counter Attack akan berjalan dengan baik dan optimal kalau timmu memiliki pemain sayap yang mempunyai ability Passingdan Speedyang sangat baik.

Dengan adanya kedua pilihan dari instruksi taktik ini, kamu hanya perlu menyesuaikannya saja dengan prinsip permainan yang ingin kamu terapkan.Â

Sederhananya begini, kalau kamu mau bermain dengan Possession Game maka timmu perlu memiliki pemain-pemain dengan ability Passing yang bagus. Dan jika kamu mau bermain dengan Counter Attack, maka sudah seharusnya timmu memiliki pemain-pemain dengan ability Speed yang baik.

Build Up Â

Build Up merupakan taktik berupa gaya permainan yang dibangun dalam melakukan serangan terhadap tim lawan.

Terdapat dua pilihan taktik yang bisa kamu pilih di bagian Build Up ini, yaitu Short-pass dan Long-pass.

Short-pass

Kalau kamu memilih Short-pass, maka gaya permainan yang dibangun dalam melakukan serangan akan dilakukan secara bertahap oleh para pemain dengan menggunakan umpan-umpan pendek.Â

Dengan cara ini, maka kemungkinan tim akan bermain dengan segi permainan berdasarkan  penguasaan bola yang dominan nantinya.Â

Long-pass

Kalau kamu memilih Long-pass, maka gaya permainan yang dibangun dalam melakukan serangan ke tim lawan adalah dengan cara menggunakan umpan-umpan panjang.Â

Penggunaan taktik Build Up dengan pilihan Long-pass ini diperlukan seorang penyerang tengah yang memiliki abilityduel udara yang bagus agar bola yang diberikan dari hasil umpan-umpan panjang tadi bisa langsung diterima oleh si penyerang. Sehingga tim kamu juga perlu memiliki pemain yang mempunyai ability Lofted Pass yang baik pula.Â

Kekurangan dari taktik Long-pass ini adalah taktik tidak akan bekerja dengan baik jika tim lawan bermain dengan gaya bermain Total Defensive atau bertahan total dengan cara menumpuk semua pemain di lini belakang.

Attacking Area/Attacking Zone

Attacking Area/Attacking Zone adalah titik di mana pemain akan memfokuskan serangan yang akan dilakukan terhadap area pertahanan tim lawan.

Ada dua pilihan taktik dalam Attacking Area/Attacking Zone yaitu Centre dan Wide.

Centre

Centreberarti titik area serangan akan terfokuskan ke tengah. Saya merekomendasikan taktik ini jika kamu memiliki Attacking Midfield dengan rating ability yang bagus.

Wide

Wideberarti area serangan akan terfokuskan ke area samping atau area sisi lebar lapangan yang terletak di posisi Flank kanan dan kiri. Kalau kamu mau menerapkan taktik ini, tim-mu perlu mempunyai seorang pemain Winger yang bagus agar taktik ini bisa berjalan dengan efektif.

Positioning

Positioningmerupakan bentuk pola menyerang yang akan dilakukan oleh para pemain dalam menyerang.

Terdapat dua pilihan yang bisa kamu pilih di sini, yakni Mantain Formation dan Flexible.

Mantain Formation

Dengan memilih Maintain Formation, maka posisi pemain akan tetap pada posisinya masing-masing ketika mereka sedang menyerang.Â

Di sini pemain tidak akan melakukan pergerakan secara sporadis atau berpindah-pindah dari satu posisi ke posisi lainnya (pemain tidak akan bertukar posisi).Â

Jadi, pemain akan tetap menjaga bentuk pola permainannya sedari awal baik itu ketika menyerang maupun bertahan.Â

Flexible

Dan jika kamu memilih Flexible, maka posisi dari tiap pemain akan berpindah dan bergerak secara dinamis.Â

Hal ini akan membuat pemain kamu dapat meninggalkan posisi awal yang dimainkan untuk mengisi ruang-ruang kosong ketika tim sedang menyerang. Tentunya pemain akan bergerak secara fleksibel tergantung dengan perencanaan taktik yang diterapkan sebelumnya.

Support Range

Support Range merupakan jarak area support antarlini pemain ketika tim sedang melakukan serangan.Â

Sederhananya adalah ketika satu pemain sedang menguasai bola maka otomatis rekan pemain lainnya akan memberikan support kepada pemain tersebut dengan cara mendekatkan jarak posisinya. Hal ini akan membuat jarak passingantarpemain menjadi lebih mudah untuk dijangkau

Support Range tinggi

Jika kamu mengatur Support Range dengan level bar yang semakin tinggi, maka jarak area support antarpemain akan semakin renggang atau melebar (Wide).Â

Ini akan sangat cocok dengan kamu yang ingin menerapkan dominasi serangan di area sisi kelebaran lapangan atau sisi Flank.

Support Range rendah

Jika kamu mengatur Support Range dengan level bar yang semakin rendah, maka jarak area support antarpemain akan semakin mendekat atau merapat (Narrow).

Ini akan sangat cocok dengan kamu yang ingin menerapkan permainan berdasarkan Possession Football. Hal ini akan membuat jarak passing antarpemain menjadi lebih dekat sehingga memudahkan pemain dalam membangun serangan dengan passing-passing pendek.

Penjelasan Defensive Instructions di PES

Penjelasan Defensive Instructions di PES


Defensive Instructions atau Instruksi Bertahan merupakan suatu instruksi berupa pola taktik bertahan yang akan diterapkan pada formasi ketika tim sedang tidak menguasai bola/fase bertahan.Â

Pengaturan Defensive Instructions sangatlah penting untuk diatur karena ini menyangkut masalah pertahananmu.

Dengan pola bertahan yang baik dan solid, tentu tim lawan akan kesulitan mencetak gol ke gawang timmu.

Terdapat lima bagian taktik yang tersedia untuk kamu atur dalam Defensive Instructions. Di antaranya adalah:

  1. Defensive Style
  2. Containment Area Â
  3. Pressuring/Pressure
  4. Defensive Line
  5. Compactness

Untuk mengaturnya, kamu perlu memahami dulu kelima bagian tersebut.Â

Kamu bisa baca dengan lengkap penjelasan dari kelima bagian Defensive Instructions dalam eFootball PES di bawah ini!

Bagian-Bagian Defensive Instructions di PES

Defensive Styles

Defensive Style merupakan merupakan taktik permainan berupa gaya bertahan yang akan diterapkan oleh para pemain di tim kamu ketika sedang bertahan.Â

Defensive Style memiliki 2 pilihan taktik yang bisa kamu gunakan, yaitu Frontline Pressure dan All-out Defence.

Frontline Pressure

Kalau kamu memilih Frontline Pressure, maka pemainmu akan menekan habis atau melakukan pressingtinggi ke pemain lawan yang sedang menguasai bola.Â

Tujuannya agar pemain lawan melakukan kesalahan dalam mengontrol bola akibat dari tekanan (pressing) yang dibuat oleh pemainmu sehingga bola akan lebih cepat direbut kembali.Â

All-out Defence

Kalau kamu memilih All-out Defense, maka pada saat tim-mu sedang bertahan, seluruh pemain akan mundur ke belakang serta membentuk pola pertahanan yang rapat tanpa melakukan tekanan (pressing) ke pemain lawan. Hal ini untuk mencegah serangan yang dilancarkan dari tim lawan.

Memang resikonya adalah pemain lawan akan lebih leluasa dalam menguasai bola namun taktik ini sangat efektif jika kamu tidak ingin kemasukkan jumlah gol yang sangat banyak oleh tim lawan. Â

Containment Area

Containment Area merupakan suatu titik di mana pemain akan mengarahkan fokus pertahanannya.

Terdapat dua pilihan di bagian ini yang bisa kamu pilih, yakni Middledan Wide.

Middle

Jika memilih Middle, maka pemain akan mengarahkan fokus pertahanannya ke area tengah. Jadi, para pemain akan berusaha untuk mengarahkan serangan lawan ke area tengah serta memotong aliran serangan dari tim lawan di area sayap.Â

Tentu hal ini akan sangat menguntungkan kalau timmu memiliki seorang bek tengah yang kuat serta gelandang yang piawai dalam bertahan.Â

Jadi, taktik ini sangat efektif ketika menghadapi tim yang memakai formasi dengan fokus serangannya di area lebar lapangan.

Wide

Jika kamu memilih Wide, maka pemain akan berusaha untuk mengarahkan serangan tim lawan ke area lebar lapangan dengan cara memotong aliran serangan tim lawan dari area tengah.

Hal ini akan lebih optimal jika kamu mempunyai pemain sayap serta Full Back dengan kemampuan bertahan yang baik.Â

Jadi, taktik ini akan sangat efektif ketika tim lawan menggunakan formasi yang area serangannya berfokus di tengah.

Pressuring/Pressure

Pressuring/Pressure merupakan bentuk pressingatau gaya penekanan yang akan dilakukan pemainmu ke pemain lawan.

Di bagian terdapat dua pilihan yang bisa kamu pilih, yaitu Conservative dan Aggressive.

Conservative

Jika kamu memilih Conservative, maka bentuk pressingyang dilakukan oleh pemainmu hanya sebatas menutupi pergerakan dari pemain lawan yang sedang menguasai bola.

Kalau kamu ingin menyeimbangkan antara gaya permainan bertahan dengan menyerang, maka pilihan ini akan cocok denganmu

Aggressive

Jika kamu memilih Aggressive, maka bentuk pressing yang dilakukan oleh pemainmu terhadap pemain lawan akan dilakukan secara agresif.

Tekanan akan diberikan dengan tinggi oleh pemainmu supaya mereka dapat merebut bola yang dikuasai oleh pemain lawan dengan cepat.

Kalau kamu ingin menerapkan gaya menyerang total, maka pilihan ini akan cocok denganmu.

Defensive Line

Defensive Line merupakan tinggi rendahnya suatu garis pertahanan yang dilakukan oleh para pemainmu ketika tim sedang bertahan.

Kamu bisa mengatur Defensive Line ini dengan cara menambah atau mengurangi level bar focus point-nya.Â

Defensive Line tinggi

Semakin penuh kamu mengatur level bar-nya, maka garis pertahanan akan semakin tinggi. Hal ini akan sangat cocok dengan kamu yang ingin bermain dengan taktik menyerang.

Defensive Line rendah

Semakin sedikit kamu mengatur level barnya, maka garis pertahanan akan semakin dalam/rendah.  Hal ini akan sangat cocok dengan kamu yang ingin bermain dengan taktik bertahan total.

Compactness

Compactnessmerupakan kerapatan jarak antarpemain ketika tim sedang bertahan.Â

Kamu bisa mengatur Compactnessini dengan cara menambah atau mengurangi level bar focus point-nya.Â

Compactness tinggi

Semakin banyak level barnya yang kamu atur, maka kerapatan jarak antarpemain ketika tim sedang bertahan semakin renggang atau saling berjauhan.Â

Compactness rendah

Begitu pun sebaliknya, semakin sedikit level barnya yang kamu atur, maka kerapatan jarak antarpemain ketika tim sedang bertahan akan semakin mendekat dan merapat dengan solid.Â

Penjelasan Advanced Instructions di PES

Penjelasan Advanced Instructions di PES

Advanced Instructions merupakan suatu instruksi taktik tambahan yang berguna untuk memperkaya sistem taktik yang sudah kamu atur pada Attackingdan Defensive Instructionssebelumnya.

Maka dari itu, sebisa mungkin kamu memerlukan pemahaman yang baik terhadap Advanced Instructions ini sehingga taktik yang kamu terapkan nantinya akan menjadi optimal dan efektif dalam menghadapi lawan-lawanmu.

Bagian-Bagian Advanced Instructions di PES

Terdapat 2 bagian penting yang harus kamu perhatikan dalam Advanced Instructions, yaitu Attack/Offense dan Defence/Defense

Di antara Attack/Offense dan Defence/Defense ini masing-masing memiliki 2 slot instruksi yang bisa kamu atur.

Pilihan instruksi taktik yang terdapat di bagian Attack/Offense dan Defence/Defense ini bisa dikatakan lumayan banyak.Â

Berikut di bawah ini pembagiannya:

Taktik Attack/Offense

  1. False Full Backs
  2. Centring Target
  3. False No 9
  4. Tiki-Taka
  5. Wing Rotation
  6. Attacking Full Backs
  7. Hug of Touchline
  8. Defensive
  9. False Winger
  10. Anchoring

Taktik Defence/Defense

  1. Gegenpress
  2. Counter Target
  3. Swarm The Box
  4. Deep Defensive Line
  5. Tight Marking
  6. Wing Back

Pertama saya akan membahas berupa penjelasan bagian-bagian instruksi yang ada di Taktik Attack/Offense. Berikut penjelasannya di bawah ini.

False Full Backs

Taktik False Full Back ini berfungsi untuk mendorong pemain Full Back (LB atau RB) untuk membuat pergerakan masuk ke lini tengah pada saat tim sedang menyerang.

Jadi sederhananya adalah pemain LB atau RB akan bergerak ke tengah ketika tim Anda sedang menguasai bola.Â

Tentu hal ini akan membuat timmu lebih leluasa dalam menguasai bola di lini tengah karena adanya tambahan pemain yang mengisi posisi ruang tengah.Â

Opsi ruang untuk passing antarpemain akan lebih banyak jika kamu menggunakan instruksi ini.

Centring Target

Taktik Centring Target ini berfungsi untuk mendorong para pemainmu untuk masuk ke kotak penalti lawan pada saat tim menyerang.

Lalu, para pemain yang sudah maju ke kotak penalti lawan ini akan mencari ruang di depan gawang lawan agar mereka bisa menerima umpan-umpan silang yang akan diberikan oleh pemain sayapmu.

Dan hasil umpan tersebut akan dikreasikan menjadi sebuah peluang gol oleh para pemain yang ada di kotak penalti tersebut.

False No 9

Taktik False No 9 ini berfungsi agar penyerangmu melakukan pergerakan agak sedikit ke tengah lapangan saat tim sedang menguasai permainan (fase menyerang).Â

Dengan begini, nantinya bek lawan akan terpancing mengikuti pergerakan penyerangmu ke tengah juga.Â

Lalu pemain sayapmu bisa maju ke ruang kosong yang ditinggalkan oleh bek lawan tadi dan penyerangmu nantinya akan memberikan bola ke pemain sayap dan pemain sayap akan memanfaatkan bola tersebut untuk mencetak peluang gol ke gawang lawan.

Tiki-Taka

Biasanya penggemar dari klub Barcelona sudah pasti memahami taktik yang satu karena sudah menjadi filosofi klub secara turun-temurun.Â

Ciri khasnya adalah tim seringkali menggunakan umpan-umpan pendek untuk membangun serangan ke daerah pertahanan lawan.

Taktik Tiki-Taka ini akan membuat pemainmu membentuk jarak antarlini yang saling berdekatan ketika sedang menyerang.Â

Hal ini bertujuan agar umpan satu sentuhan yang diterapkan oleh para pemain menjadi lebih mudah dilakukan.Â

Taktik ini akan cocok jika kamu mengkombinasikannya dengan mengatur instruksi Build Up pada pilihan Short pass.

Wing Rotation

Jika kamu menerapkan Taktik Wing Rotation, maka cara kerjanya adalah ketika pemain sayapmu sedang membawa bola dari sisi samping kanan maupun kiri dan masuk ke lini tengah, maka pemain lainnya akan bergerak maju ke posisi samping yang tadi sudah ditinggalkan oleh pemain sayap Anda.

Untuk itulah taktik ini dinamakan dengan Wing Rotation karena adanya rotasi pada posisi pemain di bagian sayap baik itu kanan maupun kiri.

Attacking Full Backs

Taktik Attacking Full Backs ini berfungsi untuk mendorong pemain yang berposisi sebagai LB dan RB untuk maju ke depan dalam membantu serangan.

Hug of Touchline

Taktik Hug of Touchline ini berfungsi agar pemain menyebar ke area sisi samping lapangan, baik itu di sayap kanan maupun sayap kiri.Â

Jadi jika kamu menggunakan instruksi ini maka serangan akan berfokus pada sisi lebar lapangan.Â

Taktik ini akan cocok jika kamu mengkombinasikannya dengan pengaturan pada instruksi Attacking Area/Attacking Zone dengan memilih pilihan Wide.

Defensive

Jika kamu menerapkan Taktik Defensiveini kepada salah satu pemainmu, maka pemain yang sudah diberikan instruksi Defensiveini tidak akan maju terlalu jauh ke area pertahanan tim lawan pada saat tim sedang menyerang.Â

Pemain ini akan tetap menahan dirinya untuk tetap pada posisi yang ia tempati dan akan berfokus dalam bertahan tentunya.

Saya merekomendasikan taktik ini diberikan ke pemain yang berposisi Full Back atau Midfielder. Namun, keputusan tentunya ada di tanganmu, mau diberikan kepada siapa taktik ini.

False Winger

Taktik False Winger ini akan sangat cocok jika kamu menerapkan permainan menyerang yang berfokus pada area tengah.Â

Karena pemain sayap nantinya akan lebih mengarahkan fokus serangannya ke area tengah dalam membantu penyerang di lini depan.Â

Nantinya pemain-pemain yang bertipikal menyerang akan memadati area tengah untuk memberikan tekanan terhadap lini tengah dari tim lawan.

Ketika pemain sayap meninggalkan posisinya dari sisi samping untuk masuk ke area tengah lapangan, maka posisi yang ditinggalkan oleh pemain sayap tersebut akan ditempati oleh pemain Full Back yang akan bergerak maju ke depan untuk mengisi posisi Flank tadi (Full Back akan melakukan Overlap)

Dengan Full Back yang melakukan Overlapke depan maka kamu perlu berhati-hati terhadap sisi samping lapangan. Â

Posisi ini akan rentan terhadap Counter Attack dari tim lawan karena hanya ada pemain Full Back saja di sini sedangkan pemain yang sebelumnya menempati posisi Flank sudah meninggalkan posisi tersebut.

Anchoring

Jika kamu menerapkan Taktik Anchoringke salah satu pemain maka ia tidak akan melakukan pergerakan yang terlalu dinamis.Â

Pemain ini akan tetap pada posisinya dengan melakukan pergerakan tanpa bola secara vertikal di lapangan (atas dan bawah) ketika tim sedang menyerang.

Oke, selesai sudah penjelasan bagian-bagian instruksi yang ada di Taktik Attack/Offense, dan selanjutnya adalah penjelasan dari bagian-bagian instruksi yang ada di Taktik Defence/Defense.Â

Berikut penjelasannya di bawah ini.

Gegenpress

Taktik Gegenpressini berfungsi agar pemainmu melakukan tekanan serta mengepung pemain lawan ketika mereka sedang menguasai bola. Namun, kelemahan taktik ini akan cukup menguras banyak stamina pemainmu.

Counter Target

Taktik Counter Target ini berfungsi ketika salah satu pemainmu dipilih sebagai Counter Target, maka ketika tim sedang menyerang, pemain akan bergerak cepat untuk masuk ke daerah pertahanan lawan.Â

Namun, ketika timmu sedang bertahan, si pemain ini akan tetap di depan sambil menunggu umpan yang diberikan oleh rekan pemain untuk melancarkan serangan balik.

Swarm The Box

Taktik Swarm The Box ini berfungsi agar pemain kamu mundur dan merapat di daerah belakang kotak pinalti pada saat tim lawan sedang menyerang. Hal ini untuk mencegah serangan-serangan yang dilakukan oleh pemain lawan ke area pertahanan timmu.

Deep Defensive Line

Taktik Deep Defensive Line ini berfungsi untuk mendorong pemainmu agar mundur ke dalam atau ke belakang garis pertahanan dengan cepat ketika tim lawan sedang menyerang.

Tight Marking

Taktik Tight Marking ini berfungsi agar pemain kamu menjaga secara ketat pemain lawan yang dituju agar mereka sulit melakukan pergerakan untuk masuk ke area pertahanan timmu.

Wing Back

Taktik Wing Back ini berfungsi agar pemain yang berada di sisi sayap (full back ataupun winger) membantu lini pertahanan tim lawan sedang menyerang.Â

Terdapat kekurangan jika menggunakan instruksi ini karena pemain winger maupun full back akan lebih cepat lelah akibat dari naik turunnya si pemain dalam membantu lini pertahanan sehingga stamina lebih mudah terkuras.


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 20, 2026 | servervultr

Penjelasan Lengkap Instruksi Individu (Individual Instructions) di eFootball 2026


Permainan sepakbola tidak lepas dari yang namanya sebuah instruksi taktik. Terlebih lagi pada game sepakbola terkini seperti eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, Console, dan PC.

eFootball 2026 menyediakan fitur taktik yang bernama Instruksi Individuatau dalam bahasa Inggrisnya adalah Individual Instructions

Fitur ini memungkinkan kamu sebagai playereFootballÂbisa memberikan sebuah instruksi taktik tambahan kepada para pemain di dalam tim.

Dengan menggunakan Instruksi Individu yang tepat tentunya akan membuat taktik permainanmu menjadi lebih baik dan lebih optimal lagi.

Mungkin sebagian playereFootball masih ada yang belum mengerti bagaimana cara menggunakan instruksi individu dan apa saja instruksi-instruksinya serta bagaimana cara kerjanya.

Nah, kalau kamu belum paham mengenai itu semua maka sudah tepat sekali jika kamu membaca artikel ini.

Mengapa?

Karena di sini saya akan membahas tutorial mengenai penjelasan Instruksi Individu atau Individual Instructions yang ada di eFootball sekaligus penjelasan bagaimana cara kerja dari semua instruksi-instruksi tersebut jika kita memberikannya kepada pemain.

Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Instruksi Individu di eFootball 2026?

Instruksi Individu merupakan instruksi taktik yang diberikan kepada satu pemain tertentu di dalam tim untuk mengatur cara permainan si pemain secara spesifik di lapangan.

Jadi, instruksi ini merupakan instruksi taktik yang bersifat individualsehingga instruksi ini hanya akan diberikan ke satu pemain saja.

Misalnya tim kita akan menggunakan taktik gaya bermain menyerang sehingga memungkinkan seluruh pemain dalam tim untuk aktif melakukan pergerakan menyerang ke depan.Â

Akan tetapi, kamu menginginkan salah satu pemain untuk tetap staydi belakang agar tidak melakukan pergerakan menyerang ke depan.

Maka itu, kamu bisa memberikan instruksi individu ke si pemain tersebut supaya ia tidak akan bergerak ke depan untuk menyerang namun ia akan tetap staydi belakang.

Bagaimana Cara Menggunakan Instruksi Individu di eFootball 2026?

Untuk menggunakan Instruksi Individu di eFootball 2026 , kamu bisa memakai caranya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pada menu awal permainan, pilih bagian My Team
  2. Pilih bagian Tacticsdi pojok kiri paling atas
  3. Pilih bagian Individual Instructions (Instruksi Individu)
  4. Atur Individual Instructions mulai dari bagian Attack (Serangan)Âdan Defence (Pertahanan)

Perlu diketahui bahwa sebelum kamu menggunakan instruksi individu ini maka pastikan terlebih dahulu kamu itu sudah memahami jenis-jenis instruksi yang ada mulai dari arti serta fungsinya masing-masing.

Untuk memahami lebih jelas mengenai jenis-jenis Instruksi Individu yang ada di eFootball 2026, silahkan untuk baca penjelasan lengkapnya di bawah ini:

Jenis-Jenis Instruksi Individu di eFootball 2026

Ketika kamu memasuki bagian Menu Instruksi Individu, di sini kamu akan disediakan 4 kolom taktik yang bisa diatur, yaitu:

  • Serangan 1 (Attack 1)
  • Serangan 2 (Attack 2)
  • Pertahanan 1 (Defence 1)
  • Pertahanan 2 (Defence 2)

Dari masing-masing taktikÂSeranganÂdanPertahananÂini mempunyai instruksi turunan lagi yang bisa kamu pilih dan kamu atur.

Pada bagian instruksi Serangan(Attack) tersedia 3 instruksi yang bisa dipilih, yakni:

  1. BertahanÂ(Defensive)
  2. MenyerangÂ(Attacking)
  3. JangkarÂ(Anchoring)

Dan pada bagian instruksi Pertahanan(Defence) tersedia 4 instruksi yang bisa dipilih, yakni:

  1. Pengawalan Ketat (Tight Marking)
  2. Pengawalan(Man Marking)
  3. Counter Target (Target Serangan Balik)
  4. Lini Dalam (Deep Line)
Jenis-Jenis Instruksi Individu (Individual Instructions) di eFootball 2026

Jadi dapat disimpulkan dari masing-masing bagian instruksi baik itu Serangan (Attack) dan Pertahanan (Defence) terdapat 7 pilihan Instruksi Individu yang dapat kamu pilih dan atur sesuai dengan kebutuhan taktik tim kamu.

Penjelasan Serangan (Attack) di Instruksi Individu eFootball 2026

Pada bagian Serangan (Attack) terdapat 3 instruksi taktik yang bisa kamu pilih yaituÂBertahan (Defensive), Menyerang (Attacking), dan Jangkar (Anchoring).

Untuk penjelasan lengkap dari ketiga instruksi ini bisa kamu baca di bawah ini:

Bertahan (Defensive)

Instruksi Bertahan/DefensiveÂakan membuat pemainmu tidak bergerak maju ke depan ketika tim sedang menyerang. Sehingga pemain akan lebih fokus bertahan daripada menyerang.Â

Hal ini membuat lini belakang akan tetap stabil, namun pendekatan pemain dalam hal menyerang akan sedikit terganggu akibat hasil dari instruksi iniÂ

Sehingga instruksi Bertahan/Defensive ini memungkinkan pemain hanya akan berfokus untuk bertahan saja.

Bahkan ketika pemain ada kesempatan untuk bisa berlari ke depan ketika menyerang maka si pemain akan memilih mundur ke belakang untuk membantu pertahanan tim.

Dengan memakai instruksi ini ke salah satu pemainmu, maka kamu bisa mendapatkan ekstra pemain tambahan di lini belakang ketika tim sedang menyerang.

Menyerang (Attacking)

Instruksi Menyerang/AttackingÂakan membuat pemainmu bergerak lebih menyerang dari biasanya. Ia akan memosisikan dirinya lebih ke depan dan akan lebih sering berlari pula.

Hal tersebut akan meningkatkan Attacking Work Rate dari si pemain secara signifikan karena ia hanya akan berfokus pada hal menyerang saja. Tetapi, Defensive Work Rate dari si pemain ini akan menurun drastis.

Instruksi ini tidak bisa digunakan ke pemain yang berposisi sebagai FW (Forward) atau penyerang.

Jangkar (Anchoring)

Instruksi Jangkar/AnchoringÂini akan membuat permainmu berada tetap di posisi bermainnya sejak awal.

Pemain yang kamu pilih dengan instruksi Jangkar/Anchoring ini tidak akan keluar dari posisi bermainnya secara horizontal.Â

Misalnya penyerang tengah akan tetap berada di posisi tengah dan pemain sayap akan tetap di posisi sayap.

Penjelasan Pertahanan (Defence) di Instruksi Individu eFootball 2026

Pada bagian Pertahanan (Defence) terdapat 4 instruksi taktik yang bisa kamu pilih yaituPengawalan Ketat (Tight Marking), Pengawalan (Man Marking), Counter Target (Target Serangan Balik), dan Lini Dalam (Deep Line).

Untuk penjelasan lengkap dari ketiga instruksi ini bisa kamu baca di bawah ini:

Pengawalan Ketat (Tight Marking)

Instruksi Pengawalan Ketat/Tight Marking merupakan instruksi taktik yang akan membuat pemainmu melakukan markingkepada pemain lawan dengan lebih ketat dari biasanya.

Untuk menggunakan instruksi ini, kamu perlu melangsungkan pertandingan terlebih dahulu di eFootball 2026. Karena instruksi ini hanya bisa digunakan pada saat kamu sedang mengatur gameplansebelum pertandingan dimulai.

Kamu bisa mengatur instruksi ini dengan memilih salah satu pemain yang ingin menjadi target dari Tight Marking

Nantinya pemain lawan yang dipilih menjadi target akan dikawal secara ketat oleh pemainmu pada saat pertandingan dimulai.

Dalam pertandingan nanti itu yang akan melakukan markingke pemain lawan adalah para pemainmu yang posisinya berdekatan dengan si pemain lawan tersebut.Â

Jadi, tidak hanya satu orang saja yang diinstruksikan mengawal pemain lawan tersebut namun semua pemainmu bisa bergantian dalam mengawal pergerakan dari si pemain lawan tergantung dekatnya jarak pemainmu dengan posisi si pemain lawan.

Kelemahan dari instruksi ini adalah ketika pemainmu melakukan markingke pemain lawan, maka celah-celah kosong akan tercipta di dalam ruang permainan tim kamu.Â

Hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh pemain lawan untuk menyerang melalui celah tersebut sehingga kamu juga perlu hati-hati dalam menggunakan instruksi ini.

Pengawalan (Man Marking)

Secara tidak langsung penjelasan untuk Instruksi Pengawalan/Man Marking itu hampir sama dengan Tight Marking yaitu pemain yang diinstruksikan akan melakukan markingyang lebih ketat terhadap target lawannya dan instruksi ini hanya bisa diatur sebelum pertandingan dimulai.

Tetapi ada perbedaan yang mendasar jika kamu memilih instruksi ini yaitu pemain lawan hanya akan dikawal oleh satu pemain saja.

Penjelasan Instruksi Individu Man Marking (Pengawalan) dan Tight Marking (Pengawalan Ketat) di eFootball 2026

Jadi, kamu perlu memilih siapa saja dari pemain di tim kamu yang akan melakukan kawalan ke pemain lawan yang sudah menjadi target marking.

Pada saat pertandingan dimulai, nantinya pemain yang sudah kamu pilih sebelumnya untuk melakukan markingke pemain lawan akan selalu menjaga pemain lawan tersebut dengan sangat ketat.

Dan perlu diingatkan sekali lagi bahwa instruksi Man Marking juga memiliki kelemahan yaitu pemain lawan dapat memanfaatkan celah-celah kosong akibat dari terciptanya ruang yang ditinggalkan oleh pemainmu karena sedang melakukan markingke salah satu target pemain lawan.

Target Serangan Balik (Counter Target)

Instruksi Target Serangan Balik/Counter Target ini akan memungkinkan pemainmu tidak akan meninggalkan posisi awalnya baik itu untuk bertahan maupun saat melakukan pressingke depan.

Pemain yang dipilih sebagai Target Serangan Balik akan tetap stayberada di dekat kotak penalti lawan.

Dengan pemainmu yang tidak melakukan pergerakan lari ke belakang maupun ke depan akan membuat stamina pemainmu tidak terkuras habis bahkan jika si pemain tersebut memiliki ability stamina yang sangat rendah.

Tentu hal ini akan memudahkan si pemain untuk bisa bermain fullsepanjang 90 menit.

Lini Dalam (Deep Line)

Instruksi Lini Dalam/Deep LineÂini memungkinkan pemain yang dipilih akan melalukan pergerakan ke belakang untuk membantu lini pertahanan ketika tim sedang bertahan.Â

Instruksi ini tidak bisa ditugaskan ke pemain yang berposisi sebagai DF (Defender). Jadi kamu hanya bisa memberikan instruksi ini ke pemain yang berposisi sebagai MF (Midfielder) atau FW (Forward).

Dan pada saat kamu menggunakan formasi 5 bek maka instruksi Lini Dalam ini tidak bisa diberikan ke pemain yang berposisi sebagai MF (Midfielder).Â

Jika kamu memilih instruksi ini ke pemain FW atau Penyerang maka si penyerang akan berperan seperti Deep Lying Forward.

Kalau kamu bermain dengan garis pertahanan tinggi (High Defensive Line)Âdan menginginkan lini pertahanan juga tetap solid dan kuat walau menerapkan High Defensive Line maka instruksi Lini Dalam akan sangat cocok untuk digunakan.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Tutorial Penjelasan Instruksi Individu (Individual Instructions) di eFootball 2026Âkali ini.Â

Saya berharap dengan adanya artikel ini, kamu bisa menjadi lebih memahami tentangÂInstruksi Individu (Individual Instructions) di eFootball 2026 dengan baik.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:Â

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 19, 2026 | servervultr

Trik Cara Melakukan Free Kick Terbaik di eFootball 2025 Mobile


Dalam bermain eFootball 2025 Mobile, adakalanya kita kesulitan mencetak gol ke gawang lawan terutama melalui skema permainan terbuka (open play).Â

Kemungkinan hal ini terjadi akibat dari kuatnya defensetim lawan atau bisa juga karena penyerang-penyerang yang kita punya tidak memiliki kemampuan finishingyang bagus.

Terlihat jelas bahwa ini merupakan masalah yang sangat berarti sehingga kamu perlu mempunyai rencana cadangan untuk mengatasi kesulitan dalam mencetak gol terutama melalui skemaopen play di eFootball 2025 Mobile.Â

Kalau begitu apa rencana cadangannya?

Jawabannya adalah set piece.

Set piece bisa dijadikan sebagai rencana cadangan jika kamu kesulitan mencetak gol melalui skema open playdi eFootball 2025 Mobile.

Salah satu set piece yang bisa kamu manfaatkan untuk mencetak gol ialah melalui tendangan bebas atau bisa disebut juga dengan Free Kick.

Rekomendasi Trik Free Kick Terbaik di eFootball 2025 Mobile!

Kamu memerlukan beberapa trik agar free kick yang kamu lakukan ini bisa efektif dalam menciptakan gol ke gawang lawan di eFootball 2025 Mobile.

Banyak sekali trik-trik free kick yang bisa dilakukan untuk menciptakan gol di eFootball 2025 Mobile.

Namun dalam artikel ini saya hanya akan membagikan 5 trik cara melakukan free kick terbaik di eFootball 2025 Mobile lengkap dengan tutorialnya.

Adapun 5 trik free kick ini adalah:

  1. Curve Ball Shoot
  2. Knuckle Shoot
  3. Underwall Shoot
  4. Trivela Shoot
  5. Dipping Shoot

Untuk tutorial selengkapnya, kamu bisa baca pembahasannya di bawah ini:

Trik Free Kick eFootball 2025 Mobile: Curve Ball Shoot

Curve Ball Shoot ini biasanya merupakan teknik free kick yang paling umum digunakan oleh pemain sepakbola.Â

Mengapa?

Karena Curve Ball Shoot ini merupakan trik free kick yang paling mudah dilakukan di eFootball 2025 Mobile.Â

Selain itu, hasil dari tendangan free kick ini sebagian besar bisa berbuah langsung menjadi gol.

Jadi, saya sarankan jika kamu mendapatkan situasi tendangan bebas, maka kamu bisa memakai trik Curve Ball Shoot ini sebagai senjata ampuh untuk mengatasi kesulitan mencetak gol via skema open play.

Cara Melakukan Curve Ball Shoot di eFootball 2025 Mobile

Caranya adalah:

  1. Usahakan kamu mendapatkan situasi tendangan bebas pada zona yang ideal untuk melakukan Curve Ball Shoot. (zona free kick bisa dilihat pada gambar nomor 2)
  2. Pilihlah pemain yang mempunyai ability Curldan Set Piece Taking yang bagus (ability di atas 85)
  3. Buat usapan berupa garis lengkung dengan kecepatan usapan yang tidak terlalu pelan juga tidak terlalu cepat. (bentuk garis usapan bisa dilihat pada gambar nomor 3)
  4. Lihat hasil tendanganmu
Trik Free Kick eFootball Mobile: Curve Ball Shoot

Trik Free Kick eFootball 2025 Mobile:ÂKnuckle Shoot

Free kick Knuckle Shoot di eFootball adalah salah satu jenis tendangan bebas (free kick) yang menghasilkan bola dengan lintasan yang tidak stabil di udara. Atau secara sederhananya bola akan berbelok di udara ketika ditendang.

Tendangan ini tentunya akan sangat sulit ditebak oleh kiper lawan karena arah bola bisa berubah secara tiba-tiba.

Cara Melakukan Knuckle Shoot di eFootball 2025 Mobile

Caranya adalah:

  1. Usahakan kamu mendapatkan situasi tendangan bebas pada zona yang ideal untuk melakukan Knuckle Shoot. (zona free kick bisa dilihat pada gambar nomor 2)
  2. Pilihlah pemain yang mempunyai skill Knuckle Shoot. Dan akan menjadi lebih baik lagi jika pemainmu memiliki ability Kicking Power di atas 80.Â
  3. Buat usapan garis lurus ke atas dengan cepat, lalu langsung TAP 2 kali layarmu. (bentuk garis usapan bisa dilihat pada gambar nomor 3
  4. Lihat hasil tendanganmu

Trik Free Kick eFootball Mobile: Knuckle Shoot

Untuk menghasilkan Knuckle Shoot yang efektif, tentunya kamu harus mengikuti semua cara-cara di atas dengan baik dan benar.Â

Karena kalau kamu tidak mengikuti tutorial di atas dengan baik, maka ada kemungkinan hasil tendangan free kick yang kamu lakukan akan melenceng ke atas atau juga bisa terkena tiang gawang.

Trik Free Kick eFootball 2025 Mobile:ÂUnderwall Shoot

Tendangan bebas underwall shoot merupakan teknik di mana bola ditendang melewati bagian bawah pagar betis (wall) pemain lawan yang melompat, sehingga bola meluncur rendah ke gawang.Â

Kalau kamu menggunakan teknik free kick maka kamu bisa mengejutkan kiper lawan dan bola free kick tentunya bisa berpotensi untuk masuk ke gawang dari kiper lawan tersebut.

Cara Melakukan Underwall Shoot di eFootball 2025 Mobile

Caranya adalah:

  1. Usahakan kamu mendapatkan situasi tendangan bebas pada zona yang ideal untuk melakukan Underwall Shoot. (zona free kick bisa dilihat pada gambar nomor 2)
  2. Pilihlah pemain yang mempunyai ability Kicking Power di atas 85 dan Set Piece Taking di atas 80.
  3. Geser layarmu hingga terlihat pagar pemain sejajar dengan tiang gawang, lalu usap garis tendangan ke samping secara perlahan hingga membentuk kurva tendangan mendatar. (untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar nomor 3)
  4. Lihat hasil tendanganmu

Trik Free Kick eFootball Mobile: Underwall Shoot

Trik Underwall Shoot ini akan sangat efektif jika kamu mendapatkan situasi free kick tepat di garis kotak penalti lawan.

Dengan hasil tendangan yang mendatar dengan tujuan untuk melewati pagar pemain dari bawah, maka peluang untuk mencetak gol tentu menjadi lebih tinggi. Terlebih jika pagar pemain lawan terkecoh dengan melompat untuk mengahalau tendangan bebasmu.

Trik Free Kick eFootball 2025 Mobile:ÂTrivela Shoot

Tendangan bebas Trivela Shoot merupakan teknik menendang bola menggunakan bagian luar kaki untuk menghasilkan efek melengkung yang tajam.Â

Teknik ini sering digunakan untuk mengecoh kiper dengan arah bola yang sulit diprediksi.​ Sehingga teknik ini memungkinkan bola melengkung tajam melewati pagar betis dan masuk ke gawang dari sudut yang sulit dijangkau kiper.​

Cara Melakukan Trivela Shoot di eFootball 2025 Mobile

Caranya adalah:

  1. Usahakan kamu mendapatkan situasi tendangan bebas pada zona yang ideal untuk melakukan Trivela Shoot. (zona free kick bisa dilihat pada gambar nomor 2)
  2. Pilihlah pemain yang mempunyai skill Outside Curler.
  3. Usap arah tendanganmu dengan memberi efek garis lengkungan pada tembakannya. (bentuk lengkungan garis tembakannya bisa dilihat pada gambar nomor 3)
  4. Lihat hasil tendanganmu

Trik Free Kick eFootball Mobile: Trivela Shoot

Kalau mau menghasilkan Trivela Shoot yang efektif, saya sarankan kamu perlu mendapatkan situasi free kick tepat seperti di gambar nomor 2 serta pemain wajib memiliki skill outside curler

Kalau kamu tidak mengikuti kedua saran ini, maka kemungkinan hasil tendangan tidak akan melengkung ke arah gawang dan bahkan tendangan tersebut bisa terkena pagar pemain lawan.

Trik Free Kick eFootball 2025 Mobile:ÂDipping Shoot

Tendangan bebas Dipping Shoot merupakan teknik di mana bola meluncur dengan menukik tajam ke bawah setelah melambung di udara.Â

Efek ini membuat bola seperti jatuh mendadak ke arah gawang, sehingga sangat menyulitkan kiper untuk menepisnya terutama ketika bola melewati pagar betis (wall) pemain lawan dan turun cepat ke arah sudut gawang.

Cara Melakukan Dipping Shoot di eFootball 2025 Mobile

Caranya adalah:

  1. Usahakan kamu mendapatkan situasi tendangan bebas pada zona yang ideal untuk melakukan Dipping Shoot. (zona free kick bisa dilihat pada gambar nomor 2)
  2. Pilihlah pemain yang mempunyai skill Dipping Shot
  3. Geser arah tendanganmu menuju tiang dua, lalu buat usapan garis lurus ke atas. (untuk selengkapnya bisa dilihat pada gambar nomor 3 di bawah)
  4. Lihat hasil tendanganmu

Trik Free Kick eFootball Mobile: Dipping Shoot

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Trik Cara Melakukan Free Kick di eFootball 2025 Mobile kali ini.Â

Walaupun hasil dari free kick ini tentunya tidak selalu menjadi gol, namun peluang kamu untuk menciptakan gol dengan menggunakan 5 lima trik free kick ini di eFootball 2025 Mobile bisa menjadi lebih tinggi daripada sekadar menggunakan teknik free kick yang biasa saja.Â

Silahkan untuk mengikuti tutorialnya dan cobalah semua jenis trik free kick tersebut di gameplayeFootball 2025 Mobile milikmu.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:Â

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 18, 2026 | servervultr

Formasi Serangan Balik Cepat (Quick Counter) Terbaik di eFootball 2026


Formasi memiliki fungsi yang sangat penting dalam permainan gim eFootball 2026 baik itu untuk pengguna Mobile, PC,maupun Konsol

Mengapa demikian?

Karena formasi berfungsi sebagai senjata dalam bentuk strategi permainan yang digunakan untuk menghadapi tim lawan dalam pertandingan sepakbola.

Melihat hal ini, tentu pengaturan formasi terbaik serta efektif menjadi salah satu faktor kunci dalam memenangkan pertandingan di eFootball 2026 selain dari gameplay skill.

Kebetulan dalam artikel ini, saya akan mencoba membahas mengenai pengaturan formasi terbaik untuk gaya bermain Serangan Balik Cepat (Quick Counter) di eFootball 2026.

Apa Itu Formasi Serangan Balik Cepat (Quick Counter) di eFootball 2026?

Formasi Serangan Balik CepatatauÂbisa disebut juga dengan Quick Counter merupakan sebuah formasi dengan penggunaan taktik utamanya berupa Serangan BalikatauÂCounter Attack.

Formasi dengan taktik Serangan Balik Cepat akan menerapkan strategi permainan dengan cara para pemain di timmu akan bertahan dari serangan lawan terlebih dahulu, lalu ketika pemainmu dapat merebut bola dari lawan maka mereka akan langsung melancarkan serangan balik secepat kilat.

Cara Kerja Formasi Serangan Balik CepatÂ(Quick Counter) di eFootball 2026

Pada saat menyerang, pemain akan bergerak maju untuk memprogresikan serangan balik itu melalui dribblingatau melalui short pass maupun long pass

Beberapa pemain tanpa bola juga akan ikut bergerak cepat ke depan untuk menciptakan situasi overloaddi dalam area pertahanan lawan.

Para penyerang atau strikerjuga akan siap melakukan pergerakan ke depan untuk mendekati area pertahanan lawan sambil menunggu umpan dari rekan setim. Begitu mendapatkan umpan maka strikerakan berlari ke belakang garis pertahanan lawan.Â

Para pemain tentunya akan melakukan serangan dengan melakukan progresi umpan dengan cepat untuk mengacaukan posisi pertahanan tim lawan.Â

Serangan-serangan yang dilakukan biasanya akan langsung menuju ke arah gawang lawan tanpa banyak menguasai bola.

Jika tim kamu kehilangan bola maka semua pemain akan cepat kembali membentuk pola bertahan.Â

Dalam fase transisi bertahan inilah nantinya para pemain belakang akan cenderung bermain secara agresif untuk terus menekan pemain lawan yang sedang menguasai bola dengan tujuan untuk merebut bola itu kembali.

Cara Mengatur Formasi Serangan Balik Cepat (Quick Counter) di eFootball 2026

Sebelum mengatur formasi, kamu perlu mengatur gaya bermain tim terlebih dahulu dengan memilih gaya bermain ‘Serangan Balik Cepat’ di eFootball 2026.Â

Caranya bisa kamu lihat di bawah ini:

  1. Pada Menu Home, pilih bagian My Team
  2. Pilih bagian Game Plan
  3. Pilih bagian TacticsÂdi sebelah pojok kiri atas layar
  4. Pilih bagian Team Playstyle
  5. Pilih Serangan Balik Cepat (Quick Counter)

Nah, setelah memilih gaya bermain maka kamu juga perlu menyesuaikan penggunaan managerÂyang kamu punya di dalam tim milikmu.

Kalau kamu bingung bagaimana caranya memilih manager di eFootball 2026 maka kamu bisa membaca tipsnya di dalam artikel ini:

Jadi pastikan terlebih dahulu apakah manager yang kamu gunakan itu cocok dengan gaya serangan balik cepat atau tidak sebelum kamu memilih gaya bermain tersebut.

Rekomendasi Formasi Terbaik Serangan Balik CepatÂ(Quick Counter)Âdi eFootball 2026!

Di eFootball 2026 baik itu versi Mobile, PC, maupun Konsol pada dasarnya sudah tersedia banyak sekali pola formasi yang bisa kamu gunakan. Namun, tidak semua dari pola formasi tersebut akan cocok untuk digunakan jika menerapkan taktik permainan Serangan Balik Cepat.

Di sini saya akan merekomendasikan 6 Formasi Terbaik untuk Serangan Balik Cepat (Quick Counter) yang bisa kamu terapkan di eFootball 2026.

Formasinya antara lain adalah:

  • Formasi 4-2-2-2Â
  • Formasi 4-2-1-3
  • Formasi 4-2-1-3 (Versi 2)
  • Formasi 5-1-2-2
  • Formasi 4-3-1-2
  • Formasi 4-3-3

Pola Formasi 4-2-2-2 Serangan Balik Cepat

Untuk membuat pola formasi 4-2-2-2, kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-2-2-2 Serangan Balik Cepat eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-2-2 Serangan Balik Cepat

Berikan instruksi individu terhadap dua pemain AMF dengan pilihan instruksi Attackingdi bagian Attack 1 dan Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap satu pemain CF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1.

  • Attack 1: Attacking (AMF kanan)
  • Attack 2: Attacking (AMF kiri)
  • Defence 1: Counter Target (CF kanan)
  • Defence 2:

Kalau kamu masih bingung mengenai Instruksi Individu di eFootball maka kamu bisa membaca penjelasan lengkapnya di dalam artikel ini:

Penjelasan Formasi 4-2-2-2 Serangan Balik Cepat

Penggunaan pola dasar 4-2-2-2 ini akan memungkinkanmu untuk bisa melakukan serangan secara efektif melalui area tengah lapangan.Â

Poros utama serangan terletak pada dua pemain AMF. Kedua pemain ini akan menjadi pusat kreativitas serangan di lapangan tengah permainan. Progresi serangan nantinya akan banyak dilakukan oleh 2 pemain AMF tersebut dengan tujuan mengarahkan serangan langsung ke 2 pemain CF di depan.

Selain itu, kamu juga akan punya opsi serangan dari sisi sayap mengingat adanya 2 pemain Full Back yang akan memberikan supportmelalui sisi kelebaran ketika menyerang.

Dengan adanya 2 dukungan dari tengah dan sayap untuk para penyerang tengah di depan maka hal ini akan memudahkanmu dalam memprogresikan serangan ke depan nantinya.

Di lini depan, kedua penyerang yang kamu tempatkan sebagai CF tentunya bisa melakukan kombinasi serangan di final third dengan leluasa mengingat kedua pemain tersebut akan diberikan support dari area tengah maupun dari sisi sayap.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Destroyer
  • Posisi CB kiri bertipe Build UpÂ
  • Posisi RB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor Man atau Destroyer
  • Posisi CMF bertipe Orchestratoratau Box To Box
  • Posisi AMF kiri bertipe Hole Player atau Creative Playmaker
  • Posisi AMF kanan bertipe Creative Playmaker atau Classic No. 10
  • Posisi CF kanan bertipe Goal Poacher
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik CepatÂ

Untuk membuat pola formasi 4-2-1-3, kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat

Berikan instruksi individu dengan pilihan instruksi Attackinguntuk pemain CMF di bagian Attack 1 dan pilihan instruksi Defensiveuntuk pemain CB di bagian Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap satu pemain AMF dan satu pemain SS dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1: Attacking (CMF)
  • Attack 2: Defensive (CB tengah)
  • Defence 1: Counter Target (AMF)
  • Defence 2:Counter Target (SS kanan)

Penjelasan Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat

Formasi ini memiliki suatu kelebihan yang terletak di lini depan terutama ketika kamu sedang mendapatkan situasi counter attack.

Kelebihannya adalah kamu bisa melakukan kombinasi permainan menyerang dengan menggunakan 3 hingga 4 pemain di depan.

Formasi ini cukup fleksibel ketika menyerang. Hal ini bisa dilihat dari dua pemain SS di depan bisa melakukan pergerakan inside ke tengah untuk memberikan supportbagi pemain CF.

Selain itu, formasi ini juga memberikan keseimbangan di lini tengah karena adanya penempatan double pivot yang bisa mengantisipasi serangan balik musuh melalui area tengah.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Destroyer
  • Posisi CB tengah bertipe Destroyer
  • Posisi CB kiri bertipe Build UpÂ
  • Posisi LB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi CMF bertipe Box To Box
  • Posisi AMF bertipe Creative Playmaker
  • Posisi SS kiri bertipe Goal Poacher
  • Posisi SS kanan bertipe Prolific WingerÂ
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat (Versi 2)

Untuk membuat pola formasi 4-2-1-3 (Versi 2), kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat (Versi 2) di eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat (Versi 2)

Berikan instruksi individu dengan pilihan instruksi Attackinguntuk pemain AMF di bagian Attack 1 dan pilihan instruksi Defensiveuntuk salah satu pemain CB di bagian Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap salah satu pemain CF dan satu pemain LWF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1: Attacking (AMF)
  • Attack 2:Defensive (CB)
  • Defence 1: Counter Target (CF)
  • Defence 2: Counter Target (LWF)

Penjelasan Formasi 4-2-1-3 Serangan Balik Cepat (Versi 2)

Formasi ini secara garis besar hampir sama dengan pola 4-2-1-3 yang sudah saya bagikan sebelumnya. Namun perbedaannya terletak dari gaya permainannya.

Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) ini akan lebih mengandalkan serangan vertical direct ketimbang 4-2-1-3 sebelumnya yang lebih mengandalkan kombinasi serangan menggunakan 4 pemain di depan.

Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) akan menempatkan 1 SS, 1 AMF, dan 1 CMF di lini tengah sehingga serangan-serangan vertikal akan langsung diprogresikan dari lini tengah menuju lini depan yang ditempati oleh 2 CF.

Hal ini akan membuat kamu bisa menyerang ke final third dengan cepat dan efektif melalui permainan serangan balik cepat.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking/Defensive GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build Up
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Attacking FullbackÂ
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi CMF bertipe Orchestrator
  • Posisi AMF bertipe Hole Player/Creative Playmaker
  • Posisi LWF bertipe Prolific Winger
  • Posisi CF kanan bertipe Goal Poacher/Deep Lying Forward
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 5-1-2-2 Serangan Balik Cepat

Untuk membuat pola formasi 5-1-2-2, kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 5-1-2-2 Serangan Balik Cepat eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 5-1-2-2 Serangan Balik Cepat

Berikan instruksi individu dengan pilihan instruksi Attackinguntuk pemain AMF sebelah kanan di bagian Attack 1 dan pilihan instruksi Defensiveuntuk pemain CB tengah di bagian Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap dua pemain CF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1: Attacking (AMF kanan)
  • Attack 2: Defensive (CB tengah)
  • Defence 1: Counter Target (CF kanan)
  • Defence 2: Counter Target (CF kiri)

Penjelasan Formasi 5-1-2-2 Serangan Balik Cepat

Dengan menggunakan pola bertahan 5 bek di belakang, maka pola formasi ini tentu berbeda dengan pola-pola formasi sebelumnya yang menggunakan pola 4 bek.Â

Di sini kamu perlu mengatur penempatan 2 bek tengah kanan dan kiri itu diletakkan ke bawah berdekatan dengan posisi kiper. Lalu, letakkan satu bek tengah lagi di atas posisi kiper.Â

Tujuan dari pemosisian ini adalah untuk melindungi garis pertahanan dari serangan-serangan directyang dilakukan oleh lawanmu.

Saya sarankan juga bahwa kamu perlu memasang pemain yang bertipe menyerang pada posisi bek sayap kanan dan kiri yaitu RB dan LB. Hal ini untuk membuat kedua pemain tersebut nantinya akan bisa memberikan support serangan melalui sisi kelebaran.

Dua penyerang di depan akan memungkinkanmu untuk bisa dengan mudah dalam melakukan combination play dengan cepat melalui serangan balik.Â

Kedua penyerang di depan tersebut nantinya juga akan dibantu melalui pergerakan dua pemain AMF yang akan menyediakan suplai bola dari area tengah.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build Up
  • Posisi CB tengah bertipe Destroyer
  • Posisi CB kiri bertipe Build UpÂ
  • Posisi LB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi RB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi AMF kanan bertipe Creative Playmaker
  • Posisi AMF kiri bertipe Hole Player
  • Posisi CF kanan bertipe Goal Poacher
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-3-1-2 Serangan Balik Cepat

Untuk membuat pola formasi 4-3-1-2, kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-3-1-2 Serangan Balik Cepat eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-3-1-2 Serangan Balik Cepat

Berikan instruksi individu dengan pilihan instruksi Attackinguntuk pemain AMF dan pemain RB di bagian Attack 1 dan Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap satu pemain CMF dengan pilihan Deep Line dan satu pemain CF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1: Attacking (AMF)
  • Attack 2: Attacking (RB)
  • Defence 1:Deep Line (CMF)
  • Defence 2: Counter Target (CF)

Penjelasan Formasi 4-3-1-2 Serangan Balik Cepat

Bisa dilihat bahwa bentuk formasi ini adalah narrow karena keempat gelandang di tengah membentuk sebuah pola diamond atau berlian. Hal ini untuk memudahkanmu dalam melakukan serangan cepat secara vertikal melalui area tengah lapangan.

Kamu juga bisa melakukan kombinasi serangan cepat menggunakan 1 pemain AMF dan 2 pemain CF di depan.

Mengingat formasi ini tidak menggunakan pemain sayap murni maka serangan-serangan akan lebih terfokus ke area tengah lapangan.Â

Walau tidak adanya pemain sayap murni, namun kamu masih bisa menggunakan sisi kelebaran sebagai arah serangan dengan mengandalkan 2 pemain Full Back kanan dan kiri.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build Up
  • Posisi CB tengah bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Attacking FullbackÂ
  • Posisi LB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi CMF kanan bertipe Box to Box
  • Posisi CMF kiri bertipe Hole Player
  • Posisi AMF bertipe Creative Playmaker
  • Posisi CF kanan bertipe Goal Poacher
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-3-3 Serangan Balik Cepat

Untuk membuat pola formasi 4-3-3, kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-3-3 Serangan Balik Cepat eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-3-3 Serangan Balik Cepat

Berikan instruksi individu dengan pilihan instruksi Attackinguntuk pemain CMF sebelah kiri dan pilihan instruksi Anchoringuntuk pemain SS di bagian Attack 1 dan Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap satu pemain CF dan satu pemain LWF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1: Attacking (CMF kiri)
  • Attack 2: Anchoring (SS)
  • Defence 1: Counter Target (CF)
  • Defence 2: Counter Target (LWF)

Penjelasan Formasi 4-3-3 Serangan Balik Cepat

Formasi ini akan sangat cocok bagimu yang terbiasa menggunakan pola transisi cepat sebagai taktik permainan.

Dua pemain sayap yang ditempatkan di depan ini nantinya akan bergerak masuk ke tengah atau bergerak secara diagonal ketika menyerang.

Hal ini akan memberikanmu situasi unggul jumlah pemain di area tengah mengingat kamu juga menempatkan 3 CMF di area tersebut. Tentu hal ini nantinya akan membuatmu bisa mendominasi area tengah tim lawan melalui permainan kombinasi cepat menggunakan ketiga pemain tersebut.

Supaya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi maka ada beberapa saran mengenai tipe pemain yang perlu ditempatkan pada pola formasi ini.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking/Defensive GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build Up
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Attacking FullbackÂ
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi CMF kanan bertipe Box to Box
  • Posisi CMF kiri bertipe Orchestrator
  • Posisi LWF bertipe Prolific Winger
  • Posisi SS  bertipe Goal Poacher/Creative Playmaker/Hole Player
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Formasi Serangan Balik Cepat (Quick Counter) Terbaik di eFootball 2026.

Tentukan semua pilihan formasinya dengan memilih pola formasi mana yang cocok dengan gaya permainanmu supaya kamu bisa lebih mudah untuk meraih kemenangan terhadap lawan-lawanmu di eFootball 2026 baik itu versi Mobile, PC, dan Konsol.

Saya perlu menekankan bahwa untuk sebuah formasi itu tidak ada yang mutlak bisa membuat kamu menang dengan terus-menerus di eFootball.Â

Akan tetapi dengan adanya pengaturan formasi yang tepat dan efektif tentu nantinya akan meningkatkan peluangmu dalam meraih kemenangan ketika berhadapan dengan tim lawan di eFootball 2026.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:Â

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 17, 2026 | servervultr

IDNGem Scout: Kinza Jibran


Movement and Positioning to Receive

Dalam skema formasi 4-1-2-3 yang dimainkan oleh Persikota asuhan coach Iif Afriyandi, Kinza akan beroperasi sebagai Centre Back (CB) di sebelah kanan atau juga bisa di sebelah kiri.Â

Namun dalam 2 pertandingan terakhirnya di Piala Soeratin melawan Juang FC (Semi Final) dan Persika Karanganyar (Final), Kinza ditempatkan sebagai Defensive Midfielder (DM) tunggal di tengah.

Position CB

Bermain sebagai seorang Centre Back, Kinza akan berpasangan dengan satu bek tengah lainnya dalam skema 2 CB di belakang. Biasanya ia akan ditempatkan di posisi bek tengah sebelah kanan namun tidak menutup kemungkinan untuk ditempatkan di sebelah kiri.

Kinza sering kali menjadi orang pertama yang akan menginisiasi aliran bola ke depan ketika tim melakukan build up dari belakang. Ia secara konsisten akan memosisikan tubuhnya secara terbuka (open body shape) untuk memudahkan pandangannya ke depan ketika ia menerima bola untuk menyiapkan aksi lanjutannya.Â

Ia juga memperlihatkan kemampuan first touch yang sangat baik dalam menerima dan mengontrol bola dengan tepat. Kaki kanan akan menjadi kaki terkuatnya dalam mengontrol bola.

Position DM

Posisi Bermain Kinza Jibran sebagai DM di Persikota Tangerang

Jika ditempatkan sebagai Defensive Midfielder, Kinza akan beroperasi sebagai DM tunggal dalam skema 3 midfielder di tengah. Ia akan berdiri tepat di depan 2 centre back dan di belakang 2 central midfielder.

Dalam permainannya di zona middle third, Ia akan berperan sebagai penghubung serangan dari lini belakang ke lini depan. Ia akan kerap kali bergerak turun ke bawah untuk menjemput bola dari tengah ke lini belakang dan akan mencoba langsung untuk mengarahkan dan memprogresikan aliran bola ke lini depan.

Kinza juga kerap bergerak untuk membuka ruang bagi rekannya untuk bisa dijadikan sebagai opsi passing pada saat tim sedang membangun serangan. Mobilitasnya di lapangan terlihat efektif untuk membuka jalur umpan (passing lane) di area tengah.

Sebagai DM, pergerakannya hanya sebatas di tengah lapangan saja sebagai supporting play untuk rekan-rekannya dalam melakukan build up maupun untuk mengantisipasi serangan balik dari tim lawan jika dilancarkan lewat tengah. Ia tidak akan bergerak terlalu maju jika arah serangan sudah sampai di final third.

Ball Progression

Dalam perannya sebagai Centre Back, Kinza akan mengawali permainan menyerangnya dengan melakukan build up dari bawah terlebih dahulu. Ia berani untuk memainkan umpan-umpan beresiko dalam memprogresikan bola ke depan.

Ia akan cenderung memprogresikan bola melalui umpan-umpan pendek maupun vertikal ke depan ketika melakukan build up.Â

Umpan-umpannya terlihat sangat efektif untuk langsung melewati lini pertahanan pertama dari tim lawan. Ini memungkinkan ia mampu untuk membangun serangan dengan baik dari deep area.

Umpan-umpan progresi yang diberikan oleh Kinza seperti short pass maupun long pass bisa diarahkan dengan terukur kepada rekan-rekannya di depan secara konsisten. Ia juga bisa memainkan switch play dengan baik dan efektif melalui umpan-umpan diagonalnya.

Kinza bisa memberikan bola dengan kaki kanan maupun kaki kirinya walaupun secara frekuensi ia lebih banyak menggunakan kaki kanannya dalam mendistribusikan bola.

Penampilan Kinza Jibran bersama Persikota Tangerang di laga Piala Soeratin U17 Nasional 2025

Sumber Foto IG: @thebhess.photography

Visi bermain dari Kinza juga terlihat bagus. Ia mampu melihat dengan tajam terhadap posisi pergerakan dari rekannya yang berada di ruang kosong sebelum ia memberikan bola. Ia akan sering melakukan cek bahu atau scanning terlebih dahulu sebelum dirinya memberikan umpan.

Ketenangan dalam mengontrol bola yang dilakukan oleh Kinza juga bagus dan solid. Ia tidak akan mudah kehilangan bola pada saat pemain lawan memberikan pressing tinggi terhadap dirinya. Kemampuan kontrol bola jarak dekatnya terlihat sangat baik untuk melewati tekanan dari lawannya.Â

Ia akan menggunakan skill individu dari kedua kakinya dalam mengontrol serta memindahkan bola dengan cepat ke arah yang lain dan ia juga akan menggunakan body feint untuk mengelabui pergerakan lawannya.Â

Kemampuan teknik manuver dalam mengubah arah kecepatan bola melalui gerakan turn miliknya terlihat sangat lincah dan kuat. Ia mampu menjaga koordinasi dan keseimbangan badannya dengan baik ketika mengontrol maupun mengubah arah bola dengan cepat.

Selain itu, dalam peran keduanya sebagai Defensive Midfielder, Kinza juga akan mencoba untuk turut membantu rekan-rekannya dalam melakukan build up di tengah.Â

Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan sangat efektif untuk membantu timnya dalam menjaga possession di lini tengah. Kinza juga sering kali menginisiasi arah serangan dari middle third.Â

Ia memiliki kecermatan yang baik dalam melihat pergerakan dari rekan-rekannya di depan yang berada di ruang kosong dan ia juga bagus dalam memberikan passing dengan akurasi yang tepat dan akurat secara konsisten. Ia juga nyaman dalam memainkan one touch play dengan rekan setimnya.

Meskipun ia cenderung stay in position ketika sudah memberikan umpan ke rekannya, namun terkadang Kinza akan berani untuk mencoba melakukan dribbling vertikal ke depan untuk melewati lawannya dengan memanfaatkan aksi gerakan individunya dalam mengontrol bola. Ia memiliki kecepatan yang cukup baik dalam membawa bola untuk jarak dekat-menengah.

Defensive Play

Untuk aspek Defensive Play ini, saya akan mengulas Positional Defending serta Defensive Duel dari Kinza Jibran.

Positional Defending

Sebagai seorang Centre Back, Kinza mampu menjaga lini pertahanannya dengan baik. Ia mampu bekerja sama dengan rekan bek tengahnya dalam mengomandoi garis pertahanan di lini belakang.Â

Kinza sangat vokal dalam berkomunikasi dengan rekannya di lapangan. Ia akan memberikan gestur yang jelas dalam mengorganisasikan struktur pertahanan tim maupun merespon pergerakan dari rekan-rekan lainnya ketika bertahan.

Sama halnya dengan permainannya ketika ia berperan sebagai seorang Defensive Midfielder.Â

Reaksinya cukup cepat dalam membaca permainan dengan beberapa kali mampu menutup pergerakan lawannya di tengah maupun menjaga ketat secara man to man ketika bertahan.

Namun konsistensinya dalam bertahan terkadang masih kurang baik dengan beberapa kali ia terlalu cepat dalam melakukan gerakan step up untuk menekan lawannya sehingga ia akan cukup mudah dilewati terutama bagi lawan yang memiliki kecepatan tinggi dan eksplosif dalam membawa bola.

Defensive DuelÂ

Kinza berani dalam melakukan duel langsung dengan lawannya secara man to man. Ia akan bereaksi cepat dengan langsung memberikan pressure maupun menutup pergerakan lawannya ketika bertahan.Â

Ia juga berani membenturkan badannya 1v1 untuk merebut langsung bola dari lawannya. Penggunaan dari fisik tubuh atasnya dapat ia gunakan secara efektif untuk melakukan duel dalam perebutan bola dengan lawannya.Â

Penampilan Kinza Jibran bersama Persikota Tangerang di laga Piala Soeratin U17 Nasional 2025 - Foto Duel dengan pemain Persika Karanganyar

Sumber Foto IG: @thebhess.photography (Kinza bernomor punggung 44)

Akan tetapi, kemampuannya untuk merebut bola terutama dalam melakukan tackling masih kurang konsisten. Agresi permainannya yang cukup tinggi ketika bertahan membuatnya beberapa kali cenderung mendapatkan pelanggaran terhadap lawannya.

Hasil tekelnya yang kurang tepat dalam merebut bola dari lawan beberapa kali masih kurang begitu maksimal dan perlu ditingkatkan lagi.

Selain itu, kemampuan bertahannya di udara juga masih kurang begitu baik terutama dalam mengantisipasi umpan crossing dari lawan. Walau cenderung berani untuk melakukan namun antisipasi dalam permainan di udara masih kurang konsisten.

Set Piece Play

Dalam situasi attacking free kick, Kinza akan diberikan kesempatan mengambil tendangan jika situasinya terjadi di wide area maupun half space sebelah kanan dari sisi serangan tim.Â

Ia akan mengambil metode outswing curve menggunakan kaki kanannya dengan tujuan memberikan umpan diagonal ke rekannya di dalam kotak. Akurasi tendangannya terlihat cukup baik dan terarah.

Dalam situasi defending corner, Kinza akan terlihat sering kali menjaga area near post di tiang gawang. Sedangkan pada situasi attacking corner, Kinza akan stay di area tengah untuk mengantisipasi serangan balik lawan jika hasil tendangan corner berhasil direbut.Â

Maka itu, ia jarang terlibat dalam perebutan bola di udara ketika situasi set piece.

Statistik Individu

Kinza Jibran berhasil mencatatkan 1 assist berkat hasil umpan yang berasal dari situasi tendangan free kick yang diambilnya dan berhasil dimaksimalkan oleh rekan setimnya menjadi gol. Hal tersebut ia lakukan ketika melawan KCT FC di fase grup Piala Soeratin.

Dari 5 penampilan yang ia jalani, Kinza mencatatkan waktu bermain sebanyak 400 menit dengan 5 kali menjadi starting. Ia juga sempat mendapatkan 2 kartu kuning masing-masing dari pertandingan menghadapi KCT FC di fase grup dan Aditama Bahari FC di fase semi final.

  • Appearances: 5 (400 minutes played)
  • Goal: 0
  • Assist: 1
  • Yellow Card: 2

Conclusion

Kinza merupakan pemain yang versatile. Ia bisa bermain sebagai Centre Back (CB) dan juga sebagai Defensive Midfielder (DM).Â

Kekuatan utama permainannya terletak pada kemampuannya dalam melakukan build up di area belakang. Ia memiliki atribut teknis yang baik, ketenangan dalam menguasai bola, serta pemahaman taktikal yang solid ketika bertahan maupun menyerang.

Dalam aspek permainan menyerangnya, Kinza menunjukkan resistensi yang tinggi ketika menguasai bola di bawah tekanan lawan. Penggunaan open body shape yang konsisten serta first touch dan kontrol bola jarak dekat yang sangat baik membuat dirinya mampu memprogresikan bola secara efektif dari lini belakang.Â

Ia juga memiliki jangkauan passing yang baik melalui umpan-umpan pendek, vertikal, maupun diagonal yang akurat sehingga sering kali ia mampu memprogresikan bola dengan melewati lini tekanan pertama lawan.

Dalam aspek permainan bertahannya, Kinza memperlihatkan positional play yang solid serta mampu mengorganisasikan garis pertahanan dengan baik. Ia akan bereaksi cepat terhadap pergerakan lawan di depannya.Â

Kinza juga proaktif dalam berkomunikasi dengan rekan-rekan setimnya di lapangan dan cukup percaya diri dan berani dalam melakukan duel-duel untuk memperebutkan bola.

Meski begitu, masih terdapat beberapa aspek kemampuan bertahannya yang perlu ditingkatkan.Â

Timing-nya saat menekan lawan terkadang masih belum konsisten. Kinza juga cenderung terlalu agresif ketika melakukan tekel sehingga membuatnya rentan untuk mendapatkan pelanggaran ketika mengambil bola dari lawannya. Efektivitasnya dalam melakukan duel udara juga masih menjadi area yang perlu dikembangkan lebih lanjut.

Secara keseluruhan, Kinza merupakan profil bek modern yang nyaman menguasai bola (ball-playing defender) dengan atribut teknis yang kuat, serta punya resistensi penguasaan bola yang kuat walau mendapatkan tekanan tinggi dari lawannya.Â

Ia juga memiliki potensi kepemimpinan yang baik dalam mengomandoi pertahanan di lini belakang. Selain berposisi sebagai bek tengah, ia juga bisa diandalkan sebagai seorang deep-lying midfielder.

Menurut pendapat pribadi saya, ia memiliki potensi yang tinggi untuk berkembang menjadi pemain reguler di Indonesia Super League (Liga 1) pada masa mendatang terutama dalam tim dengan sistem permainan berbasis penguasaan bola yang cenderung melakukan build up dari belakang.Â

Namun dengan catatan ia harus bisa meningkatkan dan mengembangkan beberapa kekurangan di dalam permainannya saat ini secara konsisten.

Dari level permainannya saat ini ia sudah bisa diproyeksikan sebagai pemain reguler di kompetisi elit muda di Indonesia seperti Elite Pro Academy (EPA) Super League serta pemain muda reguler di Liga Nusantara (Liga 3) nanti. Namun, saya juga yakin ia bisa diproyeksikan sebagai pemain muda reguler di Indonesia Championship (Liga 2) ke depannya.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel dariIDNGem Scout: Kinza Jibran kali ini. Saya cukup tertarik untuk melihat perkembangan lebih lanjut dari permainan Kinza di masa mendatang menanti.

Harapan dari saya, tentunya ia bisa mendapatkan pembinaan di lingkungan yang tepat serta lebih banyak lagi mendapatkan kesempatan bermain di liga maupun turnamen yang lebih kompetitif lagi di Indonesia.

Saya yakin jika Kinza bisa mengeluarkan seluruh potensi besar yang ada di dirinya saat ini maka ia bisa menjadi pemain profesional yang hebat di masa depan nanti.

Selain dari tulisan yang saya tulis di blog ini, saya juga memiliki ulasan dan analisa berdasarkan metode FA 4 Corner Model (Technical, Tactical, Physical, dan Mental) dari permainan Kinza Jibran dalam bentuk Player Report. Berikut laporannya di bawah ini:

Saya juga memiliki visual permainan dari Kinza Jibran selama di Piala Soeratin U17 Nasional 2025 bersama Persikota dalam bentuk Video Footage. Berikut link videonya di bawah ini:

Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Kinza Jibran secara lengkap melalui metode Video Scouting.

Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedbackdari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.

Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.

Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.

Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.

Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.

Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Sekian dan Terima Kasih




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 16, 2026 | servervultr

Formasi Penguasaan Bola (Possession Game) Terbaik di eFootball 2026


Setelah kita mengetahui dan mengenal mengenai prinsip-prinsip permainan dari Formasi Penguasaan Bola (Possession Game) di eFootball maka kamu juga harus mengetahui bagaimana caranya mengatur formasi dengan taktik permainan penguasaan bola di eFootball 2026.

Nah, setelah memilih gaya bermain penguasaan bola, kamu juga perlu menyesuaikan penggunaan manageryang kamu punya.

Karena kalau manajermu tidak cocok dengan gaya bermain penguasaan bola maka para pemainmu tidak akan mengeluarkan kemampuan yang optimal di lapangan jika kamu memaksakan mereka bermain dengan formasi gaya penguasaan bola.

Setelah mengatur pemilihan gaya bermain penguasaan bola, selanjutnya adalah mengatur pola formasinya.

Ada 5 pola formasi terbaik penguasaan bola di eFootball 2026 yang saya rekomendasikan bagi kalian semua yang bermain eFootball. Berikut di bawah ini pola formasinya:

Pola Formasi 4-2-3-1 Penguasaan Bola

Untuk membuat pola formasi 4-2-3-1 maka kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-3-1 Penguasaan Bola

Berikan instruksi individu terhadap salah dua pemain Full Back (RB dan LB) dengan pilihan instruksi Defensivedi bagian Attack 1 dan Attack 2.

  • Attack 1: Defensive (RB)
  • Attack 2: Defensive (LB)
  • Defence 1:
  • Defence 2:

Kalau kamu masih bingung mengenai Instruksi Individu di eFootball maka kamu bisa membaca penjelasan lengkapnya dalam artikel ini:

Penjelasan Formasi 4-2-3-1 Penguasaan Bola

Formasi 4-2-3-1 merupakan salah satu pola formasi yang sudah umum digunakan oleh para playereFootball manapun mengingat pola ini merupakan pola formasi yang sangat balanceduntuk menyerang maupun bertahan.

Penempatan dua gelandang bertahan dalam bentuk double pivot pada formasi ini akan membuatmu menjadi lebih mudah dalam melakukan permainan transisi menyerang karena dua pemain ini akan membantu 4 pemain depan dalam melakukan kombinasi serangan.

Dua gelandang tersebut akan memberikan keseimbangan di area tengah lapangan ketika bertahan serta menjadi poros utama dalam membangun serangan ke depan selain dari 4 bek di belakang.

Formasi 4-2-3-1 ini pastinya akan berfokus pada area tengah lapangan mengingat adanya 3 pemain AMF di area tersebut. Pemain-pemain inilah yang nantinya akan melakukan kombinasi serta memprogresikan bola ke final third.

Maka itu, sangat penting untuk memiliki 3 pemain AMF yang memiliki kualitas individu menyerang yang baik dalam formasi ini.

Selain itu ada juga beberapa rekomendasi terkait tipe pemain yang bisa kamu tempatkan dalam pola 4-2-3-1 ini supaya nantinya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Defensive GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build UpÂ
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF kanan bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi DMF kiri bertipe Anchor ManÂ
  • Posisi AMF tengah bertipe Hole PlayerÂ
  • Posisi AMF kiri bertipe Hole PlayerÂ
  • Posisi AMF kanan bertipe Hole Player
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-4-2 Penguasaan Bola

Untuk membuat pola formasi 4-4-2 maka kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-4-2 Penguasaan Bola di eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-4-2 Penguasaan Bola

Berikan instruksi individu terhadap salah satu pemain CF dengan pilihan instruksi Counter Target di bagian Defence 1.

  • Attack 1: –Â
  • Attack 2:
  • Defence 1:Counter Target (CF)
  • Defence 2:

Penjelasan Formasi 4-4-2 Penguasaan Bola

Pola formasi ini akan membuatmu menjadi sangat mudah dalam melakukan build up serangan dengan gaya bermain penguasaan bola.

Dengan memiliki 4 gelandang di tengah maka nantinya kamu akan bisa mendominasi lini tengah dengan baik.Â

Hal ini tentunya akan membuat permainan dengan penguasaan bola menjadi lebih efektif karena banyaknya variasi serangan vertikal melalui lini tengah.Â

Dua pemain CF di depan juga akan menambah daya seranganmu semakin tajam karena mereka akan menjadi tombak serangan dari formasi 4-4-2 ini.Â

Di depan, nantinya kedua pemain ini akan bisa membuat beberapa pergerakan untuk melakukan kombinasi serangan ke final third.

Selain itu, pola formasi 4-4-2 ini bisa membuatmu untuk melakukan permainan serangan cepat namun dengan proses build up yang lebih terstruktur.

Ada juga beberapa rekomendasi terkait tipe pemain yang bisa kamu tempatkan dalam pola 4-4-2 ini supaya nantinya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build UpÂ
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi CMF kanan bawah bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi DMF bertipe Anchor Man
  • Posisi CMF kanan atas bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi CMF kiri atas Orchestrator/Box to BoxÂ
  • Posisi CF kanan bertipe Goal PoacherÂ
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-2-1-3 Penguasaan Bola

Untuk membuat pola formasi 4-2-1-3 maka kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-2-1-3 Penguasaan Bola di eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-1-3 Penguasaan Bola

Berikan instruksi individu terhadap dua pemain CF dengan pilihan instruksi Anchoringdi bagian Attack 1 dan Attack 2.

  • Attack 1:Anchoring (CF kanan)
  • Attack 2: Anchoring (CF kiri)
  • Defence 1:
  • Defence 2:

Penjelasan Formasi 4-2-1-3 Penguasaan Bola

Pola formasi ini sangat cocok bagimu yang ingin bermain dengan struktur permainan dengan penguasaan bola melalui permainan menyerang dengan mengandalkan kombinasi cepat serta umpan-umpan diagonal maupun cutback.

Dengan menempatkan 3 penyerang di depan maka hal ini akan membuatmu memiliki fleksibilitas dalam melakukan serangan ke area pertahanan lawan.

Ketiga pemain ini bisa melakukan kombinasi cepat yang nantinya akan ditopang oleh salah satu pemain AMF yang berada di belakang mereka bertiga.

Pemain AMF tersebut akan bertindak sebagai playmaker. Dengan ini, maka pemain lawan tentunya akan cukup kesulitan dalam membaca pergerakan dari ketiga penyerangmu di depan.

Selain itu, formasi ini juga cukup solid pada saat transisi bertahan. Dengan menempatkan double pivot di tengah maka lini tengah akan mendapatkan coveringyang cukup kuat pada saat transisi bertahan.

Ada juga beberapa rekomendasi terkait tipe pemain yang bisa kamu tempatkan dalam pola 4-2-1-3 ini supaya nantinya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build UpÂ
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi LB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF kanan bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi DMF kiri bertipe Anchor Man
  • Posisi AMF bertipe Creative Playmaker
  • Posisi SS bertipe Hole Player
  • Posisi CF kanan bertipe Goal PoacherÂ
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 3-2-2-3 Penguasaan Bola

Untuk membuat pola formasi 3-2-2-3 maka kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 3-2-2-3 Penguasaan Bola di eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 3-2-2-3 Penguasaan Bola

Berikan instruksi individu terhadap dua pemain CF dengan pilihan instruksi Counter Target di bagian Defence 1 dan Defence 2.

  • Attack 1:
  • Attack 2:
  • Defence 1: Counter Target (CF)
  • Defence 2: Counter Target (CF)

Penjelasan Formasi 3-2-2-3 Penguasaan Bola

Dengan penggunaan 3 bek di lini pertahanan maka hal ini akan membuatmu mendapatkan ekstra pemain bertahan. Selain itu, pemain LMF dan RMF juga akan turut membantu lini pertahanan ketika transisi negatif. Maka itu, formasi ini sangat kuat resistensinya ketika bertahan.Â

Sehingga dengan menerapkan pola 3-2-2-3 tersebut maka kamu bisa mencegah serangan cepat dari lawan yang akan masuk ke daerah pertahanan milikmu.

Walau formasi ini diperuntukkan dalam membuat pertahanan yang lebih solid dan kuat namun pola 3-2-2-3 ini juga cukup variatif ketika melakukan serangan.

Formasi ini akan mengedepankan positional play ketika melakukan serangan. Pemain RMF dan LMF akan bergerak maju ke depan ketika transisi menyerang. Mereka akan memberi supportkepada 3 penyerang di depan nantinya.

Tentu hal ini akan membuatmu memiliki lebih banyak opsi untuk membuka jalur passingketika menyerang dengan menggunakan gaya bermain penguasaan bola.

Ada juga beberapa rekomendasi terkait tipe pemain yang bisa kamu tempatkan dalam pola 3-2-2-3 ini supaya nantinya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build UpÂ
  • Posisi CB tengah bertipe Destroyer
  • Posisi CB kiri bertipe Defensive Fullback
  • Posisi DMF kanan bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi DMF kiri bertipe Anchor Man
  • Posisi RMF bertipe Roaming Flank
  • Posisi LMF bertipe Prolific Winger
  • Posisi SS bertipe Hole Player
  • Posisi CF kanan bertipe Goal PoacherÂ
  • Posisi CF kiri bertipe Goal Poacher

Pola Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) Penguasaan Bola

Untuk membuat pola formasi 4-2-1-3 (Versi 2) maka kamu perlu mengatur beberapa posisi pemain pada setiap lini.Â

Kamu bisa mengatur pola formasinya seperti gambar di bawah ini:

Pola Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) Penguasaan Bola di eFootball 2026

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) Penguasaan Bola

Berikan instruksi individu terhadap pemain DMF dengan pilihan instruksi Defensivedi bagian Attack 1.

  • Attack 1: Defensive (DMF kiri)
  • Attack 2:
  • Defence 1:
  • Defence 2:

Penjelasan Formasi 4-2-1-3 (Versi 2) Penguasaan Bola

Formasi ini hampir sama dengan pola 4-2-1-3 sebelumnya. Namun, hal yang membedakan formasi 4-2-1-3 versi kedua ini adalah adanya penggunaan Winger murni.

Hal ini akan membuatmu memiliki lebih banyak opsi lagi dalam melakukan serangan terutama melalui sisi kelebaran.Â

Kamu bisa menerapkan permainan cut inside menggunakan wingeratau melakukan vertical pass ke depan dengan menggunakan pemain AMF.

Ada juga beberapa rekomendasi terkait tipe pemain yang bisa kamu tempatkan dalam pola 4-2-1-3 versi kedua ini supaya nantinya formasi ini bisa berjalan lebih optimal lagi.

Berikut rekomendasi tipe pemainnya di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kanan bertipe Build UpÂ
  • Posisi CB kiri bertipe Destroyer
  • Posisi RB bertipe Defensive Fullback
  • Posisi LB bertipe Attacking Fullback
  • Posisi DMF kanan bertipe OrchestratorÂ
  • Posisi DMF kiri bertipe Anchor Man
  • Posisi RWF bertipe Roaming Flank
  • Posisi LWF bertipe Prolific Winger
  • Posisi AMF bertipe Hole Player
  • Posisi CF kanan bertipe Goal PoacherÂ


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin