ServerVultr

ServerVultr

January 2, 2026 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Bagi kamu yang ketinggalan atau belum baca cerita bagian kedua dari Football Manager Story of Persipasi SEASON 1 bisa mengunjungi halaman di bawah ini:

Jadwal pertandingan pertama Persipasi Bekasi di Liga 3 First Round akan dimulai pada tanggal 6 Oktober 2024 dengan menghadapi PSGC Ciamis sebagai lawan pertama nanti.

Saya masih memiliki waktu sekitar 3 bulan untuk mempersiapkan tim ini sebelum menghadapi pertandingan pertama pada kompetisi Liga 3 nanti.

Bulan Juli akan menjadi awal masa pramusim kami dimulai. Saya hanya akan menjadwalkan satu pertandingan saja di Bulan Juli nanti untuk bertanding melawan Taruna Persada sebagai lawan ujicoba.

Alasan saya hanya melakukan satu kali ujicoba di Bulan Juli nanti karena saya akan memusatkan latihan fisik terlebih dahulu di dua minggu awal.Â

Selanjutnya pada minggu ketiga, saya baru akan memulai program latihan taktikal dan di akhiri dengan uji tanding pada minggu keempat Bulan Juli menghadapi Taruna Persada.

PERSIPASI BEKASI U-18 MENGIKUTI TURNAMEN PIALA SOERATIN

Sebelum kami memulai ujicoba pramusim menghadapi Taruna Persada, saya mendapatkan kabar dari Board bahwa Persipasi akan mengikuti turnamen kelompok usia muda yaitu Piala Soeratin.

Piala Soeratin akan dimulai pada bulan Maret 2025. Semua klub yang mengikuti turnamen ini wajib mengirim tim U-18 untuk bertanding nanti.

Berdasarkan hasil drawing, Persipasi Bekasi U-18 akan menghadapi Persip Pekalongan U-18 pada fase First Round.

Saya cukup senang tim muda kami bisa mengikuti turnamen kompetitif resmi.

Tentu bukan tanpa alasan karena tidak ada kompetisi liga usia muda manapun yang diikuti oleh tim Persipasi U-18 dan U-21 musim ini.

Turnamen seperti Piala Soeratin ini tentunya bisa bermanfaat bagi perkembangan para pemain muda Persipasi dan saya juga bisa mengukur kekuatan dari seluruh pemain muda kami nanti.

Selanjutnya saya langsung bergerak untuk mencari Head of Youth Development terlebih dahulu karena sebelumnya staf ini belum ada di Persipasi.Â

Dan saya juga perlu mencari pelatih kepala untuk tim U-18 Persipasi Bekasi yang akan bertugas untuk menangani tim ini di Piala Soeratin nanti.

Setelah beberapa hari, saya akhirnya menemukan kandidat yang cocok untuk mengisi posisi Head of Youth Development dan juga Head Coach U-18.

Nurul Hermawan (Head of Youth Development)

Nurul Hermawan (Head of Youth Development)

Atribut Working With Youngster [14] dan Level of Discipline [14] yang ia punya menurut saya sudah sangat bagus dan ia juga mempunyai personality yang positif yaitu Sporting.

Atribut Judging Player Ability [4] dan Judging Player Potential [4] dari Nurul Hermawan ini memang terlihat rendah sehingga saya pun tidak akan terlalu berekspektasi banyak tentang hasil Youth Intake nanti.

Jadi untuk sementara saya akan mencoba mempercayai Nurul Hermawan sebagai Head of Youth Development (HoYD) Persipasi selama satu musim ini.

Dan ke depannya saya akan mencari HoYD yang lebih baik lagi mengingat saya cukup kesulitan untuk mencari kandidat terbaik di posisiÂHoYD.

Viktor Arus (Head Coach U-18)

Viktor Arus (Head Coach U-18)

Viktor Arus memiliki pengalaman sebagai pemain Perseka Kaimana dan Perseman Manokwari.Â

Ia memiliki atribut yang sangat baik pada Level of Discipline [19] serta Working With Youngster [14] sehingga saya yakin pelatih asal Manokwari ini bisa membantu saya untuk menangani tim Persipasi U-18 di turnamen Piala Soeratin nanti.

Saya mengontrak Coach Viktor selama 1 tahun terlebih dahulu sembari melihat performanya di Persipasi U-18 musim ini.

Board juga memberikan tambahan satu orang staf Sport Scientist yaitu Wildan Wicaksono. Ia akan masuk ke jajaran staf Persipasi U-18 bersama Coach Viktor musim ini.

Persipasi U-18 tidak memiliki sama sekali pemain di dalam skuadnya

Jadi saya akan mengirim beberapa pemain muda Persipasi di tim utama yang usianya masih di bawah 17 tahun untuk melakukan persiapan bersama Coach Viktor Arus (Head Coach U-18) guna menghadapi turnamen Piala Soeratin.

Beberapa pemain ini antara lain adalah:

  • Rahmad Antoh | 16 Tahun | GK
  • Robi Arifin | 16 Tahun | GK
  • David Rizal | 15 Tahun | DF
  • Angga Iswahyudi | 16 Tahun | DF
  • Fajar Halim | 16 Tahun | MF
  • Guntur Ali | 16 Tahun | MF
  • Fajar Ridwan | 16 Tahun | FW
  • Juni Permana | 16 Tahun | FW

Seluruh pemain tersebut tidak akan saya bawa ke dalam skuad utama dalam ujicoba pramusim nanti.

Mereka akan mengikuti ujicoba yang akan dilakukan oleh Persipasi U-18 bersama Coach Viktor Arus selaku Head Coach Persipasi U-18.

Target saya untuk Piala Soeratin ini setidaknya kami bisa menang terlebih dahulu di First Round ketika menghadapi Persip Pekalongan U-18 nanti.

PERIODE BULAN JULI

Transfer Pemain Pada Bulan Juli

Setelah beberapa minggu, Aloysius (Chief Scout) beserta jajarannya memberikan laporan terhadap hasil pemantauan pemain dan mereka memberikan beberapa daftar nama di posisi DM.

Hasilnya saya melihat ada 2 pemain yang sepertinya cocok dengan skema permainan saya.

Kedua pemain ini adalah Faris Saputra dan Aron Setyawan.

Faris Saputra

Faris Saputra

Aron Setyawan

Aron Setyawan

Kedua pemain ini sama-sama berasal dari Persiba Bantul dan kebetulan keduanya berposisi sebagai DM.

Usia mereka juga masih cukup muda (22 tahun) sehingga sesuai dengan kriteria yang saya inginkan.

Tidak ada biaya transfer sama sekali yang saya keluarkan untuk mendatangkan Faris Saputra dan Aron Setyawan dari Persiba Bantul sehingga saya cukup puas dengan kesepakatan ini.Â

Akhirnya mereka saya kontrak selama 1 tahun tanpa ada opsi perpanjangan.

Sebelum meresmikan keduanya sebagai pemain Persipasi Bekasi, saya telah mendapat kabar terlebih dahulu mengenai adanya daftar pemain muda yang dilepas oleh klub-klub dari seluruh Indonesia di Bulan Juli ini.

daftar pemain muda yang dilepas oleh klub-klub dari seluruh Indonesia di Bulan Juli

Saya memilih untuk mencari pemain dari klub yang memiliki reputasi sedikit lebih baik dari Persipasi.

Di sini saya menemukan bahwa klub Hizbul Wathan FC melepas satu pemain mudanya.Â

Klub ini kalau tidak salah sempat bermain di Liga 2 beberapa tahun yang lalu dan saya pikir mereka juga punya pengalaman yang baik terhadap pembinaan pemain mudanya.Â

Jadi saya tertarik dengan pemain muda yang dilepas oleh Hizbul Wathan di Bulan Juli ini.

Pemain muda yang dilepas oleh Hizbul Wathan adalah Nugroho Slamet.

Nugroho Slamet

Nugroho Slamet

Pemain berusia 18 tahun ini merupakan seorang Winger dengan kemampuan teknik dan kecepatan yang cukup bagus. Ia juga memiliki personality yang positif yaitu Fairly Determined.

Saya juga meminta laporan dari para scout untuk memantaunya lebih lanjut dan hasilnya juga lumayan bagus.Â

Maka itu, tidak mungkin saya melewatkan kesempatan untuk merekrut pemain muda ini terlebih lagi ia bisa didatangkan secara gratis.

Karena berposisi sebagai Winger kiri maka saya mencoba untuk mengubah posisi bermain Nugroho Slamet dengan melatihnya sebagai Inverted Wing Back (IWB).Â

Dengan ini saya sudah mengamankan 3 pemain baru yakni Faris Saputra, Aron Setyawan, dan Nugroho Slamet

Selanjutnya saya mendapatkan tawaran dari beberapa klub untuk 2 orang pemain yang saya masukkan ke Transfer List sebelumnya yakni Budi Mega dan Risky Mahmud.

Dengan adanya tawaran yang masuk terhadap dua pemain ini maka saya pun menyetujui semua tawaran tersebut.Â

Hasilnya Budi Mega resmi pindah ke klub PSBL Langsa dan Risky Mahmud ke Benpica FC.

Saya tidak mendapatkan fee transfer sama sekali mengingat kedua pemain tersebut tidak memiliki transfer value sama sekali alias 0.Â

Tapi saya menyempatkan untuk memberi klausul sell on sebesar 10% terhadap transfer Budi Mega ke PSBL Langsa.

Transfer In Persipasi Bekasi Untuk Bulan Juli:

– Nugroho Slamet (Free Agent)

– Faris Saputra (Persiba Bantul)

– Aron Setyawan (Persiba Bantul)

Transfer Out Persipasi Bekasi Untuk Bulan Juli:

– Budi Mega (PSBL Langsa)

– Risky Mahmud (Benpica FC)

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Taruna Persada

Pemain-pemain yang baru saya datangkan seperti Faris Saputra dan Nugroho Slamet sudah saya ikut sertakan dalam pertandingan ini. Faris bermain sejak menit pertama sedangkan Nugroho bermain di babak kedua.

Untuk Aron Setyawan belum tiba di Bekasi karena ia baru datang pada tanggal 31 Juli sedangkan pertandingan ujicoba ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli.

Saya juga memainkan beberapa pemain muda seperti Rio Muchtar, Sigit Maulana, Syarif Basuki, Ahmad Rais, dan Hendra Rasyid. Peforma Syarif Basuki cukup memuaskan bagi saya selama 90 menit di pertandingan ini.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Taruna Persada

Pertandingan ujicoba pertama melawan Taruna Persada ini berakhir dengan hasil imbang tanpa gol.Â

Sepanjang permainan kami sangat mendominasi dengan rata-rata Ball Possession sebanyak 71%. Sayangnya kami kurang klinis di sepertiga akhir lapangan.

Hal ini bisa dilihat dari total shots sebanyak 12 namun hanya 2 yang on target. XG Persipasi juga lebih baik daripada Taruna Persada.

Tentu ini masih ujicoba pertama bagi para pemain dan saya tidak mempermasalahkan hal tersebut karena tujuan dari ujicoba pertama ini hanya untuk mengenalkan strategi permainan kepada seluruh pemain terlebih dahulu.

PERIODE BULAN AGUSTUS

Setelah sebelumnya mendapatkan hasil imbang pada pertandingan ujicoba pertama menghadapi Taruna Persada pada bulan Juli maka selanjutnya Persipasi akan menghadapi beberapa klub dalam ujicoba pramusim di bulan Agustus.

Adapun klub-klub yang dihadapi antara lain Bintang Kranggan, Banten Jaya, Persib B, Persikota, dan Bekasi City.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Bintang KrangganÂ

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Bintang Kranggan


Kami kembali mendapatkan hasil imbang 1-1 pada pertandingan ujicoba kedua ini.Â

Gol dicetak oleh kapten tim Rio Pratama di babak pertama kemudian kami kecolongan di fase-fase akhir akibat dari kurangnya konsentrasi pemain dalam bertahan.

Saya menurunkan hampir semua pemain yang masih berusia muda. Rahmad Antoh dan Roni Sasongko merupakan pemain muda yang saya jadikan sebagai starter dan mereka bermain selama 90 menit.

Dalam pertandingan ini saya juga langsung memberikan debut juga untuk Nugroho Slamet sebagai pemain baru Persipasi.

Masalah yang sama kembali terjadi yaitu finishing. Beberapa penyerang kami masih bermasalah dalam hal mencetak gol ke gawang lawan.

Melihat kondisi ini terbesit dalam pikiran saya untuk mendatangkan striker baru namun saya masih akan menunggu terlebih dahulu untuk melihat performa striker-striker Persipasi saat ini dalam beberapa pertandingan ujicoba selanjutnya nanti.

Transfer Pemain Pada Bulan Agustus

Pada Bulan Agustus ini, saya kembali mendatangkan 3 pemain baru di bursa transfer.

Budi Handika

Budi Handika


Pemain berusia 24 tahun ini saya datangkan dari klub PS Muaro Jambi tanpa biaya transfer sama sekali. Saya mengontraknya selama satu tahun tanpa opsi perpanjangan.

Kalau dilihat dari atributnya, Budi memiliki kelebihan pada kemampuan mentalitasnya terlebih personality-nya adalah Spirited.Â

Ada beberapa bek tengah yang lebih bagus dari Budi Handika namun mereka semua memasang standar gaji yang tidak bisa saya penuhi karena tidak sesuai dengan kondisi finansial Persipasi saat ini.Â

Saya juga tidak bisa berlama-lama dalam melakukan negosiasiÂkarena jendela transfer akan berakhir pada awal bulan September sehingga saya perlu mendatangkan pemain lebih awal.

Mengingat atribut teknik bertahannya biasa saja tapi dengan adanya mentalitas yang kuat, saya yakin Budi Handika masih bisa bermain dengan konsisten di lapangan nanti.

Saya rasa pemain seperti Budi Handika sudah cukup bagus untuk menambah kedalaman skuad di posisi bek tengah.

Tri Ohorella

Tri Ohorella

Kiper ini saya datangkan dari klub Serpong City tanpa biaya transfer apapun.Â

Tri Ohorella masih berusia 22 tahun dan atribut kemampuannya saya rasa sangat cocok untuk menjadi Sweeper Keeper.ÂTinggi badannya (188 cm) juga sangat bagus untuk standar sebagai seorang kiper.

Saya mendatangkan kiper baru untuk menambah persaingan dari Elisa Basri yang saat ini berstatus sebagai penjaga gawang utama Persipasi.Â

Saya ingin memberikan persaingan yang sehat mengingat kiper cadangan lainnya seperti Rahmad Antoh dan Robi Arifin baru berusia 16 tahun.

Persaingan untuk memperebutkan posisi penjaga gawang utama akan menjadi persaingan antara Elisa Basri dan Tri Ohorella. Sedangkan pilihan kiper ketiga akan jatuh kepada Rahmad Antoh.

Ari Yuda Bahtiar

Ari Yuda Bahtiar

Saya mendatangkan pemain ini karena menurut saya posisi DM di tim kami masih terlihat kurang dari segi kedalaman skuad.

Persipasi hanya memiliki 3 orang DM saja yakni Faris Saputra, Aron Setyawan, dan Syarif Basuki sehingga cukup riskan sebenarnya jika saya hanya memiliki tiga pemain DM dalam sistem formasi 5-2-2-1 yang memakai double pivot.

Maka itu, saya mencoba untuk mendatangkan 1 pemain DM lagi dengan status pemain pinjaman yaitu Ari Yuda Bahtiar.Â

Saya meminjam Ari Yuda Bahtiar dari klub Liga 2 Persijap Jepara dengan durasi kontrak selama 3 bulan. Setidaknya Ari Yuda Bahtiar ini akan bersama kami selama fase First Round di Liga 3.

Transfer In Persipasi Bekasi Untuk Bulan Agustus:

– Budi Handika (PS Muaro Jambi)

– Tri Ohorella (Serpong City FC)

– Ari Yuda Bahtiar (Loan from Persijap Jepara)

Transfer Out Persipasi Bekasi Untuk Bulan Agustus:

– Tidak Ada

Ujicoba Pramusim: Performa Cukup Baik Dalam Menghadapi Tim Kuat

Ujicoba Pramusim: Performa Cukup Baik Dalam Menghadapi Tim Kuat


Kami memainkan 5 pertandingan ujicoba dalam periode Bulan Agustus ini dengan Bintang Kranggan sebagai lawan pertama yang sudah saya ceritakan di awal tadi.

Selanjutnya kami menghadapi Banten Jaya yang bisa dikatakan ini adalah performa terbaik bagi saya di pramusim karena kami bisa mendapatkan kemenangan dengan mencetak banyak golÂ

Walaupun lagi-lagi kami kebobolan dua gol akibat kurang konsentrasi di menit akhir namun selebihnya kami sangat mendominasi permainan.

Kemudian kami menghadapi 3 lawan yang bisa dikatakan cukup kuat karena kualitas dari tim-tim ini di atas Persipasi semua.

Ujicoba dengan Persib B

Ujicoba dengan Persib B

Di sini kami berhasil mendapatkan kemenangan 1-0 dengan gol semata wayang dari pemain yang baru saja bergabung dengan Persipasi yakni Faris Saputra.Â

Performanya sangat baik di pertandingan ini.ÂFaris berperan sebagai Regista dengan baik. Ia bisa mengontrol serta mengatur tempo permainan di lapangan tengah.

Penguasaan bola lebih banyak kami lakukan daripada Persib B namun serangan-serangan mereka juga sangat baik terutama dari segi Counter Attack.

Hal positifnya kami bisa bertahan dengan baik dan solid sertaÂkiper Persipasi Tri Ohorella sangat apik dalam menjaga gawangnya di pertandingan ini.Â

Dalam pertandingan ini Persib B memainkan pemain muda terbaiknya seperti Kakang Rudianto yang merupakan salah satu punggawa Timnas Indonesia U-23.

Ujicoba dengan Persikota

Ujicoba dengan Persikota

Kami berhasil menahan imbang Persikota di pertandingan selanjutnya.Â

Pertandingan ini sebenarnya cukup seimbang dari sisi permainan namun tentu kualitas Persikota lebih baik dari Persipasi sehingga mereka sangat mendominasi serangan.

Kami sempat mengungguli lawan namun mereka berhasil mencetak dua gol di babak pertama dan kedua.Â

Saya cukup beruntung dengan determinasi dari para pemain Persipasi yang bagus sehingga kami bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan melalui Budi Handika.

Performa yang cukup memuaskan bagi Budi Handika karena ia merupakan pemain yang baru bergabung dengan Persipasi.

Pemain muda yang menonjol di pertandingan ini adalah Hendra Rasyid. Ia menggantikan peran dari pemain muda lainnya yakni Sigit Maulana di babak kedua.ÂPerformanya cukup memuaskan bagi saya sebagai seorang Wing Back kanan.

Ujicoba dengan FC Bekasi City

Ujicoba dengan FC Bekasi City

Ujicoba terakhir di bulan Agustus ini kami mendapatkan kekalahan tipis dari tim Rival sekota lainnya yaitu Bekasi City.

Dalam benak saya hasil imbang nampaknya akan menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini namun apa daya seorang striker muda milik Bekasi City yakni Saddam Gaffar bisa mencetak gol di menit-menit akhir babak kedua.

Dengan dihadiri oleh 10.000 penonton di Stadion Patriot Chandrabhaga, kami sebenarnya bisa menguasai permainan mengingat Ball Possession dari Persipasi cukup unggul daripada Bekasi City.

Bagi saya performa kami sudah sangat baik terutama di babak kedua karena kami bisa menahan beberapa peluang yang dihasilkan oleh Bekasi City.ÂSayangnya lagi-lagi finishing kami kurang klinis di depan gawang.Â

Di sini saya cukup mengkritisi penampilan Eddy Gunawan sebagai striker utama Persipasi karena tidak bisa menampilkan performa yang baik di depan gawang untuk mencetak gol. Begitu juga dengan striker-striker yang lain.

Melihat hal ini akhirnya saya membuka opsi untuk mencari striker baru di bursa transfer nanti.

PERIODE BULAN SEPTEMBER

Periode bulan ini sangat krusial bagi persiapan Persipasi sebelum mengarungi kompetisi Liga 3.

Selain menjadi bulan terakhir untuk fase pramusim, jadwal deadlineÂuntuk bursa transfer dan registrasi pemain untuk Liga 3 akan dilaksanakan di bulan September ini.

Transfer Deadline

Untuk transfer pemain di bulan ini, saya menjual dua pemain Persipasi yang tidak masuk skema permainan saya yakni Bayu Fitrianto dan Bayu Bactiar.

Mereka masing-masing pergi ke klub barunya Persipo Purwakarta dan Benpica FC dengan kesepakatan free transfer.

Selain itu saya juga memutuskan untuk mendatangkan satu pemain menyerang lagi ke Persipasi pada Transfer Deadline mengingat saya kurang puas dengan striker-striker saya saat ini.

Zulkarnain Purba

Zulkarnain Purba


Pemain berasal dari klub Kartanegara FC ini saya datangkan tanpa mengeluarkan biaya transfer apapun alias gratis.Â

Zulkarnain ini merupakan hasil dari rekomendasi para Scout Persipasi.

Posisi utamanya dalam bermain adalah sebagai seorang Striker namun ia juga bisa bermain sebagai gelandang serang.

Atribut teknik menyerang yang ia tawarkan sangat menarik bagi saya dan mentalitasnya juga sangat baik.Â

Rasa keyakinan saya cukup tinggi terhadap pemain ini untuk menghadirkan efektivitas yang baik terhadap lini serang bagi Persipasi.

Saya pun mengontraknya selama 1 musim dengan opsi perpanjangan 1 tahun. Saya rasa kesepakatan ini akan sangat bagus bagi Persipasi.Â

Untuk transfer pemain saya rasa sudah cukup karena bursa transfer juga sudah ditutup.

Berikut hasil rekapan transfer pemain dari Persipasi Bekasi pada bursa transfer periode pertama musim ini:

hasil rekapan transfer pemain dari Persipasi Bekasi pada bursa transfer periode pertama

Registrasi Final Skuad Untuk Liga 3

Regulasi Liga 3 hanya boleh mendaftarkan total 28 pemain dengan minimal adanya 5 pemain U-21 untuk registrasi skuad.

Persipasi memiliki total 36 pemain di dalam tim sehingga saya perlu mencoret 8 nama lainnya.

Berikut 28 nama pemain yang akan saya daftarkan ke kompetisi Liga 3 untuk putaran pertama nanti:

Official Squad Persipasi 2024/2025

Sedangkan 8 nama lain yang saya tidak daftarkan antara lain:

  • Robi Arifin | 16 Tahun
  • David Rizal | 15 Tahun
  • Angga Iswahyudi | 16 Tahun
  • Fajar Halim | 16 Tahun
  • Guntur Ali | 16 Tahun
  • Achmad Pasaribu | 16 Tahun
  • Fajar Ridwan | 16 Tahun
  • Juni Permana | 16 Tahun

Untuk 8 nama pemain yang tidak saya daftarkan ini merupakan pemain-pemain muda yang dinilai belum cukup mampu untuk bermain di tim utama.

Mereka perlu mengembangkan kemampuannya dengan lebih baik lagi sehinggaÂsaya akan mengirim mereka ke tim U-18 untuk persiapan Piala Soeratin nanti.

Saya rasa ini cukup bagus untuk mengembangkan permainan serta kemampuan mereka dengan menjalani uji tanding bersama Persipasi U-18.

Jika ada pemain yang berkembang dengan pesat nantinya maka saya akan mempertimbangkan untuk mempromosikan mereka ke tim senior.

Sedangkan 11 pemain untuk kategori U-21 yang saya daftarkan ke registrasi skuad untuk kompetisi Liga 3 merupakan pemain-pemain muda terbaik yang dimiliki oleh Persipasi saat ini.

Official Staf Persipasi Musim 2024/2025

Berikut Official Staf yang akan menjadi bagian dari Persipasi musim ini:

Staf Tim Senior

Staf Tim Senior

Staf Tim U-18

Staf Tim U-18

Pramusim Terakhir Sebelum Memulai Liga 3

Bulan September akan menjadi periode terakhir dari persiapan pramusim yang akan saya jalani.Â

Beberapa tim kuat seperti Bekasi City, Perserang, dan Persikab akan menjadi lawan dari Persipasi.

Selain itu Persipasi akan mengikuti turnamen Piala Bekasi Maju 2024 yang akan diadakan di Stadion Patriot Chandrabhaga.Â

Piala Bekasi Maju 2024 akan diikuti oleh sejumlah seperti Persikab Kab. Bandung, Persitara, dan PSB Bogor.

Turnamen ini tentunya bisa menjadi modal untuk mengukur kekuatan skuad utama dan skuad cadangan dari Persipasi Bekasi sebelum memulai Liga 3.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Dewa United

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Dewa United

Saya senang kami berkesempatan untuk bisa bertanding dengan salah satu tim kuat di Liga 1 yaitu Dewa United.

Walaupun dalam pertandingan ini kami mengalami kekalahan dengan skor 4-2 tapi kami bisa mengimbangi kualitas dari permainan dari Dewa United.

Gol Persipasi dicetak oleh dua pemain kunci yakni Aji Wardana dan Eko Ilham dengan Faris Saputra sebagai pemberi Assist bagi kedua pemain ini.

Sedangkan pemain Dewa United Taisei Marukawa menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan mencetak dua gol. Pemain ini sangat sulit dihentikan karena pergerakan dan teknik bolanya di atas rata-rata dari pemain Persipasi.

Sisi sayap Dewa United menjadi momok mematikan untuk pertahanan Persipasi.Â

Kombinasi serangan dari Theo Numberi dan Marukawa membuat pemain Wing Back kami tidak cukup bagus untuk menahan gempuran Dewa United di sisi sayap.

Persipasi memang kalah kualitas namun peforma kami tidak buruk-buruk amat melawan tim sekelas Dewa United.

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Perserang

Ujicoba Pramusim: Persipasi Menghadapi Perserang

Saya menurunkan hampir semua pemain inti dalam pertandingan ini. Kemudian Zulkarnain Purba saya jadikan sebagai starter untuk menggantikan posisi Eddy Gunawan yang tidak memperlihatkan peforma bagus pada ujicoba sebelumnya.

Babak pertama kami menguasai pertandingan dan berhasil mencetak dua gol. Zulkarnain Purba sebagai pencetak gol pertama sedangkan Hendra Rasyid berhasil mencetak gol kedua.Â

Sayangnya kami mendapatkan penalti akibat tackle telat yang dilakukan oleh Rio Pratama ke pemain Perserang. Skor pun menjadi 2-1 di babak pertama.

Babak kedua saya mengganti beberapa pemain senior dan memasukkan beberapa pemain muda seperti Rio Muchtar, Hasan Permana, Ahmad Rais, dan Syarif Basuki.Â

Dari sinilah Perserang memanfaatkan momentum dan akhirnya kami kebobolan di menit 80. Skor 2-2 menjadi hasil akhir dari pertandingan ini.

Turnamen Pramusim Piala Bekasi Maju 2024

Turnamen ini diikuti oleh Persikab Kab. Bandung, PSB Bogor, dan Persitara dengan format sistem gugur sehingga masing-masing tim akan bertanding dalam fase semifinal hingga final.

Persipasi bertemu dengan Persikab di semifinal. Lawan yang menurut saya sangat bagus untuk mengukur kekuatan kami.

Semifinal melawan Persikab

Semifinal melawan Persikab

Saya menurunkan semua pemain inti di sini. Kami berhasil mendapatkan kemenangan dengan Zulkarnain Purba sebagai pencetak gol tunggal. Sayangnya ia harus diganti akibat cedera setelah mencetak gol tersebut.

Beberapa kali Persipasi mendapatkan peluang namun sangat disayangkan para pemain kurang klinis di depan gawang.

Persikab hampir tidak bisa menyerang sama sekali dan saya sangat mengapresiasi atas solidnya lini pertahanan Persipasi.

Final Melawan PSB Bogor

Final Melawan PSB Bogor

Setelah mendapatkan kemenangan melawan Persikab di semifinal, kami lolos otomatis ke Final dan akan berhadapan dengan PSB Bogor.

Karena ini hanya turnamen pramusim, saya menurunkan tim cadangan di pertandingan ini dan hasilnya kami masih bisa mendapatkan kemenangan.

PSB Bogor sangat baik dalam bertahan. Setelah mencetak gol di menit 6 melalui sepakan Eddy Gunawan selanjutnya kami cukup kesulitan untuk mencetak gol kembali.Â

Bahkan kami harus kebobolan di babak kedua melalui serangan balik lawan. Beruntungnya kami masih bisa melakukan gol balasan hingga skor 2-1 berakhir dalam pertandingan ini.

Dua Ujicoba Terakhir Jelang Liga 3

Persipasi Bekasi vs Persitara
Persipasi Bekasi vs Morotai United

Sebelumnya saya pernah mengatakan bahwa seluruh rangkaian ujicoba pramusim akan diadakan semua di Stadion Patriot namun Morotai United datang untuk menawarkan ujicoba dengan kami di kandang mereka.

Melihat hal ini, saya pun menyetujui undangan tersebut mengingat persiapan kami tinggal seminggu lagi sebelum Liga 3 dimulai.

Jadi dua pertandingan terakhir sebelum memulai Liga 3 ini kami akan ujicoba tandang ke MorotaiÂdan menjamu Persitara di Stadion Patriot.

Karena tandang ke Morotai di Maluku Utara itu cukup jauh maka saya membagi dua tim pada dua laga ujicoba tersebut.

Saya menurunkan hampir semua pemain muda ketika bertandang ke Morotai sedangkan pemain inti akan saya turunkan melawan Persitara.Â

Hasilnya kami bisa mendapatkan kemenangan di dua pertandingan tersebut walaupun banyak sekali catatan dalam dua pertandingan ini karena kami tidak bisa mencetak cleansheet.

Selesai sudah semua rangkaian ujicoba pramusim yang dilakukan oleh Persipasi Bekasi.

Hasil dari 11 laga ujicoba yang dijalani, saya mendapatkan hasil 6 kemenangan, 3 seri, dan 2 kekalahan.

Hasil ini tentu belum memuaskan bagi saya karena masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki oleh tim terutama dari sisi pertahanan.

Berikut rekapan hasil ujicoba Persipasi di pramusim:

rekapan hasil ujicoba Persipasi di pramusim

Sebelumnya saya juga berdiskusi dengan pelatih kepala Persipasi U-18 yakni Coach Viktor Arus untuk membuat serangkaian ujicoba bagi Persipasi U-18 sebelum mengikuti Piala Soeratin.

Dan berikut hasil rekapan ujicoba Persipasi U-18 di bulan Agustus dan September:

hasil rekapan ujicoba Persipasi U-18 di bulan Agustus dan September

Penutup


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
January 1, 2026 | servervultr

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026


eFootball sekarang memiliki fitur yang disebut dengan Manager. Manager ini merupakan seseorang yang memegang peranan penting dalam taktik dan formasi yang sudah kita atur dalam bermain eFootball entah itu versi Konsol, PC, ataupun Mobile.

Mungkin beberapa playeryang masih pemula dalam bermain gim eFootball baik itu versi Mobile, PC, ataupun Konsol belum terlalu paham mengenai fitur managerdi eFootball ini.

Nah kebetulan dalam artikel ini saya akan menjelaskan tutorialmengenai tips dalam memilih manager terbaik di eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, PC, maupun Konsol.

Pertanyaan-pertanyaan seperti bagaimana cara menggunakan manager, apa saja jenis manageryang ada di eFootball dan adakah tips untuk memilih managerterbaik di eFootball nantinya semua akan saya bahas di dalam artikel ini.

Langsung saja simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Pentingnya Memiliki Manager di eFootball

Ketika memainkan gim eFootball pastinya kamu sudah tahu seperti apa gaya permainan yang ingin kamu mainkan pada saat bertanding nantinya.Â

Mau kamu bermain dengan cara serangan balik, penguasaan bola, ataupun umpan-umpan panjang itu tidak ada menjadi sebuah permasalahan tentunya karena semua hal tersebut merupakan bagian dari taktik permainan.

Namun, semua gaya permainan yang saya sebutkan di atas tentu tidak akan bisa sama sekali dijalankan kalau kamu tidak memiliki managerdi dalam tim.

Mengapa demikian?

Ibaratnya jika suatu klub sepakbola tidak memiliki seorang manajer atau pelatih kepala maka siapa yang akan memimpin dan mengatur taktik tim tersebut ketika bertanding nanti?

Oleh karena itu, penting memiliki seorang Manager di dalam tim yang berfungsi untuk menerapkan filosofi permainan serta strategi gaya bermain.

Cara Menggunakan Manager di eFootball

Kamu bisa menggunakan Manager yang kamu miliki di eFootball dengan cara di bawah ini:

  1. Pilih bagian Game Plan pada menu awal permainan
  2. Pilih bagian Tactics
  3. Pilih Change Manager
  4. Silahkan untuk memilih managermana yang ingin kamu pakai di dalam tim

Jenis-Jenis Manager Yang Ada di eFootball

Di eFootball terdapat dua jenis manageryang bisa kamu gunakan yakni Manager Packsdan Standard Manager.

Kedua jenis managertersebut tentunya memiliki perbedaan yang cukup signifikan terutama dari segi cara pembeliannya serta seberapa besar pengaruhnya di dalam tim.

Standard Manager

Jenis managerini bisa kamu beli dengan GP. Poin GP ini cukup mudah didapatkan karenaÂkamu bisa mendapatkannya dari hasil rewardataupun melepas pemain (release player).

Kamu bisa membeli jenis Manager List dengan cara di bawah ini:

  • Pilih bagian Contractspada awal menu permainan
  • Pilih bagian Standard Manager
  • Pilih dan belilah manager yang ingin kamu gunakan

Manager Packs

Jenis manager ini hanya bisa dibeli dengan menggunakan eFootball Coins. Umumnya jenis Manager Packs ini bisa kamu beli dengan mengeluarkan 500 Coins. Tapi ada juga yang harganya lebih dari itu namun sudah includedengan packpemain.

Dan yang terbaru dalam eFootball 2026 kali ini adalah terdapat Manajer memiliki kemampuan Link-up Play. Kamu bisa memiliki manajer Link-up Play dengan membelinya seharga 750 koin.

Untuk mendapatkan eFootball Coins ini memang tidak mudah karena kamu harus menyelesaikan beberapa eventdan objectivesdi dalam gim eFootball atau kamu juga bisa membelinya di shopdengan mata uang riil (microtransactions).

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Manager Packs

Kamu bisa membeli jenis Manager Packs dengan cara di bawah ini:

  • Pilih bagian ContractsÂpada awal menu permainan
  • Pilih bagian Packs
  • Pilih dan belilah Manager yang ingin kamu gunakan

Perbedaan Standard Manager (Standard) dan Manager Packs (Special)

Dari kedua jenis managerini tentu memiliki perbedaan terutama dari segi pengaruhnya di dalam tim.

Sebelumnya saya sudah mengatakan kalau Standard Manager bisa dibeli dengan GP sedangkan Manager Packs bisa dibeli hanya dengan eFootball Coins.Â

Jadi dengan adanya perbedaan dari segi cara pembeliannya maka bisa dikatakan bahwa Standard Manager itu merupakan kumpulan dari Basic Manager sedangkan Manager Packs itu merupakan kumpulan dari Special Manager.

Antara Standard dan Special itu pastinya akan memberikan pengaruh yang berbeda terlebih kedua jenis ini hanya bisa dibeli dengan mata uang in-game yang berbeda juga.

Saya akan memberikan contoh Manager yang saya punya di eFootball yaitu Ruben Amorim.

Ruben Amorim (Standard)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Ruben Amorim (Standard)

Ruben Amorim (Special)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Ruben Amorim (Special)

Kalau kamu lihat dari kedua gambar di atas tentu terdapat perbedaan antara Ruben Amorim yang Standard dan Special bukan?

Pada bagian Team Playstyle Proficiency,Ârating yang diberikan untuk beberapa gaya bermain dari Amorim cukup berbeda. Hal ini bisa dilihat bahwa jenis Special lebih bagus daripada jenis Standard.

Kemudian di bagian Coaching Affinity juga terlihat berbeda. Ruben Amorim Special mempunyai tambahan berupa Booster untuk menambahkan rating (+1) pada salah satu atribut pemain sedangkan Ruben Amorim Standard tidak punya sama sekali atribut boostertersebut.

Selain itu, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya di atas bahwa dalam updateeFootball 2026 sekarang sudah ada yang namanya fitur Link-up Play sehingga di bagian Manager Packs juga ada penambahan kategori dari manageryang mempunyai atribut Link-up Play.

Adapun di bawah ini merupakan salah satu manajer yang memiliki atribut Link-up Play:

Fabio Capello (Link-up Play)

Tips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026: Fabio Capello (Link-up Play)

Kalau kamu mau memahami lebih dalam tentang apa itu Link-up Play di eFootball maka kamu bisa membaca artikel di bawah ini:

Maka dapat diambil kesimpulan bahwa pilihan untuk memiliki jenis Manager Packs (Special) akan lebih bagus daripada jenis Manager List (Standard) mengingat skilldan abilitydari jenis Manager Packs (Special) lebih banyak daripada jenis Manager List (Standard).

Cara Memilih Manager Terbaik Untuk Tim di eFootball

Kamu tentunya tidak boleh sembarangan dalam memilih atau membeli manageryang akan digunakan dalam tim nanti karena ini bisa mempengaruhi permainanmu ke depannya.

Kamu harus bisa memilih manageryang baik dan tepat bagi tim kamu di eFootball.

Bagaimana caranya?

1. Tentukan Gaya Bermainmu

Kamu perlu menentukan seperti apa gaya bermainmu terlebih dahulu. Entah itu gaya bermain dengan penguasaan bola, umpan-umpan panjang, direct, ataupun serangan balik itu semua tergantung dari preferensi permainanmu di eFootball.

2. Pilih Manager Sesuai Dengan Gaya Bermainmu

Setelah kamu mengetahui gaya permainan seperti apa yang ingin kamu mainkan maka kamu harus memilih Manager yang sesuai dengan gaya permainanmu.

Misalnya saya sebagai playereFootball lebih condong ke gaya bermain Long Ball Counter atau Serangan Balik maka saya akan memilih dan membeli Fabio Capello sebagai manager.Â

Kebetulan saya membeli jenis Manager Packs jenis Link-up Play sehingga Fabio Capello yang saya punya saat ini termasuk ke dalam jenis Manager Special.

3. Sesuaikan Pemain Dalam Tim Dengan Gaya Bermain Manager-mu

Kamu bisa menyesuaikan pemain yang kamu miliki di dalam tim dengan gaya bermain manager yang sudah kamu punya sebelumnya.

Jika kamu bermain dengan gaya serangan balik cepat maka usahakan untuk memiliki pemain yang bisa bermain dengan gaya bermain tersebut.

Misalnya pemain tersebut perlu memiliki atribut kecepatan, dribbling, serta shootingyang bagus.

Daftar Manager Standard Terbaik di eFootball 2026

Ada sedikit tambahan yang akan saya berikan lagi yaitu daftar Manager Standard terbaik di eFootball 2026.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya jika kamu mau mendapatkan manager dengan rating yang bagus di eFootball maka kamu bisa membelinya dengan jenis Manager Packs (Special) yang tentunya hanya bisa dibeli dengan eFootball Coins.

Daftar Manager Standard Terbaik di eFootball 2026

Namun jika kamu tidak memiliki eFootball Coins atau belum cukup eFootball Coins-nya untuk membeli Manager Packs maka kamu bisa membeli Manager Terbaik yang ada di Manager List (Standard) yang tentunya bisa dibeli dengan GP.

Nah berikut di bawah ini daftar Manager Standard Terbaik di eFootball yang bisa kamu beli:

Luis A. Roman

Manager ini bisa kita sebut sebagai Pep Guardiola. Kamu bisa membelinya dengan harga 460.000 GP. Luis A. Roman ini tipe manager yang bermain dengan gaya berbasis penguasaan bola serta serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [87] dan Quick Counter [72].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Luis A. Roman bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Cristo Valbuena

Manager ini bisa kita sebut sebagai Diego Simeone. Kamu bisa membelinya dengan harga 330.000 GP. Cristo Valbuena merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [85].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Cristo Valbuena bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi DF (Defender) dan GK (Goalkeeper) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Thomas Tuchel

Kamu bisa membeli Thomas Tuchel dengan harga 260.000 GP. Ia merupakan tipe manager dengan gaya bermain menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Out Wide [85].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Thomas Tuchel bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Simone Inzaghi

Kamu bisa membelinya dengan harga 240.000 GP. Simone Inzaghi merupakan tipe manager dengan gaya bermain menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Out Wide [85].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Simone Inzaghi bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi MF (Midfielder) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Thomas Gurpegui

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Luis Enrique. Kamu bisa membelinya dengan harga 140.000 GP.ÂThomas GurpeguiÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat, penguasaan bola, dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atributÂQuick Counter [81], Possession Game [79] dan Out Wide [72].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Thomas Gurpegui bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi MF (Midfielder) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Bart Chilton

Manager ini bisa kita sebut sebagaiÂAnge Postecoglou. Kamu bisa membelinya dengan harga 130.000 GP.ÂBart ChiltonÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [82].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Bart Chilton bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi DF (Defender) dan GK (Goalkeeper) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Dino Millesi

Manager ini bisa kita sebut sebagai Carlo Ancelotti. Kamu bisa membelinya dengan harga 120.000 GP. Dino Millesi merupakan tipe manager dengan gaya bermain penguasaan bola dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [80] dan Out Wide [75].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Dino Millesi bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

M. Allegri

Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. M. Allegri merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat dan penguasaan bola.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80] dan Possession Game [75].Â

Pada bagian Coaching Affinity, M. Allegri bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Giovam Ripa

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Antonio Conte. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Giovam Ripa merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik dan juga menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [80] dan Out Wide [80]

Pada bagian Coaching Affinity, Giovam Ripa bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Jarabe Laporta

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Marcelo Bielsa.ÂKamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Jarabe Laporta merupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Jarabe Laporta bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang berusia 23 tahun ke bawah jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Giovam Ripa

Manager ini bisa kita sebut juga sebagaiÂAntonio Conte. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP.ÂGiovam RipaÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik dan juga menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Long Ball Counter [80] dan Out Wide [80]

Pada bagian Coaching Affinity, Giovam Ripa bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang memiliki 5 bintang jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai Ralf Rangnick. Kamu bisa membelinya dengan harga 110.000 GP. Horst WoehrÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80].Â

Pada bagian Coaching Affinity, Horst Woehr bisa meningkatkan 100% poin pengalaman untuk pemainmu yang berusia 23 tahun ke bawah jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Maurizio Sarri

Kamu bisa membelinya dengan harga 100.000 GP. G. P. GasperiniÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain penguasaan bola.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Possession Game [80].

Pada bagian Coaching Affinity, Maurizio Sarri bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi FW (Forward) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Sotirio Tellini

Manager ini bisa kita sebut juga sebagai G. P. Gasperini. Kamu bisa membelinya dengan harga 100.000 GP. G. P. GasperiniÂmerupakan tipe manager dengan gaya bermain serangan balik cepat dan menyebar ke sisi.

Pada bagian Team Playstyle Proficiency ia memiliki rating tinggi pada atribut Quick Counter [80] dan Out Wide [70]

Pada bagian Coaching Affinity, Sotirio Tellini bisa meningkatkan 300% poin pengalaman untuk pemainmu yang berposisi FW (Forward) jika kamu memainkan pemain tersebut dalam suatu laga pertandingan.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenaiÂTips Memilih Manager Terbaik di eFootball 2026.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memudahkan kamu dalam memilih manager yang tepat bagi tim kamu di eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, PC, maupun Konsol.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami:Â

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 30, 2025 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Dalam menghadapi tim tuan rumah pada partai pembuka Liga 3 First Round di Grup B ini saya akan menurunkan hampir semua pemain utama.

Hanya Zulkarnain Purba yang belum bisa bermain karena ia baru saja tiba di Bekasi sehingga waktu persiapannya bersama tim belum terlalu cukup.

Dengan fisiknya yang belum terlalu prima karena baru beberapa kali latihan bersama tim maka saya tidak ingin terburu-buru untuk memainkannya.Â

Jadi untuk pilihan striker di depan saat ini, saya akan memilih antara Muhammad Wiguna atau Eddy Gunawan.

Kebetulan performa Eddy Gunawan tidak cukup memuaskan bagi saya selama pramusim kemarin sehingga Muhammad Wiguna akan saya berikan kesempatan sebagai starter dalam laga melawan PSGC Ciamis.

Disaksikan oleh sekitar 12.000 penonton tuan rumah, kami pun berhasil mendapatkan kemenangan perdana di Liga 3 dalam laga awal menghadapi PSGC Ciamis.

Awal permainan terlihat cukup bagus bagi kami karena Persipasi bisa menguasai bola dengan baik daripada PSGC.

Saya menginisiasi serangan tim melalui sisi sayap untuk bisa menciptakan celah ke pertahanan PSGC karena mereka berfokus untuk merapatkan lini tengah ketika bertahan.

Beberapa kali kami bisa merengsek masuk ke pertahanan PSGC dari sisi sayap namun penyelesaian akhir para penyerang masih kurang klinis di depan.Â

Dengan segala upaya serangan yang saya lakukan namun pada akhirnya kami malah kebobolan duluan dari tim lawan melalui tendangan corner. Skor 1-0 membuat PSGC unggul terlebih dahulu.

Saya menginstruksikan Nugroho Slamet untuk berperan sebagai Inverted Wing Back supaya ia bisa masuk ke tengah untuk menciptakan overload di lini tengah.Â

Tekanan demi tekanan kami lancarkan dan hasilnya kami bisa membalas mereka dengan menciptakan dua gol dari Aji Wardana.

Gol pertama dihasilkan melalui solo run yang dilakukan oleh Aji Wardana di tengah dengan memanfaatkan umpan dan pergerakan inverted yang dilakukan oleh Nugroho Slamet Â

Lalu gol kedua merupakan hasil umpan terobosan dari Aron Setyawan kepada Aji Wardana berkat pressing-nya yang berhasil merebut bola dari kaki pemain PSGC. Kemudian,ÂAron Setyawan meneruskan bolanya ke Aji Wardana.

Aji Wardana melakukan penetrasi dari sisi sayap ke tengah kotak penalti lawan. Dan akhirnya ia bisa menyelesaikan peluang tersebut dengan baik dan menghasilkan gol keduanya.

Kami pun unggul 2-1 atas PSGC Ciamis di babak pertama dan skor pertandingan tidak berubah hingga babak kedua selesai.ÂTiga poin pertama kami dapatkan dari tim tuan rumah Ciamis.Â

Dalam match ini, Aji Wardana mendapatkan status Player of The Match. Saya pun sangat mengapresiasi performanya dalam pertandingan ini.

Sayangnya pertandingan ini memakan satu korban dari pemain kami yakni Nugroho Slamet. Ia mendapatkan cedera dan harus menepi selama 3 minggu.

Liga 3 First Round Match 2 Menghadapi Persikab Kab. Bandung

Partai selanjutnya adalah melawan Persikab Bandung.

Saya hanya memiliki waktu jeda sekitar 2 hari saja sebelum menghadapi Persikab Bandung sehingga kemungkinan saya akan melakukan sedikit rotasi pemain.


Hal ini untuk menghindari cedera pemain dalam tim akibat faktor kelelahan mengingat waktu jeda hanya 2 hari itu sangat singkat sekali.

Saya merotasi striker dari Muhammad Wiguna ke Eddy Gunawan karena sebelumnya Wiguna tidak bisa mengeluarkan performa yang cukup baik dalam menghadapi PSGC di match pertama lalu.

Muhammad Wiguna tidak saya bawa dalam pertandingan ini sehingga saya akan menggantikannya dengan membawa striker baru Persipasi yaitu Zulkarnain Purba. Tentunya Zulkarnain akan duduk di bangku cadangan terlebih dahulu.

Nugroho Slamet yang mengalami cedera sebelumnya juga saya gantikan dengan memasukkan Wing Back senior kami yaitu Teuku Wahyudi.Â

Match Highlight

Pertandingan melawan Persikab Bandung ini bisa dikatakan cukup sulit karena mereka senantiasa melakukan pressing yang ketat dengan mengincar lini tengah maupun sisi sayap dari Persipasi.Â

Serangan-serangan dari Persikab juga cukup berbahaya karena mereka gemar mengincar celah pada ruang di lini belakang pertahanan Persipasi.ÂPermainan umpan-umpan panjang mereka lakukan untuk mengincar celah tersebut.

Beruntungnya, kami bisa menggunguli Persikab dengan mencetak gol melalui sundulan Jefri Darmawan yang berawal dari tendangan sudut. Skor 1-0 membuat Persipasi unggul atas Persikab di babak pertama.

Pada babak kedua, Persikab langsung melancarkan serangan-serangannya dengan lebih cepat dalam mengincar celah yang ada di ruang belakang lini pertahanan Persipasi.Â

Permainan long ball yang mereka lakukan cukup akurat sehingga hasil umpannya seringkali bisa mereka dapatkan.

Di sini bek tengah Persipasi cukup kewalahan dalam menahan pergerakan dari salah satu pemain senior Persikab yaitu Monieaga Bagus Suwardi.Â

Ia melakukanÂpergerakan kombinasi dengan dua hingga tiga rekan penyerangnya di depan. Hasilnya Moniega Bagus Suwardi bisa membawa Persikab Bandung menyamakan skor kedudukan atas Persipasi menjadi 1-1.

Gol Monieaga Bagus Suwardi ke gawang Persipasi


Kami sempat mendapatkan hadiah penalti karena Eko Ilham dijatuhkan oleh salah satu pemain Persikab di kotak penalti. Namun,ÂEddy Gunawan yang bertindak menjadi algojo penaltiÂgagal menjalankan tugasnya karena tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Persikab.Â

Skor pun masih sama kuat.

Saya perlu membuat sesuatu supaya keadaan ini bisa berubah secepatnya.ÂHal ini bukan tanpa alasan karena Persikab cukup kuat dalam melancarkan serangan ke lini pertahanan Persipasi. Bukan tidak mungkin mereka akan segera mencetak gol balasan nanti.

Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pergantian pemain dengan memasukkan beberapa pemain baru seperti Ari Yuda Bahtiar dan Zulkarnain Purba.

Kami akhirnya bisa merubah keadaan permainan dan hasilnya Ari Yuda Bahtiar seorang pemain pinjaman dari Persijap Jepara yang saya masukkan di babak kedua tadi bisa mencetak gol untuk merubah keadaan menjadi 2-1.Â

Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir dan kami kembali mendapatkan 3 poin.

Liga 3 First Round Match 2 Menghadapi Persikab Kab. Bandung

Partai Sengit Menghadapi PS Beltim dan PSCS Cilacap

Dalam dua pertandingan selanjutnya Persipasi akan berhadapan dengan PS Beltim dan PSCS Cilacap.Â

PS Beltim bisa dikatakan merupakan tim terlemah di Grup B ini sehingga sudah seharusnya kami bisa menghadapi mereka dengan mudah.

Tapi pernyataan saya ini nampaknya sangat salah karena mereka bisa memberikan perlawanan yang cukup sulit bagi Persipasi.Â

PS Beltim secara mengejutkan berhasil mencetak gol di menit ke-1 melalui sundulan dari salah satu pemainnya memanfaatkan umpan crossing dari sisi sayap.

Gol PS Beltim ke gawang Persipasi


Saya pun cukup kaget melihat hal itu karena permainan baru saja dimulai. Baru pertama kali saya rasakan gawang Persipasi dibobol secepat itu.

Namun, kami bisa membalikkan keadaan denganÂberhasil mencetak 3 gol.ÂDua gol dicetak oleh Zulkarnain Purba dan 1 gol berasal dari Aji Wardana. Ketiga gol ini membuat Persipasi sudah unggul 3-1 dari PS Beltim di babak pertama.

Memasuki babak kedua PS Beltim merubah gaya permainannya dengan lebih condong ke gaya bertahan.Â

Mereka juga sesekali melakukan Counter Attack dengan cepat dan akhirnya mereka bisa mencetak gol di menit ke-94 sehingga skor pun berubah menjadi 3-2 dan tetap seperti itu hingga pertandingan selesai.

Laga Persipasi melawan PS Beltim


Kemenangan memang kembali kami dapatkan tapi saya cukup prihatin atas tiga pertandingan awal di Liga 3 ini karena Persipasi belum bisa mendapatkan cleansheet sama sekali.

Upaya penguatan dalam hal bertahan terus saya lakukan mengingat pada pertandingan selanjutnya kami akan menghadapi PSCS Cilacap yang merupakan salah satu tim terkuat di Liga 3 dalam Grup B ini.

Dan ini pun terbukti benar ketika kami sudah menghadapi langsung PSCS Cilacap itu sendiri.

Mereka bermain dengan sepakbola direct yang cukup bagus. Walau kami bisa menguasai bola dengan baik namun serangan balik mereka jauh lebih kuat.ÂKami cukup kesulitan merengsek masuk ke pertahanan PSCS Cilacap.Â

Kiper PSCS yakni Andika Wisnu terlihat piawai dalam menghalau seluruh tendangan yang dilakukan oleh para pemain Persipasi.Â

Beberapa pemain muda mereka seperti Salim Akbar Tuharea juga membuat pergerakan yang baik dalam menyerang sehingga ia cukup menyulitkan bagi lini belakang Persipasi.

Laga Persipasi melawan PSCS Cilacap

Namun para pemain kami masih cukup solid untuk terus menghalau serangan-serangan dari PSCS. Apresiasi tinggi saya berikan kepada kiper utama kami yakni Tri Ohorella karena ia bisa menampilkan performa yang sangat baik dalam laga ini.

Skor imbang kacamata menjadi hasil akhir dalam laga melawan PSCS Cilacap.

Hasil pertandingan Persipasi di bulan Oktober


Persipasi berhasil memenangkan 3 dari 4 pertandingan yang sudah dijalani pada periode bulan Oktober ini.

Tentu hasil ini cukup memuaskan bagi saya karena Persipasi bisa mengawali musim di Liga 3 First Round dengan baik.

PERIODE BULAN NOVEMBER

Setelah melalui Bulan Oktober yang cukup memuaskan maka kami akan kembali melanjutkan perjuangan di bulan November.

Periode Bulan November

Pada periode bulan November ini, Persipasi akan menghadapi 5 tim dengan 2 tim di antaranya sudah pernah kami lawan sebelumnya di bulan Oktober lalu yakni Persikab dan PSGC.

Pertandingan pertama pada bulan November akan menjadi pertandingan yang cukup panas dan sengit kalau dilihat-lihat.Â

Hal ini dikarenakan Persipasi Bekasi harus menghadapi salah satu rival sesama wilayah Bekasi juga yaitu Persikasi Kabupaten Bekasi.

Klub yang tentunya harus bisa saya kalahkan mengingat tuntutan dari para suporter Persipasi musim ini yang menginginkan saya untuk bisa mengalahkan Persikasi.

Bagi saya tidak akan mudah tentunya terlebih lagi mereka akan menjadi tuan rumah di bulan November ini sehingga kami harus bermain di Stadion Wibawa Mukti yang terletak di Kabupaten Bekasi dalam setiap laga pertandingan Liga 3 nanti.

Stadion Wibawa Mukti

Pertarungan Panas Dalam Derby Bekasi

Sebagai manajer, saya sangat bersemangat dalam rangka menghadapi laga bertajuk Derby Bekasi ini.

Bisa dipastikan ini merupakan laga Derby kompetitif pertama saya di Liga 3 musim ini.

Suporter Persipasi tentunya menginginkan kemenangan sebagai harga mati sehingga tekanan itu terus-menerus bisa saya rasakan sebelum pertandingan akan dimulai.

Maka itu, saya selalu menyuntikkan moral yang lebih kepada para pemain untuk mengingatkan mereka betapa pentingnya pertandingan melawan Persikasi musim ini terlebih mereka dilatih olehÂJoao Bosco Cabral.

Joao Bosco merupakan salah satu mantan pesepakbola Indonesia yang lahir di Dili, Timor Leste.ÂKalau di real life saat ini, beliau nampaknya sudah berkewarganegaraan Timor Leste namun di semesta FM 24 milik saya ini, ia masih berkewarganegaraan Indonesia.

Karirnya sebagai pesepakbola bisa dikatakan cukup mentereng karena beliau sempat berseragam bersama Persikota Kota Tangerang, PSPS Pekanbaru, hingga Persija Jakarta.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan menghadapi Persikasi, jurnalis asal media Pikiran Rakyat yang sudah akrab dengan saya yakni Zaenal Rizal memberitahu bahwa Joao Bosco saat ini terlihat tidak terlalu mementingkan hasil pertadingan pada partai Derby Bekasi ini.

Konferensi Pers 1


Konferensi Pers 2


Bagi saya ini pernyataan yang sedikit meremehkan untuk Persipasi dan saya rasa ia hanya mencoba untuk meyakinkan dirinya saja sebelum nantinya pertandingan Derby Bekasi dimulai.

Tentu atmosfer pertandingan nanti akan sangat berbeda ketika dijalani dan saya mengatakan di konferensi pers bahwaÂpelatih Joao Bosco bersama Persikasi itu tidak perlu ditakuti walaupun ia merupakan seorang legenda di kancah pesepakbolaan nusantara.Â

Sebelum partai melawan Persikasi dimulai, kami mendapatkan kabar kurang baik karena beberapa pemain utama mengalami cedera sehingga tidak memungkinkan untuk mereka dalam bermain di Derby Bekasi nanti.

Pemain Persipasi mengalami cedera

Seorang Wingback muda kami yaitu Sigit Maulana diperkirakan harus menjalani perawatan selama 4 bulan sehingga ia tidak akan sama sekali bisa bermain pada putaran pertama Liga 3 musim ini.

Kemudian beberapa pemain kunci kami seperti Aji Wardana dan Eko Ilham dipastikan tidak akan bisa ikut bertanding menghadapi Persikasi nanti karena mereka berdua juga mengalami cedera.

Aji dan Eko merupakan Attacking Midfielder utama dari Persipasi sehingga ini akan menjadi sebuah kehilangan besar bagi diri saya karena kami tidak bisa memainkan mereka berdua pada saat Derby Bekasi nanti.

Namun apa daya saya harus menerima hal tersebut dan mau tidak mau penentuan starting line-up harus tetap dilakukan.

Starting Line Up melawan Persikasi

Dengan Aji Wardana dan Eko Ilham yang saat ini sedang mengalami cedera maka besar kemungkinan posisi starter akan diisi oleh Ahmad Rais.

Pemain muda 16 tahun ini berposisi sebagai Attacking Midfielder dan ia juga sudah sempat bermain pada beberapa laga awal di Liga 3 musim ini sebagai pemain pengganti.

Posisi Aji Wardana akan digantikan oleh Ahmad Rais dan posisi Eko Ilham akan saya gantikan dengan pemain senior lainnya yakni Indra Darmawan (26 tahun).Â

Saya juga akan memainkan Ari Yuda Bahtiar yang sebelumnya sudah memperlihatkan performa cukup bagus bersama Persipasi.

Match Highlight

Laga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi dengan dihadiri sekitar 26.000 orang penonton.Â

Kebetulan laga ini juga disiarkan oleh Televisi sehingga kami mendapatkan sejumlah pendapatan hak siar dalam pertandingan ini.

Beruntungnya Persipasi bertindak sebagai tim tuan rumah dalam pertandingan ini sehingga banyak dari penonton yang berasal dari kalangan suporter Persipasi.

Saya melihat atmosfer pertandingan ini sangat luar biasa sekali dengan banyaknya penonton yang hadir di Stadion Wibawa Mukti.

Suasana Derby Bekasi

Pada fase awal pertandingan di babak pertama, kami cukup lancar dalam memegang penguasaan bola. Beberapa kali para penyerang Persipasi dengan mudah bisa masuk ke area pertahanan Persikasi melalui sisi sayap.

Dan akhirnya gawang Persikasi bisa kami jebol pada menit ke-8 melalui sepakan Ahmad Rais.

Yeah! Ahmad Rais sang pemain muda berusia 16 tahun ini mencetak gol debutnya bersama Persipasi dengan menghadapi tim rivalnya yaitu Persikasi.Â

Sebuah performa yang sangat mengejutkan sekaligus membanggakan bagi saya untuk pemain muda yang satu ini.

Gambar 1: Proses terjadinya gol

Berawal dari pergerakan Teuku Wahyudi yang menyisir area sisi kanan pertahanan Persikasi, ia berhasil memberikan umpan crossing ke tengah yang di mana terdapat dua pemain kami di sana (Zulkarnain Purba dan Ahmad Rais).

Mereka berdua sebenarnya sudah di man marking oleh masing-masing pemain Persikasi namun salah satu pemain Persikasi melepaskan marking-nya dari Ahmad Rais dan ia hanya tertuju ke pergerakan dari Zulkarnain Purba yang niatnya untuk menerima bola.


Gambar 2: Proses terjadinya gol

Beruntung bola malah meluncur ke kaki Ahmad Rais sedangkan dua pemain lawan ikut tertarik dengan pergerakan Zulkarnain Purba.Â

Dengan mudah, Ahmad Rais bisa menceploskan golnya ke gawang Persikasi. Skor 1-0 pun menjadi keunggulan bagi Persipasi atas Persikasi.

Gambar 3: Proses terjadinya gol

Gambar 4: Proses terjadinya gol


Gol ini membuka keran semangat bagi tim kami sehingga para pemain Persipasi nampak termotivasi untuk bisa menambah keunggulan kembali.

Setelah gol dari Ahmad Rais, kami terus memborbardir pertahanan Persikasi dan akibatnya Persikasi dipaksa untuk terus bertahan.Â

Mereka bertahan cukup dalam dan akhirnya mulai memainkan permainan Defend Counter dengan gaya bertahan yang cukup agresif.

Tercatat di babak pertama, pemain Persikasi sudah mendapatkan 2 kartu kuning dan mereka hampir saja mencederai pemain kami yakni Faris Saputra.

Walaupun demikian, kontrol pertandingan tetap ada di tangan Persipasi dan hasilnya kami berhasil mencetak gol kembali di menit ke-36 melalui sundulan dari Zulkarnain Purba yang memanfaatkan hasil umpan crossing dari Jefri Darmawan. Skor pun menjadi 2-0.

Hingga pertandingan berakhir, hasil ini tidak berubah sama sekali dan kami berhasil mendapatkan 3 poin penting atas tim rival Persikasi Kabupaten Bekasi.

Laga Persipasi vs Persikasi


Tentu saya merasakan bahwa Derby Bekasi ini bisa dikatakan cukup panas karena wasit sampai mengeluarkan 5 kartu kuning dengan 4 di antaranya diberikan kepada pemain Persikasi.Â

Statistik juga menunjukkan bahwa Persipasi mendapatkan sebanyak 9 Fouls sedangkan Persikasi sebanyak 16 Fouls. Begitu banyak pelanggaran yang terjadi dalam Derby Bekasi ini.

Namun dengan hasil kemenangan yang kami raih dan tidak ada pemain yang cedera tentu sudah menjadi hasil yang menggembirakan bagi saya dan para pemainÂ

Hal ini juga membuktikan bahwa pernyataan Joao Bosco itu salah karena sudah meremehkan atmosfer dari pertandingan Derby Bekasi.

Hasil ini membuat Persipasi masih belum terkalahkan dari 5 laga yang sudah dijalani di Liga 3.

Persipasi belum terkalahkan dalam 5 laga awal


Publik pun semakin antusias terhadap performa kami dan para fans sepertinya yakin jika performa ini terus berlanjut bukan tidak mungkin kami bisa langsung promosi ke Liga 2 musim depan.

Saya mengingatkan kepada para pemain untuk tetap menjaga fokus mereka karena setelah menghadapi Persikasi ini kami akan kembali bertemu dengan tim yang lebih kuat lagi seperti Persikab dan Perserang.

Perubahan Performa Yang Cukup Drastis

Semua ekspektasi saya rendahkan mengingat kami belum mendapatkan apa-apa walau sedang dalam performa yang cukup fantastis saat ini.Â

Tentu saya berharap tren kemenangan kami ini akan terus berlanjut setelah perlawanan yang cukup panas dalam menghadapi Persikasi tadi.

Akan tetapi, entah mengapa suasana langsung berubah dalam sekejap.ÂPerforma kami yang begitu fantastis dalam 5 pertandingan terakhir langsung berubah drastis ketika kami digebuk oleh Persibangga 5-1 pada match selanjutnya.

Persipasi dibantai Persibangga

Yap, skor kekalahan yang sangat telak didapatkan dari lawan yang baru saja promosi dari Liga Regional musim lalu.

Dalam pertandingan ini, susunan pemain yang saya pakai hampir sama ketika berhadapan dengan Persikasi sebelumnya.

Indra Darmawan dan Ahmad Rais tetap saya mainkan karena Aji Wardana dan Eko Ilham masih belum bisa bermain akibat cedera.

Sebenarnya Persipasi sempat unggul duluan lewat gol dari Indra Darmawan di menit-29. Namun petaka itu datang karena kami harus bermain dengan sepuluh orang selang dari 5 menit setelah Indra Darmawan mencetak gol.

Kartu merah Jefri Darmawan pemain Persipasi


Bek tengah kami yakni Jefri Darmawan mendapatkan kartu kuning kedua akibat tekel agresifnya terhadap pemain Persibangga Purbalingga.

Sepanjang babak pertama kami bermain dengan sepuluh orang dan hasilnya Persipasi sudah tertinggal 3-1 dari Persibangga di babak pertama.Â

Walaupun saya sudah merubah taktik ke permainan bertahan total namun Persibangga masih bisa berhasil mencatatkan 2 gol lagi di babak kedua dan kami pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Meskipun begitu, saya tetap yakin tim akan bisa bangkit kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan selanjutnya.

Akan tetapi nampaknya harapan saya di atas hanya omong kosong saja karena kami mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan kembali.

4 laga tanpa kemenangan di bulan November


Persipasi tidak bisa kembali ke jalur kemenangan dalam 3 pertandingan berikutnya.Â

Sejak mendapatkan kemenangan dari Persikasi, performa kami cukup menurun drastis.ÂKehilangan Aji Wardana juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performa Persipasi selama bulan November ini.Â

Statistik Aji Wardana

Dengan perannya sebagai pemain kunci di lini serang tentu terasa berat jika harus bermain tanpa Aji Wardana selama satu bulan ini.

Performa pemain lain juga nampak tidak terlalu konsisten semenjak kami dibantai 5-1 oleh Persibangga sehingga hal tersebut juga mempengaruhi permainan dari Persipasi di sepanjang bulan November ini.

PERIODE BULAN DESEMBER

Berkaca dengan performa buruk dari 4 pertandingan terakhir yang sudah kami jalani pada bulan November lalu maka saya menatap dengan penuh keseriusan dalam menghadapi lawan-lawan yang akan dihadapi di bulan Desember ini.

Stadion Si Jalak Harupat

Dalam periode Desember ini, kami akan memainkan 5 pertandingan terakhir sebagai penentu siapa saja tim yang nantinya akan masuk ke zona Playoff Promosi dan Degradasi.

Semua laga akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat yang terletak di Bandung. Beruntung kami tidak harus melawan Persikab Kab. Bandung sebagai tuan rumah di stadion ini mengingat kami sudah dua kali bertemu dengan mereka sebelumnya.

Namun, lawan kami di bulan Desember ini tetap akan jauh lebih sulit karena Persipasi masih akan berhadapan dengan tim-tim kuat lainnya.

Jadwal Bulan Desember

Tim kuat seperti PSCS dan Perserang masih akan menjadi lawan tangguh bagi Persipasi. Begitu pun dengan tim yang sebelumnya sudah pernah membantai kami 5-1 yakni Persibangga masih akan menjadi lawan yang harus dihadapi.

Persikasi Bekasi sebagai tim rival pun masih akan kami hadapi sekali lagi pada bulan Desember ini.

Semua lawan yang akan kami hadapi di bulan Desember ini tidak ada yang mudah sehingga saya tidak ingin Persipasi terpeleset di fase-fase akhir yang menentukan ini dalam lanjutan laga di Liga 3 First Round Group B.

Setelah melakukan evaluasi mengenai performa kami sebelumnya maka saya dengan berat hati memutuskan untuk tidak memainkan Rio Pratama sejak awal pertandingan.

Saya melihat performa permainannya sangat tidak bagus dalam 4 pertandingan terakhir dibanding rekan setim lainnya yang berposisi sebagai bek tengah.

Untuk itu dalam 5 pertandingan terakhir ini saya akan lebih condong untuk memainkan beberapa bek tengah muda seperti Firman Pratama dan Rio Muchtar.

Sebuah keputusan besar tentu harus saya buat. Walau Rio Pratama adalah kapten tim saat ini namun saya lebih mengedepankan kepentingan performa kami sebagai sebuah tim.Â

Kabar baiknya Persipasi akan kembali diperkuat oleh salah satu pemain utamanya yang sudah kembali dari cedera yaitu Aji Wardana.Â

Dengan Rio Pratama yang tidak selalu saya masukkan ke dalam starting line-up akhir-akhir ini maka sebagai wakil kapten, Aji Wardana akan menggantikan peran kapten dari Rio hingga Liga 3 First Round ini selesai.

Performa Kembali Membaik Dalam 3 Laga Awal

Pada 3 laga awal di bulan Desember ini, performa Persipasi sudah kembali membaik dengan masuk ke jalur kemenangan.Â

Dalam menghadapi PS Beltim, PSCS Cilacap, dan tim rival Persikasi Bekasi, di sini kami mendapatkan 3 kemenangan secara berturut-berturut.

Performa Kembali Membaik Dalam 3 Laga Awal


Beberapa pemain langsung menampilkan performa yang sangat baik seperti Zulkarnain Purba yang langsung mencetak hattrick pertamanya di Liga 3 musim ini pada saat kami bertanding menghadapi PS Beltim serta mencetak 2 gol ke gawang tim rival Persikasi Bekasi.

Performa Aji Wardana juga sangat mengesankan terlebih ia baru kembali dari cedera yang cukup panjang. Aji mampu mencetak gol berturut-turut ke gawang PSCS dan Persikasi Bekasi.

Bermodal dari 3 kemenangan beruntun ini, saya menjadi lebih yakin untuk menatap 2 laga akhir yang akan saya anggap sebagai laga final.

Laga melawan Persibangga dan Perserang akan menjadi penentu kami apakah Persipasi bisa bertahan di Liga 3 musim ini atau justru malah harus berjuang kembali di zona playoff degradasi untuk menghindari turun kasta ke Liga Regional musim depan.

Laga Sulit Menghadapi Persibangga Purbalingga

Melawan tim yang telah membantai kami 5-1 sebelumnya membuat saya berkeyakinan untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang kami buat sebelumnya.Â

Saya tidak ingin Persipasi kembali dengan performa seperti itu lagi.

Perubahan-perubahan tentu saya lakukan terutama dengan merotasi posisi Rio Pratama dalam starting line-up dengan memainkan Rio Muchtar seorang bek tengah muda berusia 16 tahun sebagai starter.

Saya percaya Rio Muchtar merupakan seorang pemain muda dengan potensi yang tinggi sehingga saya cukup yakin dengan kemampuannya saat ini.Â

Rio Pratama


Rio Muchtar


Atribut antara Rio Muchtar dan Rio Pratama memang cukup berbeda dan saya mengakui bahwa kemampuan Rio Pratama jauh lebih bagus ketimbang Rio Muchtar.Â

Perbandingan statistik Rio Pratama dan Rio Muchtar

Namun perbedaan statistik dari beberapa pertandingan terakhir terhadap dua pemain ini cukup berbeda di mana Rio Muchtar menurut saya performanya lebih baik daripada Rio Pratama. Alasan inilah yang membuat saya harus memarkir Rio Pratama terlebih dahulu.

Match Highlight

Laga melawan Persibangga pun dimulai dengan ketat sekali karena sedari awal saya sudah menginstruksikan kepada para pemain Persipasi untuk menekan dengan pressing yang tinggi.

Serangan-serangan terus kami lancarkan ke pertahanan Persibangga dan kami cukup dominan dalam mengontrol pertandingan.Â

Sayangnya kami harus ketinggalan duluan lewat serangan balik yang dilancarkan oleh para pemain Persibangga.

Namun beberapa menit berselang gol balasan akhirnya datang dari pemain muda yang memang saya percaya bahwa ia akan bisa membuat perubahan. Siapa lagi kalau bukan Rio Muchtar.

Gol Rio Muchtar menghadapi Persibangga


Berawal dari umpan corner yang dilesakkan oleh Eko Ilham, Rio Muchtar berhasil menang duel udara dari para pemain Persibangga dan berhasil menciptakan gol lewat sundulannya. Performa yang bagus dari kedua pemain ini.

Sayang 2 menit setelah kami berhasil menyamai kedudukan, lagi-lagi Eko Ilham harus mengalami cedera dan ia terpaksa digantikan oleh Indra Darmawan.ÂSebuah kerugian tentunya, namun kami masih tetap bisa memegang kendali permainan.Â

Skor 1-1 tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, saya terus menginstruksikan para pemain untuk tetap menyerang secara total dan hasilnya kami bisa mencetak gol melalui pemain muda kami lagi yaitu Hendra Rasyid.Â

Dengan tambahan gol ini saya yakin kami bisa meraih kemenangan dan otomatis bisa lolos ke fase Playoff promosi tanpa harus bergantung dengan tim lainnya di Grup B.

Akan tetapi entah mengapa bola belum berpihak kepada kami dan pada akhirnya gawang Persipasi harus kembali kebobolan di menit ke-78 oleh salah satu pemain Persibangga yang berhasil menceploskan bola melalui tendangan Free Kick.Â

Skor 2-2 pun bertahan hingga akhir permainan.

Persipasi ditahan imbang Persibangga


Persipasi ditahan imbang Persibangga 2-2


Hasil ini tentu tidak saya inginkan karena kami harus bergantung kepada tim lain agar bisa lolos ke fase Playoff Promosi.

Hasil imbang ini memang membuat kami sudah menjauh dari kejaran Persibangga dengan selisih 4 poin sehingga denganÂsatu laga sisa lagi tentunya mereka tidak akan bisa mengejar poin kami.

Namun permasalahan ada di kubu Perserang di mana mereka hanya terpaut 4 poin saja dari Persipasi di klasemen dan mereka juga masih ada dua laga tersisa yang akan dijalani.Â

Jadwal 2 laga tersisa dari Perserang Serang


Laga pertama Perserang akan berhadapan PSGC sedangkan laga kedua mereka akan menghadapi Persipasi sebagai lawan terakhir.

Laga Perserang melawan PSGC akan menjadi penentuan karena jika Perserang menang maka dua tempat Playoff promosi tersisa akan diperebutkan oleh tiga tim lagi yakni Persipasi, Perserang, dan Persibangga.

Sebelumnya dua tim teratas di Grup B ini PSCS dan Persikab sudah memastikan terlebih dahulu untuk lolos ke babak playoff promosi.

Jadi jika nanti Perserang menang melawan PSGC maka kami harus menentukan tiket zona Playoff Promosi pada pertandingan terakhir yang kebetulan akan mempertemukan Persipasi dengan Perserang.

Tentu ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami nantinya jika situasi tersebut terjadi mengingat saya cukup kesulitan juga dalam menghadapi Perserang pada pertemuan pertama sebelumnya.

Saya tidak berharap terjadinya situasi seperti ini namun apapun yang terjadi saya akan tetap berjuang semaksimal mungkin sembariÂberharap PSGC bisa memberi perlawanan terhadap Perserang.

Pada akhirnya keberuntungan sekali lagi berpihak kepada kami karena di luar dugaan PSGC Ciamis bisa menahan imbang Perserang Serang dengan skor 2-2.Â

PSGC menahan imbang Perserang

Persipasi pun resmi dinyatakan lolos ke fase berikutnya dengan berhak mendapatkan tiket ke babak Playoff Promosi dari Liga 3.

Persipasi lolos ke fase playoff promosi


Walau masih menyisakan 1 pertandingan lagi melawan Perserang di matchday terakhir nanti tentu hal tersebut tidak akan berpengaruh apapun karena poin kami sudah tidak bisa dikejar oleh Perserang maupun Persibangga.Â

Dengan ini satu tiket lagi akan diperebutkan oleh Persibangga dan Perserang dalam laga terakhir nanti.

Memberikan Kesempatan Kepada Pemain Muda di Laga Terakhir

Melawan Perserang saya memastikan untuk menurunkan mayoritas pemain muda karena laga ini sudah tidak menentukan apapun bagi Persipasi.

Roni Sasongko, Firman Pratama, Syarif Basuki, dan Nugroho Slamet merupakan beberapa pemain muda yang saya turunkan sedari awal. Kiper kedua kami yakni Elisa Basri juga saya jadikan sebagai Starter.

Perserang mengalahkan Persipasi di laga terakhir


Hasilnya sudah dipastikan kami cukup kesulitan untuk meraih kemenangan menghadapi Perserang.Â

Skor kekalahan 2-1 menjadi penutup perjalanan Persipasi di Liga 3 First Round Group B ini.Â

Perserang menjadi tim terakhir yang akan menemani kami ke fase playoff promosi karena berhasil mendapatkan 3 poin melalui kemenangannya dalam menghadapi Persipasi di laga akhir.

Walau kami mendapatkan kekalahan, saya masih cukup senang karena pemain muda Persipasi bisa memberikan perlawanan yang cukup bagus dalam menghadapi tim kuat seperti Perserang ini.Â

Penyerang muda kami seperti Wahyu Fitriadi pun bisa menunjukkan tajinya dengan mencetak satu gol ke gawang Perserang.

Kami mengakhiri klasemen Liga 3 First Round dengan menduduki posisi ketiga sehingga Persipasi tidak akan terdegradasi dari Liga 3 musim ini.

Posisi klasemen akhir Liga 3 First Round Group B

Persikab Kab. Bandung, PSCS Cilacap, dan Perserang Serang juga akan menjadi tim yang lolos ke zona Playoff Promosi dari Grup B ini. Ketiga tim tersebut memang sudah saya prediksi dari awal bahwa mereka akan menjadi tim favorit di Grup B ini.

Dengan semua hasil ini maka saya cukup puas karena kami bisa berkompetisi dengan baik di Grup B ini dengan lolos ke fase selanjutnya.Â

Saya pun harus memberi apresiasi kepada seluruh pemain Persipasi atas kerja keras mereka semua.

STATISTIK AKHIR PADA LIGA 3 FIRST ROUND

Berikut ini beberapa update statistik akhir yang bisa saya berikan dalam Liga 3 First Round musim 2024/2025:

DRAWING GRUP LIGA 3 PLAYOFF PROMOSI

Keberhasilan saya membawa Persipasi maju ke babak Playoff Promosi membuat kami akan bergabung bersama Perserang, Persikab, dan PSCS dalam Liga 3 Promotion Group B.Â

DRAWING GRUP LIGA 3 PLAYOFF PROMOSI


Fase ini akan dimulai pada tanggal 6 Februari 2025 sehingga saya akan punya masa persiapan kembali selama 1 bulan sebelum fase playoff promosi dimulai mengingat saat ini kami masih memasuki periode bulan Desember tahun 2024.

Pastinya saya akan mengevaluasi kembali terkait dari beberapa performa seluruh pemain Persipasi selama putaran pertama di Liga 3 ini dan ada kemungkinan besar saya akan kembali aktif mencari pemain baru dalam bursa transfer di bulan Januari nanti.

Penutup

Mungkin cerita dari Bagian 4 untuk Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 ini cukup sampai sini saja.

Untuk kelanjutan cerita Bagian 5 dari Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 bisa kamu baca artikelnya di bawah ini:

>Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1 | Bagian 5 (Final Part)

Jangan lupa kamu bisa follow akunÂInstagramX, danÂFacebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update konten Football Manager Story ini di blog BolaGawai.com

Jika ada hal yang ingin dikomentari mengenai konten ini teman-teman bisa menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.

Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin
blank
December 28, 2025 | servervultr

Football Manager Story | Persipasi Bekasi | SEASON 1


Saya akan mengadakan serangkaian laga ujicoba terlebih dahulu mengingat laga pertama Persipasi di fase playoff promosi akan berlangsung pada tanggal 6 Februari 2025 sehinggaÂsaya masih memiliki waktu persiapan selama satu bulan sebelum laga pertama tersebut dimulai nantinya.

Pada bulan Januari hingga awal Februari nanti saya akan melakukan 4 laga ujicoba dengan PSS Sleman, Persita Tangerang, Badak Lampung, dan Dejan FC.

Tim seperti PSS dan Persita akan menjadi lawan yang cukup bagus karena mereka merupakan tim dari Liga 1 sehingga ini akan menguji kemampuan dan mental para pemain Persipasi sebelum menghadapi babak playoff promosi nanti.

Badak Lampung membatalkan laga ujicoba dengan Persipasi

Sayangnya di tengah jalan ada dua klub yang memutuskan untuk batal bertanding dengan kami yakni Badak Lampung dan Dejan FC.Â

Alasannya karena jadwal ujicoba ini ternyata bertabrakan dengan jadwal kompetisi mereka di liga sehingga kedua laga ini batal dilaksanakan.

Sebagai gantinya saya akan mengundang salah satu tim afiliasi kami yaitu Villa 2000 untuk menggantikan kedua klub tersebut dalam laga ujicoba persahabatan.

Saya putuskan untuk mengadakan sebanyak 3 laga ujicoba saja selama bulan Januari mengingat saya cukup kesulitan dalam mencari lawan yang berkualitas lagi.

Semua laga ujicoba ini akan dimainkan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi.

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi

Kami mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan dengan berhasil mengalahkan PSS Sleman dan menahan imbang Persita Tangerang.ÂKami juga berhasil mendapatkan kemenangan melawan Villa 2000.

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi

Hasil Laga Ujicoba Sebelum Babak Playoff Promosi 2


Beberapa pemain yang baru saya datangkan di bursa transfer periode kedua ini juga memberikan performa yang cukup memuaskan terutama untuk Ahmad Haikal dan Fairuz Ohorella karena mereka masing-masing bisa mencetak satu gol.

Persiapan ujicoba ini sudah cukup bagus menurut saya namun sayangnya beberapa dari pemain kami mengalami cedera akibat laga ujicoba ini.Â

Aji Wardana mendapatkan cedera ketika berhadapan dengan PSS Sleman sedangkan Fairuz Ohorella mendapatkan cedera ketika berhadapan dengan Persita.

Untuk Aji Wardana cederanya tidak terlalu parah sehingga ia bisa ambil bagian dalam skuad utama kami yang akan bertanding melawan PSCS di laga pembuka fase playoff promosi nanti.

Sedangkan untuk Fairuz Ohorella sepertinya ia tidak akan bisa ikut bertanding setidaknya untuk 2 laga awal di fase playoff promosi nanti.

Pemain Persipasi Cedera

Dan lagi-lagi kabar buruknya, pemain utama kami yakni Faris Saputra mendapatkan cedera parah ketika latihan sehingga ia harus menepi kurang lebih selama 8 pekan.Â

Tentu ini menjadi kehilangan yang sangat besar bagi saya karena Faris Saputra merupakan pemain kunci Persipasi di posisi Defensive Midfielder.

Melihat hal ini ada kemungkinan saya akan langsung memberikan kesempatan kepada pemain Defensive Midfielder baru kami yaitu Muhammad Jaya untuk masuk ke starting line-up.

Skuad Untuk Laga Playoff Promosi

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian laga ujicoba maka sudah saatnya saya menentukan kembali 28 pemain yang akan ikut ambil bagian di fase playoff promosi.

Ketentuannya masih sama seperti sebelumnya yakni dari 28 pemain yang akan didaftarkan harus wajib menyertakan 5 pemain U-21.

Berikut 28 nama pemain yang akan saya daftarkan ke kompetisi Liga 3 untuk fase Playoff Promosi:

Skuad Persipasi di Liga 3 Playoff Promotion


Pemain Baru Yang Didaftarkan

  • Robi Arifin
  • Muhammad Andika
  • Fairuz Ohorella
  • Agung Sucipto
  • Faizal Shaifullah
  • Muhammad Jaya
  • Achmad Pasaribu
  • Ahmad Haikal

Pemain Lama Yang Tidak Didaftarkan

  • Rahmad Antoh
  • Randy Slamet
  • Firman Pratama
  • Hasan Permana
  • Indra Darmawan

PERIODE BULAN FEBRUARI

Perlu diketahui bahwa dalam babak Playoff Promosi nanti seluruh tim tidak akan bermain di tempat netral.

Setiap tim akan berkesempatan menjadi tuan rumah di fase grup playoff ini.ÂDengan begitu maka Persipasi akan menjalani 3 laga kandang dan 3 laga tandang.

PERIODE BULAN FEBRUARI


Untuk periode bulan Februari ini, Persipasi akan berhadapan dengan PSCS (Away),ÂPerserang (Away), dan Persikab (Home-Away).

Pertandingan Pertama di Liga 3 Playoff Promosi Menghadapi PSCS

Pertandingan pertama kami akan berhadapan dengan tuan rumah PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma.

Stadion Wijayakusuma


Dalam pertandingan ini saya harus menghadapi PSCS tanpa Faris Saputra dan Fairuz Ohorella karena mereka sedang mengalami cedera.

Beberapa pemain baru akan saya turunkan seperti Muhammad Andika, Muhammad Jaya, Ahmad Haikal, dan Faizal Shaifullah.

Match Hightlight

Dihadapan 10.000 penonton tuan rumah, pertandingan sudah berjalan begitu ketat. Kedua tim saling berbalas serangan. Permainan berjalan dengan agresif sehingga wasit pun sampai mengeluarkan 4 kartu kuning di babak pertama.

Walaupun kami cukup baik dalam hal penguasaan bola dan beberapa kali kami bisa melepaskan tembakan on target ke gawang PSCS akan tetapi lawan yang kami hadapi ini cukup kuat dalam bertahan.

Mereka bukan hanya kuat dalam bertahan namun serangan-serangan yang dilancarkan oleh PSCS juga cukup membahayakan pertahanan Persipasi.

Statistik Shots PSCS vs Persipasi

Beberapa kali pemain PSCS bisa merengsek masuk ke pertahanan Persipasi melalui sisi kiri sehingga pertahanan sebelah kanan Persipasi menjadi titik empuk bagi serangan-serangan PSCS.Â

Saya pun perlu mengganti beberapa pemain untuk merubah situasi permainan. Beberapa pemain muda saya masukkan seperti Ahmad Rais dan Sigit Maulana.Â

Walaupun sudah melakukan pergantian pemain tetap saja pertahanan PSCS sangat sulit untuk ditembus.

Namun pada menit ke-93, kami berhasil mencetak gol berkat Sigit Maulana yang berhasil memanfaatkan peluang dengan baik melalui umpan dari Ahmad Rais.

Proses sebelum terjadinya gol tersebut berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Hendra Rasyid kepada Ari Yuda Bahtiar.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 1

Dari bola yang sudah didapatkan dari lemparan ke dalam tadi maka Ari Yuda Bahtiar memberikan passing ke arah Ahmad Rais yang berada di kotak penalti lawan.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 2

Dari sini Ahmad Rais yang sudah dijaga ketat oleh beberapa pemain PSCS langsung memindahkan bola tersebut ke sisi kiri yang ternyata di sana ada Sigit Maulana yang kurang dijaga ketat oleh bek lawan.

Proses Gol Persipasi vs PSCS 3

Sigit Maulana berhasil memanfaatkan umpan dari Ahmad Rais dengan mengkonversikan tendangannya menjadi sebuah gol.


Proses Gol Persipasi vs PSCS 4

Persipasi berhasil unggul 1-0 dari tim tuan rumah!Â

Gol ini nampaknya menjadi gol kemenangan bagi kami karena PSCS sudah tidak memiliki kesempatan waktu lagi untuk menyerang mengingat pertandingan sudah memasuki babak akhir.

Kemenangan perdana kami dapatkan di fase playoff promosi ini sehingga tiga poin pertama ada di tangan kami.

Hasil Akhir PSCS vs Persipasi

Rasa Frustasi Ketika Bermain di Bekasi dan Serang

Dua laga selanjutnya adalah melawan Persikab Kab. Bandung di Bekasi dan Perserang Serang di kota Serang.

Dengan membawa rasa kepercayaan diri yang tinggi dalam bertanding sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya di Liga 3 musim ini maka saya cukup yakin kami bisa mengalahkan Persikab di hadapan publik Bekasi sendiri.

Itu juga berkat faktor kemenangan tandang kami sebelumnya ketika berhadapan dengan PSCS Cilacap di pertandingan pertama.

Akan tetapi, rasa kepercayaan diri saya menjadi sulit dipercaya karena ketika berhadapan dengan Persikab di Stadion Patriot kami sangat sulit sekali menjebol gawang mereka.

Persikab bermain sangat defensive dan penampilan lini belakang mereka juga sangat baik sekali terutama performa dari penjaga gawang muda mereka Dwi Raharjo.

Hasil Akhir Persipasi vs Persikab


Dari segi statistik tentunya kami sangat menguasai jalannya pertandingan dan seringkali melakukan serangan secara frontal ke gawang Persikab Kab. Bandung.Â

Namun, tetap saja bola tidak mau masuk ke gawang sehingga di akhir babak kedua hasil skor kacamata menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini.Â

Pada matchday selanjutnya, kami harus bertamu ke Stadion Maulana Yusuf di Kota Serang untuk berhadapan dengan Perserang.

Rekor pertemuan Persipasi dengan Perserang tidaklah bagus namun saya tetap yakin kami bisa memberikan perlawanan terhadap Perserang nanti.

Pertandingan berjalan tidak sesuai dengan rencana karena Perserang berhasil mencetak gol melalui pemain seniornya Richard Gilbert Matui di menit ke-3 sehingga kami harus kebobolan terlebih dahulu di awal permainan.

Perserang sangat dominan dalam melakukan serangan namun beruntungnya kami berhasil menyamakan skor kedudukan menjadi 1-1 melalui Aji Wardana.

Sayang seribu sayang sang kapten Rio Pratama malah mendapatkan kartu merah langsung dari wasit akibat tackle buruknya terhadap pemain Perserang.Â

Dari sinilah kami langsung mulai kehilangan kendali permainan dan Perserang semakin nyaman dalam memegang penguasaan bola.

Hasilnya gawang kami harus kebobolan di menit ke-82 melalui sepakan dari gelandang senior mereka Muhammad Fahri. Skor 2-1 pun tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Perserang mengalahkan Persipasi


Ini membuat posisi Persipasi turun ke peringkat 3 dalam klasemen sementara sehingga kami harus keluar dari zona promosi.


Klasemen Sementara Grup B Liga 3 Playoff Promotion


Walaupun poin kami sama dengan Persikab namun mereka unggul dalam hal selisih gol.Â

Kebetulan pertandingan selanjutnya akan terjadi di Bandung untuk menghadapi Persikab sehingga saya perlu mendapatkan hasil yang baik di sana sekalipun ini akan sulit mengingat mereka menjadi tuan rumah dalam laga ini.

Gempuran Bandung Sulit Dibendung

Disaksikan oleh 6000 penonton di Stadion Si Jalak Harupat sudah pasti akan menjadi motivasi tambahan bagi tim Persikab Kab. Bandung itu sendiri.

Pertandingan berjalan sangat ketat antar kedua tim. Serangan demi serangan terus dilancarkan baik itu dari Persikab maupun Persipasi.Â

Alhasil drama 4 gol sudah menghujani Stadion Si Jalak Harupat dan skor 2-2 menjadi hasil akhir di babak pertama.ÂGol Persipasi di babak pertama dicetak oleh Ahmad Haikal dan Aji Wardana.

Secara permainan, Persikab jauh lebih unggul dari Persipasi dalam aspek hal menyerang. Shots Persikab lebih banyak daripada Persipasi sehingga mereka terus-terusan menggempur gawang kami yang dikawal oleh Tri Ohorella.

Walaupun demikian, saya tidak tidak akan menyerah begitu saja di hadapan publik Bandung ini.Â

Dengan sabar para pemain Persipasi membangun serangan sebaik mungkin dan kami pun berhasil mencetak gol di menit ke-83 melalui tendangan Aji Wardana.ÂIni merupakan gol keduanya setelah ia berhasil mencetak gol pertamanya di babak pertama tadi.

Skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir dan kami pun berhasil kembali mendapatkan kemenangan kedua setelah sebelumnya didapatkan dari laga pertama melawan PSCS Cilacap.

Persipasi menang melawan Persikab


Persipasi menang melawan Persikab 2


Tiga poin ini akan menjadi modal berharga bagi Persipasi untuk terus menjaga asa promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi akhirnya bisa kembali naik ke posisi dua klasemen sementara dan unggul 3 poin atas Persikab Bandung.

Posisi Klasemen Sementara 2


Dengan tersisa dua laga terakhir di bulan Maret nanti, maka saya akan sepenuhnya fokus untuk mendapatkan poin di dua laga tersebut mengingat ini bisa menjadi penentuan posisi Persipasi di klasemen akhir dalam memperebutkan tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Jadwal 2 Pertandingan Terakhir

PERIODE BULAN MARET

Dua laga pertandingan terakhir Persipasi di babak Playoff Promosi ini akan berhadapan dengan PSCS dan Perserang yang di mana kedua laga ini akan dimainkan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi.

Dengan status Persipasi sebagai tuan rumah pada 2 laga terakhir ini tentunya akan menjadi keuntungan bagi tim saya dalam misi mendapatkan tiga poin kembali demi mengejar tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Para pemain kunci Persipasi juga tidak ada yang mengalami cedera saat ini kecuali Faris Saputra saja.

Tentu harapannya saya bisa memanfaatkan faktor keuntungan ini dalam menghadapi PSCS dan Perserang nanti.

Optimisme Tinggi Terhadap Laga PSCS Cilacap

Berhadapan dengan PSCS Cilacap tidak selalu mudah walaupun saya harus akui bahwa rekor pertemuan Persipasi ketika melawan PSCS bisa dikatakan sangat baik.Â

Hasil 2 kemenangan dan 1 kali imbang saya dapatkan ketika berhadapan dengan PSCS selama di Liga 3 musim ini.

Rekor Pertemuan Persipasi melawan PSCS


Kemudian, PSCS saat ini sedang dalam tren yang tidak bagus mengingat mereka hanya mendapatkan 1 kali kemenangan saja dari 4 pertandingan yang sudah dijalani di babak playoff promosi ini.Â

Posisi Klasemen Sementara 3

Sisanya mereka mengalami kekalahan dan saat ini PSCS sedang terdampar di posisi akhir klasemen sementara. Tentu performa ini cukup mengejutkan bagi tim sekelas PSCS Cilacap.

Hal ini tentunya membuat saya yakin Persipasi bisa mendapatkan 3 poin nanti terlebih kami akan menghadapi mereka di depan suporter kami sendiri.

Akan tetapi, saya sangat heran sekali ketika rasa optimisme yang begitu tinggi untuk memenangkan pertandingan ini mengingat banyaknya faktor keuntungan yang sudah didapatkan oleh Persipasi sebelum laga melawan PSCS menjadi buyar begitu saja.

Mengapa?

Persipasi vs PSCS


Karena saya harus menerima hasil imbang dalam pertandingan ini yang disaksikan oleh 20.000 penggemar kami di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Rasa kecewa tentunya mengalir di dalam diri saya sebagai manajer Persipasi karena hasil tersebut membuat kami harus bergantung pada tim lain jika ingin promosi ke Liga 2 musim depan.

Posisi Klasemen Akhir 4


Sejatinya, Persipasi masih menduduki zona promosi karena masih berada di peringkat kedua.Â

Namun selisih poin menjadi ganjalan mengingat Persikab yang berada di peringkat ketiga hanya terpaut satu poin saja dari Persipasi di peringkat kedua.

Melihat posisi klasemen sementara, tentu PSCS sudah tidak bisa mengejar kami lagi karena hanya memiliki 4 poin saja sehingga perebutan dalam tiket promosi ke Liga 2 saat ini hanya akan diperebutkan oleh tiga tim yakni Perserang, Persipasi, dan Persikab.

Jarak ketiga tim antara Perserang, Persipasi, dan Persikab ini tidaklah begitu jauh sehingga setiap tim masih mempunyai kesempatan untuk memperebutkan tiket promosi.

Merendahkan Ekspektasi Untuk Promosi Ke Liga 2

Dengan laga terakhir menghadapi Perserang maka saya sangat merendahkan ekspektasi mengenai promosi ke Liga 2 musim ini.

Mengapa?

Karena, rekor saya berhadapan dengan Perserang sangat buruk sekali.Â

Sebuah kemenangan belum bisa saya berikan untuk Persipasi ketika berhadapan dengan Perserang.Â

Dua kali kekalahan dan dua kali hasil imbang menjadi rekor pertemuan yang buruk bagi saya ketika berhadapan dengan Perserang.

Rekor Pertemuan Persipasi melawan Perserang


Mau tidak mau di pertandingan terakhir ini saya harus bisa mendapatkan 3 poin jika ingin langsung mendapatkan tiket promosi ke Liga 2 tanpa harus bergantung dengan tim lain.

Persipasi masih bisa berpeluang untuk promosi ke Liga 2 jika kalah ataupun imbang dengan catatanÂPersikab Bandung tidak boleh menang pada saat melawan PSCS Cilacap di matchday terakhir nanti.

Posisi Klasemen Akhir 5

Kebetulan jadwal pertandingan terakhir akan berjalan berbarengan dan ini semakin membuat saya berpikir untuk melakukan segala cara agar bisa menang melawan Perserang supaya saya tidak perlu bergantung dengan hasil laga Persikab vs PSCS jika ingin promosi ke Liga 2 musim depan.

Pertandingan pun berlangsung di Stadion Patriot yang dihadiri sekitar 20.000 penonton. Dengan keinginan saya untuk bisa menang kali ini dalam melawan Perserang maka saya menerapkan taktik pressing yang cukup tinggi supaya lawan kesulitan dalam memainkan bola.


Match Highlight Persipasi vs Perserang 1


Beberapa pelanggaran harus kami terima dan kartu kuning sering keluar dari kantong wasit untuk para pemain Persipasi.Â

Namun, secara permainan kami masih terlihat imbang dengan Perserang hingga petaka itu datang dengan sendirinya kepada kami.

Permainan seperti ini nampaknya menjadi bumerang bagi diri saya dan tim sendiri karena Perserang berhasil mendapatkan hadiah penalti dari wasit.Â

Perserang berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan berhasil mengeksekusi penalti melalui sepakan striker mereka yakni Anto Tampilang.

Melihat situasi ini, saya tetap terus memberikan semangat untuk mengangkat moral dari para pemain di pinggir lapangan. Mereka harus tetap tenang dan percaya diri bahwa kita bisa membalikkan keadaan.

Sayangnya ini bukan hari yang baik bagi Persipasi karena selang beberapa menit setelah kebobolan, pemain kunci kami Aji Wardana mendapatkan kartu merah dari wasit akibat menekel lawan secara keras dari belakang.

Match Highlight Persipasi vs Perserang 2
Match Highlight Persipasi vs Perserang 3

Persipasi terpaksa bermain dengan 10 orang dan hasilnya kami tidak bisa lagi memberikan perlawanan yang cukup baik untuk Perserang.Â

Skor 1-0 pun bertahan hingga babak kedua usai dan Perserang menang di hadapan 20.000 suporter Persipasi yang memadati Stadion Patriot Chandrabhaga.

Persipasi vs Perserang


Hasil kekalahan di pertandingan ini membuat saya semakin pesimis untuk bisa promosi ke Liga 2 musim depan.Â

Karena tidak mungkin juga Persikab Bandung tidak bisa mengalahkan PSCS Cilacap di laga terakhirnya yang saat ini sedang berlangsung bersamaan dengan pertandingan ini.

Tentu bukan tanpa alasan karena PSCS sedang dalam performa yang sangat buruk karena beberapa pertandingan terakhir mreka tidak bisa menang.ÂSaya pun pasrah dengan keadaan saat ini.Â

Walau board dan suporter juga tidak menargetkan klub untuk bisa promosi musim ini namun saya masih merasa bahwa kesempatan Persipasi untuk bisa promosi ke Liga 2 musim ini jauh lebih besar.

Akan tetapi, saya tetap merendahkan ekspektasi sembari menunggu hasil akhir pertandingan antara Persikab vs PSCS.Â

Kalaupun kami tidak bisa promosi musim ini maka musim depan saya akan berjuang dengan lebih keras lagi bersama Persipasi untuk bisa kembali bersaing dalam memperebutkan tiket promosi ke Liga 2.

Dan…..

DI LUAR DUGAAN PSCS BERHASIL MENGHAJAR PERSIKAB 2-0!!!

DI LUAR DUGAAN PSCS BERHASIL MENGHAJAR PERSIKAB 2-0!!!


Hasil ini cukup mengejutkan bagi saya sekaligus membahagiakan karena dengan ini Persipasi berhasil promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi Bekasi Resmi Promosi Ke Liga 2 Musim Depan

Peringkat satu akan menjadi milik Perserang di Grup B ini sehingga mereka juga akan promosi ke Liga 2 dan berhak lanjut ke Semifinal untuk memperebutkan gelar juara Liga 3 musim ini.

Walaupun kami menduduki peringkat kedua dan tidak bisa ke semifinal untuk berjuang kembali dalam memperebutkan gelar juara Liga 3 namun hasil ini sudah lebih dari cukup bagi saya.

Posisi Klasemen Akhir Liga 3 Grup B Promotion Playoff


Berita ini langsung tersebar ke seluruh penggemar Persipasi dan mereka sangat senang dengan saya dan tidak percaya bahwa saya bisa berhasil membawa Persipasi promosi ke Liga 2 musim depan hanya dalam kurun waktu satu musim saja.

Pihak Board juga mengapresiasi atas pencapaian saya musim ini mengingat mereka tidak memberi target kepada saya di awal musim untuk bisa membawa Persipasi langsung promosi ke Liga 2 musim depan.

Persipasi Promosi Ke Liga 2


Persipasi Promosi Ke Liga 2 Berita 2


Reaksi Penggemar Terhadap Promosinya Persipasi Ke Liga 2

Maka dengan semua hasil ini Persipasi Bekasi akan resmi berkompetisi di Liga 2 Indonesia musim depan.

Saya pun sangat mengapresiasi tinggi atas kinerja dari seluruh para pemain dan staff Persipasi musim ini yang sudah memberikan segalanya untuk membawa Persipasi promosi ke Liga 2 musim depan.

Board Menyodorkan Perpanjangan Kontrak Baru

Atas kinerja saya musim ini dengan membawa Persipasi ke Liga 2 musim depan maka pihak board melalui Pak Vicky Sutrisno (Chairperson) langsung menyodorkan tawaran berupa perpanjangan kontrak kepada saya.

Saya pun tidak berpikir dua kali untuk menerima tawaran ini dan saya pun resmi mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim untuk menukangi kembali Persipasi Bekasi di musim depan nanti.

Perpanjangan Kontrak Baru

Dengan ini proyek e-Bekasi milik saya bersama Persipasi dalam rangka membawa tim ini mentas di Liga 1 hingga kompetisi Asia nanti akan terus berjalan setidaknya hingga musim depan nanti.

PERJALANAN PERSIPASI U-18 DI PIALA SOERATIN 2025

Pada episode Bagian 3 sebelumnya, saya sudah menceritakan bahwa Persipasi akan mengikuti kompetisi resmi untuk kategori tim usia muda yaitu Piala Soeratin. Pada turnamen ini, tentunya Persipasi akan mengirim tim U-18.

Turnamen ini akan diadakan pada bulan Maret 2025 dengan Persip Pekalongan sebagai lawan pertama bagi Persipasi nanti.

Saya pastikan bahwa Piala Soeratin ini cukup penting bagi program pembinaan usia muda di Persipasi mengingat saya juga memiliki target yang sudah tertuang dalam proyek e-Bekasi sebelumnya.

Dalam proyek e-Bekasi ini, terdapat salah satu program misi bernama e3-Educate Patriot Muda.Â

Misi objektif dari program ini adalah mencetak pemain-pemain akademi Persipasi untuk bisa dipanggil bermain bersama Timnas Indonesia.

Maka itu saya perlu mengembangkan para pemain muda dari akademi Persipasi menjadi yang terbaik.

Piala Soeratin tentunya akan menjadi bagian dalam program saya terkait pembinaan pemain muda. Kompetisi ini bisa menjadi salah satu wadah untuk menit bermain bagi para pemain muda.

Mengingat kualitas dari Youth Facilities, Junior Coaching, dan Youth Recruitment belum ada peningkatan yang signifikan maka saya harus memanfaatkan sebaik mungkin pemain muda yang ada saat ini dengan cara memberi mereka menit bermain.

Beberapa pemain muda yang memiliki potensi tinggi saat ini di Persipasi sudah saya berikan mereka berupa menit bermain yang proporsional bersama skuad utama Persipasi di Liga 3.

Untuk pemain muda yang tidak saya ikut sertakan dalam skuad utama musim ini, mereka akan melakukan latihan uji tanding bersama Persipasi U-18 yang dilatih oleh coach Viktor Arus dalam rangka persiapan mengikuti Piala Soeratin 2025.

Coach Viktor Arus

Berikut beberapa ujicoba yang dilakukan oleh Persipasi U-18 bersama Coach Viktor Arus di musim ini:

Ujicoba Persipasi U-18 sebelum Piala Soeratin

Ujicoba Persipasi U-18 sebelum Piala Soeratin 2

Setelah menyelesaikan rangkaian ujicoba sebelum memulai Piala Soeratin, berikut beberapa pemain yang akan mengikuti turnamen Piala Soeratin 2025:

Goalkeeper

Rahmad Antoh | 16 Tahun

Robi Arifin | 17 Tahun

Defender

David Rizal | 16 Tahun

Roni Sasongko | 16 Tahun

Angga Iswahyudi | 17 Tahun

Rio Muchtar | 16 Tahun

Firman Pratama | 16 Tahun

Midfielder

Syarif Basuki | 16 Tahun

Sigit Maulana | 17 Tahun

Fajar Halim | 16 Tahun

Achmad Pasaribu | 17 Tahun

Guntur Ali | 17 Tahun

Ahmad Rais | 16 Tahun

Hasan Permana | 16 Tahun

Forward

Fajar Ridwan | 16 Tahun

Wahyu Fitriadi | 16 Tahun

Juni Permana | 17 Tahun

Skuad Persipasi U-18 di Piala Soeratin

Dan inilah hasil perjalanan Persipasi U-18 di Piala Soeratin 2025:

Persipasi U-18 berhasil mencapai semifinal di kejuaraan Piala Soeratin 2025.

Bagi saya ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa mengingat lawan kami di semifinal merupakan tim dari Liga 1 yaitu Semen Padang. Sebelumnya kami juga sempat menyingkirkan tim kuat seperti Persib Bandung.

Berikut beberapa statistik pemain Persipasi di Piala Soeratin 2025:

Rekapan 4 Persipasi di Piala Soeratin
Rekapan 5 Persipasi di Piala Soeratin

Rekapan 6 Persipasi di Piala Soeratin

Saya cukup senang dengan adanya pemain Persipasi U-18 yang mendapatkan award sebagai topskor Piala Soeratin 2025 yaitu Ahmad Rais dan Hasan Permana yang masing-masing bisa mencetak 4 gol.

Sebelumnya kedua pemain ini sudah terlihat potensinya sehingga saya tidak segan-segan untuk membawa mereka ke dalam skuad utama dan mereka juga beberapa kali saya beri kesempatan untuk bermain di Liga 3.

Dengan adanya hasil ini, saya berharap beberapa pemain kami yang ada di Persipasi U-18 bisa dilirik oleh Timnas Indonesia nantinya.

END OF SEASON

Musim 2024/2025 saya bersama Persipasi saat ini sudah berakhir dan para pemain juga akan berlibur dari sekarang dan mereka akan kembali melakukan latihan kembali bersama tim pada tanggal 16 Juni 2025 nanti untuk memulai musim yang baru.

Sekadar tambahan, berikut saya berikan beberapa cuplikan gambar mengenai seluruh statistik di Liga 3 Indonesia 2024/2025:Â

Juara Ketiga di Liga 3 2024/2025

REKAPAN 1 END OF SEASON

Juara Liga 3 2024/2025

REKAPAN 2 END OF SEASON

Statistik Liga 3 Musim 2024/2025

REKAPAN 3 END OF SEASON
REKAPAN 4 END OF SEASON

Player Award Liga 3 2024/2025

REKAPAN 5 END OF SEASON
REKAPAN 6 END OF SEASON
REKAPAN 7 END OF SEASON
REKAPAN 8 END OF SEASON

Season Review of Persipasi Bekasi (SEASON 1)

Penutup

Selesai sudah cerita dari Bagian 5 sebagai episode terakhir untuk Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1.

Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya bagi teman-teman yang sudah membaca konten Football Manager Story of Persipasi Bekasi SEASON 1 ini dari awal hingga selesai.

Nantikan lagi perjalanan saya selanjutnya bersama Persipasi Bekasi di season berikutnya yang pastinya akan saya tayangkan di blog ini secepatnya.

Kalau temen-temen merasa menikmati tulisan saya ini dan penasaran dengan kelanjutannya nanti teman-teman bisa follow akun InstagramX, danÂFacebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update konten Football Manager Story ini di blog BolaGawai.com

Jika ada hal yang ingin dikomentari mengenai konten ini teman-teman bisa menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.

Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Ini




News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Share: Facebook Twitter Linkedin